9 Alasan Mengapa Hal-Hal Kecil Membentuk Hal Besar – Sebab Hal Besar Dimulai Dari Hal Kecil

Lebih memperhatikan hal-hal kecil yang mendatangkan sesuatu yang besar dimulai dari sesuatu yang sederhana

Tahukah anda bahwa tubuh manusia dibangun dari ribuan, jutaan bahkan miliaran sel? Kesemua komponen terkecil ini saling berdekatan, sambung menyambung menyusun pola tertentu hingga menjadi bagian-bagian besar yang disebut dengan jaringan, organ, sistem organ dan organisme yaitu (salah satunya) manusia. Apabila orang yang satu hidup bersama dengan orang yang lain dan seterusnya disebut sebagai masyarakat. Ketika kelompok masyarakat bergabung dengan kelompok masyarakat lainnya maka disebutlah ia sebagai negara.

Dari percontohan di atas dapat kita temukan bahwa bagian-bagian yang kecil sekalipun apabila disinergikan dengan sebaik-baiknya maka akan membentuk suatu fungsi yang levelnya lebih besar dan lebih luas lagi. Terkadang tidak sedikit orang yang tidak menyadari bahwa hal-hal yang sederhana sangat mempengaruhi kehidupan manusia.

Kita ambil satu contoh yaitu, mereka yang perannya sebagai petugas kebersihan, beberapa orang menganggap pekerjaan ini hanyalah sesuatu yang sederhana. Akan tetapi coba bayangkan jika di setiap kantor yang anda kunjungi tidak ada cleaning service-nya: betapa kotor dan berdebunya tempat tersebut. Fakta ini jugalah yang membuat kami yakin bahwa sekalipun kita berbeda profesi namun memiliki peran yang setara satu-sama lain.

Harap dibedakan antara gangguan dan kebaikan kecil. Alangkah lebih baik jika anda mengabaikan gangguan sepele yang menghampirimu. Jangan sampai sisi emosional yang syarat dengan kebinatangan itu meledak ke dalam atau meledak ke luar. Saat meledak ke dalam ciri-cirinya hati dipenuhi dengan rasa benci dan dendam juga ada niat untuk membalaskan kejahilan itu lain waktu dan kesempatan mendatang. Ketika meledak ke luar, tanda-tandanya mulai muncul amarah yang disertai dengan kata-kata kotor bahkan terkadang beberapa benda berterbangan kadang mengenai orang lain. Jika anda telah masuk ke dalam tahapan ini niscaya pikiran makin penat dan masalah bertambah banyak.

Baik bagi anda untuk mulai mengabaikan hal-hal kecil yang mengganggu kehidupan. Sebab kebiasaan jahil tidak pernah menghasilkan kreativitas yang baik. Akan tetapi, ketika anda mampu tetap baik ditengah-tengah keburukan layaknya “emas di tengah-tengah lumpur yang tetap bersinar”. Maka dapat dikatakan bahwa tingkat kecerdasan anda sudah mencapai konsentrasi level tertinggi. Level ini hanya dicapai lewat pengorbanan dan kerendahan hati sehingga lama kelamaan anda menjadi orang yang benar-benar bijak.

Faktor penyebab hal kecil mengawali datangnya sesuatu yang besar kemudian

Dasar Firman untuk tulisan ini adalah terambil dari Matius 25:21 yang berbunyi : “Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Berusahalah untuk tidak mengabaikan perkara-perkara yang kecil melainkan maksimalisasilah (efektif dan efisienakan) pelaksanaannya. Oleh karena yang sederhana inilah tidak jarang orang yang meraih manfaat namun beberapa yang mengabaikannya akan menemukan kedala saat diperhadapkan pada sesuatu yang besar. Beriikut alasan mengapa hal-hal besarbermula dari sesuatu yang dianggap sepele oleh orang lain.

  1. Menekuni kebiasaan yang sederhana sama dengan penabur yang menyemaikan benih yang sangat mungil diladangnya.

    Mulai saat ini, sekalipun anda bukanlah orang yang suka memperhatikan hal-hal recehan namun sebisa mungkin perhatikan sikap anda dalam menanggapi/ melakukan hal-hal tersebut. Jangan biarkan dirimu terbiasa melakukan/ menekuni keburukan yang kecil itu sebab suatu saat hal itu akan menjadi bibit-bibit yang tumbuh subur lalu menghasilkan buah yang buruk pula (hukum tabur tuai).

