Semua Itu Harus Terjadi, Kuatkan Kami Ya Tuhan – Semakin Banyak Kelebihan) Semakin Banyak Ujian Kehidupan (Pencobaan) – Ujian Hidup Memancing Potensi

Semua Itu Harus Terjadi, Kuatkan Kami Ya Tuhan – Semakin Banyak Kelebihan) Semakin Banyak Ujian Kehidupan (Pencobaan) – Ujian Hidup Memancing Potensi

Percobaan adalah (1) usaha mencoba sesuatu; (2) usaha hendak berbuat atau melakukan sesuatu; (3) dalam keadaan dicoba (diuji); (4) tempat dan sebagainya untuk mencoba; (5) permulaan pelaksanaan suatu peristiwa pidana, tetapi tidak diselesaikan karena hal-hal tertentu; (6) hal mencoba. Merupakan hambatan, rintangan dan jebakan saat menjalani hidup. Ini selalu terjadi dalam kehidupan manusia, termasuk kami dan anda tanpa terkecuali.

Manfaat singkat dan praktis pemurnian hidup

Menolak pemurnian yang datangnya dari manusia dan bersifat recehan biasanya hanya akan menimbun ujian kehidupan itu sehingga suatu saat nanti ia akan mendatangi anda dalam skala besar. Yang hendak kami sampaikan disini adalah menyicil proses ini. Ayo pilih ujian recehan itu, yakni sering diuji sehingga terluka, jatuh, bangun, bertahan hingga terbiasa. Pada akhirnya semua ujian itu mendatangkan hal-hal positif dalam kehidupanmu, diantaranya sebagai berikut.

  • Dapat melatih kesabaran. Jika anda mampu bertahan dalam kerasnya pencobaan hidup berarti level kesabaran di dalam hati terus meningkat.
  • Melatih kekebalan hati terus berkembang sehingga tidak mudah lagi merasa sakit. Pertama kali disakiti, dihina, dipermalukan, difitnah, diejek, dibully dan mendapat perlakuan buruk lainnya pastilah sakitnya itu menusuk-nusuk di dalam dada ini. Semakin memikirkan dan mengingatnya kembali (seperti memutar kaset lama) maka rasa pahit itu akan terulang lagi. Akan tetapi jika anda telah dilukai selama beberapa kali bahkan berulang-ulang niscaya lama-kelamaan luka yang timbul tidak akan terasa sakit lagi. Semuanya ini terjadi karena anda sudah terbiasa dan kemampuan pikiran untuk berkonsentrasi juga telah menjadi lebih baik.
  • Dilatih untuk mampu menenangkan hati dalam segala sikon. Butuh pengalaman panjang sampai hati anda dimampukan untuk tetap tenang dalam segala sikon yang dihadapi.
  • Kecerdasan intelektual dan emosional juga meningkat. Ujian kehidupan ini seperti ujian biasanya di bangku sekolah. Hanya perbedaannya ialah disekolah ujiannya tertulis dan diawasi oleh orang lain secara ketat (guru). Sedangkan cobaan hidup sifatnya tidak tertulis melainkan anda harus benar-benar mengerti dan memahami situasi yang dihadapi juga disana tidak ada pengawas melainkan silahkan awasi diri sendiri saja.
  • Mental menjadi kuat tetapi sikap tetap lembut kepada sesama sekalipun itu para pembencimu. Percobaan hidup dapat terjadi dimana saja, jika anda melewatinya dengan jujur, tanpa pamrih, rendah hati dan sembari mengasihi semua orang yang terlibat niscaya kebinatangan yang ada dalam dirimu akan bertransformasi menjadi sikap yang lebih manusiawi dan penuh cinta kasih.

Semakin banyak kelebihanmu maka semakin banyak pula tantangan yang dihadapi

Ujian kehidupan yang anda alami setara dengan kemampuan yang dimiliki. Tuhan sudah memperhitungkan semua yang terjadi dalam hidup kita dengan baik. Potensi yang anda miliki selalu sebanding dengan tantangan yang dihadapi. Semakin banyak kemampuanmu maka semakin banyak pula ujian kehidupan yang dialami. Sebenarnya Yang Maha Kuasa menganugrahkan masalah dan jawabannya satu paket. Saat anda secara kebetulan mendapatkan paket pergumulan hidup maka yang selanjutnya dilakukan adalah mencari paket lainnya (jawaban-paket). Dekatkan dirimu kepada Tuhn dengan senantiasa memusatkan pikiran dalam doa, firman dan puji-pujian. Niscaya, cepat atau lambat anda dapat menemukannya juga.

Cobaan hidup bermanfaat untuk memancing potensi sehingga lebih kreatif menjalani hidup

Yang kami alami sendiri (kesaksian) adalah ujian kehidupan memancing potensi yang dimiliki. Seperti ketika anda duduk dibangku sekolah maka ada yang namanya ulangan yang membuatmu lebih giat belajar dan menghafal kreatif. Demikian jugalah pergumulan hidup yang kita alami, menjadi semacam perangsang untuk membuatmu lebih gigih, teliti, telaten, teratur dan kreatif dalam bersikap. Melakukan kesalahan itu penting sebab dengan demikian anda bisa belajar untuk melakukan sesuatu yang lebih baik kedepannya.

