17 Ciri Khas Rasa Nyaman Yang Sesat – Masalah Adalah Gangguan Kenyamanan

Ciri khas kenyamanan yang sesat, masalah mengganggu rasa nyaman anda

Sebuah ilustrasi tentang kesesatan manusia.

Kembali lagi membahas topik tentang “kenyamanan”. Menurut KBBI kata ini berarti “keadaan nyaman; kesegaran; kesejukan”. Banyak orang ingin nyaman sendiri. Mereka cenderung tidak mau bagi-bagi rejeki. Mereka egois dan melihat segala sesuatu dengan pandangan sempit. Maunya unggul sendiri. Haus akan kekuasan nan serakah. Mereka tidak tahu bahwa perbuatan yang sedang digiatkan sama saja dengan melawan kekuasaan Tuhan.

Ada yang tidak mengerti tentang kehendak Tuhan. Orang-orang egois yang tidak tahu malu. Yang datang dengan iming-iming kekuasaan dan kemewahan di tangannya. Mereka hampa, hatinya kosong oleh hawa nafsu dan keinginan untuk sesuatu yang besar. Ditambah lagi sikap yang tidak tahu malu dan tidak bisa berpikir jernih. Otaknya hanya diisi oleh hal-hal jahat. Berjalan selayaknya orang baik-baik tetapi hati penuh dengan rampasan, hawa nafsu dan keserakahan. Mereka di tawan oleh keinginannya yang sesat.

Hidup dalam dunia yang hampa dan berjalan dalam kegelapan yang dibuatnya sendiri. Mereka sengaja mencpitkakan kenyamanan pribadi untuk dirinya sendiri sehingga orang lain dikorbankan untuk mewujudkannya. Penuh dengan ambisi yang salah. Keinginannya hanya agar dia bisa maju sendiri. Sedangkan orang lain diinjak-injak demi membuatnya nyaman. Mereka mengorbankan kehidupan orang lain dan membiarkan mereka terus terbelakang agar orang-orang ini bisa hidup berlimpah harta duniawi.

Ciri-ciri rasa nyaman yang sesat

Mereka yang hidup dalam keterpurukan batin cenderung tidak mengerti tentang hal ini. Yang diinginkan hatinya hanyalah banyak mana caranya biar semua yang terjadi pasti-pasti saja. Entah itu butuh uang sogokan, entah itu butuh uang suap, entah itu butuh sesembahan, entah itu butuh tumbal. Yang penting bagi mereka adalah pasti sehingga mereka bisa menempuhnya lagi dan lagi dimana tidak ada yang dapat menggoyahkan dan mengganggunya. Terserah mereka hendak melakukan apa.

  1. Segolongan perfeksionis yang menganggap bahwa kenyamanan adalah segalanya.
  2. Hidupnya bertransformasi, tapi ke belakang bukan ke depan : yakni dari manusia yang bersosial menjadi manusia gua primitif versi baru. Manusia yang hidup dalam gua-gua kemewahan pribadi di dalam kenyamanan berlebih-lebihan yang mutlak.
  3. Sekumpulan orang yang haus dengan hawa nafsu seputar penghormatan, kekuasaan dan jabatan tertentu.
  4. Sekelompok kapitalis busuk berusaha menjadi penguasa untuk meraih dan memiliki kemewahan pribadi yang telah diburunya sejak lama.
  5. Busuk karena mereka hanya jago membodo-bodohi orang lain sedang berusah meraih sen demi sen dari kebodohan itu.
  6. Tidak tanggung-tanggung, orang-orang licik ini tidak segan-segan mengorbankan orang lain yang dianggap perlu.
  7. Ada banyak kesempatan yang berusaha untuk digagahi dan didominasi alias dimonopoli oleh orang-orang ini.
  8. Ingin berdiri dan duduk disana namun mencoba untuk main belakang.
  9. Untuk memuluskan usahanya yang keji, menawarkan uang, seks, kekerasan dan perhambaan.
  10. Uang, seks, kekerasan dan kemewahan adalah narkoba yang membuat candu kaum profesional yang intelek dan berpengaruh disuatu wilayah.
  11. Setiap orang yang tidak mampu mengendalikan hawa nafsunya terhadap uang, seks, kekerasan dan perhambaan akan diseret dan dikendalikan oleh orang-orang ini.
  12. Sudah banyak orang yang dijeratnya dalam lingkaran fatamorgana uang, seks, kekerasaan dan perhambaan. Apa yang mereka tawarkan sangat cepat hilangnya bahkan sebelum anda menyadari telah menerimanya.
  13. Mulailah terjadi instabilitas akibat ketidakadilan yang dirasakan oleh rakyat. Kesenjangan sosial yang sangat jauh menimbulkan kecemburuan ditengah masyarakat. Yang miskin tetap miskin sedangkan yang kaya makin bertambah-tambah tambun.
  14. Kemewahan adalah alat kesenangan yang hasratnya semakin melambung tinggi, merusak ekosistem alamiah, membabat hutan sampai ke pedalaman, mengusir dan membunuh hewan yang berkeriapan disana. Semuanya ini menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem.
  15. Iri hati sangat subur, tumbuh, berkembang dan menjalar kemana-mana. Maka timbullah aksi-aksi kejahatan bahkan pemberontakanpun mulai terjadi.
  16. Bumi tidak lagi memberikan hasilnya karena Yang Di Atas menahan berkatnya akibat ketidakadilan yang merajalela.
  17. Pemanasan global mencapai puncaknya. Bencana alam dimana-mana yang menelan segala sesuatu yang ada di atas bumi ini. Pada akhirnya bencana alam inilah yang menyebabkan kiamat.

