9 Cara Aktif Memberi & Menebarkan Kebahagiaan Kepada Sesama Dan Lingkungan Sekitar

Cara aktif memberi dan menebarkan kebahagiaan kepada semua pihak, ayo lakukan kebaikan

“Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima“. Demikianlah kata singkat yang sangat bermakna dalam kehidupan manusia. Frase ini kami temukan dalam Kisah Para Rasul 20:35 (Bandingkan). Ayat ini menegaskan kepada kita untuk senantiasa aktif untuk memberi dan menebarkan kebahagiaan kepada sesama dan kepada lingkungan sekitar. Sadar atau tidak kemampuan untuk memberi adalah simbol kemandirian hidup.

Kami pernah membaca sebuah artikel yang menyatakan bahwa rasa bahagia itu hanya bisa muncul saat kita mampu membahagiakan orang lain. Ini seperti hukum tabur-tuai: apa yang kamu tabur maka itupula yang akan dituai. Ada banyak cara untuk menjadi bahagia dimana salah satu diantaranya yakni melakukan kebaikan kepada sesama manusia. Jadi, bahagia itu saat anda mampu memberi dan menebarkan kebaikan kepada sebanyak-banyaknya orang.

Ini tidak berbicara tentang sesuatu yang sulit untuk dilakukan sebab setiap orang telah memiliki potensi dalam dirinya. Potensi yang telah kita miliki sangat mudah untuk dilakukan. Hanya tinggal mengekspresikannya saja maka sudah otomatis kebahagiaan anda diaktifkan. Sebab rasa bahagia itu sudah ada di dalam diri setiap orang, hanya tinggal dipancing dengan cara-cara yang tepat maka semuanya akan mendatangkan manfaat bagi orang lain dan juga bagi diri sendiri.

Ambil kebahagiaan anda kawan! Jangan hanya mau menunggu saja. Sampai kapan anda berharap agar orang lain membahagiakan anda? Daripada menantikan sesuatu yang tidak pasti mendingan langsung lakukan tindakan nyata sehingga semuanya menjadi jelas adanya. Artinya, eksekusi sendiri kebahagiaan itu agar lebih jelas adanya.

Yang kami maksudkan adalah aktiflah mencari kebahagiaan dan kepuasan itu. Dengan demikian kehidupan anda sangat tergantung pada kemampuan diri sendiri. Janganlah pasif menunggu kebahagiaan. Mau sampai kapankah anda bergantung kepada orang lain? Bila begini ceritanya kebahagiaan dan kepuasan akan terasa dangkal sebab ngarep terus kepada orang lain yang belum tentu mau melakukannya.

Jangan abaikan yang sederhana…..

Harus kami akui bahwa saat sedang sendiripun kita tetap masih dapat berbahagia. Artinya kebahagiaan itu tidak hanya diperoleh dari interaksi sosial di dalam masyarakat melainkan ingatlah bahwa ada yang namanya kebahagiaan hati. Saat anda mampu menyempurnakan hati maka saat itulah yang menjadi dasar rasa bahagia yang penuh sekalipun anda hanya seorang diri saja. Bahkan dalam diampun anda mampu berbahagia. Tetapi ingatlah bahwa terus-menerus diam juga tidak baik bagi kemajuan kepribadian anda.

Bukan berarti….

Kami hanya mengingatkan saja, bagaimana tamggapanmu ketika keaktifanmu untuk menyebarkan kebaikan diabaikan/ dicuekin oleh orang lain? Kejadian ini harus anda antisipasi sedari awal sebab resiko rasa sakit yang ditimbulkan oleh karena kebaikan yang bertepuk sebelah tangan. Satu-satunya cara mencegah agar hal ini tidak terjadi bukan dengan menahan diri/ membatasi diri untuk membahagiakan orang lain melainkan berhenti mengharapkan balasan atas perbuatan anda.

