11 Cara Melatih & Meningkatkan Daya Ingat Pada Anak, Remaja dan Orang Tua/Dewasa Sekalipun

Cara Melatih & Meningkatkan Daya Ingat Pada Anak, Remaja dan Orang Tua/Dewasa Sekalipun

Ingat adalah (1) berada dalam pikiran; tidak lupa; (2) timbul kembali dalam pikiran; (3) sadar; siuman; (4) menaruh perhatian; memikirkan akan; (5) hati-hati; berwaswas; (6) mempertimbangkan (memikirkan nasib dan sebagainya); (7) cak berniat; hendak. Daya ingat adalah kemampuan mengingat kembali pengalaman yg telah lampau (KBBI OFFLINE). Kemampuan setiap orang dalam mengingat masa lalunya berbeda-beda. Terkhusus pada momen-moment tertentu di masa lalu (misalnya saat sedang senang atau sedih sekali) akan selalu terngiang-ngiang di kepala.

Sedikit bercerita tentang masa lalu, dahulu kami saat masih remaja (anak muda) adalah orang yang kerap kali mengalami penyakit lupa-ingat. Ini dikarenakan tanggung jawab yang tidak begitu banyak, hanya sekedar belajar di sekolah dan di rumah dan mengerjakan beberapa pekerjaan rumah (misalnya bersih-bersih). Tanggung jawab yang minim membuat otak kami tidak bekerja secara lebih maksimal sehingga resiko untuk mengalami pikun juga besar. Gejala yang kerap kali kami alami saat itu adalah lupa membawa ini dan itu terutama saat ke sekolah (biasanya topi, dasi, buku pelajaran dan yang lainnya).

Pada dasarnya pikiran itu seperti pisau, bisa tidak selalu digunakan atau diasah maka kemampuannya akan menjadi tumpul. Bila ketumpulan ini semakin dibiarkan saja maka lama-kelamaan akan menjadi karatan hingga berpikirpun tidak bisa lagi. Pada akhirnya penggunaannya yang jarang akan membuat pikiran kehilangan kemampuannya untuk mengendalikan seluruh tubuh. Untuk mengendalikan hal-hal yang sudah terbiasa yang menjadi bagian dari insting, memang tidak akan menghilang tetapi untuk mengendalikan hal-hal baru seperti ketidaknyamanan, pasti emosional langsung meledak-ledak karena tidak mampu dikendalikan lagi.

Hidup tidaknya pikiran anda tergantung pada fokus yang dijalani. Saat fokus berpikir berputar-putar disitu-situ saja maka tidak akan terjadi perkembangan. Akan tetapi Bila anda mampu mengembangkan fokus dan cara berpikir niscaya kemampuan otak akan meningkat seiring waktu. Kemampuan mengembangkan pola pikir ini juga sangat ditentukan oleh informasi yang anda serap sehari-hari. Semakin beragam informasi yang anda serap maka semakin kaya pula perkembangan otak. Tetapi, salah juga jikalau informasi itu sifatnya over dosis (berlebihan). Oleh karena itu, kenali porsi otak anda, jika sudah mulai jenuh dan penat saat belajar maka langsung saja berikan kesempatan untuk break sejenak.

Cara melatih dan mengembangkan daya ingat

Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa daya ingat sangat tergantung dengan fokus anda. Misalnya suatu peristiwa atau pengetahuan terhubung dalam deretan angka. Sedang anda sendiri berkonsentrasi pada bagian 7 maka kemungkinan besar bagian-bagian lainnya yang jauh akan terlupakan, misalnya bagian 21, 22, 23 dan seterusnya, tergantung dari kemampuan daya ingat masing-masing.

Contoh lainnya adalah ketika sebagian besar kehidupan ini didedikasikan pada bakat/ potensi tertentu (misalnya menulis). Secara otomatis bakat lainnya akan terlupakan karena terlalu jauh dari bakat utama dan tidak pernah di latih, seperti bermain bola kaki. Akan tetapi untuk hal-hal yang sifatnya dekat misalnya antara kemampuan menulis cerita dengan kemampuan menulis carpen, pastilah kedua-duanya bisa ditekuni.

