+17 Akibat & Cara Menghilangkan Rasa Sombong – Kesombongan Adalah Kelemahan Terbesar

Bahaya & Cara Menghilangkan Rasa Sombong - Kesombongan Adalah Kelemahan Terbesar

Sombong adalah sikap hati, perkataan dan perbuatan yang terkesan berlebihan dari kebanyakan orang. Perilaku yang kadang disadari tapi kadang juga tidak. Sombong itu semudah berkata-kata. Mulut kita inilah yang paling banyak mengumbar kesombongan. Oleh karena itu banyak orang yang beranggapan bahwa diam adalah emas. Untuk apa mulut kita tidak sombong tetapi sikap dan tindakan menunjukkan seolah-olah diri ini lebih hebat dari orang lain. Sifat ini sering sekali diekspresikan dengan “show time” di waktu dan tempat yang salah.

Membalas keangkuhan dengan kata-kata negatif yang cenderung merendahkan orang yang sombong, menunjukkan bahwa kita justru lebih tinggi hati dari sisombong itu. Berhenti untuk saling membalas dan berputar-putar dalam lingkaran setan kesombongan. Jangan terlibat dalam lingkaran kebencian teman……

Untuk apa juga perkataan dan sikap kita tidak sombong tetapi di dalam hati merendahkan orang-orang yang lemah atau yang khilaf dihadapan kita. Kesombongan itu dimulai dari hati. Ber-awas-awaslah jika hati ini mulai menyoroti kekurangan orang lain : Ingatlah Tuhan menyelidiki lubuk hati setiap manusia oleh karena itu istifar sebelum dosa itu meluap dan diekspresikan kepada orang lain.

Dalam sebuah film Jackie Chan yang berjudul Sword Dragon dikatakan bahwa Kesombongan adalah kelemahan. Kami beru tersadar bahwa memang ini adalah kelemahan manusia yang paling mendasar. Sebab biasanya mereka yang sombong hanyalah anak-anak yang tidak dapat melindungi dirinya sendiri sehingga orang tuanya menyarankan dia untuk tidak bersikap ramah (sombong) kepada siapapun terutama orang-orang baru.

Kami bisa melihat ada begitu banyak kelemahan akibat kesombongan seorang manusia. Ini diawali dari kebiasaan tidak mampu mengenali diri dan sikap sendiri. Sehingga setiap ekspresi yang dikeluarkan cenderung tanpa berpikir panjang karena merasa sudah hebat di atas orang lain. Pemikiran seperti inilah yang membuat seseorang tidak mampu mengenali diri sendiri sehingga kurang waspada dan teledor melakukan berbagai-bagai kesalahan.

Semakin anda sombong maka semakin besar tingkat error yang di alami. Sebab pandangan mata dan ucapan yang menyombongkan diri menganggap bahwa semuanya sudah sempurna. Padahal sebagai manusia biasa, kita penuh dengan kelemahan dan kekurangan satu sama lain. Bahkan sistem yang telah terstandarisasipun kadang memiliki titik kelemahan terlebih lagi dengan manusia seperti kita ini, yang penuh dengan hal-hal yang salah.

Teori Kesombongan

Sifat sombong adalah masalah yang sangat kompleks karena menyangkut dan melalui tiga pilar/ jalur utama, yaitu:

  • Pikiran
  • Perkataan
  • Perbuatan/sikap

Jika salah satu saja dari tiga pilar ini “meninggi” maka kita secara pribadi telah sombong sekalipun orang lain tidak menyadarinya.

Ekspresi kesombongan juga beranekaragam ada yang nyata secara langsung melalui perkataan dan sikap sehari-hari adapula yang tidak langsung tapi tersirat dari sikap-sikap yang ditunjukkannya. Berikut perbedaan kesombongan berdasarkan ekspresinya: Kesombongan Berdasarkan Ekspresinya

