8 Level Konsentrasi Berpikir Dalam Berbagai Situasi

Level Konsentrasi Berpikir Dalam Berbagai Situasi

Pikiran adalah sumber inspirasi yang mengendalikan seluruh anggota tubuh anda. Baik-buruknya, benar-jahatnya, halus, lembut dan kasarnya sikap anda ditentukan oleh otak. Kecerdasan berpikir dibentuk dari latihan yang sering anda lakukan. Inspirasi melunakkan keinginan hati dan mengekang indra yang anda miliki. Tanpa inspirasi kehidupan anda liar bagaikan kuda tanpa tali les. Apa yang sering anda alami, apa yang sering anda resapi/ citrakan, apa yang sering anda lakukan. Kebiasaan-kebiasaan positif yang anda lakukan sehari-hari sangat mempengaruhi kecerdasan anda.

Saat baru dilahirkan dari kandungan Ibunda, kitalah orang yang sangat sensitif. Gangguan sedikit saja sudah membuatmu menangis sekencang-kencangnya. Semua rasa sakit terlepas tanpa ada yang dapat menahanmu. Hanya kehadiran, belaian, suara dan pelukan Bundalah yang mampu menenangkanmu. Seiring waktu berlalu kitapun mulai belajar untuk mengkonsentrasikan pikiran sehingga hidup menjadi lebih baik.

Konsentrasi murni merupakan hasil latihan yang terus menerus. Ini sifat yang menguntungkan namun tidak diturunkan dan tidak terikat dengan gen atau kromosom apapun. Anda butuh terus menerus-melatihnya sehingga menghasilkan sesuatu yang unik dan spesial bagi kehidupan kita. Hindari terus-menerus berada di zona nyaman yang sepi dan syarat dengan kemewahan dimana gangguan sosial itu tidak ada. Suatu saat anda akan mengerti bahwa masalah dapat membuatmu lebih cerdas.

Sadar atau tidak, otak kita penuh dengan labirin yang belum dijelajahi. Labirin itu seperti benang kusut yang semeraut/ kacau balau. Butuh latihan untuk membuatnya tertata rapi dan mampu berkonsentrasi terhadap hal-hal tertentu. Pergumulan hidup adalah sebuah cara Tuhan untuk melatih kepribadian anda sehingga lebih teruji dalam segala sesuatu. Selain mencerdaskan secara intelektual, emosional, sosial dan juga kerohanian.

Tingkatan Konsentrasi berpikir dalam berbagai situasi dan gejolak sosial

Kemampuan berkonsentrasi setara dengan kecerdasan seseorang. Ini berhubungan dengan efektifitas dan efisiensi berpikir seorang manusia. Konsentrasi pikiran juga turut memurnikan kebaikan hati anda sebab niatan itu tetap tulus dan konsisten sekalipun diuji oleh berbagai-bagai masalah yang datang. Sebenarnya mudah mengatakannya, “diam dan tersenyum saat ada orang yang menghina dan merendahkanmu”. Akan tetapi sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu anda butuh latihan sehingga pikiran mampu mengkonsentrasikan rangsangan yang keras menjadi lebih positif.

Baiklah, akan kami ungkapkan beberapa hal yang menjadi tingkatan konsentrasi berpikir. Anda harus berada diawal untuk merasakan kebenarannya lalu berjuang untuk mencapai yang tertinggi untuk mengecap pengaruhnya. Berikut selengkapnya.

  1. Konsentrasi berpikir level satu : Pikiran kosong.

    Sadar atau tidak pikiran yang masih/ senantiasa kosong menandakan minimnya kesadaran seorang manusia. Sama seperti balita dan anak-anak anda yang masih kecil. Hampir dapat dikatakan bahwa mereka kurang sadar dalam berekspresi sehingga sering melakukan ketelodoran/ kekhilafan dalam kesehariannya. Jika saat ini pikiran anda masih kebanyakan kosong niscaya kehidupan andapun masih kurang efektif dan efisien.

  2. Konsentrasi pikiran level dua : Mampu berkonsentrasi di saat situasi sedang tenang dan hening.

    Kebanyakan teman-teman kami mampu melakukan hal ini. Tidak susah berpikir dalam situasi yang hening dan tenang. Sebab indra yang tidak terganggu mampu mengkonsentrasikan pikiran pada hal-hal tertentu saja. Semua orang bahkan kami sendiripun merasa bahwa situasi seperti ini adalah keadaan yang paling nyaman untuk tidur bukan berpikir.

