17 Cara Mengusir Serangga Dari Rumah Dan Lingkungan Sekitarnya

Tips & trik mengusir membasmi serangga pengganggu dari lingkungan rumah anda

Ada pepatah mengatakan, “dimana ada gula disitu ada semut“. Artinya (dalam terjemahan pribadi), dimana ada makanan maka disitupula terdapat serangga. Hewan kecil ini selalu hadir dimana ada bahan makanan bahkan sekalipun itu hanya sisa-sisa bahan organik yang terbuang begitu saja di atas meja makan dan dilantai.

Mungkin beberapa orang dari kita tidak begitu senang dengan kehadiran makhluk kecil ini di sekitar tempat tinggalnya. Yang lainnya mungkin akan merasa ketakutan bahkan ada juga yang mengalami fobia terhadap hewan tertentu (misalnya tikus, kecoak, cacing dan lain sebagainya). Tapi, kami sendiri tidak setakut itu tapi tetap juga tidak berani membunuh serangga ini secara sepihak dengan sembarangan.

Tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada orang yang tidak mengerti peran makhluk kecil disekitar kita. Mereka lebih memilih untuk menjunjung tinggi kebersihan diseluruh sudut rumah, baik dikamar tidur, ruang makan, dapur, garasi, toilet bahkan dihalaman belakang sekalipun. Membasmi dan membunuh semua serangga yang ditemukan karena dianggap sebagai pengganggu. Ada beberapa akibatnya jika hal ini terus-menerus dilakukan.

  • Jika lingkungan rumah anda tertutup dan jauh dari pinggiran hutan maka memusnahkan semua jenis binatang kecil ini memang baik.
  • Sekalipun anda telah membunuh semua yang terlihat namun sadarilah bahwa beberapa masih bisa bersembunyi di sudut-sudut ruang, lubang tanah, hasil retakan dan ruangan kosong dalam rumah anda. Mereka yang mampu bersembunyi inilah yang nantinya akan meledak populasinya dan menjadi hama.
  • Apabila lingkungan rumah anda terbuka dan dekat dengan pinggiran hutan maka langkah yang anda tempuh  baiknya diawal saja. Konsekuensinya kemudian adalah semakin banyak binatang dari hutan yang mendatangi rumah anda.

Rantai makanan dan pengendalian serangga

Tahukah anda bahwa dunia hewan, termasuk dunia serangga memiliki siklus rantai makanan yang berputar sempurna dan telah mencapai titik keseimbangannya. Istilah yang lebih seru adalah serangga yang satu (besar) memakan serangga yang lain (kecil). Bahkan kerasnya alam liar dapat membuat sesama hewan saling memakan/ kanibalisme untuk saling mengendalikan. Sehingga jumlah hewan pengganggu yang ada di dalam rumah dan lingkungan sekitar dapat ditekan sedemikian rupa (bukan dimusnahkan/ dipunahkan melainkan populasinya diminimalisir hingga tidak sampai menimbulkan gangguan yang berarti bagi manusia.

Memusnahkan/ membunuh/ menghilangkan sama sekali salah satu jenis serangga (terutama jenis predator) yang hidup di lingkungan rumah dapat menimbulkan ledakan populasi serangga tertentu yang selama ini menjadi mangsanya (predator tersebut). Pada akhirnya ledakan populasi ini akan merepotkan anda sendiri karena hewan kecil ini telah berubah menjadi hama yang mewabah, tidak terkendali dan sangat mengganggu.

Apa yang menarik serangga & hewan pengerat sehingga betah berlama-lama bahkan membuat sarangnya di dalam maupun di luar rumah anda?

Serangga adalah salah satu jenis hewan yang paling banyak keberadaannya. Hewan pengerat adalah sejenis omnivora yang memakan segalanya, makanan sisa, makanan hewan, serangga dan juga perabotan rumah. Beberapa diantaranya yang dianggap sebagai pengganggu adalah tikus, lalat, kecoak, nyamuk, semut dan lain sebagainya. Ada banyak jenis atraktan yang dapat menarik perhatian serangga untuk mendekat disekitar kita, yakni sebagai berikut.

  1. Kerusakan lingkungan yang terjadi disekitar pinggiran hutan.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa lingkungan hutan yang rusak dapat mengundang beberapa serangga yang sedang kelaparan untuk memasuku pemukiman warga. Oleh karena itu, jagalah kelestarian pohon agar hutan tetap menyediakan makana bagi semua makhluk hidup disana.

