Pihak Yang Diuntungkan & Dirugikan Oleh Pemanasan Global – Seleksi Alam Yang Sedang Berlangsung Adalah Global Warming

Pihak Yang Diuntungkan & Dirugikan Oleh Pemanasan Global – Seleksi Alam Yang Sedang Berlangsung Adalah Global Warming

Pemanasan adalah proses, cara, perbuatan memanasi  atau memanaskan. Global adalah (1) secara umum dan keseluruhan; secara bulat; secara garis besar; (2) bersangkut paut, mengenai, meliputi seluruh dunia (KBBI Offline). Jadi pemanasan global adalah proses meningkatnya suhu permukaan bumi yang terjadi diseluruh belahan dunia. Ini merupakan suatu proses yang telah terjadi secara terus-menerus yang dimulai diawal penemuan mesin uap dan disusul oleh perkembangan koorporasi yang mengedepankan industri yang berbasis tenaga mesin. Hal ini memang telah terjadi sejak dari awal penciptaan dimana manusia mulai membabat hutan untuk dijadikan areal pemukiman warga tetapi lonjakan terkuat peningkatan suhu bumi adalah saat penemuan mesin sebagai kekuatan operasional untuk industri.

Sepertinya, lagi-lagi kita menemukan dampak buruk dibalik kemajuan teknologi di sini yakni perubahan iklim secara ekstrim yang terjadi secara global. Keadaan ini didukung oleh berbagai-bagai faktor lainnya antara lain pertambahan jumlah penduduk, kurangnya pengetahuan/ wawasan masyarakat dan yang paling akhir adalah keserakahan manusia itu sendiri. Dari sejak awal masa penciptaan sampai sekarang, orang-orang berkonspirasi demi uang dan kekuasaan. Karena mereka memiliki ilmu pengetahuan yang lebih (khususnya yang di dapat dari agama) maka dengan kepintaran itulah para tokoh-tokoh penting di dunia ini mencoba mengaburkan kebenaran bahkan menghapuskannya dari dalam kehidupan manusia.

Para ilmuan cs kapitalis membuat semacam persekongkolan alias konspirasi terjahat sepanjang masa yaitu mencoba mengkaburkan kebenaran sejati dalam kehidupan umat manusia, yaitu menyingkirkan agama dari dalam masyarakat. Usaha mereka ini, pertama sekali diperkenalkan sebagai “teori evolusis Charles Darwin”. Teori ini sangat kontroversial dan diikuti dengan berbagai-bagai bukti yang tidak sahih dan tidak valid namun tetap dipaksakan sebagai sebuah karya ilmiah yang diakui keberadaannya oleh oknum ilmuan ternama di kala itu.

Sukses dengan teori evolusinya, para ilmuan kembali memunculkan istilah teori abiogenesis modern. Pada dasarnya teori abiogenesis sudah ada jauh sebelum teori evolusi di temukan namun belakangan skemanya telah dikembangkan dan lebih dimordenisasi dengan nama teori abiogenesis modern. Teori ini menyatakan bahwa semua kehidupan berasal dari soup purba dari zaman dahulu kala. Pada awalnya kami tidak mengerti dengan berbagai cairan ini tapi belakangan ini kami bisa mengertikannya. Bisa dikatakan bahwa soup purba yang mereka maksudkan adalah lautan. Jadi, sebenarnya para ilmuan tersebut telah mengetahui kebenaran tentang manfaat garam yang dahsyat bahkan mereka sendiri yakin bahwa kehidupan di bumi ini berasal dan berawal dari dalam lautan (soup paling purba sejagad raya).

Para ilmuan cs kapitalisme sangat cocok dan sepakat dengan cara-cara non ilmiah untuk membenarkan teori evolusi bahkan di bagian terakhirnya, Charles Darwin sendiri yang mengatakan bahwa “ia masih kurang yakin dengan apa yang telah ditemukannya”. Ada keraguan dari dalam diri CD bahkan masih sempat meragukan dirinya sendiri namun tetap saja karya yang diterbitkannya diakui oleh lembaga sains modern dimana daerah ini berusaha untuk tetap di jaga oleh sekumpulan majikan yang bekerja keras dibawah pengaruh ilmu pengetahuan.

