+10 Penyebab, Bahaya & Mengatasi Polusi Udara – Tumbuhan Hijau Plus Garam Membersihkan Udara dari CO2, CO dan polutan (pencemaran) lainnya.

Penyebab, Bahaya & Mengatasi Polusi Udara - Tumbuhan Hijau Plus Garam Membersihkan Udara dari CO2, CO dan polutan pencemaran lainnya.

Polusi adalah pengotoran (tentang air, udara, dan sebagainya); pencemaran. Polutan adalah bahan yg mengakibatkan polusi (KBBI Luring). Merupakan bahan sisa dari aktivitas memperduksi sesuatu. Aktivitas manusia dan termasuk hewan paling jago menghancurkan sumber daya yang ada. Ini sudah takdir, tidak perlu disesali. Itulah bagaimana kita hidup dan mustahil juga untuk melawan sesuatu yang sudah di gariskan oleh Yang Maha Kuasa. Jika kita mau berpikir cerdas untuk keberlanjutan masa depan maka akan muncul usaha untuk mengimbangi kerusakan yang kita lakukan sehingga umur bumi ini menjadi lebih panjang dan menjanjikan untuk seribu turunan bahkan lebih lagi.

Manusia dan hewan dapat makan dari mulut dan hidungnya sedangkan tumbuhan agak berbeda, yakni makan dari akarnya dan bernafas dengan stomata (mulut daun). Sebagai makhluk hidup pelindung untuk mengimbangi aktivitas manusia di dunia ini dibutuhkan klorofil yang senantiasa aktif untuk berespirasi (berfotosintesis). Satu-satunya jenis makhluk hidup yang unik adalah yang memiliki klorofil atau sering juga disebut sebagai tanaman hijau. Mengapa demikian? Karena selain makan dan minum melalui akar yang ada di dalam tanah juga dapat melakukannya melalui daun dan batang yang tumbuh melawan gravitasi bumi. Memang manusia dan hewan juga mengkonsumsi oksigen dari udara, tetapi apa yang dilakukan tumbuhan adalah kebalikannya, mengkonsumsi polutan dan menghasilkan O2.

Dengan akarnya, tumbuhan menarik unsur hara dari dalam tanah yang terdiri dari garam mineral esensial dan air (baik air tanah maupun air hujan/ air permukaan). Bukan hanya di dalam tanah, di udara juga terdapat banyak unsur hara. Perbedaanya terletak hanya dalam hal bentuk saja. Batang dan daun yang memiliki klorofil dapat “mencuci udara” dari berbagai-bagai polutan yang terdapat di dalamnya. Justru CO2 dan CO yang berbahaya bagi hewan dan manusia menjadi makanan yang sangat bermanfaat bagi tumbuhan hijau. Inilah keahlian khusus dari makhluk hidup yang memiliki klorofil “membersihkan polutan dari atmosfer

Dapat dikatakan bahwa tanaman hijau adalah makhluk hidup multi fungsi. Selain membangun zat anorganik menjadi organik, mampu menahan laju erosi, menjaga lereng dari bahaya longsor, menyimpan air, mengundang hujan, menyejukkan udara dan lain sebagainya. Pada intinya, semua manfaat pohon dan tumbuhan hijau lainnya memelihara kehidupan yang berkeriapan di atas kulit/ kerak bumi. Tuhan benar-benar telah merancang dunia ini sedemikian rupa sehingga masing-masing bagiannya saling menyeimbangkan.

Apa saja faktor yang menyebabkan timbulnya polutan?

Polusi adalah hal yang biasa. Tidak perlu terlalu takut dengan kata-kata ini sebab sudah terjadi semenjak manusia pertama (Adam dan Hawa) hadir di bumi ini. Bila kita menggali lebih dalam lagi maka pada dasarnya keadaan ini akan semakin diperparah oleh hawa nafsu dan keserakahan manusia. Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyabab keadaan ini.

