Kecerdasan Manusia · Kepribadian · Kristen Sejati

+17 Penyebab & Dampak Mengosongkan Pikiran – Cara Mengisi Pikiran Yang Kosong

Bahaya mengosongkan pikiran tidak baik untuk kesehatan mental anda

Pikiran manusia adalah hirarki yang terus berkembang dari hari ke hari. Seperti pohon yang berawal dari satu batang kemudian berkembang menjadi dahan kemudian ranting dan seterusnya dimana ukurannya semakin tinggi, panjang dan lebar dari tahun ke tahun. Tapi bila pikiran tidak diberi makan dan dibiarkan kosong terus-menerus, bagaimana bisa tumbuh dan berkembang?

Pikiran kosong sama saja dengan menanam pohon di tanah yang tandus bahkan di padang gurun. Dimana yang tumbuh disana hanyalah tumbuhan kaktus yang berduri yang tidak pernah menghasilkan buah. Penting bagi anda untuk senantiasa memberi makanan pikiran/ hati setiap saat. Biar bagaimanapun juga, berkembang tidaknya otak ditentukan oleh porsi makan yang diberikan. Ingatlah untuk tidak berlebihan sebab semua yang lebay akan menjadi racun dalam hidup anda.

Camkanlah firman ini : “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.” (Matius 12:43-45)

Memang Tuhan Yesus dahsyat! Sejak dari awal Ia telah mengetahui bahwa pikiran yang kosong adalah sasaran empuk bagi si jahat. Itulah yang kami katakan bahwa berbahaya sekali jika otak anda dalam keadaan kosong karena terlena oleh kenikmatan dan gemerlapan dunia. Adalah tidak baik untuk selalu mengosongkan pikiran. Selama anda sadar, tetap siagakan pikiran untuk senantiasa berfokus kepada Tuhan detik demi detik yang dilalui.

Alasan mengapa pikiran kosong?

Ada banyak faktor yang menyebabkan pikiran manusia menjadi kosong. Berikut selengkapnya.

  • Kesadaran yang kurang. Tidak sedikit orang yang kurang sadar sekalipun indranya tetap terbuka.
  • Kenikmatan dunia. Gemerlapan dunia seperti candu yang bisa membuatmu terlena.
  • Sedang dalam keadaan senang. Suasana yang gembira.
  • Dalam keramaian dan hiruk pikuk dunia. Situasi yang sedang rame adalah saat dimana pikiran beberapa orang menjadi kosong.

Hewan lain, bila pikirannya kosong maka hanya akan diisi oleh hawa nafsu seputar makan, minum, tidur dan hubungan badan. Mereka tidak berbahaya sebab hawa nafsunya hanya berputar disitu saja. Akan tetapi, lain halnya dengan manusia dengan kecerdasannya. Apabila pikiran kosong maka keinginan sesat ditambahkan dengan kecerdasanlah yang akan menguasainya, ujung-ujungnya menjadi serakah. Hewan tidak serakah karena hawa nafsunya namun manusia bersama hawa nafsu dan kecerdasannya berujung pada keserakahan.

Bahaya mengosongkan pikiran

Tidak ada yang dapat mengisi pikiran anda selain diri sendiri yang melakukannya. Selain itu si jahat dapat memasukinya, dialah hawa nafsu dengan berbagai perbuatan daging. Orang lainpun bisa memasukinya. Mereka akan memprovokasi anda untuk melakukan sesuatu yang sesuai dengan kemauan mereka. Berikut selengkapnya dampak negatif pikiran yang kosong.

Si jahat dalam diri sendiri

  1. Egoisme

    Mereka yang memiliki ego yang tinggi cenderung merasa dirinya adalah di atas segalanya. Mengutamakan dan mendahulukan kepentingan pribadi daripada kepentingan orang lain bahkan di atas kepentingan umum juga. Sikap yang egois menunjukkan betapa pikiran seseorang hanya diisi oleh kata aku, aku, aku dan aku terus-menerus seperti itu. Bahkan bila perlu sekalian juga menyatakan bahwa ia lebih penting dari Penciptanya.

  2. Hawa nafsu.

    Setiap orang memiliki keinginan di dunia ini. Keinginan itu berupa hawa nafsu biologis dan sosial. Tetapi keinginan yang tidak terkendali adalah awal dari ketidakdamaian hati. Semakin banyak keinginan itu maka semakin susah untuk menjadi bahagia.

