Alasan Mengapa Manusia (kita) Mirip Dengan Hewan

Mengapa manusia mirip dengan hewan

Kecerdasan manusia memang luar biasa. Kemampuan menghubung-hubungkan antara satu fakta dengan fakta lain adalah sebuah kekuatan sekaligus sebagai kelemahan. Berhati-hatilah mengaplikasikan kepintaran anda sebab ada juga dampak buruk dari ilmu pengetahuan tersebut. Sikap selektif disini tidak hanya dibutuhkan untuk menyeleksi informasi dari luar saja melainkan sikap ini juga dibutuhkan untuk menyeleksi ide-ide yang dihasilkan oleh pemikiran anda (dari dalam).

Sekali lagi kami tegaskan bahwa kecerdasan dapat membingungkan diri sendiri dan juga semua orang. Saking cerdasnya, bahkan bisa membuatmu menentang keberadaan Penciptamu. Oleh karena itu, terbiasalah menggunakan otak untuk mendatangkan manfaat bagi orang lain bukan hanya sekedar mencari sensasi dan popularitas belaka. Pahamilah bahwa saat tujuan kita menyimpang maka ujung-ujungnyapun menyimpang pula.

Faktor penyebab pertama

Alasan mengapa manusia mirip dengan hewan dari para evolusionist adalah karena proses evolusi yang didorong oleh seleksi alam. Alasan ini memang masuk akal saja sehingga sampai sekarang hal ini digolongkan dalam salah satu mata pelajaran ilmu pengetahuan. Ditambah lagi hal ini didukung oleh para ilmuan atheis (tidak percaya adanya Tuhan) yang didukung oleh berbagai bukti yang mereka ajukan.

Apa yang bisa kita pelajari dari teori evolusi? Mereka hanya mengalami sesat pikir lalu mengajukan teori-teori yang sepertinya menarik untuk membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Terlebih ketika teori evolusi dihubung-hubungkan dengan kekuatan super (super hero) yang mungkin saja bisa dimiliki oleh siapa saja. Ini memang bualan/ khayalan yang sangat menarik dan membalikkan realitas kehidupan.

Tinjauan pribadi terhadap teori evolusi

Teori ini terkesan berlebih-lebihan sebenarnya lebih cocok dikatakan sebagai sebuah fiksi bukannya fakta. Sebab manusia selalu berubah seiring dengan pengetahuan yang berkembang dan perubahan lingkungan. Sedangkan hewan dan makhluk hidup lainnya terus berubah seiring dengan perubahan lingkungan hidupnya.

Kemudian datanglah sekelompok ilmuan yang mengatakan bahwa perubahan yang sedang terjadi adalah proses evolusi dalam skala besar. Tetapi sebenarnya yang mereka maksudkan sebagai evolusi itu hanyalah sesuatu yang sederhana tetapi dilebih-lebihkan. Seperti….

  • Perkembangan individu yang mengalami gangguan – mutasi. Gangguan yang terjadi pada tingkat gen dan kromosom membuat bayi lahir cacat. Kemudian bayi ini menjadi dewasa lalu menunjukkan ciri-ciri berbeda dari spesiesnya. Misalnya saja orang dengan jari enam, bibir sumbing, kerdil, down sindrom dan kecacatan lainnya yang dipengaruhi oleh mutasi gen dan kromosom. Tidak tertutup kemungkinan hewan juga mengalami hal yang sama. Organisme yang berbeda inilah yang dianggap spesies baru oleh ilmuan yang lebay.
  • Perkembangan individu mejadi individu baru yang memiliki ciri-ciri berbeda dari sebelumnya dianggap sebagai pembentukan spesies baru. Padahal yang sedang terjadi adalah perkembangan RAS. Misalnya saat seorang wanita asia menikah dengan pria negro dari afrika selatan. Pasti anaknya berbeda dari yang lain, lalu evolusionist mengatakan bahwa itu adalah evolusi padahal ini hanyalah perkembangan RAS.
  • Perkembangan perilaku manusia saat menanggapi rangsang dari lingkungan juga dianggap sebagai evolusi. Padahal proses ini bukanlah sesuatu yang baru melainkan lebih kepada PROSES ADAPTASI.