Mereka (ilmuan cs kapitalis) menghembuskan kabar angin seputar keberadaan manusia di dunia ini dengan adanya teori evolusi dan teori abiogenesis modern. Kemudian disusul oleh berbagai-bagai teori lainnya seperti seputar keberadaan makhluk purba sejenis dinosaurus di daerah sini. Penemuan fosil-fosil aneh dari berbagai belahan dunia. Padahal semua keanehan itu terjadi karena spesies makhluk yang mereka temukan fosilnya adalah organisme yang cacat sedari lahirnya sehingga struktur tulangnya berlainan dari yang lain lalu kemudian dengan mudahnya tipuan murahan (kenyataan yang penyebabnya dibelokkan) semacam ini dianggap sebagai bagian dari sains modern.

Semuanya konspirasi ilmu pengetahuan ini mereka lakukan demi menjauhkan orang-orang dari keyakinannya. Karena sesungguhnya hakekat keyakinan manusia akan membuatnya untuk menjadi mandiri dan berdikari di atas kedua kaki sendiri. Sehingga dengan demikian kaum kapitalis tidak lagi dianggap “toh semua yang kita butuhkan (masyarakat) bisa kita buat sendiri“. Artinya, saat seorang manusia mampu mendalami agamanya dengan sebenarnya maka saat itu juga kemandirian dan kebebasan dari tekanan pihak lain ada di dalam dirinya. Pada akhirnya, kaum borjuis tidak akan lagi menikmati kedikjayaannya sebab semua yang dibutuhkan oleh manusia telah disediakan oleh alam semesta disekelilingnya.

Konspirasi di balik pemanasan global

Sedikit ilustrasi – Tahukah anda siapa yang merusak bumi ini? Bukan orang yang tidak punya apa-apa, bukan juga orang miskin, bukan juga para petani yang bekerja di ladang melainkan mereka yang tidak perlu bekerja keras namun tetap mampu menikmati gelontoran uang entah berantah untuk memuaskan kehidupannya sendiri maupun orang-orang yang didekatnya. Semakin banyak pembodohan yang diciptakannya maka semakin tinggi pula tingkat keuntungan yang mereka peroleh dari persekongkolan jahat itu.

Orang lain yang melihat dan menyaksikan hal tersebut akan terbawa emosi juga lalu melakukan hal yang sama. Konspirasi yang dijalankan benar-benar mendatangkan keuntungan baginya sehingga kehidupannya tidak lagi berada dalam kadar pas-pas saja melainkan berkelimpahan. Tidak hanya dia saja sebab tentu ia memiliki rekan-rekan kerja untuk menjalankan bisnis tersebut sehingga merekapun kaya bareng-bareng.

Uang yang banyak maka kerusakan alam yang timbulpun banyak

Mari kita anggap saja bahwa apa konspirasi yang mereka lakukan semuanya itu kita anggap mereka peroleh karena perjuangan dan pengetahuan yang dimiliki. Lalu, pihak pemerintah membiarkan saja orang-orang ini untuk melakukan apapun dengan semua uang yang telah ia kumpulkan dari tangan rakyat banyak. Oleh karena pembiaran, mereka yang tajir inipun melakukan pemborosan habis-habisan (toh gak pernah habis karena rakyat kecil tetap ada) dengan membelikan kendaraan pribadi, mobil mewah kepada setiap anggota keluarganya. Jadi, bila mereka ada berempat di rumah maka masing-masing dapat satu mobil. Selain itu, merekapun membangun vila di daerah perbukitan, gazebo di daerah pantai dan rumah-rumah mewah nan megah di daerah tertentu. Semuanya ini memboroskan dan menghabiskan sumber daya alam yang ada.