  2. Hal sederhana bila disinergikan akan memberikan manfaat plus-plus.

    Menghubungkan hal-hal yang kecil itu tidak mudah. Butuh kesabaran, kerja keras, ketekunan dan kerja sama untuk mewujudkannya. Seperti helaian benang yang saling dirajut satu sama lain sehingga menjadi sehelai kain yang memiliki manfaat yang luas. Butuh seorang penyulam yang handal dan telatan untuk menghubung-hubungkan semua benang itu.

    Demikian jugalah saat kehidupan kita saling terhubung diantara sesama anggota keluarga. Saat ada kebersamaan maka masing-masing memberikan kontribusinya untuk kebaikan bersama. Sehingga ketika ada salah seorang yang menderita sakit maka yang lainnyapun turut membantu. Keluarga yang harmonis bisa melakukan apa saja mulai dari menyediakan kebutuhan sehari-hari, ada yang mengolahnya, ada yang membersihkannya dan bisa juga saling menghibur dalam kelucuan hidup.

  3. Sesuatu yang dianggap kecil bila dipersatukan akan menjadi lebih kuat dan tangguh.

    Perumpamaan semacam ini sering kami dengar sejak duduk di bangku SD, “bersatu kita teguh bercerai kita runtuh”. Seumpama batang-batang lidi yang digabungkan kemudian diikat menjadi satu sehingga menunjukkan struktur yang lebih kuat dan tidak mudah dipatahkan begitu saja. Tapi coba jika bagian-bagiannya dipisahkan lalu ambillah salah satu maka mudah sekali untuk dipatahkan dan dihancurkan.

    Demikian jugalah kehidupan bermasyarakat, saat kita bersama maka tidak ada yang dapat mematahkan niat dalam hati.

  4. Sekumpulan hal kecil (bila dikumpulkan) akan memberikan kepuasaan yang lebih.

    Ilustrasi seperti ini dapat anda temui langsung saat melakukan aktivitas sehari-hari. Layakkan butiran nasi yang kita konsumsi, coba bayangkan jika itu hanya satu butir saja, pastilah rasanya dangkal. Akan tetapi ketika butiran yang lembut itu dibanyakkan/ diperkaya maka kenyanglah perut ini dan ada kepuasan terlebih ketika itu bisa disyukuri maka akan mendatangkan kebahagiaan di dalam hati.

  5. Hal-hal yang kecil akan membangun sesuatu yang besar.

    Ini dapat diibaratkan seperti seorang tukang bangunan yang sedang menyusun batu demi batu, bata demi batu untuk membangun sebuah rumah yang tidak kalah besarnya dari rumah-rumah lain yang ada disekitarnya.

    Sama halnya seperti seorang anak kecil yang menabung recehan demi recehan sisa hasil uang jajan. Kelak ketika ia sudah besar bahkan dewasa maka uang tabungannya itu dapat ia gunakan untuk membeli sebuah rumah yang cukup untuk dihuni oleh keluarga.

    Ketika anda terbiasa berbohong atau mungkin kadang jujur juga kadang menipu (plin-plan) dalam hal-hal kecil. Misalnya saja saat memegang uang, menukar uang, memegang barang, memegang rahasia, berkata-kata dan hal-hal sepele lainnya. Apabila dalam hal-hal seperti ini saja anda dengan sengaja mengurangi, menambah dan memutar-balikkannya. Alhasil suatu saat ketika dipercayakan pada jabatan tertentu anda akan tergiur dan terdorong untuk melakukan KKN.

  6. Aktivitas kecil yang dilakukan dengan terus-menerus akan membentuk kebiasaan bahkan membudaya.

    Seperti seseorang manusia yang terbiasa jujur sejak dari kecilnya. Tidak pernah ia mengambil uang yang bukan miliknya sesenpun. Sepeserpun tidak pernah ia biarkan uang kembalian lebih dari yang seharusnya. Tidak pernah ia mengambil lebih dari nilai uang yang dimilikinya. Saat anda terus menerus bersikap jujur hari demi hari maka hal tersebut akan menjadi kebiasaan bahkan membudaya dan sulit untuk di tinggalkan.

  7. Bagian yang kecil jika dirapatkan akan menjadi pelindung yang tidak biasa.

    Seperti papan-papan bangunan yang sudah dirancang sedemikian rupa oleh si tukang sehingga tidak ada lagi celah-celah diantaranya. Selain terlihat lebih rapi juga berfungsi untuk melindungi orang-orang yang ada didalamnya dari berbagai perubahan cuaca yang ekstrim bahkan dari pencuri juga.