Jangan menyerah berbuat baik demi menyatakan kasih Allah

Menyerah berbuat baik karena terus-menerus diuji adalah sebuah keputus asaan yang berakibat fatal. Sebab salah satu tujuan utama mengapa manusia hadir di dunia ini adalah agar kita menjadi bermanfaat bagi sesama manusia lainnya. Kebermanfaatan ini harus dilandaskan atas kasih Allah sebab kitalah surat-surat Kristus yang dapat dilihat oleh semua orang. Oleh karena itu, hindari berbuat baik kepada sesama atas dasar uang, harta benda, kekayaan, pujian, jabatan dan popularitas melainkan kiranya semua itu demi menyatakan kasih Allah yang sebelumnya telah kita terima.

Menguji diri sendiri dengan berbuat baik kepada sesama

Jika hidup anda tidak bergejolak maka kepribadian cenderung tidak berkembang dan lebih dekat kepada materi. Masalah mengajari kita untuk melepaskan diri dari ketergantungan terhadap materi. Jikalau selama ini anda sangat ketergantungan terhadap gemerlapan dunia untuk menghibur diri maka mulai saat ini jadilah orang yang bermasalah bagi orang lain sehingga kecanduan itu berpindah kepada diri sendiri (manajemen mindset). Berbuat baik kepada orang lain adalah salah satu cara untuk menguji diri sendiri sehingga andapun belajar untuk mengendalikan sisi emosional negatif bahkan bila perlu mengabaikannya sama sekali. Saat kebaikanmu (misalnya saja keramah-tamahan) tidak berbalas maka sisi emosional itu negatif akan mengembang, lalu bagaimana anda mengempiskannya kembali? Inilah yang kami maksud dengan belajar mengendalikan diri. Ingat “PRAKTEK LEBIH BAIK DARIPADA TEORI”.

Muncul pertanyaan, “sudah sejauh mana kemampuan anda mengendalikan diri?”. “Sejauh mana pula kekebalan emosional (imunitas emosional) yang anda miliki?”. Menguji diri sendiri adalah keluar dari zona nyaman (out of box). Terus-menerus nyaman tidak baik untuk kepribadian anda. Oleh karena itu, alangkah lebih baik di tengah kenyamanan itu anda mengambil beberapa ketidaknyamanan yaitu dengan berbuat baik kepada orang lain (misal ramah tamah) dengan demikian kenyamanan anda berimbang dengan ketidaknyamanan. Keseimbangan yang semacam ini membuatmu tidak mudah sombong dalam bersikap sehingga lebih rendah hati di dalam berkata-kata dan bertindak.

Semuanya ini harus terjadi, saya pantas mendapatkannya, kuatkan hatiku ya Tuhan

Pada akhirnya kitapun menyadari bahwa “semua ini harus terjadi untuk hidup yang lebih baik kedepannya”. Jikalau rasa kesal itu/ rasa benci itu/ amarah itu mulai mencuat di dalam dirimu maka berkatalah di dalam hatimu :

  • semua itu harus terjadi, kuatkan hatiku ya Tuhan”.
  • itu sudah sepatutnya, maafkan mereka Tuhan“.
  • hal itu pantas untuk saya, tabahkan saya menghadapi semuanya Tuhan“.
  • semuanya berjalan sesuai kehendak Tuhan, tidak ada yang berdosa disini“.
  • inilah yang terbaik untukku, damaikan hati kami melewatinya ya Tuhan“.

Kata-kata ini seperti pelipur lara buat hatimu yang mungkin sedang terguncang karena berbagai-bagai cobaan hidup yang terjadi. Ingatlah bahwa, kesulitan demi kesulitan yang anda hadapi merupakan latihan kehidupan yang kelak akan membuatmu lebih cerdas bahkan menjadi bijak menjalani hidup di dunia yang sementara ini.

Jangan lupa penghiburan sejati itu jadilah garam dan terang

Dunia ini berputar-putar teman dan kebaikan hati yang kita ekspresikan kepada sesama bisa jadi apa saja. Bisa jadi untung, ketika dibalas dengan kebaikan yang sama. Rugi, ketika dibalas dengan pengabaian (dicuekin). Bahkan bisa juga sakit hati, ketika dibalas dengan kebencian dan perbuatan tidak menyenangkan. Akan tetapi tahukah anda bahwa dibalik semuanya itu, hati ini puas dan berbahagia karena telah memenuhi salah satu tujuan hidup manusia, yakni menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. Terlebih ketika anda memenuhi prioritas (tujuan hidup) utamanya yaitu untuk bersekutu dengan Tuhan dalam doa, firman dan memuji-memuliakan nama-Nya disegala waktu dan segala sikon yang dihadapi. Dua hal ini adalah penghiburan sejati yang dapat menjadi pelipur lara dalam setiap luka hati yang dialami.

Jangan takut diuji, malahan ujilah dirimu sendiri. Sebab ujian yang anda hadapi setara dengan kecerdasan yang dimiliki. Tuhan telah melemparkan masalah kehadapanmu bersama jawabannya. Yang perlu anda lakukan adalah tetap pusatkan pikiran kepada Yang Maha Kuasa dalam doa, firman dan nyanyian pujian sembari melepaskan kasih Tuhan (kebaikan) kepada sesama manusia. Jadilah orang yang sabar (telaten), tekun (gigih), bekerja keras, teliti, teratur dan kreatif dalam menjalani hari lepas hari.

Salam tegar tapi lembut….

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s