Semua uang itu mereka habiskan (nanti juga ada lagi) sehingga kecepatan konsumsi yang mereka lakukan lebih besar daripada kemampuan alam sekitarnya untuk menghasilkan bahan pangan, bahan bangunan, bahan tambah dan bahan-bahan lainnya. Inilah yang membuat hutan terus di babat dan ukurannyapun terus berkurang tiap tahunnya. Bahkan hutan-hutan kayu keras di daerah sebelah juga dibabat habis menggunakan uang tersebut. Ini diperparah oleh lemahnya regulasi dari pemerintah sehingga siapapun yang merasa dirinya kaya raya dapat memiliki apapun dan berapapun jumlahnya. Sikawan ini sering ke luar daerah maka setiap satu daerah yang dilewatinya, ia membeli rumah disana untuk ditempati. Artinya, jika ia melewati 20 daerah maka disemua daerah tersebut diapun memiliki masing-masing satu rumah. Coba bayangkan betapa serakahnya sikawan ini, punya 20 rumah sekalipun itu karena kekayaannya dan hasil usahanya sendiri.

Saat manusia memiliki banyak uang maka saat itu juga potensi kerusakan alam yang ditimbulkannya semakin besar saja. Memang ini tidak dilakukannya secara langsung melainkan dari banyaknya keinginan dan hawa nafsunya yang berlebihanlah sehingga timbullah pemborosan sumber daya yang merusak hutan-hutan alami yang sebenarnya bermanfaat bagi paru-paru lingkungan. Petani dan pengusaha kayu yang tidak mengerti tentang hal tersebut juga terlena dengan uang yang ditawarkannya sehingga semua kayu yang mereka miliki dibabat untuk memenuhi nafsu si orang kaya raya tersebut.

Rusaknya hutan-hutan kayu ditambah lagi dengan banyaknya kendaraan yang dimiliki oleh sikawan yang kaya raya inilah yang secara tidak langsung menyebabkan pemanasan global yang terjadi secara berangsur-angsur dan bertahap. Akhirnya, kerusakan alam ini memicu angin putting beliung, angin topan, banjir, tanah longsor, gelombang panas dan berbagai-bagai jenis bencana alam lainnya.

Siapakah pihak yang diuntungkan dari global warming?

Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa orang tajirlah yang beroleh untuk besar dari pemanasan global sebab alat elektronik yang mereka jual semakin laris manis, misalnya air conditioner, kipas, air dalam kemasan, bahkan oksigen juga. Tahukah anda bahwa di dataran cina saja oksigen pernah di jual dalam sebuah kantongan? Sadarilah bahwa jikalau alam sekitar anda rusak maka semua kenyamanan yang awalnya bisa kita peroleh dari alam secara gratis namun saat terjadi perubahan iklim yang ekstrim maka hal tersebut akan dibisniskan oleh pengusaha.

Siapakah pihak yang dirugikan dari pemanasan global?

Jelas-jelas orang yang akan dirugikan dari pemanasan global adalah mereka orang-orang kecil, rakyat jelata yang tidak punya dan tidak tahu apa-apa. Dahulu mereka bisa tidur nyenyak dikamarnya tapi sekarang tanpa kipas malam hari akan terasa gerah. Dahulu rakyat tidak perlu membeli air minum dalam kemasan untuk kebutuhan sehari-hari namun setelah kerusakan lingkungan, maka air permukaan tidak lagi meluap dari dalam tanah. Biasanya rakyat kecil tidak perlu jauh-jauh untuk menghibur diri sebab alam sekitarnya hijau dan asri merupakan pemandangan yang eksotik dan indah tetapi setelah sumber-sumber alami terdegradasi maka mereka harus jauh-jauh entah berantah menikmati pemandangan yang indah. Dahulu harga sembako terjangkau dan murah akan tetapi keserakahan kaum borjuis yang memboroskan sumber daya membuat harga sembako melambung tinggi. Dan masih banyak contoh yang lain dimana rakyat kecil akan melarat ekonominya karena global warming sebab segala sesuatu harus dibeli bahkan oksigenpun harus dibeli.