    Seumpama Aparat Keamanan yang membentuk pagar betis untuk menghalau para demonstran untuk memasuki tempat-tempat tertentu.

    Demikian jugalah seperti seorang manusia yang bekerja sama dengan orang lainnya dalam kelompok masyarakat untuk bersama-sama melindungi kelestarian hutan tempat mereka hidup. Coba kalau hanya satu dua orang yang berkomitmen, pastilah niat itu tidak akan terwujud. Saat mereka melakukannya bersama-sama maka niat baik untuk melindungi keasrian hutan akan terwujud.

  8. Sesuatu yang sederhana jika dipadukan maka akan membentuk sesuatu yang lebih indah.

    Seperti warna-warni sinar pelangi yang saling berbeda satu sama lain. Ketika mereka saling berpadu dan menyatu menjadi lengkungan busur yang indah adanya. Layaknya gabungan lampu warna-warni yang berbeda satu-sama lain ketika dipadukan akan membentuk lampu kelap-kelip yang indah adanya.

    Bagaikan seni peran dalam sebuah sinetron/ film dimana masing-masing orang memiliki peran yang berbeda namun saling melengkapi hingga menjadi sebuah cerita yang bermakna dan menyentuh hati.

  9. Kebiasaan baik yang sederhana membentuk insting untuk menemukan kesuksesan sendiri.

    Rumit menjelaskan ini. Pada dasarnya rutinitas positif dan unik yang mungkin bagi orang lain merupakan pekerjaan yang tidak ada faedahnya namun karena kita melakukannya dengan sabar, bersungguh-sungguh (kerja keras) dan ditempuh dengan ketekunan alhasil aktivitas ini akan terus berkembang.

    Rutinitas kreatif tidak langsung muncul besar melainkan hadir dalam bentuk recehan dimana beberapa orang sepele melihatnya (diawal-awal). Akan tetapi insan yang kreatif tetap konsisten menekuninya sekalipun ada begitu banyak cibiran dan penolakan dari berbagai pihak. Ketika kreativitas yang sederhana itu terus-menerus digeluti maka lama kelamaan ia akan berkembang sendiri seiring berjalannya waktu hingga suatu saat kegiatan tersebut akan memberi kontribusi dan manfaat bagi lebih banyak orang. Jika anda tetap konsisten untuk menekuni keyakinan sendiri maka suatu saat hal tersebut benar-benar membuahkan hasil. Tapi ingat untuk menjadi diri sendiri dan dengarkan suara hatimu.

Kehidupan dimulai dari hal yang kecil, yaitu satu sel sperma dan satu sel ovum. Kemudian hal-hal kecil ini akan terus berkembang dari waktu ke waktu sampai-sampai banyak yang tidak menyadari bahwa telah terbentuk seorang bayi yang siap dilahirkan. INGAT: setelah kelahiran seorang anak laki-laki atau anak perempuan, perjuangan belum berakhir malainkan ini teruslah berlanjut selama nafas masih berhembus. Demikian jugalah dalam kehidupan ini, abaikan gangguan kecil tetapi perhatikan kebaikan yang sederhana. Tekunilah kesederhanaan itu dengan sungguh-sungguh sehingga kehidupan anda terus berkembang setidak-tidaknya menjadi lebih baik dan lebih benar. Dan bila Tuhan mengijinkan maka anda akan beroleh ide-ide kreatif dibalik recehan yang anda kumpulkan.

Salam tegar!

Iklan

2 comments

  1. […] Kami akan mengungkapkan kenyataan yang sangat fundamentalis kepada semua pembaca setia : “ADA POLA YANG DIBUTUHKAN SAAT ANDA MENYELESAIKAN MASALAH-MASALAH PRIBADI (menyoal tentang diri sendiri yang mana menyangkut manajemen pola pikir, intelektual, emosional, spiritual dan lain-lain) DIMANA POLANYA SAMA SAAT ANDA HENDAK MENYELESAIKAN MASALAH-MASALAH SOSIAL DI DALAM MASYARAKAT TERMASUK JUGA GEJOLAK YANG SUDAH BERLARUT-LARUT LAMANYA”. Inilah yang dinamakan dengan “hal-hal kecil mengawali hal-hal besar”. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s