  1. Polusi akibat pernapasan baik manusia maupun hewan.

    Baik hewan maupun manusia membutuhkan oksigen dan melepaskan CO2 ke udara. Tidak hanya hewan di daratan melainkan hewan di perairan bahkan di lautanpun melakukan hal yang sama. Kita tidak hanya makan dan minum melalui mulut melainkan dengan hidung juga. Hanya saja bila dibanding-bandingkan, bahan bakar yang diperoleh lewat makanan dan minuman lebih banyak dibandingkan dengan yang diperoleh dari udara bebas.

  2. Udara yang kotor akibat aktivitas rumah tangga (misalnya memasak makanan, minuman dan hiburan juga termasuk penerangan).

    Ada banyak rutinitas yang sering bahkan selalu kita lakukan di dalam dan di sekitar hunian yang ditempati, Ibu rumah tangga di rumah pasti lebih tahu tentang hal ini. Mulai dari kegiatan membersihkan dan merapikan rumah, penerangan, hiburan (televisi dan radio juga player lainnya) hingga urusan dapur, memasak. Semua rutinitas ini membutuhkan tenaga (energi) untuk mensukseskannya hari demi hari.

  3. Udara yang kotor akibat penggunaan kendaraan bermotor dan transportasi.

    Penggunaan kendaraan merupakan suatu hal yang lumrah. Tetapi hal ini akan mengganggu jika semua orang membeli kendaraan pribadi. Selain jalan-jalan menjadi sesak, keadaan ini juga akan meningkatkan polusi udara sekaligus meningkatkan temperatur di lingkungan sekitar. Tidak banyak pelajaran yang diraih jika kita hanya seorang diri saja di dalam kendaraan. Tetapi saat berbaur dengan banyak orang menggunakan kendaraan umum, ada rasa kebersamaan untuk turut menjaga lingkungan tetap asri.

  4. Polusi udara akibat asap pabrik dan fasilitas umum.

    Pabrik produksi barang jadi maupun setangah jadi membutuhkan energi yang besar. Sudah pasti semua energi ini akan menghasilkan gas sisa berupa polutan yang berbahaya bagi makhluk hidup (terutama hewan dan manusia) jika terus-menerus terpapar olehnya. Untuk itu dibutuhkan pembersih udara yang besar dalam jumlah banyak.

  5. Hawa dalam udara kotor akibat debu yang berterbangan.

    Debu yang berterbangan jelas tidak baik bagi kesehatan manusia. Ini ditimbulkan oleh permukaan yang kering dan berpasir. Selagi masih ada tanah terbuka yang kosong di sekitar lingkungan anda (tanpa apapun diatasnya bahkan rumput juga tidak ada) maka selama itu pula debu terus berterbangan ke udara. Sebenarnya ini adalah hal yang biasa saja bahkan di padang gurunpun demikian. Tetapi hal ini akan sangat mengganggu ketika debu yang berterbangan tersebut terletak dipinggir jalan raya. Kendaraan yang lalu-lalang akan membuat debu-debu ini berterbangan ke segala arah dan menyebabkan polusi.

  6. Akibat penggunaan senjata dan bom baik untuk tujuan militer, pertambangan dan lain sebagainya.

    Apakah sekarang masih ada peperangan? Kami heran mengapa kita suka membuat senjata, padahal kunci keamanan terletak pada kesetaraan manusia (baik dalam hal pengetahuan, gaji dan kekuasaan). Ingatlah bahwa “dimana ada aksi disitu ada reaksi”, lagipula itu senjata dibawa kemana ntar? Berhati-hatilah dengan konspirasi PENYAKIT DAN OBATNYA. Lebih baik orang Indonesia dilatih membuat alat transportasi, contoh kecil saja membuat mobil dan kapal juga pesawat. Kami heran, “Indonesia jago membuat senjata dalam negeri tetapi membuat mobil bahkan sepeda motor saja tidak mampu kita ciptakan, dimana logikanya?” jaman sekarang, lebih baik mengarahkan sumber daya untuk membuat fasiltas umum yang membuat warga senang bukannya malah yang membuat mereka ketakutan.