Penguasaan bahan-bahan berbeda sekaligus pada dasarnya tergantung dari kapasitas otak setiap orang. Kemampuan ini sudah dimiliki sejak masih kanak-kanak. Pada dasarnya, setiap anak dikaruniai kemampuan otak yang berbeda, ada yang melebar dan ada yang menggunung.Berikut penjelasannya.

  • Mereka dengan kemampuan otak melebar sanggup menghafal beberapa teori bahkan beberapa buku sekaligus tetapi bahan yang dihafal begitu-begitu saja (tidak dikembangkan).
  • Orang yang memiliki kemampuan otak menggunung adalah mereka yang mampu fokus pada hal-hal tertentu saja sehingga kemampuannya untuk menghafal agak kurang baik tetapi mampu mengembangkan pola pikir dan bahan-bahan yang telah dikuasai olehnya.
  • Pemikir tipe tiga adalah gabungan (fusion) dari pemikir tipe 1 dan 2. Orang-orang jenius memang dahsyat, mereka bisa menghafal dan bisa juga mengembangkan bahan-bahan itu menurut kemampuan masing-masing.

Berdasarkan prinsip di atas maka kitapun bisa menyimpulkan beberapa teknik untuk melatih daya ingat seseorang agar terus berkembang, meningkat bahkan menghasilkan hal-hal baru. Berikut selengkapnya.

  1. Fokus berpikir kepada Tuhan.

    Memusatkan pikiran kepada Tuhan tidak ada ruginya. Sebab inti kebahagiaan, kedamaian dan kelegaan hati selalu ada saat pikiran terhubung dengan Sang Pencipta. Ada tiga hal yang dapat anda lakukan saat memutuskan untuk memusatkan pikiran kepada Tuhan, yaitu dengan membaca firman, berdoa dan memuji dan memuliakan nama-Nya.

    Saat anda memutuskan untuk membaca firman maka ini adalah awal yang baik untuk mengembangkan wawasan tentang kehidupan dan ilmu pengetahuan yang terkandung didalamnya. Kitab Suci adalah buku sejarah kehidupan yang menyimpan rahasia untuk diungkapkan demi kebaikan hidup umat manusia.

    Berdoa adalah harapan adalah awal dari semangat bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Doa yang tidak berlebihan akan melatih fokus anda sehingga tetap tenang saat menghadapi berbagai situasi bahkan di tengah pencobaan (kekacauan) sekalipun. Berdoa juga seperti meditasi yang bisa melatih daya ingat setiap orang yang melakukannya.

    Bernyanyi memuliakan Tuhan adalah aktivitas yang selalu bisa membawa kedamaian, kelegaan dan kebahagiaan di dalam hati. Ikuti saja alunan musik yang ada dalam kepala anda sambil menujukan setiap syairnya untuk memuji-muji Tuhan Allah Semesta Langit di segala waktu dan kesempatan yang ada. Menekuni aktivitas ini memberi manfaat yang luas, diantaranya menjaga pikiran dari berbagai-bagai potensi buruk (hawa nafsu sesat, kebinatangan dan kejahatan lainnya) dan turut melatih daya ingat (saat bernyanyi tentu saja harus ingat, bagaimana syair dan notnya).

    Anda perlu memotivasi anak untuk setia mengikut Tuhan dengan cara menjadi contoh yang baik dari kesetian itu sendiri. Sadar ataupun tidak buah hati anda akan mengikuti teladan yang anda berikan bahkan jika ia bisa belajar lebih dalam lagi mengenal Tuhan niscaya apa yang dikerjakannya, semua demi kemuliaan nama Tuhan.

  2. Fokus berpikir kepada pelajaran.

    Terdapat 3 aktivitas saat anda belajar tentang sesuatu, yaitu membaca, menghafal dan praktek langsung. Membaca itu penting, aktivitas ini akan merangsang otak untuk berkembang sekaligus menentukan bagian-bagian penting dari bahan bacaan. Menghafal adalah aktivitas untuk meningkatkan daya simpan otak (kemampuan untuk menyimpan lebih banyak informasi). Sebaiknya lakukanlah hafalan yang tidak terlalu terikat dengan text book agar pola pikir berkembang seiring berjalannya waktu. Mempraktekkan langsung apa yang sudah dipelajari turut membantu memperkuat daya ingat sehingga di waktu yang akan datang, kegiatan tersebut tetap masih bertahan dalam kepala ini.

