7 Cara Mempersiapkan Lahan Untuk Pertambangan Minyak Bumi, Gas dan Tambang Mineral Lainnya Di Masa Depan

Cara Mempersiapkan Lahan Untuk Pertambangan Minyak Bumi, Gas dan Tambang Mineral Lainnya Di Masa Depan

Ibu pertiwi yang berada di jamrud khatulistiwa kaya dengan sumber daya alam yang sangat menjanjikan. Mulai dari atas udara, di atas tanah, di bawah air, di bawah tanah bahkan di bawah tanah yang berada di bawah lautanpun menyimpan sumber daya alam yang luar biasa. Pada dasarnya, sumber daya di bumi Indonesia semakin ke atas maka semakin murah sebaliknya semakin ke bawah justru semakin mahal. Kemungkinan besar keadaan ini disebabkan juga oleh kerumitan cara pengambilannya.

Bisa dikatakan bahwa negeri ini dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya sangat menjanjikan dan mampu menjamin kehidupan bersama seluruh penduduk secara nasional. Tapi, coba lihat, apa yang terjadi di zaman sekarang, sumber daya tersebut hanya menumpuk di satu – dua titik saja, tidak tersebar secara merata, hanya menguntungkan sekelompok oknum tertentu yang entah berantah. Bila keadaan ini terus terjadi maka akan mengarah pada ketidakadilan yang beresiko memicu pergolakan baik secara horizontal maupun vertikal.

Sebenarnya, kekayaan bumi Indonesia sangat mencukupi bagi seluruh penduduk. Sebab negeri ini masih terbuka lebar untuk seluruh masyarakat, masih banyak lahan yang kosong, ada pulau yang masih belum di tempati dengan kekayaan sumber daya alam yang masih sangat terjaga. Bisa kita katakan bahwa pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia masih belum menyentuh angka 30% yang sudah dikelola dari total seluruhnya. Kemungkinan besar hal ini terjadi karena sumber daya manusia yang masih belum memadai karena masih terjebak dalam petak-petak ilmu pengetahuan yang sudah dikebiri oleh oknum tertentu.

Sudah saatnya para ilmuan dan cendikiawan membuat dan membuktikan teorinya sendiri tanpa harus bergantung pada teori-teori yang sudah ada sebelumnya. Sebab menurut pemahaman kami, ada indikasi teori yang sudah ada di zaman sekarang tidak lagi merupakan ilmu pengetahuan yang murni melainkan telah ditambahkan beberapa embel-embel untuk mengkaburkan inti dari ilmu pengetahuan tersebut. Oleh karena itu, jadilah orang yang selektif dan kritis saat menyimak semuanya itu.

Masih ingatkah, anda tentang manfaat garam? Seperti yang kami sampaikan pada tulisan sebelumnya bahwa bahan ini adalah mineral ajaib yang sangat baik baik kehidupan seluruh makhluk di bumi. Jika anda hendak berumur panjang maka peliharalah hidup dengan senantiasa mengkonsumsi mineral ajaib ini dalam kadar yang ssotonik.Tidak hanya bermanfaat bagi makhluk hidup tingkat tinggi (manusia, hewan dan tumbuhan) tetapi mineral ini juga dapat membantu kehidupan makhluk hidup tingkat rendah/ jasad renik/ dikenal sebagai kuman.

Tahukah anda bahwa salah satu manfaat mikroorganisme adalah untuk mengubah senyawa organik menjadi anorganik atau senyawa kompleks menjadi mineral. Kemampuan ini justru bisa juga menjadi sebaliknya yaitu mengubah dan menumpuk beberapa mineral menjadi senyawa kompleks yang disebut sebagai bahan tambang. Misalnya, besi, tembaga, nikel, litium, baja, aluminium, emas, minyak bumi hingga gas. Tetapi prosesnya tidak berlangsung singkat melainkan membutuhkan waktu puluhan bahkan ratusan tahun dan juga lingkungan yang ekstrim (dengan tekanan dan suhu tertentu).

Cara mempersiapkan lahan untuk areal pertambangan

Yang kami selalu yakini adalah “semua benda berasal dari garam dan semua garam bisa dibentuk menjadi benda“. Itulah pekerjaan bakteri, dengan bantuan NaCl sebagai katalisator mereka mengkomposisikan, memilah-milah, menata ulang, mentrasfomasi bahan-bahan mineral menjadi sesuatu yang berkualitas dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Berikut ini beberapa hal yang harus anda lakukan untuk mempersiapkan lahan pertambangan di masa depan.