  2. Hilangnya sumber nutrisi akibat gangguan rantai makanan.

    Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa jika memunahkan salah satu jenis serangga di lingkungan tempat tinggal anda maka predator hewan tersebut (yang telah dieliminasi) akan kehilangan sumber makanan sedangkan mangsanya (yang telah dieliminasi) akan meningkat populasinya. Pada akhirnya sang predator akan merambah nutrisi dari makanan yang terdapat di rumah sedangkan mangsanya akan menjadi hama yang tidak enak dipandang.

  3. Lingkungan rumah yang tidak bersih dan tidak tertata rapi.

    Anda perlu menyediakan waktu luang setidaknya dua kali sehari untuk membersihkan tempat tinggal. Jangan menunda sampai besok karena hewan kecil ini sangat menyukai tempat yang tidak bersih dan berdebu.

  4. Pakaian kotor yang tidak kunjung dicuci.

    Biasanya pakaian yang kotor menghasilkan bau keringat yang biasanya kaya dengan bahan organik yang menarik perhatian serangga pengganggu. Pakaian yang kami maksud disini bisa saja gorden, taplak meja, lap meja, sprei, bantal, baju, celana, baju dalam dan lain sebagainya.

  5. Ruang makan dan peralatan makan yang tidak segera dibersihkan.

    Pada saat anda dan keluar tercinta selesai makan maka sebaiknya jangan menunda untuk melap dan membersihkah meja dari remeh-remeh makanan. Tidak lupa juga untuk menyapu lantai meja makan agar makanan sisa yang berjatuhan disana tidak mengundang hewan kecil pengganggu. Demikian juga dengan peralatan makan yang telah selesai digunakan, alangkah baiknya jika langsung dicuci atau setidak-tidaknya jangan tunggu sampai besok.

  6. Rumah yang terbuka di malam hari.

    Ada banyak jenis serangga yang aktif secara nokturnal (di malam hari). Jika pintu-pintu dan jendela masih dalam keadaan terbuka maka ada kemungkinan serangga nokturnal ini akan masuk ke dalam rumah anda. Oleh karena itu penting bagi anda untuk menutup sebagian besar jalur akses menuju rumah ketika malam telah tiba.

  7. Sedang menggunakan wewangian tertentu.

    Serangga lebih banyak menggunakan hidungnya untuk melihat dibandingkan dengan matanya. Mereka akan sangat tertarik dengan bau-bau tertentu. Jika anda menggunakan parfum atau wewangian maka ada kemungkinan bila hal itu akan menjadi atraktan bagi mereka untuk bertandang dan memasuki rumah.

  8. Memang lagi musimnya.

    Ada hewan yang memiliki musim tertentu untuk keluar dari sarangnya lalu beterbarangan menuju pemukiman tepatnya berputar-putar di bawah lampu sewaktu malam tiba. Laron memiliki musimnya sendiri untuk bergerombol dan masuk ke dalam rumah Oleh karena itu maklumilah hal tersebut.

Cara mengusir serangga dan binatang pengerat lainnya dari lingkungan rumah secara alami, murah dan mudah dilakukan.

Setelah mengetahui faktor yang menyebabkan serangga lebih suka berkeliaran di sekitar hunian anda ketimbang di dalam hutan itu sendiri. Maka yang berikutnya akan kami sajikan adalah bagaimana caranya mengusir dan mengendalikan keberadaan binatang tersebut. Berikut selengkapnya.

Aturan Umum

  1. Takut akan Tuhan.

    Kami pernah membaca di dalam Kitab Suci bahwa ketika suatu bangsa tidak takut akan Tuhan, melakukan penindasan dan berlaku tidak adil di segala sudut kotanya maka Tuhan akan mengutus binatang buas untuk memunahkan mereka. Tidak tertutup kemungkinan salah satu dari binatang buas itu adalah serangga. Oleh karena itu, mulai saat ini perhatikan seluruh pikiran, perbuatan dan perilaku anda berkenan di hadapan Tuhan.

  2. Aturan pertama: Bila rumah anda tertutup dan jauh dari pinggiran hutan.

    Jika pemukiman anda letakknya jauh dari hutan ditambah lagi selalu tertutup siang dan malam (menggunakan AC). Anda dapat memusnahkan dan membunuh semua jenis serangga yang ditemui. Hal ini tidak akan berpengaruh banyak karena akses masuk ke dalam rumah sangat dibatasi dan selektif sehingga ada kemungkinan serangga tidak akan bertambah melainkan terus berkurang lewat proses pembersihan yang dilakukan secara rutin.