Global warming adalah seleksi alam

Bukan hanya dahulu kala saja seleksi alam terjadi tetapi sekarang juga hal tersebut sedang berlangsung jikalau pemerintah tidak turun tangan menentukan prinsip dan membulatkan tekad untuk menjaga kelestarian alam maka bencana akan terus bergulir. Banjir juga seleksi alam dimana yang menjadi korban adalah orang yang tinggal di bantaran sungai dan dataran rendah. Tanah longsor akan membinasakan orang yang tinggal di areal yang terjal namun tidak memiliki pohon-pohon besar sebagai tembok penahan. Masa jenis udara yang semakin tinggi membuatnya semakin berat sehingga panas tertahan di lingkungan sekitar, bahkan angin puting beliung dan tornado akan melanda daerah tersebut sehingga memakan korban jiwa. Pada akhirnya, semua yang terseleksi (dirugikan – nyawa melayang) adalah orang-orang kecil yang tidak punya apa-apa dan hanya memiliki rumah yang apa adanya.

Tapi lihatlah orang-orang kaya raya itu, ia tetap tenang dengan aman di dalam tembok-tembok yang tebal dan pagar-pagar rumah yang tinggi. Hartanyalah yang melindunginya dari anomali iklim dan bencana alam. Mereka-mereka inilah yang tidak tersentuh oleh kerasnya anomali cuaca. Mobil dan kendaraan lain yang dimilikinya melindungi dirinya dari terik sinar matahari yang membakar kulit saat terjadi gelombang panas di daerah tersebut. Pada intinya orang-orang besar ini akan aman saja kondisinya sebab hartnya banyak dan itulah yang melindungi dia dari pemanasan global sehingga mereka tidak terseleksi. Tapi benarkah Tuhan akan membiarkan hal ini? Dia itu adil dan akan menegakkan keadilan bagi seluruh umat sehingga tidak ada satupun yang terluput dari hukuman yang akan datang.

Indonesia membutuhkan komisi pertimbangan emisi karbon

Menyadari betapa besarnya resiko yang ditimbulkan oleh uang maka ada baiknya jikalau penggunaannya dibatasi oleh pemerintah. Jikalau pemanfaatkan yang satu ini dibiarkan begitu saja maka ada kecenderungan keadaan alam semakin terdegradasi oleh banyaknya kendaraan pribadi dan bangunan-bangunan mewah nan megah sehingga suhu permukaan bumipun turut meningkat drastis. Keadaan ini akan meningkatkan tekanan kepada pemerintah dari pihak rakyat kecil karena mereka yang tidak punya apa-apalah yang sangat merasakan dampak buruk dari cuaca ekstrim ini. Oleh karena itu, pemerintah harus membatasi pemakaian sumber daya, baik bahan bakar, bahan bangunan dan sumber daya alam lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan komisi pertimbangan emisi karbon sehingga Indonesia mampu menjaga keseimbangan antara energi yang dipakai dan energi yang mampu diserap kembali sehingga penumpukan energi secara bebas tidak terjadi di lingkungan yang berpotensi menyebabkan meningkatnya suhu permukaan bumi. Lagi, Dewan pengawas emisi gas rumah kaca

Sadarilah bahwa pemanasan global adalah masalah kita bersama. Sekalipun saat ini anda kaya raya dan berada dibalik tembok-tembok tebal dan pagar yang tinggi juga lengkap dengan berbagai fasilitas kenyamanan hidup bak di hutan belantara yang asri tetap tidak dapat luput dari tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Karena harta anda banyak jangan merasa aman sendiri sebab Tuhan itu adil dan akan menyatakan kebajikan bagi semua kalangan. Sekalipun disatu sisi anda bisa melindungi diri namun tetap saja ada celah buat Tuhan untuk melemahkan dan menjatuhkan siapapun yang dikehendaki hati-Nya, termasuk anda dan saya…..

Salam hijaukan Indonesia

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s