  3. Konsentrasi berpikir level tiga : Kemampuan untuk berkonsentrasi di saat gangguan awam terjadi.

    Kita tidak sendiri dalam hidup ini bahkan di rumah sendiripun tidak, setidaknya ada beberapa anggota keluarga yang menemani anda. Ditambah lagi ketika rumah anda berada dipinggiran hutan yang asri dan sejuk. Dimana disana ada berbagai-bagai suara hewan diantaranya adalah jengkrik, ayam, burung, katak/ kodok dan lain sebagainya. Semuanya itu terkesan sayup tapi merdu ditelinga anda sehingga dapat memberikan sensasi rasa tenang seketika. Ditengah semua suara nan merdu dan sayup itupun kita masih dapat berkonsentrasi untuk berpikir. Baca juga, Alam bernyanyi memuji Tuhan.

  4. Konsentrasi pikiran level empat : Suasana musik & suara keras yang ditelinga.

    Kerap kali dalam hidup ini, kita diperhadapkan dengan suara lain dan musik yang agak keras di telinga. Bila dipikir matang-matang semuanya itu dapat mengganggu konsentrasi berpikir. Ada juga banyak suara di luar sana yang lumayan bising/ berisik. Diantaranya adalah suara knalpot bising, teriakan orang lain, suara truk menggelegar dan suara-suara lainnya yang saat pertama lumayan mengejutkan. Jika anda mampu berkonsentrasi pada saat-saat seperti ini berarti anda sudah mencapai tingkatan yang lebih baik dari sebelumnya.

  5. Konsentrasi berpikir evel lima : Keadaan riuh dalam keramaian.

    Dalam karamaian manusia yang berisik, mampukah anda untuk tetap berkonsentrasi pada hal-hal tertentu saja? Jika tidak terlatih niscaya banyaknya bibir yang terbuka akan melemahkanmu. Saat pikiran senantiasa mampu berkonsentrasi dalam situasi ini, artinya anda adalah seorang yang mampu bertahan saat dikeroyok oleh orang lain.

  6. Konsentrasi pikiran level enam : Situasi yang tidak bersahabat – kacau-balau.

    Bila diperhatikan dengan seksama, terdapat banyak keadaan yang mungkin mendatangkan gangguang berat dalam hidup ini. Diantaranya adalah saat teman-teman terlibat cek-cok dengan orang lain, ketika tetangga terlibat adu mulut dengan tetangga yang lain, saat beberapa orang sedang bercakap-cakap dengan nada yang tinggi dan lain sebagainya. Jika anda masih mampu mengkonsentrasikan pikiran dalam situasi yang berat ini artinya kehidupan anda sudah lebih baik.

  7. Konsentrasi berpikir level tujuh : Dalam keadaan tertekan/ bermasalah/ dalam pergumulan hidup.

    Saat anda bermasalah dengan orang lain lalu ia melampiaskan amarahnya yang penuh kata-kata kasar dan keras kepada anda. Masih mampukah anda untuk tetap menahan diri, menahan bibir dan menahan sikap? Dalam situasi genting orang menyudutkan dan merendahkan anda, masih dapatkah anda tetap diam dan menjawab dengan ramah semua pertanyaannya? Jika anda masih mampu bersabar dalam diam yang ramah menghadapi berbagai cobaan dan ujian hidup berarti anda hampir mencapai level tertinggi.

  8. Konsentrasi pikiran level delapan : Saat berada di bawah titik nadir kehidupan.

    Ini adalah ujian terberat dalam kehidupan anda. Istilah kata orang tua zaman dulu “udah jatuh, tertmpa tangga pula”. Dalam posisi yang paling sial apakah anda masih mampu berkonsentrasi untuk tetap mengeluarkan kebaikan itu? Atau malah terang anda meredup, pudar bahkan hampir padam? Saat masih berada dalam keadaan yang sangat sukar namun masih mampu berkonsentrasi untuk mengekspresikan hal-hal yang positif artinya anda berada dalam posisi tertinggi dalam berkonsentrasi. Simak juga, Tips & trik mengalihkan konsentrasi pikiran untuk mengubah fokus indra.

Pikiran adalah struktur yang sangat rumit dan komplit yang saling berhubungan satu-sama lain. Saat anda mulai belajar dewasa maka beban ikatan ke daerah tertentu akan berkurang dan ikatan ke daerah lainnya akan menjadi kuat, inilah yang dimaksud dengan berkonsentrasi. Sdah pasti, agar sel-sel otak mengabaikan gangguan (mengurangi hubungan) lalu mulai fokus pada hal yang positif (memperkuat hubungan) butuh latihan, ini tidak terjadi secara otomatis. Upayakan latihan untuk berkonsentrasi pada hal-hal positif dalam segala kondisi dimulai dari sekarang. Demikian saja teman.

Salam Indonesia hebat!

Iklan

6 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s