  • Kesombongan langsung {nyata) adalah kesombongan yang langsung diekpresikan melalui perkataan, perbuatan atau melalui tulisan-tulisan kita. Kesombongan langsung mudah kita sadari karena ekpresinya jelas dan akibatnya juga langsung dan segera.
  • Kesembongan tidak langsung (tersirat). Kebanyakan orang jaman sekarang memang tidak kedengaran angkuh tetapi dari ekspresi-ekspresi yang ia lakukan, cara dia menanggapi orang lain, cara dia menunjukkan dirinya siapa, cara dia menanggapi tantangan kehidupan, cara dia bertahan saat tersudut, cara dia menilai orang lain, cara dia menegur/ mengkritik orang lain, : mencerminkan sikap-sikap egois yang tinggi hati. Kesombongan yang tersirat ini kadang tidak kita sadari karena kesombongan ini hanya bisa dipahami kalau kita bercermin dan menggunakan sudut pandang orang lain (orang ketiga) dalam menilai diri sendiri. Kesombongan tersirat sulit di pahami karena ekspresinya tidak langsung dan akibatnya juga terjadi belakangan.

Keadaan-keadaan yang memungkinkan untuk sombong harus kita antisipasi karena sadar atau tidak orang yang tinggi hati seperti “mempermalukan diri sendiri”. Berikut faktor resiko kesombongan :

  • Pemimpin/ kepala/ direktur /presiden
  • Menang/ juara/ lulus
  • Berdiri didepan umum/ pembicara/ motivator
  • Berlebih/ kelebihan/ unggul/
  • Dipuji/ disanjung
  • Merasa lebih….

Dampak Negatif (buruk) Akibat Kesombongan

Sikap ini adalah ekspresi berlebih yang eneg dilihat orang lain. Sehebat apapun kita hari ini janganlah dibesar-besarkan karena itu adalah pintu bencana dalam keseharian kita. Selanjutnya kita akan membahas lebih detail apa saja bahaya kesombongan bagi kehidupan.

Sifat-sifat turunan dari kebiasaan sombong

Kenali sifat-sifat sombong dalam diri ini.  Selalu berkaca dan pertimbangkan sikap-sikap yang patut/ santun ketika berinteraksi dengan sesama. Orang yang tinggi hati memiliki ciri-ciri yang khas. Rata-rata mereka memiliki sifat turunan seperti berikut ini:

  1. Sisombong cenderung suka pamer
    Quote:sombongnya keterlaluan, show time pada tempat dan waktu yang tidak tepat. Kebiasaan pamer hanya akan membuat mata orang lain sakit melihat dan telinganya panas mendengar diri ini.
  2. Sisombong cenderung merendahkan keberadaan orang lain
    Quote: Kalau sombong sudah sampai diatas leher, kekurangan orang lainpun jadi bahan gunjingan bahkan entah bagaimana caranya kelebihan orang lainpun turut dihinakan.
  3. Sisombong cenderung lupa diri
    Quote: Kalau udah tinggi hati kemarin, jangan lagi angkuh hari ini sodara…. Karena kesombongan membuat kita lupa bahwa “Masih ada Tuhan” dan “Masih ada burung diatas monyet”.
  4. Sisombong cenderung haus dipuji
    Quote: Kesombongan ini jelas-jelas mengundang kehancuran. Merasa hebat : Maunya dipuji terus. Suka cari sensasi. Akhinya terjebak dalam kesalahan sendiri.
  5. Sisombong identik dengan orang yang perfectionist
    Quote: Sisombong selalu tidak mau mengalah dan tidak mau mengakui kesalahannya. Ia justru berkilah dengan penuh kesombongan dan menganggap dirinya benar saja. Enggan berkata maaf karena selalu merasa benar. Padahal khilaf dan salah itu adalah manusiawi.

Mengapa manusia tidak boleh sombong?

Sikap angkuh selalu tidak disadari segera oleh pelakunya kecuali ditegur (emang loe berani!) atau ia sendiri menyisihkan sedikit waktunya untuk melihat kebelakang dan merefleksikan sikap yang telah ia perbuat sebelumnya. Berikut ini akibat dari kebiasaan tinggi hati yang dapat dialami oleh siapapun yang membiasakan hati, mulut dan perbuatan sombong bersarang dalam kehidupannya.