  3. Memaksakan kehendak.

    Merupakan salah satu keinginan yang sangat mencolok didalam kehidupan ini. Terutama saat anda berhubungan dengan orang lain dalam pergaulan dan sosialisasi dengan sesama. Dalam kebersamaan terkadang hal-hal inilah yang merusak. Padahal satu-satunya yang dapat memaksa di dunia ini adalah hukum. Daripada anda memaksakan kehendak kepada orang lain lebih baik buat peraturannya sehingga semuanya jelas dan terperinci.

  4. Kebencian dan rasa kesal.

    Rasa kesal adalah kebencian yang datangnya cepat. Kedua hal ini dapat menguasai pikiran anda dengan cepat saat tidak ada penjaganya sama sekali. Rasa ini adalah awal dari semua sifat-sifat jahat dalam hidup anda.

  5. Dendam/ sakit hati.

    Merupakan perasaan benci yang dipendam dan belum kunjung diungkapkan juga. Sakit hati itu dapat bersifat stagnan, menggunung ataupun semakin terkikis hari lepas hari. Kebencian yang menggunung akan semakin besar sehingga suatu saat dapat meledak dan menyebabkan kerugian bagi orang lain dan juga bagi diri sendiri.

  6. Amarah atau marah-marah.

    Saat pikiran anda kosong sisi kebinatangan yang selama ini tertidur dimana syarat dengan emosional yang tidak terkendali dan meledak-ledak, akan bangun dan membuat mulut anda ceplas-ceplos mengucapkan sesuatu bahkan tangan, kaki dan organ tubuh lainnyapun turut berbicara dengan penuh kekerasan sehingga menyakiti banyak orang.

  7. Prasangka buruk/ suudzon/ curiga.

    Berprasangka buruk adalah sebuah kebiasaan yang manusiawi terlebih ketika pikiran anda sedang kosong. Pikiran seperti ini dapat menganggu bahkan merusak pergaulan & hubungan baik anda dengan sesama. Selama otak anda kosong maka selama itu pula sikap suudzon mencokol terus didalam sana.

    Bersikap hati-hati memang perlu dalam berbagai hal akan tetapi membahas keburukan orang lain dalam hati terlebih lagi mengungkapkannya kepada orang lain adalah tidak baik. Kita memang wajib waspada kepada orang lain terutama orang asing tetapi selama itu tidak terbukti maka selama itu pula anda harus berusaha untuk tetap positif.

  8. Iri hati.

    Tanpa seorang penjaga, niscaya otak anda lebih suka membanding-bandingkan kelebihan sendiri atau kekurangan sendiri dengan orang lain. Alhasil kebiasaan ini akan membuat hati syarat dengan rasa iri dan dengki. Tidak ada yang dapat membersihkannya selain diri sendiri yang melakukannya (autocleaning).

  9. Sombong.

    Disaat keadaan anda lebih baik dari orang lain, rasa sombong kerap menguasai otak. Keadaan ini akan semakin mudah terjadi terlebih ketika pikiran anda dalam keadaan blank/ empty sama-sekali.

  10. Licik/ manipulatif.

    Mereka yang syarat dengan sikap manipulasi cenderung memanfaatkan kelemahan orang lain untuk memberdayakan kehidupannya menjadi lebih baik. Istilah kerennya adalah “menginjak orang lain untuk memajukan diri sendiri“. Ini lahir dari sebuah ide-ide kreatif namun dimanfaatkan untuk meraih sen demi sen dari kehidupan orang-orang yang telah dibodohi. Sikap ini sangat jauh dari kebenaran sebab cenderung mengaburkan kebenaran agar orang lain terperosok disana. Kemudian ia datang sebagai pahlawan untuk menolong.

  11. Khawatir/ keraguan.

    Kekuatiran merupakan masalah besar bagi setiap orang. Entah itu kekuatiran tentang masa depan atau kekuatiran tentang hal-hal yang akan terjadi dalam hidupnya kelak. Terlalu fokus pada masa depan dapat membuat orang kuatir bahkan takut menyambut apalagi menghadapinya. Pikiran yang kosong akan sangat mudah di landa rasa ini terlebih ketika situasi lingkungan sekitar sedang kurang kondusif.

  12. Ketakutan.

    Rasa takut adalah sebuah fenomena berpikir yang cenderung imajinatif alias tidak masuk akal. Apabila pikiran anda sedang dalam keadaan kosong maka orang lain yang bercerita tentang hal-hal yang aneh, misalnya hantu dan sejenisnya akan dapat menakutimu pada saatnya. Kekosongan dalam pikiran dapat membuatmu terus menerus membahas cerita-cerita seram dan aneh itu (tentang hantu, setan, makhluk halus, ghaib dan lain-lain). Bila otak anda senantiasa sadar dan memikirkan sesuatu yang positif niscaya kisah-kisah misteri seperti ini tidak akan dapat masuk dalam pikiranmu sehingga membuatmu takut.

