+28 Cara Mengalihkan Konsentrasi Saat Situasi Menjadi Buruk & Tidak Bersahabat

Cara mengalihkan konsentrasi

Pikiran itu seperti stabilizer yang mampu mengontrol kecepatan arus rangsangan dari kelima colokan indra manusia. Ketahuilah bahwa semua yang ada di luar dirimu yang memenuhi dunia ini beserta segala yang ada di dalamnya tidak dapat anda kendalikan sepenuhnya. Satu-satunya yang dapat mengendalikan kehidupan manusia hanyalah peraturan dan hukum yang berlaku di masyarakat.

Dalam hidup sehari-hari ada banyak ragam kejadian yang berlangsung disekitar anda, mulai dari yang baik, buruk, benar, jahat, menghibur, menyedihkan dan lain sebagainya. Mustahil kita mampu mengontrol orang lain disekitar terlebih ketika jumlahnya sudah lebih dari dua orang. Disaat-saat seperti ini, daripada pusing dan lelah mengatur orang lain, lebih baik terlebih dahulu mengatur pikiran sendiri.

Pikiran sangat mudah untuk diatur asalkan anda sering melakukannya. Sebab segala sesuatu di dunia ini di awali oleh hal-hal biasa yang menjadi terbiasa dan lama-kelamaan menjadi budaya. Demikian jugalah saat anda jarang menggunakan pikiran alhasil sulit untuk mengaturnya. Akan tetapi lain halnya jika anda selalu berpikir dalam segala situasi dan kondisi yang dihadapi niscaya pikiran anda semakin tajam. Entah itu tajam kepada kebanaran atau tajam kepada kejahatan, silahkan pilih sendiri teman.

Baca juga, Cara melatih otak yang tidak benar

Dalam situasi yang baik dan benar maka lebih baiklah bagi anda untuk senantiasa berkonsentrasi dan memfokuskan indra pada hal-hal tersebut. Akan tetapi dalam situasi yang negatif dan tidak bersahabat, alangkah lebih baik jika anda mampu mengalihkan konsentrasi kepada hal-hal yang baik dan benar. Jangan biarkan pikiranmu diisi oleh/ membahas hal-hal yang tidak (1) bermutu, (2) amoral dan (3) syarat dengan penyakit hati (kebencian, dendam, amarah, pikiran kotor dan lain-lain).

Apa saja contoh keadaan yang berpotensi mengganggu konsentrasi berpikir?

Ada beragam keadaan yang mungkin dapat mengganggu konsentrasi pikiran anda. Pada dasarnya semua gangguan itu dapat anda kendalikan jika mampu berkonsentrasi untuk melakukan sesuatu yang positif. Semuanya harus dibiasakan agar otak terus dilatih hingga setajam silet. Berikut contoh keadaan buruk/ negatif yang membutuhkan pengalihan konsentrasi berpikir.

  1. Saat muncul rasa kesal.
  2. Ketika kebencian menyeruak.
  3. Kala dendam menggelegar di dalam dada.
  4. Saat amarah yang tidak terkendali hendak menghancurkanmu.
  5. Kala dengki menguasai hati.
  6. Ketika kesombongan bertahta dalam pikiranmu.
  7. Sewaktu lawanmu tidak bisa membuatmu tidur.
  8. Saat kejahatan/ kekerasan menguasai hatimu.
  9. Ketika orang lain memperlakukanmu dengan tidak baik/ kasar.
  10. Saat sedang terjadi gangguan sosial yang tidak disengaja.
  11. Pada saat kita dijahilin/ dikerjai oleh orang lain.
  12. Perilaku sesama yang tidak bersahabat.
  13. Hal-hal yang mampu memecahkan konsentrasi anda.
  14. Bunyi yang keras.
  15. Tulisan mesum/ gambar/ video porno.
  16. Fitnah dari orang lain.
  17. Bully dari teman.
  18. Penghinaan yang takberalasan.
  19. Dan lain sebagainya.

Keadaan ini dapat dialami oleh siapa saja, tua, muda, dewasa, anak, pelajar, mahasiswa, pekerja, baik laki-laki maupun perempuan, baik pemimpin maupun rakyat biasa, ibu rumah tangga maupun kepala keluarga dan lain sebagainya. Gejolak sosial/ masalah sosial itu tidak pandang bulu dan akan mendatangi anda cepat ataupun lambat. Oleh karena itu, persiapkan dirimu kawan.

Selanjutnya, Dasar ujian kehidupan yang dialami setiap orang

Cara mengalihkan konsentrasi saat situasi menjadi buruk dan tidak bersahabat

Bagaimana sebenarnya cara untuk mengalihkan konsentrasi disaat keadaan memburuk? Pada dasarnya pikiran yang terus dilatih akan menghasilkan sesutu yang tidak biasa yang dimulai dari hal-hal kecil. Berikut beberapa yang kami rekomendasikan.