    Ada berbagai-bagai media yang bisa dipelajari sekarang, mulai dari buku yang nyata maupun buku online. Pilah-pilahlah apa yang baik dan sesuai dengan minat anda.

    Tidak perlu menjanjikan apa-apa kepada anak agar mereka lebih semangat belajar. Harap diketahui bahwa aktivitas seperti ini seolah “anda menyogok sikecil untuk kebaikannya sendiri.” Sampai kapankah hal ini berlangsung? Bukankah semakin lama semakin besar saja keinginan seorang anak seiring meningkatnya usia mereka? Sanggupkah anda memenuhi semuanya itu kelak? Oleh karena itu, tumbuhkan semangat dan bakat alami buah hati Ayah & Bunda selami (senatural) mungkin. Sebab apa-apa saja yang alami biasanya dapat bertahan lama.

    Sebaliknya, bagi orang dewasa dan orang yang sudah tua renta (kakek & nenek) dimana sudah lama sekali meninggalkan bangku sekolah. Bukan berarti ketika kita sudah menamatkan pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi manapun maka proses belajarpun berhenti. Sadarilah bahwa yang namanya belajar adalah seumur hidup (long life education). Anda bisa melakukan semuanya ini dengan berbagai-bagai media yang ada. Bila perlu bacalah selalu Kitab Suci yang dimiliki saat ini.

  3. Fokus berpikir pada aktivitas (pekerjaan) yang dilakukan sehari-hari.

    Saat anda mampu fokus pada aktivitas yang dilakukan maka secara tidak langsung hal ini akan merangsang otak untuk berkembang. Biasanya saat kita lebih memperhatikan dan memaknai apa yang sedang dilakukan maka akan timbullah ide-ide baru bagaimana membuat semuanya itu menjadi lebih efektif dan efisien. Disinilah kemampuan pikiran akan dilatih dan dikembangkan untuk melihat sisi-sisi yang masih lemah/ kurang pada pekerjaan yang ditekuni.

    Seorang yang cerdas biasanya aktivitasnya tidak sedikit. Tahukah anda bahwa jumlah aktivitas yang dilakukan sehari-hari sama dengan tingkat kecerdasan yang dimiliki. Artinya, orang yang lebih suka tiduran selama satu harian penuh termasuk kurang cerdas sehingga kemana-mana dimanfaatkan orang lain.

    Jangan sampai anda sebagai orang tua, memanjakan anak-anak di rumah dengan tidak menyuruh mereka untuk melakukan pekerjaan ini dan itu. Karena orang tuanya sudah makmur maka sikecilpun ikut dengan kenyamanan keduanya. Padahal kenyamanan itu identik dengan kemalasan dan sifat malas mengkerdilkan kecerdasan manusia. Justru saat anak anda mampu bekerja mengurus diri sendiri (setidaknya) maka daya ingat dan pemahamannyaa tentang kehidupan turut dilatih hari lepas hari.

  4. Berani menghadapi masalah.

    Sadar atau tidak masalah itu seperti latihan kehidupan. Jika disekolah anda diberikan latihan oleh guru yang dikerjakan di atas kertas maka dalam kehidupan sehari-hari, Tuhan memberikan kita ujian kehidupan untuk diselesaikan. Persoalan yang bisa dimengerti dan diselesaikan dengan baik tanpa harus melukai seseorang niscaya akan mengembangkan kepribadian anda. Kecerdasan otakpun turut berkembang sebab setiap masalah melatih daya analisis pikiran untuk menyelesaikannya. Bahkan andapun menjadi bijak saat mampu mengambil keputusan yang tepat saat berada di tengah-tengah persimpangan jalan yang sama-sama penting.

  5. Belajar dari kesalahan – mampu mengoreksi diri.

    Aktivitas mengoreksi diri merupakan gabungan (fusion) antara kemampuan untuk mengingat masa lalu, menganalisis situasi, membanding-bandingkan dan menguji teori yang diyakini. Oleh karena itu, saat anda sedang mengoreksi diri tanpa disadari hal tersebut telah membantu upaya untuk melatih daya ingat tentang masa lalu. Selain bermanfaat untuk meningkatkan memori otak, kebiasaan ini juga dapat meningkatkan level kepribadian anda saat mampu belajar sesuatu dari hal-hal yang telah berlalu.

