11 Ciri Khas Kecerdasan Yang Benar & Salah, Adalah Bencana Terbesar Tanpa Kendali Atau Mendatangkan Manfaat Besar Yang Terkendali

Ciri-ciri kecerdasan yang benar dan salah dapat membawa bencana terbesar tak terkendali atau manfaat yang luas bila dapat di

Kecerdasan manusia terus berkembang dari tahun ke tahun semenjak dari awal hidupnya. Ini merupakan kekuatan sekaligus kelemahan bagi manusia itu sendiri. Tidak ada yang lebih baik dari otak yang cerdas namun tidak ada yang lebih tenang hidupnya dibandingkan dengan orang bodoh. Artinya saat kepintaran dikembangkan di jalan yang baik dan benar niscaya faedahnya luar biasa bagi kehidupan. Akan tetapi saat kepintaran tidak dapat dikendalikan alhasil orang bodoh lebih tenang dan lebih bahagia hidupnya daripada anda.

Selalu perhatikan alur kecerdasan anda. Selalu cermati setiap ide yang dihasilkannya. Bersikap selektiflah saat anda hendak memperkatakan maksud hati ini kepada orang lain. Berawas-awaslah dalam mempraktekkan kepintaran itu. Selalu bersikap hati-hati dalam menyikapi dan menindakkan setiap kreasi. Jangan sampai kreativitas itu merugikan orang lain. Jika demikian ceritanya, berarti anda adalah seorang manipulatif yang lincah. Satu-satunya hasil pemikiran yang dapat bernuansa kebenaran vs kejahatan yang manusiawi adalah karya seni dalam bentuk paragraf (cerita) yang mendatangkan makna kehidupan bagi setiap penikmatnya.

Semenjak dari awal kehidupan Tuhan tidak mengizinkan manusia untuk memakan buah pengetahuan yang baik dan yang jahat. Seharusnya, nenek moyang kita tidak mengkonsumsi buah itu. Akan tetapi dari cerita masa lalu itulah kita dapat mengerti betapa hausnya manusia akan kemuliaan, kekuasaan, pujian, penghormatan dan hal-hal lainnya dalam diri Tuhan. Hasrat inilah yang sesungguhnya membuat kita menggila bahkan dengan berani mendatangkan kerugian bagi orang lain dan sekalipun mendatangkan bencana yang besar bagi lingkungan alamiah. Pada akhirnya kita mengerti bahwa semua kekacauan yang terjadi merupakan anomali dari (1) kecerdasan yang berpaut dengan (2) hawa nafsu dan dilengkapi oleh (3) keserakahan.

Ciri khas kecerdasan yang salah & yang benar

Pintar-pintar manusia menggunakan kecerdasannya. Sayang, sudah banyak kita saksikan kepintaran yang bertujuan untuk membodohi orang yang pandai dan memiskinkan orang yang bodoh. Oleh karena itu sudah saatnya anda mengarahkan pemikiran sendiri pada hal-hal yang baik dan menjauhkannya dari ide-ide yang seperti ini, berikut selengkapnya.

  1. Pandangan yang menjauhkan manusia dari Tuhan yang benar.
  2. Menghasilkan tindakan/ perkataan yang merugikan sesama/ menjatuhkan orang lain.
  3. Yang secara sengaja membodohi orang lain.
  4. Mendatangkan keuntungan atau kerugian secara sepihak.
  5. Sebuah ide yang memutar-balikkan kebenaran/ manipulatif.
  6. Gagasan yang tidak seimbang/ tidak adil.
  7. Retorika yang bertujuan untuk memecah-belah.
  8. Sikap yang kental dengan kekerasan dan kejahatan.
  9. Segenggam ide yang memanfaatkan sumber daya alam dengan boros/ syarat foya-foya.
  10. Intelektual yang sifatnya dekat dengan hawa nafsu tanpa kendali : kebencian, egoisme, keangkuhan dan iri hati.
  11. Mewujudkan inkonsisteni yang tidak benar ditengah cobaan hidup.

Seperti yang kami ungkapkan sebelumnya bahwa satu-satunya kecerdasan yang merupakan perpaduan antara kejahatan dan kebenaran adalah hasil karya seni yang berupa ilustrasi/ perumpamaan untuk memaknai hidup. Berikut ini kecerdasan yang bernuansa kebaikan dan kebenaran.

  1. Pemikiran yang menuntun dan mendekatkan manusia kepada Tuhan yang benar.
  2. Mewujudkan kebermanfaatan demi kebaikan umat manusia.
  3. Bertujuan untuk mencerdaskan sesama.
  4. Menjunjung tinggi keadilan dalam kesetaraan.
  5. Menyatakan sikap (perkataan dan perbuatan) manusiawi.
  6. Menguntungkan atau merugikan semua pihak.
  7. Pemanfaatan sumber daya alam yang efektif dan efisien.
  8. Mengedepankan kejujuran (transparasi), integritas dan konsistensi.
  9. Kepintaran dalam kebersamaan yang saling mendukung/ terpuat satu sama lain.
  10. Gagasan untuk merendahkan hati dalam kasih dan pengorbanan.
  11. Mewujudkan ide untuk tetap benar ditengah tekanan kehidupan/ ujian hidup.

Kesimpulan

Kepintaran ini dapat membuat kita menjadi jahat, bahkan lebih jahat daripada orang-orang berdosa di luar sana. Sebab, kepintaran berdampak luas bagi seluruh masyarakat sedangkan perbuatan dosa hanya dapat menyakiti satu dua orang saja. Oleh karena itu, sangat diperlukan bagi kita untuk meminta petunjuk dari Yang Maha Kuasa. Hanya melalui kuat-kuasa Roh Kuduslah kita beroleh hikmat dan penghiburan yakni pengetahuan yang benar di hadapan Allah.

Manusia dapat tersesat oleh ilmu yang dimilikinya. Sebab semenjak dari awal Tuhan telah melarang kita untuk tidak memiliki kecerdasan itu. Namun kita tergiur untuk menjadi sama seperti Tuhan. Inilah tantangan bagi manusia di zaman sekarang, bagaimana caranya agar kita tidak terlalu menginginkan kemuliaan, kekuasaan, pujian dan penghormatan itu. Walau tidak dapat dipungkiri bahwa ada saja orang diantara kita yang dikaruniai oleh hal itu. Namun yang kami tegaskan disini adalah sekalipun kita beroleh semuanya itu namun tetap merendahkan diri dan mengembalikannya untuk kemuliaan nama Tuhan. Sebab, segala pujian dan hormat, kemuliaan dan kuasa, hanya bagi Allah Bapa sampai selama-lamanya!

Salam Dahsyat!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s