  7. Polutan dari tembakau/ rokok yang dikonsumsi.

    Konsumsi Indonesia terhadap rokok memang luar biasa. Bahkan saking populernya rokok telah menjadi sumber penerimaan pajak terbesar di negeri ini. Yang mengkonsumsi asap hanyalah tumbuhan, emang tubuh anda sekuat pohon? Berhentilah merokok selagi masih sehat, bila baru berhenti setelah mengidap penyakit pasti penyesalannya besar.

  8. Kebakaran hutan yang disengaja.

    Kebakaran hutan oleh alam hanya terjadi disaat gunung berapi meletus sedangkan pada keadaan normal keadaan ini jarang ditemukan. Oknum pengusaha yang bekerja kotor tidak sabar dan menginginkan hasil yang cepat. Keadaan ini semakin diperparah oleh lemahnya regulasi disana dan disitu. Jika pemerintah tidak tegas (baik terhadap pengusaha maupun terhadap oknum yang membakingi mereka) maka hutan Indonesia akan diporak-poranda demi kepentingan kaum kapitalis yang berujung pada pencemaran udara.

  9. Faktor pendukung lainnya.

    Yang sebelumnya merupakan penyebab langsung dari kotornya udara di sekitar kita. Dalam bagian ini kita akan mencari tahu apa-apa saja yang memicu/ mendukung terjadinya hal ini dari jauh. Disebut pendukung karena dampaknya tidal langsung terhadap timbulnya polusi udara.

    • Pembalakan liar – menebang pohon dengan sembarangan.
    • Alih fungsi hutan menjadi lokasi perumahan dan lahan pertanian.
    • Keserakahan manusia terhadap penggunaan sumber daya, pemborosan dan foya-foya.

Bahaya polusi udara

Pencemaran udara biasanya tidak berdiri sendiri melainkan selalu diikuti oleh pengotoran lingkungan yang lainnya, termasuk pencemaran tanah dan perairan. Lagi pula di dunia ini tidak ada faktor yang berdiri sendiri melain masing-masing saling kait-mengait satu sama lain sampai menimbulkan dampak negatif yang nyata. Lalu apa-apa saja dampak buruk akibat polusi udara? Berikut ini selengkapnya.

  1. Menurunkan kadar oksigen di dalam udara.

    Udara yang telah tercemar cenderung mengandung kadar oksigen yang lebih rendah. Ini jelas tidak baik bagi keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya (hewan). Hanya tumbuhan hijaulah yang mampu hidup di dalam lingkungan yang tinggi kadar karbon dioksida dan karbon monoksida-nya.

  2. Membuat udara mengandung racun.

    Pabrik dan mesin kendaraan menggunakan bahan kimia tertentu dalam proses produksi dan untuk menjalankan mesin. Bahan-bahan kimia yang digunakan biasanya dipakai merupakan bahan yang berkadar tinggi dan berbahaya bagi kehidupan manusia. Sebagian dari bahan kimia berbahaya ini akan menguap ke udara sehingga menyebabkan pencemaran. Jika keadaan ini terus-menerus berlanjut maka makhluk hidup yang menghirup polutan beresiko mengalami berbagai gangguan kesehatan.

  3. Memperpendek jarak pandang.

    Udara yang bersih sama dengan air yang jernih. Tetapi bila airnya menjadi keruh pasti pandangan mata tidak sampai ke dasar sungai. Demikian juga polutan membuat udara keruh sehingga jarak pandang menjadi lebih pendek. Keadaan ini jelas tidak baik bagi aktivitas manusia terutama kegiatan transportasi baik darat, udara maupun laut. Kecalakaan bisa terjadi secara tiba-tiba/ tak terduga. Bila jarak pandang pendek maka lebih baik pelankan kendaraan anda.

  4. Menyebabkan penyakit terutama radang tenggorokan dan ISPA juga batuk dan flu.

    Manusia hanya bisa hidup dalam udara bersih. Kemampuan seseorang untuk bertahan dari polusi sangat tergantung dari daya tahan tubuh masing-masing. Biasanya anak-anak dan balita lebih rawan terserang penyakit pernafasan misalnya batuk, flu dan bahkan ISPA.