Masalah adalah gangguan kenyamanan – Realitas

Hati-hati dengan rasa nyaman yang anda miliki. Jika terus membiasakan diri dalam kenyamanan, kapankah anda belajar untuk menjadi lebih kuat? Mental manusia pembawaannya adalah lembut tapi licik. Sedangkan kemewahan membuatmu semakin manja, dalam artian mental anda yang lembut akan semakin rapuh dibuatnya. Jika keadaan ini terus berlanjut niscaya gejolak sosial sedikit saja bisa membuat anda tersandung jatuh, tumbang dan tidak bangun-bangun lagi.

Apabila kemewahan itu terlalu diinginkan maka ada kecenderungan untuk menghalalkan segala cara demi meraihnya. Keinginan itu seperti magnet terhadap kepribadian anda. Semakin besar magnet itu maka semakin kuat juga daya tariknya bahkan menyeret anda untuk mengikutinya, lagi dan lagi, terus-menerus. Sampai-sampai anda tidak menyadari bahwa telah terjadi kesalahan yang diakibatkan oleh perilaku sendiri yang salah.

Inti dari semua persoalan hidup adalah mengusik kenyamanan anda selama ini. Saat hati anda mulai tidak nyaman akan sesuatu maka sadarilah bahwa hal tersebut merupakan cobaan yang harus dilalui dengan penuh ketegaran dan ketabahan. Masalah yang sedang berlangsung kiranya dapat anda maklumi dengan sebaik-baiknya sehingga muncullah konsolidasi positif dari semuanya itu.

Dalam hidup ini, terbiasa hidup nyaman itu mudah, pergi aja ke gunung atau lembah lalu menyendiri disana. Pasti tidak akan ada gangguan/ cobaan hidup/ masalah disana. Akan tetapi, ketabahan/ ketegaran hati adalah hasil latihan dari gangguan kenyamanan yang timbul dalam pergumulan hidup sehari-hari. Jika anda hendak belajar untuk menjadi seseorang yang kuat hatinya maka mulailah keluar dari zona nyaman yang anda ciptakan sendiri. Kemudian biarkan orang-orang sengaja ataupun tidak sengaja mengusik kehidupan anda niscaya mental dan intelektual anda akan ditempa disana.

Salam pergumulan hidup itu indah!

Iklan

2 comments

  1. […] Kenyamanan adalah puncak dari kemakmuran tetapi sayang sekali sudah barang tentu ada efeknya. Terlalu lama dalam rasa nyaman membuat pikiran kehilangan kemampuan untuk berkonsentrasi. Akibatnya, beberapa orang yang tidak cerdas dan kehilangan akal sehatnya akan mencari sensasi ini melalui rokok, minuman beralkohol, seks bebas bahkan narkoba juga. Hidup dalam kenyamanan jelas tidak menantang dan cenderung melemahkan kognisi seseorang [kognisi adalah (1) kegiatan atau proses memperoleh pengetahuan (termasuk kesadaran, perasaan, dan sebagainya) atau usaha mengenali sesuatu melalui pengalaman sendiri; (2) proses, pengenalan, dan penafsiran lingkungan oleh seseorang; (3) hasil pemerolehan pengetahuan]. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s