Akibat menyombongkan diri terhadap kehidupan pribadi

  1. Hukumnya begini Sodara “Semakin sombong semakin sulit berbaur dan bergaul dengan banyak orang”.
    Quote: Orang yang tinggi hati mana bisa bergaul dengan masyarakat banyak. Biasanya tuh levelnya tinggi, gak bisa bergaul ama kalangan bawah dan orang pinggirian. Dijamin KAMUSNYA mati ama orang-orang ini.
  2. Kesombongan adalah awal pemecah persaudaraan dan organisasi
    Quote: Ada banyak paguyuban keluarga retak karena kesombongan, hanya karena perbedaan status sosial, jabatan dan finansial, menganggap diri lebih dari yang lain dan keluarlah kata-kata yang merendahkan pihak tertentu, ujung-ujungnya pengabaian hingga akhirnya menimbulkan keretakan.
  3. Kesombongan menurunkan kadar damai dihati
    Quote: Kesombongan emang bencana lah…. Jangan di pelihara dah…. Awalnya emang gak masalah, Kedepanya DIJAMIN akan membuat hidup anda semakin rumit.
  4. Kesombongan menurunkan kadar mawas diri
    Quote: Berhentilah jika sadar akan kesombongan sendiri. Jangan di biarkan berlama-lama ngetam dalam kehidupan kita. Orang sombong selalu merasa benar, gak sadar “sikawan” barusan melakukan kesalahan. Mereka lebih sering ceroboh dalam segala sesuatu dan anehnya lagi mereka tidak mau disadarkan dengan semuanya itu.
  5. Kesombongan menahan potensi bahkan menurunkannya
    Quote: Sombong itu tak ada manfaatnya sodara…. Bakat kita akan berjalan ditempat karena kesombongan dan akhirnya menguap entah kemana.
  6. Kesombongan selalu tidak dapat bertahan lama
    Quote: Kalau sudah menang jadi merasa diri sudah hebatkah? Tidak sadar juga bahwa diluar sana masih banyak yang lebih malah sikawan terpana dengan semua yang ia dapat. Tanpa disadari dalam waktu sebentar saja posisinya di sorong > diserong > ditikung oleh orang lain.
  7. Kesombongan menjatuhkanmu
    Quote: Berhentilah meninggikan diri, sebelum kesombongan itu membuatmu tersandung jatuh. Jangan keraskan hatimu sodara.

Bahaya rasa sombong terhadap interaksi sosial

  1. Kesombongan menolak “care”
    Quote: Wong Cilik gak boleh sombong karena kesombongan membuat orang tidak lagi peduli padamu.
  2. Kesombongan menambah musuh – menjauhkan teman
    Quote: Sudahlah sodara. Tinggi hati itu gak ada artinya, hanya buat jengkel orang lain. Berhentilah sebelum mereka mencibirkan bibirnya didepanmu.
  3. Membuat keras kepala dan tidak mau mendengar kritik & saran dari orang lain.
    Biasanya ketika sesorang sudah tinggi hati maka perkataan orang lain berupa saran dan kritik tidak lagi di dengarkan. Menganggap diri sudah hebat namun berpikir bahwa orang lain berada dibawahnya cenderung membuat seseorang semakin lupa diri sambil merendahkan orang tersebut.
  4. Kesombongan Menjauhkanmu dari cinta sejati.
    Quote: Beberapa orang mengeksekusi orang lain yang menyukai dia dengan kesombongan. Sekalipun banyak pengorbanan yang dilakukan untuk menaklukkan hatinya: tetap bersikap angkuh, arogan dan tak mau peduli. Akan tetapi, seseorang terasa lebih berarti setelah ia benar-benar meninggalkanmu. Saat itulah kamu akan menyesal atas semua perlakuanmu karena ternyata dialah yang paling mengerti kamu.
  5. Kesombongan mematikan kasih/kebaikan
    Quote: Jangan pelihara terus-terusan kesombongan itu sodara. Sifat ini lama kelamaan bisa mengubahmu hingga akhinya kamu + positif + jahat.
  6. Kesombongan menolak berkat
    Quote: Ya udahlah. berapa kali di tegur masih sombong juga. Tuhanmu pasti membiarkanmu dalam kesialan. Mungkin bukan sekarang. Ingatlah, suatu saat nanti setiap yang meninggi akan ditekan dan setiap yang merendah akan diangkat.
  7. Rasa sombong yang berlebihan mendorongmu untuk merusak alam.
    Karena menganggap diri sudah hebat dan memiliki banyak sumber daya sehingga hutan dibabat habis untuk membuat rumah yang mewah dan megah. Gunung-gunung di gali dan pohon ditebang habis-habisan untuk membangunnya.
  8. Bebas melampiaskan hawa nafsu sesat & keserakahan.
    Mereka yang tinggi hati menganggap semua adalah dibawah kekuasaannya sehingga ia bersikap semena-mena terhadap orang lain. Melampiaskan apa yang diinginkannya dan mengambil apa yang dikendakinya. Karena menganggap diri begitu super sehingga semuanya diembat, semuanya haknya, semuanya miliknya, semua suka-sukanya.

