Gejolak Sosial · Kepribadian

+17 Manfaat, Kerugian, Tujuan, Bentuk Komunikasi & Cara Mengantisipasi Dampak Negatif Perkataan

Manfaat, Kerugian, Tujuan, Bentuk Komunikasi & Cara Mengantisipasi Dampak Negatif Perkataan

Komunikasi adalah (1) pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yg dimaksud dapat dipahami; hubungan; kontak; (2) perhubungan (KBBI). Bagi kami, komunikasi adalah cara menyampaikan/ mengutarakan/ membuka maksud hati kepada orang lain. Manusia sebagai iindividu memiliki kebutuhan dan harapan yang berbeda-beda. Setelah berbaur menjadi satu dalam kehidupan sosial bersama, ia harus membuka dirinya kepada orang lain sehingga terjadi penyesuaian suasana hati dengan lingkungan sekitar.

Ciri khas utama dari kehidupan bermasyarakat adalah terjadinya proses komunikasi, baik satu arah, dua arah, tiga arah dan lain sebagainya. Tanpa tutur kata yang lancar dan tepat tidak ada yang namanya hidup bersama melainkan semuanya pada mengurus-urusannya sendiri. Ini adalah dimensi ke dua dalam kehidupan manusia setelah pikiran (dimensi pertaman) dan sebelum perbuatan (dimensi ketiga).

Tutur sapa yang kita lakukan bukan hanya kepada sesama melainkan juga ketika hidup bersama dengan makhluk lainnya. Mereka yang memiliki hewan peliharaan pastilah mengenali apa yang kami maksudkan disini. Pada dasarnya, komunikasi mencerminkan suasan pikiran seseorang. Orang yang sudah berpengalam dapat membaca hati seseorang hanya dengan menilai lisan lawan bicara.

Banyak hal yang dapat diekpresikan lewat kata-kata, mulai dari yang paling baik sampai yang paling buruk, dari yang paling manis sampai yang paling buruk, dari yang paling menyemangati sampai yang paling mengecewakan, semuanya itu muncul lewat lisan yang terucap sehari-hari. Sekarang tergantung bagaimana pusat komando/ kemudi/ pikiran mengaturnya. Artinya, apa yang selama ini anda isi di otak maka lisannyapun tidak akan jauh-jauh dari hal tersebut.

Komunikasi adalah pemersatu

Komunikasi adalah penghubung antar individu dalam suatu kelompok masyarakat. Tidak akan ada orang yang bisa menebak perasaan anda sebelum mengungkapnya. Oleh karena itu, milikilah sikap yang terbuka & jujur satu-sama lain sehingga orang lainpun dapat segera menentukan sikap. Bukan malah menduga-duga apalagi kalau sudah sampai berprasangka buluk.

Sadarilah bahwa orang lain bukanlah dukun/ ahli jampi yang dapat membaca isi hati anda. Harus mulai membuka diri lalu mengutarakan apa yang anda pikirkan baik secara langsung maupun tidak langsung. Apapun pemikiranmu yang harus diketahui oleh orang lain maka sampaikanlah itu dengan lugas agar jangan ada dusta diantara kita. Ingatlah bahwa dusta dapat memicu kebencian, dendam dan amarah yang beresiko menyinggung persatuan & kesatuan (mengganggu kebersamaan)

Tujuan komunikasi

Terlebih dahulu, kita perlu mengetahui apa niat/ alasan/ tujuan seseorang sesaat sebelum melakukan dengan sesamanya. Berikut ini alasan mengapa bertutur sapa itu penting dalam pergaulan sehari-hari.

  • Menyampaikan isi hati/ perasaan/ pendapat/ pikiran/ pandangan sendiri.
  • Mengutarakan kemauan untuk mengetahu sesuatu (bertanya).
  • Menyebarkan informasi kepada sesama.
  • Hanya sekedar mencari kesenangan/ bersenang=senang/ bercanda.

