10 Bukti Bahwa Hidup Butuh Keseimbangan – Tanpa Manusia dan Situasi Yang Seimbang Maka Kekacauan Akan Menumpuk Pada Satu Titik

Bukti Bahwa Hidup Butuh Keseimbangan - Tanpa Orang dan Situasi Yang Seimbang Maka Kekacauan Akan Menumpuk Pada Satu Titik

Seimbang atau imbang adalah setimbang; sebanding; sama (berat, derajat, ukuran, dan sebagainya). Sedangkan keseimbangan adalah (1) keadaan seimbang; (2) keadaan yang terjadi apabila semua gaya dan kecenderungan yang ada tepat diimbangi atau dinetralkan oleh gaya dan kecenderungan yang sama, tetapi berlawanan (KBBI OFFLINE). Merupakan suatu keadaan dimana setiap orang berdiri sama tinggi dan duduk sama pendek. Keadaan ini juga merupakan keselarasan antara apa yang ada di dalam hati dan apa yang ada di luar diri ini.

Keseimbangan adalah nilai yang mutlah dalam kehidupan di alam semesta yang luas ini. Tanpanya maka tidak ada sistem yang berputar, tidak ada siklus dan tidak ada sumber daya yang terbarukan. Oleh karena semua komponen di alam semesta (termasuk manusia) saling berinteraksi dan menyeimbangkan sata sama lain sehingga terciptalah sebuah sistem yang tertata rapi, saling membutuhkan efektif dan efisien. Mustahil manusia masih bertahan (masih hidup) sampai sekarang tanpanya.

Bila lingkungan alam disekitar kita butuh seimbang antara jumlah panas yang diserap (tumbuhan, lautan, udara, tanah) dan jumlah panas yang dilepaskan (baik oleh matahari, makhluk hidup dan mesin). Antara kemampuan membangun (produksi) dengan kapasitas konsumsi. Tanpa keseimbangan maka alam semesta akan tergerus mengalami degradasi yang pada akhirnya menyebabkan bencana alam yang mendatangkan kiamat bagi orang-orang tertentu yang bukan teman penguasa, ekonomi rendah, pengetahuan minim (terutama kalangan bawah yang termarginalkan). Baca juga, Kekayaan dan kemewahan mempercepat kiamat.

Tuhan juga mengehendaki keseimbangan antara manusia satu sama lain demikian juga dalam diri manusia itu sendiri. Tanpanya maka akan timbul gejolak yang terakumulasi pada satu titik tertentu yang meminta pengorbanan yang lebih. Perasaan manusia yang tidak berimbang antara kesenangan dan kesedihan, antara kesulitan dangan kemudahan, antara kelebihan dengan kelemahan, antara masalah dengan kebahagiaan dan lain sebagainya cenderung membuat kepribadian seseorang tidak stabil dan jauh dari ketenangan/ ketentraman hati.

Bukti yang menyatakan bahwa hidup ini butuh keseimbangan sehingga tidak menumpuk kekacauan pada satu titik

Hidup tanpa penyeimbang cenderung menganggap kita lebih hebat dari orang lain. Artinya, hanya dengan kemampuannya saja maka manusia dapat meninggikan dirinya (baik di dalam hati maupun melalui ekspresinya sehari-hari). Bahkan kemungkinan besar ia akan menganggap dirinya sebagai tuhan. Berikut beberapa bukti nyata yang menegaskan bahwa kehidupan di dunia ini butuh keseimbangan.

  1. Dimana ada kerajaan Sorga maka disitu juga iblis mendirikan kerjaannya.

    Masih ingat dengan perumpamaan Tuhan Yesus tentang “Gandum dan ilalang”. Bila anda berusaha menegakkan kebenaran maka disanalah juga orang-orang yang kejam, jahat hati dan penuh hawa nafsu mendirikan dosa sehingga keadaannya menjadi berimbang. Tapi dibalik semuanya itu, pada akhirnya nanti kebenaran akan dinyatakan dan kejahatan akan dibuang jauh-jauh.

  2. Keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual.

    Pola pikir anda janganlah menjadi tidak seimbang. Orang yang hanya mengembangkan kemampuan itelektualnya cenderung mencari untung sendiri dan manipulatif. Mereka yang hanya mengembangkan sisi emosionalnya cenderung memiliki kebencian, dendam, amarah dan kekerasan dalam kesehariannya. Orang yang hanya memikirkan hal-hal spiritual cenderung menolak orang lain yang dianggapnya salah dan tidak sama keyakainnya. Jika anda mampu menyeimbangkan ketiga mindset ini maka pola pikir anda akan menjadi lebih baik hari lepas hari.