UTAMA – MENCERDASKAN OTAK : Memanajemen pikiran. Mengalihkan fokus konsentrasi pikiran kepada hal-hal positif. Bisa dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  1. Berdiam diri. Anda bisa bahagia dalam diam adalah emas tapi awas hindari pikiran kosong saat sedang melakukannya. Saat berdiam diri lebih baik hubungkan hati anda dengan Tuhan dengan selalu bersyukur buat semua nikmat yang telah Ia karuniakan, syukuri satu persatu, hitung satu persatu.
  2. Senantiasa memfokuskan konsentrasi pikiran kepada Yang Maha Kuasa dalam Firman-Nya dan pujian bagi nama-Nya yang kudus.
  3. Selalu menyegarkan otak yang penat dalam doa-doa yang penuh kerendahan hati.
  4. Membahas dalam hati isi dan makna Firman yang telah dibaca.
  5. Menentukan apa saja kebaikan yang dapat dilakukan namun belum direalisasikan hari ini. Sudah ketemu maka segera realisasikan.
  6. Mencari tahu kira-kira sepanjang hari ini telah melakukan dosa apa. Bila sudah ditemukan maka segara minta maaf.
  7. Menyelidiki lebih dalam lagi apa saja hal-hal yang mungkin telah terlewatkan. Jika sudah menemukannya maka segera diperbaiki.
  8. Memikirkan matang-matang solusi tentang masalah/ pergumulan hidup yang dihadapi.

    Kerja-kerja dan kerja. Sadar atau tidak kerja itu menyenangkan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk mengalihkan konsentrasi.

  9. Tetap lanjutkan pekerjaan anda seperti biasa saat gangguan itu berlangsung.
  10. Menulis untuk mengembangkan cara berpikir manusia.
  11. Melukis dan membuat senirupa lainnya adalah bagian dari mengembangkan bakat. Temukan bakat anda teman lalu kembangkan itu untuk menghasilkan sesuatu yang berguna.
  12. Membersihkan dan merapikan rumah dan lingkungan sekelilingnya (kecuali hari minggu).
  13. Menyuci piring dan juga memasak makanan untuk keluarga.
  14. Beraktivitas membantu pekerjaan orang tua.
  15. Bercengkrama/ bersosialisasi/ berinteraksi dengan sesama.
  16. Jalan kaki keluar rumah dan lingkungan sekitar sambil mencari udara segar.
  17. Berolahraga (mis. senam & hobi lainnya) atau bisa juga menonton secara langsung pertandingan olahraga yang disukai.
  18. Berekreasi/ berwisata ke tempat-tempat tertentu.
  19. Menonton/ menyaksikan pameran karya seni orang lain.

    Mengalihkan fokus indra yang dilakukan dengan cara sebagai berikut.

  20. Membaca Kitab Suci.
  21. Mendengarkan lagu pujian kepada Tuhan.
  22. Menonton acara TV bertemakan agama.
  23. Mendengarkan radio pujian & khotbah tentang kehidupan yang rohani.
  24. Berinteraksi di media sosial (forum) dan browsing di internet untuk menemukan konten tentang edukasi rohani.
  25. Membaca buku-buku berkualitas, misalnya buku pelajaran, kuliah, motivasi. Intinya buku tentang ilmu pengetahuan, wawasan dan kebijaksanaan manusia.
  26. Mendengarkan lagu yang positif dengan genre yang anda sukai.
  27. Menonton acara televisi bertemakan edukasi, kreativitas dan informasi aktual (berita terbaru dari berbagai daerah).
  28. Mendengarkan channel radio positif bertema edukasi dan kreativitas manusia
  29. Berinteraksi di media sosial (forum) dan browsing di internet untuk mencari dan menemukan konten edukatif yang mengembangkan ilmu pengetahuan, wawasan, kebijaksanaan dan bakat anda.
  30. Menonton acara TV kesukaan anda untuk sekedar terhibur.
  31. Berinteraksi di media sosial (forum) dan browsing di internet untuk mencari dan menemukan konten hiburan sekedar refresing.
  32. Dan temukan sendiri.

Ingtlah skala prioritasnya teman, semakin ke atas maka semakin melatih kemampuan berpikir anda. Akan tetapi semakin ke ke bawah maka semakin besar resikonya sehingga mengharuskan anda untuk lebih dewasa dan lebih selektif saat melakukannya.

Demikian saja salam konsentrasi tinggi!

Iklan

6 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s