    Simak juga, Lebih baik bercakap-cakap daripada berhubungan seks

Bentuk & jenis komunikasi

Berkomunikasi tidak hanya dilakukan dengan menyampaikan kata-kata. Melainkan hal ini juga dilakukan dalam bentuk-bentuk lainnya. Berikut selengkapnya.

Menurut cara penyampaiaanya terdiri dari.

  • Komunikasi tulisan. Menyampaikan buah pikiran kepada orang lain dalam bentuk tulisan.
  • Komunikasi lisan/ verbal. Mengutarakan maksud hati kepada orang lain dalam bentuk tutur kata yang terucap.
  • Komunikasi nonverbal. Mengkomunikasikan informasi yang diperoleh melalui bahasa tubuh.

Menurut keperluaannya, terdiri dari.

  1. Yang terjadi karena kebutuhan. Karena butuh, oleh karena itu dikomunikasikan.
  2. Muncul begitu saja. Sebuah reaksi spontanitas yang terjadi begitu saja tanpa direncanakan misalnya saat ramah-tamah dengan sesama.
  3. Berlangsung berdasarkan instruksi. Seseorang meminta anda untuk menyampaikan ini dan itu kepada orang lain.

Menurut subjeknya/ sumber informasinya, terdiri dari.

  • Satu arah. Seperti pada televisi dan radio.
  • Dua arah. Yang terjadi antara dua orang yang menyampaikan sesuatu secara responsif..
  • Komunikasi dari segala arah. Terjadi antara lebih dari dua orang yang saling bertutur kata.
  • Komunikasi kelompok. Proses yang terjadi seperti dalam ruang belajar, ruang diskusi, rapat dan sebagainya.

Menurut media penyampaiannya, terdiri dari.

  • Lewat tulisan.
  • Melalui kata-kata.
  • Lewat gerakan.
  • Melalui poster.
  • Lewat papan pengumuman.
  • Menggunakan baliho/ pamflet.
  • Melalui radio.
  • Lewat televisi.
  • Menggunakan internet: telepon, pesan singkat, video call, tulisan, gambar dan video. Jaringan nirkabel yang menyediakan layanan informasi jarak dekat amupun jauh.

Menurut kedekatan para pelaku komunikasi, terdiri atas.

  • Secara Langsung. Proses komunikasi antara komunikator dengan komunikan berlangsung secara langsung (tatap mata)
  • Secara Tidak langsung. Terdiri dari
    – Komunikasi pihak ke tiga. Menyampaikan pesan kepada seorang teman (pembawa pesan) untuk disampaikan kepada komunikan.
    – Komunikasi dengan media tertentu. Menyampaikan pesan kepada orang lain melalu media tulisan dan/ atau media teknologi tertentu baik secara langsung (live) maupun dari hasil rekaman (recorder).

Manfaat berkomunikasi

Seseorang tidak berkata-kata kalau itu tidak penting. Oleh karena kepentingan tertentu mereka saling berucap. jBerikut ini akan kami uraikan beberapa manfaat seputar komunikasi.

  1. Mengawali sebuah hubungan yang baik.

    Jika anda ingin membangun hubungan yang baik dengan mereka yang baru dikenal maka yang anda butuhkan adalah kesan pertama yang ramah dan santun.

  2. Membangun kedekatan dengan seseorang. Jika anda hendak lebih dekat dengan seseorang maka mulailah bersikap terbuka, jujur dalam berkata, konsisten saat menentukan pilihan dan tegas saat mengambil keputusan.
  3. Memberi perhatian kepada sesama. Memperhatikan orang lain dapat diwujudkan dengan kata-kata bahkan dengan bahasa tubuh saja sudah dapat dibaca bahwa anda sedang memperhatikan seseorang, milsalnya dari gerakan mata
  4. Menyampaikan pendapat/ opini tentang sesuatu.

    Saat hendak mengutarakan argumen tentang sesuatu sampaikanlah langsung kepada orangnya pada waktu dan kesempatan yang tepat.