  3. Seorang istri harus mengimbangi suaminya.

    Misalnya seorang suami pandai mencari uang tetapi kelemahannya kurang telaten memanajemen uang dan pelupa maka ia membutuhkan istri yang sekalipun potensinya biasa saja (ibu rumah tangga bukan pekerja penuh waktu) namun pintar menabung dan mudah mengingat sesuatu. Saat seorang laki-laki pandai menyelesaikan masalah dan kreatif namun tidak cekatan mengatur/ menata kehidupannya termasuk dalam hal mengatur rumah sendiri (interior hunian yang tidak tertata rapi). Dengan demikian ia membutuhkan seorang perempuan (calon istri) yang sekalipun tidak kreatif namun cekatan dalam mengatur ini-itu dan hal-hal kecil lainnya.

  4. Keseimbangan karakter di dalam film yang ditampilkan.

    Sinetron/ film yang ditayangkan baik melalui televisi maupun dengan menonton bioskop memiliki keseimbangan karakter satu sama lain. Jika hanya yang benar saja maka jalan ceritanya tidak menarik. Tetapi jika hanya yang jahat saja juga maka tidak akan ada orang yang mau menyaksikannya. Oleh karena itu, seorang sutradara harus pandai menentukan keseimbangan karakter antara tokoh yang baik dan yang jahat. Bila dalam dunia drama di atas panggung saja butuh penyeimbang maka terlebih lagi dalam kehidupan sehari-hari. Sekalipun demikian angkara murka selalu bisa terkalahkan oleh kebaikan sejati.

  5. Dimana aksi maka disitu ada reaksi.

    Setiap aksi akan selalu dibalas dengan reaksi. Pertanyaannya sekarang, mengapa aksi yang kita alami begitu besar (misalnya aksi kejahatan). Semuanya itu karena kita memberikan reaksi yang besar pula alias cenderung tidak mau mengalah (misalnya lewat sikap yang semberono, membalas kejahatan dengan kejahatan, lingkaran kebencian yang hangat semakin memanas bahkan membakar setiap orang yang terlibat disana).

  6. Saat anda memiliki kelebihan maka hal itu akan diiringi dengan kekurangan.

    Bila hanya memiliki potensi maka manusia cenderung menjadi sombong bukan kepayang. Oleh karena itu, dibalik setiap potensi yang dimiliki pasti ada juga kekurangan di bidang tertentu saja. Bila kedua hal ini tidak berimbang maka seseorang cenderung merasa dirinya PALING yang berujung pada gila hormat, pujian, uang, popularitas dan lain sebagainya.

  7. Kenyamanan yang anda rasakan sama dengan tekanan yang dialami.

    Bila saat ini hidup anda lebih nyaman dari orang lain maka sadarilah bahwa suatu saat nanti kenyamanan itu akan berubah menjadi suatu kesedihan yang besar dimana terakumulasi pada suatu titik. Oleh karena itu, lebih baik jangan terlalu nyaman menjalani hidup melainkan cicipi juga rasa sakit akibat tekanan karena kebaikan yang tak terbalas hari lepas hari.

  8. Kesombongan anda selalu diimbangi dengan kedengkian dari orang lain.

    Ketika anda berlaku angkuh maka ada kecenderungan orang lain menjadi iri hati terhadap sikap ini. Oleh karena itu, sadar ataupun tidak ketinggian hati sangat memancing keinginan orang untuk iri hati dan menyakiti atau setidak-tidaknya memberi kesan yang buruk kepada anda.

  9. Kekayaan anda selalu diimbangi dengan pengeluaran yang banyak.

    Sadar ataupun tidak, penghasilan yang banyak selalu diiringi dengan pengeluaran yang banyak pula. Menyimpan seluruh uang (gaji) yang telah diperoleh suatu saat akan diambil dengan cara-cara yang tidak anda sadari. Misalnya lewat pencurian, kecelakaan, penyakit, anak-anak yang boros, premanisme, narkoba, seks bebas, miras dan lain sebagainya.

  10. Posisi yang tinggi selalu diiringi dengan masalah yang besar.

    Bila saat ini posisi anda dalam suatu organisasi cukup tinggi maka sadar atau tidak masalah yang di serahkan di atas meja juga merupakan persoalan kelas kakap dan kelas hiu. Semakin tinggi perangkat jabatan yang diemban maka semakin banyak pula cobaan yang dihadapi. Ini semata-mata terjadi agar setiap pemimpin lebih hati-hati, cedas, bijak, memaafkan kesahanku dan tidak sombong dalam bersikap sehari-hari.

Tanpa keseimbangan maka dunia ini akan mengalami ketimpangan yang pada dasarnya rawan dengan gejolak sosial yang meminta korban. Bila hidup kita tidak imbang maka ada kecenderungan alam semesta akan mengimbanginya dengan cara khusus (misalnya dengan mengadakan bencana alam, aksi kejahatan dan pemerasan lainnya). Oleh karena itu, berusahalah tampil minimalis dan berimbang baik dengan potensi yang dimiliki maupun terhadap kehidupan orang lain sehingga dimana-manapun berjalan, ada kedamaian dan ketentraman di dalam hati ini.

Salam penyeimbang….

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s