  5. Meningkatkan suhu udara alias global warming.

    Kami pernah bermain sampai sore dalam sebuah kolam di tempat wisata. Saat matahari masih bersinar, udara terasa panas dan sepertinya air kolam lebih dingin. Akan tetapi saat matahari telah terbenam, udara menjadi lebih dingin sedangkan air kolam terasa hangat. Demikian jugalah dengan udara yang mengandung polutan dapat menyimpan sinar matahari lebih lama dibandingkan yang bersih. Hal inilah yang membuat lingkungan sekitar anda menjadi lebih panas bahkan di malam hari sekalipun.

  6. Menurunkan kelembaban udara sehingga jauh dari rasa sejuk.

    Jikalau oksigen sudah mulai berkurang, ditambah lagi suhu terus-menerus meningkat dari tahun ke tahun niscaya kelembabannya akan menurun juga alias menjadi kering karena kekurangan oksigen dan hidrogen (bahan dasar pembentuk air). Keadaan ini semakin diperparah dengan berkurangnya jumlah pepohonan di sekitar lingkungan hidup kita.

  7. Mengurangi intensitas hujan – memperpanjang kemarau.

    Memanasnya udara menghalangi proses kondensasi sehingga menghambat turunnya hujan. Ini seperti menahan/ menumpuk air di atas atmosfir. Jikalau penumpukan ini terus terjadi maka musim kemarau akan lebih panjang sedangkan musim penghujan lebih pendek namun terjadi dalam intensitas yang tinggi (sekaligus). Debit air yang besar dapat berujung pada banjir bahkan banjir bandang.

  8. Mendorong timbulnya kekeringan, gagal panen hingga tanah menjadi tandus.

    Kemarau yang berkepanjangan jelas menyebabkan tanah-tanah mengering dan melekang sehingga tidak dapat lagi ditumbuhi oleh tanaman apapun bahkan rumput-rumputpun akan mengering. Pemanasan global jelas menyebabkan dampak yang meluas salah satunya adalah membuat musim kemarau lebih panjang sehingga tanaman pertanian yang mengandalikan aliran air permukaan yang alami (air hujan) terbatas jumlahnya bahkan tidak ada sama sekali dalam satu kali musim tanam sehingga menyababkan gagal panen.

  9. Memicu gelombang panas.

    Jika polusi terus-menerus berlanjut maka panas akan menumpuk dalam udara. Keadaan yang semacam ini lama kelamaan akan menimbulkan gelombang panas yang menyengat dan membakar setiap makhluk hidup yang ada di atas permukaan (termasuk manusia) hingga menyebabkan kematian.

Cara mengatasi dan mencegah polusi udara yang berlebihan.

Seperti kata pepatah “lebih baik mencegah daripada mengobati”. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jikalau kita lebih mengutamakan cara-cara pencegahan sedini mungkin agar tidak timbul polusi yang kelak membakar segala sesuatu yang ada di atas permukaan bumi ini. Berikut, akan kami uraikan beberapa hal yang mungkin bisa kita usahakan mulai dari sekarang.

– Cara mencegah –

  1. Membuat komitmen bersama.

    Semua orang, bukan hanya kalangan intelektual dan pemerhati lingkungan melainkan semua pihak harus memiliki satu tekad untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tanpa komitmen bersama maka akan banyak kesempatan dalam kesempitan (cela) yang dimanfaatkan untuk merusak hutan dan pepohonan.

  2. Edukasi masyarakat – menyetarakan pengetahuan lingkungan.

    Salah satu manfaat berbagi ilmu adalah turut meningkatkan pengetahuan masyarakat yang berkontribusi langsung terhadap tingkat kesadaran masing-masing. Keadaan ini mendorong setiap orang untuk lebih peduli lagi dengan keberadaan lingkungan hidup disekitarnya.