  5. Menyatakan cinta kepada orang lain. Saat anda sudah cukup umur dan merasa suka dengan seseorang maka ungkapkan saja perasaan itu langsung kepada orangnya. Tidak ada salahnya juga jika anda mengatakannya kepada orang terdekat/ orang tua yang bersangkutan.
  6. Mengungkapkan kesedihan – duka. Tidak sedikit situasi dalam hidup ini yang mengundang rasa iba di hati. Anda dapat mengungkapkan perasaan ini lewat kata-kata atau bisa juga dengan bahasa tubuh, misalnya merangkul/ memeluk dan menangis.
  7. Mengutarakan kekurang cocokan kepada seseorang atau benda tertentu. Manusia dilahirkan berbeda, itulah kenyataannya. Perbedaan itu harus ditindaklanjuti dengan penyesuaian diri. Akan tetapi, jika sudah berusaha menyesuaikan selama beberapa bulan bahkan menahun namun belum menemukan titik terang maka lebih baik berjauhan dahulu untuk menemukan pencerahan agar kelak bisa kembali bersama.
  8. Menyampaikan keraguan. Setiap dari kita bisa saja berpapasan pada keraguan disana-sini. Sekalipun demikian ditengah semua situasi sulit itu jangan pernah merasa kuatir. Usahakan untuk menyampaikannya dengan lugas sembari mengingatkan dan memperbaiki sebisa mungkin. Pada akhirnya, serahkan segala kekuatiranmu kepada Yang Maha Kuasa.
  9. Menyatakan kekecewaan. Rasa kecewa tidak baik jika ditutup-tutupi. Lebih lega rasanya hati ini jikalau semuanya itu diungkapkan langsung kepada orangnya. Tapi ingat, tidak ada faedahnya jika diungkapkan dengan marah-marah/ dengan kekerasan. Melainkan sampaikanlah semuanya itu secara baik-baik sehingga mudah dimengerti dan dipahami oleh lawan bicara.
  10. Mengoreksi sebuah kejadian (memberi kritik).

    Setiap orang memiliki hak bebas untuk menyampaikan pendapatnya tentang sesuatu yang sedang hot dibicarakan oleh khayalak ramai. Pendapat itu bisa berupa kritik yang sekalipun menyudutkan pihak tertentu namun tetap membangun kehidupan bermasyarakat.

  11. Mengajarkan orang lain tentang ilmu pengetahuan dan wawasan. yang positif. Kata-kata yang terucap juga bisa anda manfaatkan untuk mencerdaskan sesama manusia. Ini berlangsung selama anda dapat memanfaatkan kesempatan dan seluruh audiens mampu mengoreksi secara langsung audiense yang di dukungnya.
  12. Menambah semangat seseorang. Tidak mudah untuk menyemangati orang lain. Terlebih dahulu semangatilah diri sendiri. Tetapi alangkah lebih baik jika anda mampu menggali pengalaman sendiri sehingga diberi kesempatan untuk bercerita tentang diri sendiri sehingga lewat semuanya itu dapat menyemangati diri sendri.
  13. Membantu memotivasi orang lain. Jika anda pernah mengalami masalah yang sama dengan yang dihadapi oleh orang tersebut maka yang anda dapat lakukan adalah memotivasinya untuk tetap kuat dan tegar sampai ia menemukan titik terang dalam kehidupannya.
  14. Menambah ilmu pengetahuan & wawasan seseorang. Saat pengetahuan dan wawasan seseorang dibagikannya dengan sesama maka secara tidak langsung ia telah turut mencerdaskan orang lain.
  15. Menanyakan arah. Mencari tahu keberadaan anak/ sanak/ saudara/ sahabat. Terkadang kita butuh sebuah petunjuk untuk menuju kesana ataupun kesini. Kita juga pernah mencaritahu keberadaan seseorang dengan menanyakan lokasi tepatnya.
  16. Mewujudkan kerja sama (kebersamaan) yang langgeng dengan semua orang.
  17. Menjalin persatuan dan kesatuan. Menjadi seia, sekata dalam bersikap.
  18. Turut membahagiakan orang lain.