  3. Aturan kedua: bila rumah anda terbuka dan dekat dengan pinggiran hutan.

    Keadaan ini mengharuskan kita untuk bersosialisasi bahkan ramah dengan serangga predator. Oleh karena, besarnya kemungkinan serangga untuk keluar masuk ke dalam hunian anda. Sehingga sekalipun jumlah yang masuk banyak akan tetapi jika dapat di halau sebagian besar oleh sahabat predator alhasil jumlah serangga yang masih dapat berkeliaran di dalam rumah lebih sedikit.

    Anda tidak dimungkinkan untuk bersikap terlalu over protektif terhadap hewan ini. Sebab keadaan ini akan memungkinkan terjadinya ledakan populasi jenis tertentu sehingga menjadi hama yang cukup merepotkan Ibu rumah tangga.

    Cara fisik menjauhkan serangga

  4. Menjaga keasrian hutan di sekitar anda.

    Hutan adalah plasma nutfah yang menjadi sumber nutrisi bagi seluruh makhluk yang ada disalamnya termasuk serangga dan hewan pengerat. Jika keberadaan hutan tetap terjaga maka semua jenis hewan akan betah berlama-lama di dalam sana tanpa harus perlu ke luar untuk masuk ke dalam pemukiman masyarakat.

    Akan tetapi, jika hutan telah rusak maka pastilah serangga yang ada disana akan hijrah ke pemukiman warga dan juga masuk ke lahan-lahan pertanian.

  5. Membersihkan lingkungan rumah dari sampah organik.

    Ada baiknya jika anda selalu memperhatikan kebersihan hunian baik dalam maupun luar. Jangan biarkan sampah-sampah tergeletak tak beraturan begitu saja melainkan kumpulkan & sapulah semuanya itu kemudian letakkan dalam wadah penampungan (tempat sampah) yang tertutup.

  6. Bersihkan lingkungan rumah dari pakaian kotor yang berhari-hari.

    Alangkah baiknya jika anda menentukan jadwal khusus untuk membersihkan berbagai jenis pakaian dari dalam rumah. Mulai dari baju, celana, pakaian dalam, sprei, gorden, kesek kaki dan lain sebagainya. Jangan suka menunda dan menggantungkan pakaian kotor selama berhari-hari.

  7. Tutup rumah jika malam telah tiba.

    Hal ini penting karena beberapa jenis serangga aktif dimalam hari dan cenderung mengikuti arah lampu. Jika anda menutup sebagian besar akses untuk masuk ke dalam rumah (misalnya keliling semua jendela dan pintu kecuali yang menghadap ke depan/ pintu masuk). Ini adalah langkah antisipatif sesaat setelah malam tiba agar jumlah serangga yang masuk ke dalam dapat diminimalisir.

  8. Gunakan jaring anti serangga pada setiap ventilasi rumah.

    Ini merupakan jaring-jaring kecil yang diletakkan di depan ventilasi dalam rumah anda agar serangga dapat dihalau untuk masuk ke dalam. Pemanfaatan jaring seperti ini dapat turut menekan (meminimalisir) jumlah serangga pengganggu yang masuk ke dalam hunian anda.

  9. Memakai kelambu di malam hari.

    Khusus bagi anda yang dilingkungan rumahnya banyak nyamuk, disarankan untuk menggunakan kelambu saat tidur. Sehingga sekalipun nyamuk bisa masuk ke dalam akan tetapi ia tidak sampai menghisap darah anda. Simak juga, Cara menghalau nyamuk dari sekitar rumah

  10. Matikan lampu.

    Khusus untuk serangga yang hadir musiman pada malam hari di lingkungan rumah. Anda tidak perlu repot-repot menyambut kedatangan mereka. Cobalah untuk meniadakan apa yang membuat mereka tertarik untuk mendatangi rumah anda, yaitu lampu.

    Jika anda mulai menyadari bahwa serangga ini sudah memulai agresinya maka lakukanlah langkah antisipasi dengan cara mematikan seluruh lampu yang ada di dalam rumah (terkecuali lampu yang letaknya di luar rumah). Langkah semacam ini ditempuh untuk menggiring mereka keluar dan menghindari mereka untuk 😀 bunuh diri 😀 di dalam rumah.

    Menggunakan teknik kimiawi alamiah

  11. Hindari menggunakan parfum setiap hari.

    Ada baiknya jika anda membatasi diri untuk tidak menggunakan parfum setiap hari. Terlebih bagi yang tinggalkan dekat dengan hutan. Sebab bisa saja parfum yang anda gunakan menjadi atraktan yang memancing hewan tertentu untuk mendekat dan masuk ke area tempat tinggal anda.