  1. Menggunakan garam sebagai pupuk.

    Pupuk terbaik yang pernah ada di dunia ini adalah garam. Ini dikarenakan semua bahan mineral yang dicuci oleh air permukaan di atas tanah akan membawa lari segala jenis unsur hara ke sungai-sungai hingga akhirnya bermuara di lautan luas. Mineral ini perlu kembali diambil untuk menggarami tanah-tanah pertanian sehingga selain tanamannya subur maka tanah-tanah dibawahnya juga akan mengembangbiakkan bakteri yang membentuk bahan tambang untuk masa depan yang lebih makmur.

  2. Tidak menggunakan pupuk kimia.

    Penggunaan pupuk kimia hanya memberikan dampak yang sifatnya sesaat saja. Lagipula untuk digunakan dalam jangka waktu panjang tidak baik karena dapat merusak mikroba di dalam tanah sehingga beresiko menjadi tanah tandus yang tidak berisi suatu saat.

  3. Tidak membabat hutan dan pohon sembarangan.

    Tahukah anda bahwa pohon-pohon di dalam hutan semacam alat untuk mengundang hujan dan membersihkan udara. Selain itu pemanfaatannya yang sangat baik adalah saat berukuran sangat besar. Sadar atau tidak pepohonan yang tinggi dan besar turut membantu memberi tekanan di atas permukaan tanah sehingga turut menjaga proses pembentukan mineral oleh mikroorganisme di dalam tanah.

  4. Meninggalkan satu-dua pohon lindung yang besar dalam suatu lahan.

    Saat anda hendak memanfaatkan sumber daya pepohonan untuk dibuatkan menjadi kayu dan bahan bangunan sebaiknya jangan ditebang seluruhnya. Melainkan tinggalkan beberapa pepohonan yang besar untuk menjaga tekanan pada tanah tersebut dan juga untuk mengundang hujan agar selalu turun tepat pada waktunya.

  5. Tidak merusak tanah pertanian (misalnya dengan penggalian) melainkan membiarkannya begitu saja.

    Sebaiknya untuk menghindari penggalian tanah yang berelebihan sebab struktur permukaan tanahnya yang telah terganggu dapat merusak proses-proses pembentukan mineral berkualitas didalamnya. Merusak permukaan tanah juga sama dengan mengganggu kehidupan organisme didalamnya. Sadar ataupun tidak kegiatan semacam ini dapat mengganggu penumpukan mineral menjadi sesuatu yang berharga.

  6. Miliki sikap sabar sebab tidak ada yang instan.

    Untuk membuat lahan yang tidak berisi menjadi sesuatu yang lebih berharga dan tidak pernah terduga sebelumnya membutuhkan waktu yang lama. Bukan perkara cepat dan instan melainkan puluhan bahkan ratusan tahun ke depan. Anggap saja apa yang kita lakukan hari ini ditujukan untuk kesejahteraan anak-anak kita di masa depan.

  7. Contoh lahan bekas pertanian yang menjadi tambang minyak dan gas bumi.

    Di timur tengah, Arab Saudi telah nyata bahwa lahan-lahan bekas pertanian organik yang hanya mengandalkan garam sebagai bahan utama pupuk telah menjadi tambang minyak dan gas sampai sekarang.

    Di Meksiko, di atas lahan bekas pertanian gandum selama puluhan bahkan ratusan tahun yang lalu. Sekarang telah menjadi salah satu ladang minyak dan gas yang terbesar saat ini.

    Bisa dikatakan bahwa di lahan (yang cukup luas) tempat anda menanam padi saat ini, ada kecenderungan beberapa puluh tahun hingga beberapa ratus tahun ke depan akan menjadi salah satu tambang minyak dan gas bumi di Indonesia.

Garam itu multifungsi, ia dapat mendorong mikroorganisme untuk melakukan penghancuran berbagai macam benda (terutama pada kadar 3,5%) dan sebaliknya iapun dapat merangsang bakteri dalam tekanan dan suhu tertentu untuk membentuk senyawa yang lebih kompleks (terutama pada kadar 0.9% sebagai pupuk). Tetap pelihara dan jagalah kehidupan biota di atas tanah sehingga bagian dalamnya akan berisi sesuatu bahan tambang yang kelak bermanfaat bagi kehidupan anak-cucu kita.

Salam tambang hijau!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s