  3. Menciptakan fasilitas umum yang bisa digunakan bersama.

    Membangun kemewahan pribadi adalah sebuah pemborosan yang tidak baik bagi kepribadian sendiri dan lingkungan sekitar. Lagipula jika hal-hal yang mewah itu sudah ada di tempatmu maka ada kecenderungan untuk tidak mau berbaur dengan orang banyak melainkan lebih memilih untuk hidup soliter/ menyendiri. Kemewahan pribadi membuat diri ini cenderung tidak nyaman (tidak betah) mengunjungi fasilitas umum yang notabene lebih sederhana. Fasilitas umum yang mewah juga dapat meningkatkan rasa bahagia dalam hati setiap orang yang mengunjunginya (masyarakat).

  4. Meningkatkan pajak dan biaya parkir untuk kendaraan pribadi.

    Inilah pentingnya kesetaraan, tanpanya orang-orang cerdas yang serakah akan mengumpulkan uang rakyat ke dalam kantongnya (kapitalis – oknum) lalu membeli berbagai alat teknologi yang menghasilkan polusi. Oleh karena itu, untuk membatasi penggunaan sumber daya yang berlebih maka perlu meningkatkan pajak dari setiap kendaraan pribadi dan barang mewah yang mereka telah/ coba miliki.

  5. Menanam pohon dalam jumlah yang lebih dari cukup untuk menyerap polutan.

    Pera penggiat pengetahuan (ilmuan) perlu melakukan sebuah penelitian yang intensif tentang seberapa besar (jumlah yang diserap per waktu) kemampuan klorofil dalam membersihkan polusi. Dengan demikian dapat diperhitungkan seberapa banyak jumlah pohon yang harus ditanam untuk mengimbangi jumlah polutan yang dihasilkan dari aktivitas manusia (misalnya pekerjaan rumah tangga, transportasi, pabrik dan lain sebagainya). Dengan demikian kita menanam pepohonan sebanding dengan jumlah polusi sembari mengembangkan kawasan perkotaan yang besar dan megah tetapi tetap sehat, hijau dan alami.

    Kemampuan khusus klorofil membuat udara menjadi bersih dari segala jenis polutan termasuk karbon monoksida dan karbon dioksida. Sebenarnya bukan hanya tumbuhan hijau yang mampu membersihkan udara melainkan lautan juga dapat melakukannya. Peran ini mengimbangi kegiatan manusia sehari hari yang kerjanya hanya menghasilkan polusi dimana-mana (emang sudah takdirnya).

  6. Menaburkan garam isotonik setiap hari (Bisa juga secara berkala) pada tanaman untuk mengefektifkan kecepatan proses pembersihan udara.

    Tahukah anda bahwa garam adalah mineral yang dapat meningkatkan kemampuan fotosintesis klorofil untuk berespirasi sampai batas atas. Keadaan ini akan mendukung proses pembersihan udara dari berbagai-bagai jenis polusi termasuk polutan yang berasal dari zat-zat kimia yang berbahaya bagi manusia.

  7. Mengembangkan energi hijau yang terbarukan.

    Prinsip dasar dari energi terbarukan sebenarnya telah tersedia di alam, yaitu belajar dari lautan sebagai penghasil gas metana terbesar di bumi. Pada dasarnya setiap pemecahan bahan organik menjadi bahan anorganik akan menghasilkan energi yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar baik dalam proses pernafasan maupun untuk mesin. Teknik membuat bahan bakar terbarukan

  8. Mengembangkan teknologi hijau yang ramah lingkungan.

    Seandainya manusia mampu meniru cara kerja klorofil maka dimungkinkan untuk menggeser keberadaan hutan dan menggantikannya di atas gedung dalam bentuk teknologi pembersih yang mampu menyerap berbagai jenis polutan di udara. Teknologi semacam ini dapat mengganti peranan pepohonan sehingga sekalipun jumlahnya sedikit namun dapat diimbangi dengan sistem klorofil buatan yang sengaja diciptakan untuk membersihkan udara secara langsung dan bertahap..