    Si jahat yang berasal dari luar diri anda.

  13. Hasutan/ provokasi.

    Disaat pikiran anda mati rasa, maka hasutan dari orang lain sangat mudah mencokol disana. Sedikit saja mereka membesar-besarkan hal sepele sambil menarik sudut pandang yang penuh emosional sehingga membuat anda bereaksi untuk melakukan apapun termasuk perbuatan menyimpang.

  14. Hipnotis.

    Merupakan sebuah keadaan dimana orang lain dapat mempengaruhi anda untuk melakukan berbagai hal. Ada banyak aksi kejahatan yang terjadi dengan modus hipnotis. Anda sangat mudah dihipnotis oleh orang lain ketika otak sama sekali sedang kosong.

    Wujusnya ketika pikiran dikuasai si jahat

  15. Bersungut-sungut/ terus mengeluh.

    Sungut-sungut adalah wujud dari kepribadian yang tidak menginginkan hal-hal yang tidak disukainya terjadi dalam kehidupan nyata. Mereka lebih dekat kepada sikap yang tidak pernah merasa cukup akan segala sesuatu yang telah dimiliki dan yang baru diperoleh juga. Mereka terus berjuang mati-matian namun merasa perjuangan itu tidak memberi hasil apa-apa sebab rasa syukur jauh dari dalah hatinya.

  16. Bersikap lebay dalam kehidupan.

    Mereka yang berlebihan akan cenderung mengekspresikan hal-hal yang enek dilihat orang. Merurutnya sikap ini semacam mencari perhatian tapi sayang secara tidak langsung ia seolah merusak diri sendiri agar kelihatan menarik oleh orang lain. Mereka bersikap lebay untuk mencari perhatian beberapa juga melakukannya untuk menyindir dan merendahkan orang lain.

  17. Aksi kejahatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

    Perwujudan saat si jahat telah menguasai pusat kendali kehidupan anda adalah kekacauan, kerugian hingga keterpurukan. Anda bisa saja melakukan berbagai-bagai perbuatan menyimpang yang melanggar aturan dan norma diluar sana. Menimbulkan kerugian bagi orang lain, kelompok juga diri sendiri. Hingga pada akhirnya anda sampai pada keterpurukan. Jika anda putus asa melawan keterpurukan ini niscaya akan melukai diri sendiri (mengakhiri hidup).

  18. Serakah/ keserakahan.

    Sifat serakah adalah perwujudan dari hawa nafsu yang tidak terkendali ditambah dengan kecerdasan yang lumayan tinggi. Saat pikiran menjadi kosong niscaya mereka yang mementingkan diri sendiri cenderung ingin membuat dirinya nyaman dengan cara meraih, mengambil dan menimbun segala sesuatu secara berlebihan. Mereka kehilangan akal sehat sehingga tidak lagi menghiraukan kebenaran dan kejujuran sehingga berujung pada sikap yang mengalalkan segala cara.

Cara mengisi pikiran yang kosong

Betapa berbahayanya ekspresi anda ketika pikiran dikendalikan oleh si jahat. Oleh karena itu anda butuh Sang Penjaga, yaitu Roh Kudus untuk senantiasa memproteksi pikiran anda dari berbagai hal-hal yang salah. Roh Kudus adalah hikmat dan pengetahuan, lalu apa saja yang harus anda pikirkan untuk membuat Roh Allah tetap dalam hati anda? Berikut selengkapnya.

  1. Fokus pada Tuhan dalam Firman dan puji-pujian bagi nama-Nya.
  2. Merefresh otak dalam doa-doa yang penuh kerendahan hati untuk menenangkan dan menepis sifat-sifat kebinatangan seperti yang diungkapkan di atas.
  3. Membahas tentang Kitab Suci di dalam hati.
  4. Memikirkan apa yang baik yang harus anda lakukan terhadap sesama dan lingkungan sekitar hari ini?
  5. Membahas tentang ilmu pengetahuan, wawasan dan hikmat yang diajarkan disekolah, kampus atau buku-buku berkualitas lainnya. Bisa juga dari media online yang terpercaya.

Demikian saja teman, jagalah pikiran anda sebab dari sanalah awal mula kehidupan, apakah baik atau jahat ? semuanya itu tergantung dari makanan yang anda berikan.

Salam cerdas bersama!

Iklan

4 tanggapan untuk “+17 Penyebab & Dampak Mengosongkan Pikiran – Cara Mengisi Pikiran Yang Kosong

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s