  19. Menghargai dan menghormati seseorang.

    Pahamilah, Penghargaan dan penghormatan adalah fatamorgana

  20. Salah satu cara untuk mengucapkan selamat & memberikan pujian.
  21. Salah satu cara untuk mengekspresikan diri.
  22. Menghibur diri sendiri.
  23. Masuk dalam ujian kehidupan. Kami kadang berkata di dalam hati: “ya Tuhan, lebih baik kami mengalami ujian komunikasi (pengabaian & penghinaan) sehingga mental dibentuk lebih kuat, semakin dekat dan hanya berharap kepada-Mu. Daripada kami dibentuk oleh kerasnya perang yang tidak pernah berakhir seperti di wilayah negara lain”.

    Simak pula, Macam-macam pencobaan hidup

Kerugian yang ditimbulkan oleh komunikasi yang terpukat banyak.

Mudah bagi seseorang untuk bersilat lidah. Akan tetapi hal ini akan gugur oleh karena sebuah kenyataan. Dibalik dahsyatnya kelebihan ternyata ada juga yang namanya kelemahan agar sikap dan perilaku yang diekspresikan tetap dalam koridor hukum yang berlaku di masyarakat. Berikut selengkapnya.

  1. Awal tersebarnya sebuah informasi yang tidak benar/ penyimpangan.
  2. Disalah artikan oleh orang lain karena artikulasi yang tidak jelas.
  3. Dimanfaatkan orang untuk mendistribusikan sikap kebinatangan daripada kebenaran.
  4. Penipuan dimana-mana terutama didominasi oleh pesan singkat.
  5. Waspada berita yang tidak masuk akal. Penyebaran berita hoax.
  6. Beresiko mengadu domba pihak-pihak tertentu.
  7. Media penyebar fitnah.
  8. Sarana untuk menyebar penghinaan.
  9. Menyesatkan orang lewat konten pornografi
  10. Menjadi pengganggu di dalam masyarakat lewat ujian komunikasi.

Cara mengantisipasi dampak buruk perkataan sesama

Apalah arti kata-kata, ia bagaikan “senapan kosong yang gaungannya saja membahana bagi setiap telinga akan tetapi tidak menimbulkan luka apapun”. Akan tetapi lain halnya ketika anda “menanggapinya dengan serius maka ia seperti panah beracun yang melukai hati dan menyebabkan iritasi”, pada sikap sehari-hari yang cenderung kehilangan kendali karena kebencian, dendam dan amarah pada diri sendiridan orang lain.

Setelah membaca konten di atas maka dapat kita ketahui bahwa berkomunikasi dengan orang lain tidak ada ruginya sama sekali. Semuanya tergantung bagaimana cara anda menanggapinya. Istilahnya adalah sekalipun seseorang melemparkan kotoran ke arah anda maka itu tidak akan mengenaimu selama tidak ditanggapi dengan serius. Akan tetapi jika anda terlalu gede rasa kemudian menanggapinya secara serius alhasil kotoran tersebut bak mendarat di muka anda.

Yang kami maksudkan dalam hal ini adalah sikap selektif dari masing-masing orang. Ambillah yang baiknya lalu abaikan keburukannya sehingga anda dapat menjadikan semuanya itu sebagai pelajaran hidup. Keadaan ini berhubungan erat dengan kemampuan berkonsentrasi dan tetap fokus sebab dunia ini bagaikan buah simalakama: fokuslah pada kebaikannya dan abaikanlah kejelekannya. Alhasil hidup anda akan dibentuk menjadi seseorang yang lebih berguna bukan saja kepada diri sendiri melainkan juga kepada orang lain.

Demikian saja teman. Milikilah bentuk komunikasi yang positif. Salam tegar!

Iklan

4 tanggapan untuk “+17 Manfaat, Kerugian, Tujuan, Bentuk Komunikasi & Cara Mengantisipasi Dampak Negatif Perkataan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s