    Setiap orang harus lebih peduli terhadap pelestarian lingkungan termasuk para ilmuan dan pengusaha. Ini sudah mulai terlihat pada berbagai produk yang dihasilkan oleh industri, diantaranya industri penerangan (lampu). Beberapa produk yang beredar dipasaran saat ini sangat mendukung keberlangsungan hidup bumi. Hal ini terbukti dari banyaknya prodak yang berlogo “energi star, save energi” dan lain sebagainya. Cara memproduksi barang ramah lingkungan

    – Cara pengobatan –

  9. Membuat hujan buatan.

    Hujan merupakan salah satu cara untuk membersihkan bahan pencemar yaitu CO2, CO dan lain sebagainya. Sayang hal ini tidak berlangsung terus-menerus melainkan hanya sesekali, itupun membutuhkan dana yang besar untuk mewujudkannya. DI atas semaunaya hujan buatan hanya dilakukan saat polutan yang mengotori udara mencapai tingkat kritis (nilai pada ambang batas toleransi tertinggi dari umat manusia.itu sendiri.

  10. Menggunakan masker saat kondisi berdebu.

    Jangan terlalu pelit dalam menjalani hidup. Korbankan sejumlah uang anda untuk menjaga kesehatan sebab sehat itu infestasi. Perhatikan situasi di sekeliling anda, jika terkesan berdebu dan kotor maka silahkan menggunakan masker yang dijual murah di pasaran (sekali pakai).

  11. Minum air yang cukup setiap hari.

    Air adalah komponen yang sangat penting dalam kehidupan sebab tubuh manusia mengandung kurang lebih 70%. Anda perlu menjaga asupan air setiap hari dengan mengkonsumsi 8 – 10 air per hari (kira-kira 2 liter) untuk orang dewasa. Air berperan penting untuk membantu proses pembersihan tubuh dari berbagai-bagai jenis racun.

  12. Mengkonsumsi makanan yang seimbang termasuk buah-buahan dan sayur.

    Makanan yang seimbang adalah baik bagi kesehatan anda. Jika hanya mengkonsumsi satu jenis makanan saja maka asupan yang terpenuhi hanyalah beberapa saja tetapi makanan yang beragam mengandung vitamin dan mineral yang lebih banyak terlebih dalam sayur dan buah-buahan. Salah satu buah yang murah, alami dan mudah didapatkan adalah jeruk nipis. Vitamin dan mineral bermanfaat untuk meningkatkan metabolisme tubuh sehingga jauh dari penyakit termasuk penyakit metabolis (misalnya penyakit gula dan kolesterol).

  13. Menambahkan herbal ajaib dalam setiap makanan yang dikonsumsi.

    Bisa ditambahkan dalam setiap masakan yang dikonsumsi. Jahe, bawang putih dan bawang merah adalah bumbu masak yang baik karena mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun manusia. Imunitas yang lebih baik dapat menjaga resistensi anda terhadap polutan sampai batas atas.

  14. Menjaga asupan garam harian.

    Garam merupakan bahan mineral yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia. Dalam tubuh, ia berperan sebagai cairan elektrolit yang bermanfaat sebagai agen detoksifikasi dan pencuci sel dan jaringan dari berbagai-bagai bahan yang berbahaya termasuk yang berasal dari udara bebas (polusi).

  15. Rutin berolahraga.

    Aktivitas berolahraga adalah suatu olah tubuh untuk meningkatkan metabolisme sehingga tubuh bereaksi maksimal untuk mengeluarkan berbagai toksin baik yang dihasilkan oleh diri sendiri (misalnya ureum) maupun yang berasal dari luar. Bagus bagi anda untuk rutin berolahraga atau setidaknya melakukan senam minimal 15-30 menit setiap minggunya.

Andai kita bisa menciptakan teknologi yang bisa menyamai kemampuan klorofil untuk membersihkan udara maka kemungkinan besar bisa membuat gedung-gedung pencakar langit demi kepentingan umum tanpa harus khawatir tentang faktor-faktor yang menyebabkannya merebaknya polusi dimana-mana. Kebiasaan menghasilkan polutan sudah ada semenjak zaman dulu. Persoalannya sekarang adalah bagaimana cara mengimbanginya. Jika mampu diseimbangkan antara jumlah polutan yang dihasilkan dan yang diserap niscaya lingkungan menjadi lebih sehat, nyaman, segar, bersih dan seru untuk di tempati.

Salam hijaukan Indonesia

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s