  12. Manfaatkan garam dalam kehidupan anda.

    Konsumsilah garam dalam takaran isotonik untuk membuat anda lebih sehat dan panjang umur. Senyawa ini juga diketahui dapat mengusir serangga. Keringat yang mengandung garam disinyalir tidak mereka sukai.

    Andapun dapat memanfaatkan senyawa ini dalam pencucian berbagai perabotan rumah tangga termasuk saat mengepel lantai, mengelap meja, membersihkan pintu dan jendela juga dinding.

  13. Gunakan jeruk nipis dalam berbagai kesempatan.

    Jeruk mampu membuat kesehatan anda meningkat. Vitamin C dosis tinggi yang dikandungnya adalah antioksidan yang baik untuk mengusir penyakit. Buah ajaib ini juga diketahui mengandung minyak asiri yang wanginya tidak disukai oleh serangga. Andapun dapat memanfaatkan buah ini untuk melakukan aksi bersih-bersih di dalam maupun di luar rumah sehingga wanginya yang semerbak menghalau aktivitas mereka.

  14. Gunakan kapur atau cangkang telur.

    Diketahui juga bahwa zat kapur tidak disukai oleh serangga. Jika anda memiliki sedikit dana maka dapat memperoleh/ membeli zat kapur ini dari mereka yang suka menjual sirih di pasar/ di pajak. Cara penggunaannya cukup mudah, hanya dengan menggosokkan zat tersebut pada daerah tertentu agar tidak dilalui oleh serangga.

    Andapun dapat memanfaatkan sumber daya lain dari bahan sampah yang sebenarnya sudah dibuang orang yaitu menggunakan cangkang telur. Hancurkan sampai halus (giling) cangkang telur dimaksud lalu berikan sedikit air agar strukturnya kenyal dan mudah lengket. Atau bisa juga dengan langsung menaburinya pada sarang serangga pengganggu.

    Menekan serangga dengan cara biologis

  15. Bersahabat dan akrab dengan predator – khusus aturan dua.

    Musuh dari musuhmu adalah temanmu“. Inilah sepatah perumpamaan yang menandakan bahwa anda harus berteman dengan predator untuk membantu mengamankan area rumah dari serangga pengganggu.

    Laba-laba dengan jaringnya yang luas.

    Makhluk kecil ini sangat terkenal dari zaman ke zaman. Bahkan dalam Kitab Suci sendiripun kisah tentang seekor laba-laba yang menolong seorang Nabi sekaligus sebagai seorang raja pilihan Tuhan.

    Satu-satunya masalah dengan serangga ini adalah sarangnya yang kadang semerautan sehingga membuat rumah terlihat kotor. Ini dapat anda antisipasi dengan cara mengurangi ukuran sarangnya (menggunakan sapu/ sebilah bambu tanpa harus membunuh. Ingat, hanya mengurangi sebagian bukan seluruhnya.

  16. Cicak.

    Ini merupakan kadal yang paling ramah dengan manusia. Anda dapat membiarkannya berpatroli di atas plafon dan dinding rumah maka ia dengan sigap akan mengurangi berbagai hama serangga yang datang. Tapi satu-satunyanya yang menjadi masalah adalah  serangan rudal udaranya yang hitam berbintik putih di pagi hari. D

    Sebenarnya masih sangat banyak pemangsa yang dapat anda jadikan teman untuk membantu mereduksi jumlah serangga yang masuk ke dalam rumah. Misalnya
    – katak,
    – ikan,
    – capung,
    – kucing,
    – anjing,
    – ayam,
    – burung
    – dan lain sebagainya.

  17. Manfaatkan tumbuhan yang mengandung wewangian (minyak asiri)

    Pada umumnya, hewan tidak menyukai tanaman yang memancarkan harum yang semerbak. Anda dapat menanam dan memelihara berbagai jenis tanaman holtikultura yang dikenal memiliki kandungan minyak asiri yang tinggi. diantaranya adalah.
    – Bawang putih.
    – Daun serai.
    – Bawang merah.
    – Kantong semar.
    – Jeruk all variant.
    – dan lain sebagainya.
    Tanamlah berkeliling dipekarangan rumah atau bisa juga di dalam pot yang diletakkan dekat dengan pintu dan jendela.

Pahami juga, Tips & trik mengusir lalat

Bagi kita yang tinggal di pinggiran hutan, serangga adalah sahabat. Kehadiran mereka selalu meramaikan malam-malam yang dilalui. Mustahil untuk menghalau apalagi membunuh semuanya. Terkadang kita hanya perlu mengerti dan memberi sedikit toleransi untuk berbagi tempat di rumah yang kita cintai.

Salam hidup ramah!

Iklan

One comment

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s