  6. Mampu berpikir positif.

    Persepsi pikiran positif hanya dihasilkan oleh orang-orang yang cerdas. Mustahil seorang yang tidak tahu apa-apa mampu menghasilkan sebuah pandangan yang baik ditengah keburukan yang tengah dialaminya. Darimana kita beroleh persepsi positif ini? Sumber utamanya dalah dari firman Tuhan. Ini adalah pusat dari segala hikmat yang ada di dunia. Jika anda mampu menguasainya niscaya ditengah penderitaanpun kita mampu tersenyum.

    Sumber keduanya berasal dari hasil belajar. Ada banyak teks book yang bisa dipelajari di sekitar kita. Selagi masih ada waktu maka dedikasikanlah itu untuk membaca sesuatu. Dalam proses belajar akan terjadi transfer ilmu yang menuntun anda untuk berpikir seperti orang yang menuliskannya. Jadi jika penulis buku tersebut adalah seorang profesor maka pikiran andapun akan digiring sejalan dengan pikiran sang profesor.

    Pelajaran ketiga untuk menghasilkan pola pikir positif adalah saat anda mampu mengoreksi diri dari setiap masa lalu yang telah dijalani. Ini jelas membutuhkan daya ingat yang baik agar bisa mengulas kembali aktivitas yang sudah pernah terjadi.

    Kesemua sumber pikiran positif ini akan disimpan dengan baik oleh memori otak anda. Sekaran tergantung dari kecenderungan berpikir manusia, apakah cenderung ke arah positif atau ke arah negatif. Bila seorang memiliki minat yang tinggi untuk melakukan hal yang baik (niat) niscaya berbagai-bagai bentuk pikiran positif tersebut akan diingat-ingat kembali, digabungkan, disusun lalu diekspresikan keluar, baik lewat perkataan maupun lewat perilaku.

  7. Batasi diri untuk tidak menikmati hidup secara berlebihan.

    Saat kita menikmati hidup, apa yang dilakukan hanya ditujukan (bermanfaat) pada indra saja. Misalnya saat makan maka yang merasakan manfaat adalah lidah, saat menonton televisi maka yang dipuaskan adalah mata, saat mencium wewangian maka yang merasakan manfaatnya adalah hidung, saat datang ke spa maka yang merasakan manfaat adalah kulit dan lain sebagainya.

    Pada hakekatnya menikmati hidup sama dengan memanjakan diri sama dengan memberi otak jeda untuk berpikir. Artinya, saat menikmati hidup maka kemampuan pikiran akan dinolkan terlebih dahulu sebab indra sedang fokus untuk dimanjakan. Bayangkan, bagaimana kalau mengosongkan pikiran semacam ini terus-menerus terjadi? Bukankah anda akan mudah dihasut/ diprovokasi oleh hawa nafsu sesat, kebinatangan dan kejahatan lainnya? Pahamilah bahwa menikmati hidup sama dengan mengosongkan pikiran, oleh karena itu jangan berlama-lama ditekuni.

  8. Konsumsi makanan seimbang.

    Hindari mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Ini bisa mengganggu kinerja otak sebab kadar nutrisi yang berlebihan akan membuat daya ingat dan analisis menjadi tumpul. Misalnya saja saat kita terlalu banyak mengkonsumsi gula maka mudah sekali mengalami ngatuk. Oleh karena itu, jangan biarkan hawa nafsu terhadap makanan melebihi kebutuhan harianmu. Sebisa mungkin kendalikan diri dengan tidak terlalu banyak & tidak terlalu sering mengkonsumsi cemilan.

  9. Konsumsi air putih seperlunya.

    Cairan adalah kebutuhan yang juga penting bagi daya pikir manusia sebab mengandung cairan otak. Bila cairan di dalam kepala anda berkurang drastis akibat dehidrasi, biasanya seseorang menjadi pusing, sakit kepala hinggga menyebabkan pingsan. Oleh karena itu jagalah asupan air di dalam tubuh anda dengan senantiasa mengkonsumsi air putih kurang lebih 2 liter per hari (8-10 gelas) untuk setiap orang dewasa.