Manfaat minimalis kesombongan

  1. Ajari adik-adik kita yang masih kecil untuk sombong dengan orang asing. Agar mereka terlindungi dari orang asing yang bermaksud jahat pada mereka.

Mengatasi kesombongan

Sombong adalah sifat dasar setiap manusia. Oleh karena itu sifat ini tidak bisa benar-benar dihilangkan. Yang harus kita lakukan adalah menekan dan mengikis sifat ini dari hari ke hari dengan cara sebagai berikut :

  1. Sadari keberadaan Tuhanmu.
    Jika anda mengenal Tuhan berarti anda juga menyadari bahwa ada pengendali yang berkuasa atas segala sesuatu yang terjadi di bumi ini. Semakin anda menyadari keberadaan Tuhan maka pikiran terus tertuju (fokus) kepada-Nya dalam doa, firman dan puji-pujian. Fokus kepada Tuhan akan membersihkan & menjaga hatimu dari segala kejahatan termasuk rasa sombong.
  2. Sadarilah “Siapa dirimu?”
    Harus tahu diri. Ini adalah awal yang baik untuk bersikap rendah hati sebab kita hanyalah manusia fana, debu yang hidupnya sesaat saja di dunia ini.
  3. Cari tahu kelemahanmu.
    Dengan memiliki kelemahan maka ini menjadi salah satu cara untuk menekan diri anda. Sebab semakin banyak kelebihan yang dimiliki maka semakin intens pula anda untuk menekan diri sendiri.
  4. Sadari “masih banyak orang yang lebih baik dan lebih hebat darimu”
    Ini adalah salah satu cara untuk merendahkan hati. Seperti kata pepatah “masih ada burung di atas monyet dan masih ada langit di atas burung“. Menyadari keberadaan orang lain dan memahami kehadiran Tuhan dalam setiap jalan hidup kita secara tidak langsung menepis berbagai sikap tinggi hati.
  5. Pahamilah bahwa “kesombongan banyak ruginya”.
    Banyak orang yang kami kenal tidak menyadari bahwa ia sedang bersikap angkuh. Semakin cepat anda menyadarinya maka semakin kecil efek samping yang timbul dari peristiwa tersebut.
  6. Kenali lalu tekan bahkan hancurkan hati sendiri ketika keangkuhan meradang.
    Anda harus lebih banyak belajar untuk mengenali diri sendiri dan juga mengenali saat-saat dimana tinggi hati itu muncul ke permukaan.
    Begitu rasa ini menggelembung di dalam hati hingga hampir pecah/ muncrat keluar maka segera eksekusi dengan menekan bahkan menghancurkan diri sendiri di dalam hati. Misalnya dengan mengatakan.