Perumpamaan untuk evolusionist

Saat anda melihat mobil mewah dan mobil truk lantas menganggap bahwa telah terjadi evolusi diantara keduanya. Karena berpikiran bahwa bagian-bagian dari mobil mewah tersebut telah diambil lalu dijadikan truk.  Padahal sebenarnya bukanlah demikian sebab mereka sudah berbeda dari awal di masa pembentukan di dalam pabriknya. Artinya mobil mewah diciptakan terpisah dari mobil truk.

Lain halnya ketika anda memodifikasi mobil mewah tersebut menjadi mobil balap. Dengan menambahkan beberapa asesoris di dalamnya untuk mengefektifkan dan mengoptimalkan performanya. Ini disebut modifikasi yang tidak mengubah drastis sifat-sifat awalnya. Jika pada makhluk hidup hal inilah yang menyebabkan perbedaan RAS.

Selengkapnya simak, Membantah teori evolusi

Demikian juga, saat anda menyadari bahwa manusia mirip dengan kera. Namun bukan berarti bahwa keduanya dirombak (berasal dari) organisme yang sama. Akan tetapi, memanglah ternyata bahwa proses penciptaannya dari awal sudah berbeda.

Lain halnya saat anda bertemu dengan orang barat yang perawakannya besar dan tinggi, apakah mereka spesies yang berbeda? Atau saat anda bertemu dengan orang negro, apakah mereka spesies yang berbeda? TIDAK melainkan perbedaannya hanyalah pada RAS-nya saja. Kemudian anda bertemu dengan seseorang yang memiliki jari 6, apakah mereka spesies baru? Atau anda bertemu dengan orang kerdil, apakah mereka spesies baru juga? Mereka sama seperti kita hanya saja telah mengalami disabilitas karena mutasi sel pada tingkat gen dan kromosom.

Sudut pandang inilah yang dibolak-balikkan oleh evolusionist agar teori evolusinya bisa diterima secara logika. Padahal yang dia lakukan hanyalah memaparkan sebuah argument yang berlebih-lebihan tentang PERBEDAAN DAN KEMIRIPAN antara makhluk hidup di dunia ini.

Faktor penyebab utama

Sebenarnya, apakah alasan mendasar yang membuat manusia mirip-mirip dengan hewan lainnya di alam liar? Sebenarnya pertanyaan inilah yang harus diajukan kepada mereka yang masih percaya pada teori evolusi. Jika mereka mampu menyadari ke dalam dirinya lalu meresapi pertanyaan ini maka muncullah sebuah fakta bahwa ‘SEMUA MAKHLUK HIDUP BERASAL DARI PABRIK DAN TEKNOLOGI YANG SAMA – YAITU PERUSAHAAN TUHAN“. Pabriknya adalah bumi ini, sedangkan teknologi yang digunakan adalah teknologi organisme alamiah kepunyaan Tuhan sendiri.

Jadi, mengapa kita mirip dengan hewan? Semuanya karena kita berasal dari sumber yang sama yaitu hasil karya Tangan Tuhan Sendiri. Asal muasal kita cuma satu yaitu dari teknologi Tuhan sehingga ada kemiripan satu sama lain dan lantas ada juga perbedaan satu sama lain.

Mulai sekarang, hilangkanlah/ tepislah segala spekulasi dan pemikiran tentang teori evolusi. Sebab teori ini hanyalah cerita indah yang penuh sensasi agar laku keras terjual dipasaran. Anggap saja ini sebagai ilustrasi hasil karya seni manusia yang bukan berupa fakta melainkan hanyalah fiksi semata.

Salam bijak!

Iklan

4 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s