Bahkan kami meyakinkan anda bahwa lebih afdol rasanya ketika kebaikan itu bertepuk sebelah tangan sebab balasannya akan diperoleh di Sorga. Memang lebih nyaman rasanya ketika niat baik itu dibalas oleh orang lain, akan tetapi bukankah ini berarti anda sudah beroleh upah! Anda menabur lalu langsung menuai (ketika orang lain membalasnya). Lebih berbahagia rasanya saat dibumi ini kita hanya menabur saja (kebaikan yang bertepuk sebelah tangan) sedangkan tuaiannya nanti setelah masuk Sorga. Agar kita tidak hanya sekedar masuk Sorga melainkan juga beroleh mahkota kehidupan itu. Suatu saat jika anda mengerti maka lebih baik keluar dari zona nyaman tersebut karena rentan dengan sikap bermanja ria lalu ambillah keputusan untuk rela berkorban.

Awas hiperaktif….

Bila anda terlalu mengejar kebahagiaan itu, bisa jadi ia semakin jauh saja. Oleh karena itu lebih baik bersikap biasa saja saat memberi dan menebarkan rasa bahagia itu. Tindakan yang berlebih-lebihan yang dekat dengan kebiasaan hidup yang lebay akan menimbulkan pemborosan sumber daya. Artinya melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan.

Kami tidak bisa mendefenisikan secara lebih spesifik bagaimana itu yang namanya hiperaktif. Ada baiknya jika anda lebih peka terhadap suara hati sendiri. Jika pikiran anda terus terhubung dengan Tuhan niscaya Ia yang dahsyat itu akan memberikan Roh-Nya untuk senantiasa mengingatkan anda agar selalu bertindak tepat dalam segala medan.

Cara aktif memberikan dan menyebarkan kebahagiaan kepada sesama dan lingkungan alam sekitar

Aktif yang kami maksudkan disini adalah keaktifan yang terpimpin dan terkendali yang dikontrol penuh oleh pikiran sendiri. Tanpa pengendalian diri perilaku aktif mencari kebahagiaan justru dapat berdampak sebaliknya yakni menimbulkan kesusahan tersendiri. Berikut akan kami uraikan beberapa cara untuk membuat orang lain berbahagia.

Yang berasal dari dalam diri sendiri.

  1. Mendoakan kebaikan orang lain. Memohonkan berkat kepada semua orang baik maupun jahat. Apakah anda melakukan ini setiap hari.
  2. Ramah tamah: senyum, sapa, sentuh, maaf dan terimakasih.
  3. Memberi petunjuk ketika ditanyakan tentang arah jalan ke tempat tertentu.
  4. Membantu mengambil sesuatu atau disuruh untuk mengambil/ melakukan sesuatu (ini atau itu).
  5. Membantu seseorang menyelesaikan pekerjaannya.
  6. Memberi ide kreatif dan masukan cerdas kepada yang lainnya saat menghadapi masalah kehidupan.

    Berasal dari luar diri ini

  7. Meminjamkan sesuatu kepada orang lain (biasanya barang).
  8. Membantu orang lain sukses, menjadi pelanggan setia, mendukung usahanya dan membeli produk yang dihasilkan.
  9. Berbagi kasih dengan orang lain lewat perbuatan nyata, memberi.

Apa yang kami tampilkan disini berhubungan erat kaitannya dengan kemampuan seseorang untuk melakukan kebaikan berdasarkan sumber daya yang dimiliki. Saran kami, mulailah dari sesuatu yang sederhana. Jika yang kecil saja bisa dilakukan dengan luwes niscaya hal-hal lainnyapun akan diberi kelancaran oleh Yang Maha Kuasa. Simak  juga, Cara menjadi bahagia untuk mengaktivasi hormon kebahagiaan

Salam kebaikan sejati

Iklan

3 comments

  1. […] Anda harus benar-benar bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. KITA BISA HIDUP TANPA PENGHARGAAN DAN PENGHORMATAN DARI ORANG LAIN. Akan tetapi, hidup semakin berat saja saat hati tidak bahagia menjalaninya hari lepas hari. Oleh karena itu lebih penting bagi anda untuk aktif mencari kebahagiaan ketimbang mencari kedua hal ini. Baca juga, Cara aktif mencari kebahagiaan […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s