Benarkah Ada Alien? Perbedaan Antara Planet Hidup dan Planet Mati

Kemungkinan Adanya Bumi Yang Lain - Benarkah Ada Alien Adakah Planet Hidup Yang Lain Diluar Sana

Alam semesta begitu luas, lebar dan tinggi tak terhitung bahkan tak terhingga juga. Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa alam semesta beserta segala komponen dan ruang didalamnya berputar-putar dalam sebuah siklus energi yang kompleks dan seimbang. Manusia hanyalah entitas yang sangat kecil ditengah-tengah luasnya kehidupan di alam semesta. Bagaimana mungkin kita dapat menakar segala sesuatu yang terjadi dan proses-proses yang terlibat didalamnya? Yang kami lakukan di blog ini hanyalah mencoba melogikakan beberapa hal yang masuk akal agar pengetahuan dan wawasan kita berkembang.

Matahari membutuhkan planet hidup sekelas bumi sebagai sumber energi

Sebelumnya telah kita ketahui bersama bahwa matahari memancarkan sinarnya hingga ke bumi sekaligus menjadikan planet hidup ini sebagai sumber energi sehingga ia tetap bersinar sampai batas waktu yang tidak dapat ditentukan. Radiasi panas yang sampai ke bumi akan dimanfaatkan oleh klorofil untuk mengubah bahan-bahan anorganik menjadi bahan organik kompleks. Dimana bahan-bahan ini kemudian akan dimanfaatkan oleh makhluk hidup lainnya termasuk salah satu diantaranya adalah mikroorganisme. Kuman dengan bantuan garam akan mendemineralisasi bahan kompleks tersebut sehingga kembali menjadi bahan anorganik dan gas metana. Gas yang sangat ringan inilah yang akan menguap ke luar angkasa hingga mencapai matahari untuk dimanfaatkan lagi menjadi bahan bakarnya.

Bintang di malam hari adalah planet

Coba lihat bintang-bintang di langit, bukankah semuanya itu adalah planet? Setiap planet yang memiliki atmosfir dan air mampu memantulkan cahaya matahari sehingga ketika benda-benda luar angkasa ini terlihat dari jauh akan sangat mengkilat layaknya bintang yang bersinar di malam hari. Demikian jugalah bumi kita tercinta yang notabene mengandung air dan udara, ketika makhluk hidup dari planet lain menyaksikannya maka mereka akan melihatnya sebagai salah satu dari beribu-ribu bintang di langit.

Perbedaan antara planet mati dan hidup

Kemudian kita bertanya, apa bedanya planet mati dan hidup? Mari kita bandingkan antara bumi yang hidup dan bulan yang mati. Bumi memiliki udara dan air sehingga mengandung atmosfer yang ketika dilihat (dengan mata telanjang) dari luar angkasa akan tampak bersinar layaknya bintang. Sedangkan bulan yang mati tidak akan kelihatan ketika dilihat dengan mata telanjang dari luar angkasa karena tidak memancarkan cahaya apapun (tidak memiliki atmosfir). Akan tetapi dapat disaksikan dengan menggunakan teleskop/ teropong bintang.

Benarkah ada alien? Berikut beberapa argumen yang menyatakan bahwa ada makhluk hidup yang lainnya di luar sana

Pertanyaannya sekarang adalah “adakah makhluk hidup diluar sana?” “Apakah mereka sama seperti kita atau jangan-jangan mereka lebih aneh dari yang pernah terduga sebelumnya?” Berikut kemungkinan-kemungkinan yang menegaskan bahwa masih ada makhluk hidup lain di luar angkasa dan di planet (bintang) lainnya juga.

  1. Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa “matahari tidak memancarkan sinarnya secara gratis”. Selalu ada imbalan yang diberikan oleh setiap tanah yang menerimanya. Sebab setelah memancarkan radiasi panas maka planet mengubah bentuk energi tersebut lalu kembali mengirimkannya dalam bentuk lain, yaitu gas metana.
  2. Selain sebagai tempat menjatuhkan sinarnya, matahari juga memanfaatkan planet hidup (sekelas bumi) sebagai sumber energi.
  3. Ciri khas planet hidup adalah memiliki atmosfir yang mengandung udara dan air. Ketika sinar mentari mengenai permukaannya maka atmosfir yang berisi butiran air tersebut akan kembali memantulkan berkas sinar tersebut sehingga tampak mengkilap dari kejauhan (luar angkasa).
  4. Biasanya, dimana ada air dan udara maka disanalah ada klorofil. Dimana ada klorofil berarti disana jugalah ada makhluk hidup lainnya sehingga dapat dipastikan bahwa setiap planet yang bersinar (yang memiliki atmosfir) di tempati oleh makhluk hidup didalamnya, salah satunya adalah manusia.
  5. Coba lihat ke luar angkasa pada malam hari, hitunglah bintang-bintang di langit jika anda dapat melakukannya. Setiap bintang yang anda tunjuk, disana ada makhluk hidup termasuk manusia.
  6. Bintang yang bersinar ini (yang jumlahnya ratusan bahkan ribuan) sekaligus sebagai sumber energi bagi matahari: pantaslah sinarnya terus berkobar-kobar sepanjang masa.
  7. Lalu bagaimana dengan planet yang mati (seperti bulan)? Kemungkinan batu terbang ini memang tidak bernyawa dari awalnya. Atau kemungkinan lainnya adalah mereka (makhluk hidup yang ada disana terutama manusia) telah mengalami seleksi alam karena lupa atau memang tidak tahu menahu soal peran dan fungsi Garam & Terang bagi keberlangsungan hidupnya. Kemungkinan yang lain adalah telah hancur oleh perpecahan, perang, hingga bencana alam yang menelan setiap makhluk didalamnya.
  8. Adakah yang namanya alien? Berhubung karena teori evolusi telah gagal maka kemungkinan munculnya alien yang aneh-aneh bentuknya adalah mustahil. Mereka pasti sama seperti kita, mungkin saja sedang menghadapi banyak masalah dan kemelut persoalan hidup yang juga adalah mirip.
  9. Masalah yang mereka hadapi juga kemungkinan sama seperti yang kita alami di dunia ini dimana masih ada orang-orang yang memiliki hawa nafsu yang sesat, serakah, manipulatif dan jahat sehingga tidak pernah maju-maju (stagnan disitu-situ saja).
  10. Sekarang persoalannya adalah “Siapakah yang akan datang duluan, mereka atau kita?” Tanpa kesetaraan kitapun tidak akan maju-maju. Dunia ini akan tetap berjalan di tempat. Akan tetapi ketika semua pihak memperjuangkan keadilan sosial niscaya Roh Allah akan berjalan di tengah-tengah kita untuk memberikan hikmat yang baru demi kemajuan bersama.

Alien memang ada akan tetapi bentuknya tidaklah aneh-aneh melainkan sama seperti kita. Bagaimana kita dapat berpikir jernih untuk terbang ke luar angkasa sedangkan persoalan pelik masih terjadi disana-sini dan perpecahan juga kadang tidak dapat dihindari. Orang yang satu mengkadali sesamanya demi uang, popularitas, pujian, jabatan, harga diri dan penghormatan. Situasi semacam ini adalah mustahil untuk mencicipi kemajuan teknologi yang benar-benar murni datangnya dari Allah. Sebab hanya dalam kebersamaanlah kita lebih kuat, cerdas, intelek dan bijak.

Salam garam – salam alam semesta….

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s