    • Saya pantas mendapatkannya, kuatkan hatiku ya Tuhan.
    • Hanya makhluk hina saja kami ini ya Tuhan, rendahkanlah hati kami dalam menjalani hari.
    • Saya hanya sampah, orang tak berguna yang bekerja untuk menyatakan kasih Allah kepada lebih banyak orang.
    • Manusia hanya makhluk rendahan, debu-tanah yang tidak pantas menggapai hadirat Tuhan. Rendahkan hati kami dalam menjalani hidup ya Tuhan.
    • Ini sudah seharusnya terjadi, saya pantas mendapatkannya, hinakan saya di bawah kaki-Mu ya Tuhan.
    • Dan silahkan temukan hal yang lainnya untuk merendahkan hati lalu mengendalikan keangkuhan agar tidak sampai membuahkan dosa dan berakhir dalam kematian rohani.
  7. Selalu sempatkan waktu untuk bercermin sekedar melihat kebelakang (review) “Apakah tindakan kita selama ini sudah jauh dari sikap sombong atau belum?”
  8. Milikilah seorang panutan yang wajar untuk dijadikan contoh dalam kehidupan sehari-hari.
  9. Buatlah komitmen untuk mulai menghilangkan kesombongan dalam hati anda. Konsistenlah untuk melakukannya.
  10. Tabah dan kuatkan hati menghadapi ujian kehidupan sehingga hati dimurnikan dari sikap yang angkuh.

    Selengkapnya, Jenis dan faedah cobaan hidup/ pergumulan hidup

Menghadapi orang yang sombong

Sikap kita dalam menanggapi orang sombong harus hati-hati karena sebagaimana kebiasaan banyak orang, mereka menanggapi kesombongan dengan menciptakan kesombongan baru yang lebih heran. Oleh karena itu, bersikaplah :

  • Saat melihat seseorang menyombongkan diri – santai saja dan tidak usah risih. Biasanya kalau kita risih, kesombongannya semakin menjadi-jadi.
  • Kebanyakan orang sombong itu haus dipuji, oleh karena itu jangan ditanggapi alias cuekin aja teman.
  • Apapun sikap berlebihan yang anda terima dari orang lain, jangan juga di balas dengan sikap lebay yang sama terkecuali dalam situasi tertentu (misalnya, situasi humoris yang hangat)

Kalau kita tidak sombong maka yang berlaku “semakin rendah hati semakin mudah berbaur dan bergaul dengan orang banyak“. Lagipula sikap hati semacam ini berhubungan erat dengan kekurang waspadaan. Artinya, semakin angkuh manusia maka semakin banyak saja dosa dan kekhilafan yang dilakukan, hanya mungkin kurang disadari. Oleh karena itu, rendahkan hati dengan cara menyangkal kelebihan sendiri sebagai hasil kebersamaan atau sebagai karunia Tuhan. Bahkan bila tinggi hati itu sudah memuncak maka tekan dan hancurkan hatimu dengan menghinakan diri sendiri (di hadapan Tuhan).

Demikian saja, Salam perubahan hidup!

 

Iklan

17 comments

  1. […] Dahulu, saya berpikir bahwa kuatkan hati sama dengan sombong. Belakangan saya baru memahami bahwa kuatkan hatimu lebih dari sekedar motivasi biasa yang membuat kita siap menanggung setiap kesakitan dan penghinaan yang akan diterima. Dimana kekuatan hati ini diekspresikan dengan bersikap cuek dengan semua sindiran negatif. Disinilah saya berpikir bahwa sikap ini sama dengan kesombongan padahal sama-sekali tidak sama teman. Baca juga, Sisi buruk sifat sombong […]

    Suka

  2. […] Hanya saja, biarkan Tuhan yang ditinggikan atas semua keajaiban itu. Jangan mengambil kemuliaan-Nya dengan berlaku sombong dan tinggi hati. Jangan meninggikan diri atas semua keberuntungan anda melainkan Pujilah Tuhan yang telah melayakkanmu untuk menerima janji-janjinya. Sadarilah bahwa kita dengan segala semarak dan kegemilangannya tidak sempurna melainkan oleh Dia kita telah dibenarkan. Baca juga, Sisi gelap dibalik kesombongan […]

    Suka

  3. […] Kesombongan itu manusiawi. Bahkan anak-anak tidak menyadari bahwa dia menyombongkan diri karena mereka masih belum mengenali perasaan sendiri (hanya orang dewasa yang mengenali apa yang ia rasakan). Oleh karena itu alangkah baiknya jika anak tidak dipopulerkan saat masih kecil agar mereka tidak belajar/ membina/ membangun kesombongan sejak dini. Selengkapnya, Dampak negatif sikap sombong. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s