  10. Pelihara pasokan herbal ajaib, mineral ajaib dan buah ajaib.

    Herbal ajaib (bawang merah, bawang putih, jahe) merupakan bumbu dapur yang wajib anda tambahkan dalam masakan sehari-hari. Buah ajaib adalah jeruk nipis dan semua varian jeruk lainnya yang dikonsumsi (diperas) sebutir perhari setiap pagi setelah selesai sarapan. Mineral ajaib (garam) adalah butiran putih, kasar dan serba guna bagi kehidupan manusia. Kebutuhannya perhari berada pada kadar 9 gram untuk orang dewasa. Anda bisa menambahkan garam dalam setiap makanan dan minuman yang dikonsumsi (dalam kadar isotonis – 1% dari jumlah total) untuk memberi sensasi rasa manis yang nikmat dan pas.

    Semua bahan di atas membantu meningkatkan daya tahan tubuh anda sampai batas maksimal. Untuk apakah badan yang besar tanpa sistem imun yang kuat? Saat anda sehat maka berpikir jadi lebih mudah sehingga daya ingatpun kembali suatu saat nanti. Bersabarlah dalam setiap penantian hidup di dunia ini.

    Penggunaan butiran garam yang isotonis juga turut menjaga stabilitas asam-basa di dalam tubuh manusia. Dengan demikian kadar elektrolit dalam tubuh termasuk kadar cairan otak tetap pada pH normal. Keadaan inilah yang membuat anda tidak pernah mengalami (jauh dari) penyakit sakit kepala all variant (sakit kepala seluruhnya, sakit kepala sebelah, kepala pusing, nyut-nyut disertai batuk, pilek, deman, badan pegal-pegal dan lain sebagainya). Saat anda bebas dari penyakit (terutama di daerah kepala) maka daya ingat dan daya tangkap akan bekerja lebih maksimal.

  11. Tekun dan konsisten melakukan hal-hal yang baik.

    Dimana ada ketekunan maka disana ada pertumbuhan, perkembangan dan kemajuan. Masalahnya sekarang, ke arah mana kehidupan anda tertuju? Saat anda bertekun melakukan hal-hal yang baik maka aktivitas ini akan menjadi kebiasaan positif. Ketika semua kebiasaan baik tersebut dilakukan dengan konsisten hingga akhir. Alhasil tanpa anda sadari daya ingat yang baik telah menjadi milik anda seumur hidup. Konsistensi selalu menghasilkan kebiasaan yang membudaya, terjadi secara otomatis (insting) sekaligus membuat hati bahagia saat menekuninya.

Semua kalangan tetap butuh kemampuan mengingat yang baik untuk menjalani hidup di dunia ini. Baik anak muda, remaja, dewasa, orang tua (kakek, nenek) bahkan anak-anak sekalipun membutuhkan itu. Tanpanya bagaimana mungkin kita maksimal untuk melakukan aktifitas sehari-hari.

Melatih daya ingat jelas tidaklah mudah. Pada dasarnya, kemana konsentrasi anda tertuju maka ingat-ingatan tentang hal tersebut akan semakin jelas dan kuat pengaruhnya. Semakin banyak waktu yang anda dedikasikan untuk berpikir dan mencerna informasi maka semakin baik kemampuan otak untuk mengingat sesuatu. Akan tetapi, semakin banyak menikmati hidup maka semakin lemah daya berpikir anda. Oleh karena itu, hindari kebiasaan bersantai-santai yang lebay, jika anda ingin cerdas dan bijak maka berpikirlah, bekerjalah dan belajarlah lebih banyak hari lepas hari. Simak juga, Cara mengurangi kepikunan.

Salam ingatan kuat!

Iklan

2 comments

  1. […] Jagalah hidup anda agar senantiasa ada kegiatan hari demi hari. Aktivitas yang positif berhubungan erat dengan kinerja otak seseorang. Selama otak selalu aktif bekerja positif maka selama itupula penyakit pikun jauh dari kehidupan anda. Tetapi jikalau anda memelihara sikap malas, manjanya juga minta ampun, maunya nyaman terus alhasil kebiasaan yang menurutmu baik ini akan menurunkan aktivitas otak yang merupakan awal dari penyakit demensia. Simak lagi, Cara melatih daya ingat anak. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s