11 Cara Menghilangkan Iri Hati – Ciri-Ciri & Bahaya Nafsu Iri, Mengubah Rasa Dengki menjadi kekuatan

Cara Menghilangkan Iri Hati - Ciri-Ciri & Bahaya Nafsu Iri, Mengubah Rasa Dengki menjadi kekuatan

Iri hati adalah merasa kurang senang hati melihat kelebihan orang lain (beruntung dsb); cemburu; sirik; dengki (KBBI Luring). Merupakan sifat manusia yang selalu menginginkan sesuatu sama seperti yang orang lain lakukan atau miliki. Kedengkian tidak hanya dialami oleh orang dewasa tetapi mereka yang masih balita, anak-anak, remaja, muda-mudi dan semua kalangan dari jenjang usia manapun memilikinya. Itulah mengapa penting banget yang namanya keadilan sosial (kesetaraan) dalam kehidupan bermasyarakat.

Kita tidak bisa sepenuhnya mengendalikan kehidupan ini karena terlibat dalam kemanusiaan yang bersosial. Apa yang terjadi disekitar selalu bisa mempengaruhi diri ini dan terkadang mengubah hidup kita lebih baik bahkan kadang juga lebih buruk. Tetapi saat kemampuan fokus anda sudah berkembang menjadi lebih baik niscaya pengaruh yang datang dari luar bisa ditangkal sepenuhnya.

Dunia ini penuh dengan gejolak, dimana-manaa berpotensi terjadi masalah. Itu tidak hanya datang dari luar diri ini melainkan persoalan kehidupan yang sesungguhnya berada di dalam diri sendiri, di dalam hati masing-masing orang. Semakin bagus kemampuan anda untuk memanajemen pola pikir yang dimilik maka semakin baik pula sikap yang diekspresikan. Diantara sekian banyak persoalan yang kita timbulkan sendiri, satu hal yang paling kuat dan sudah ada sejak zaman purbakala adalah iri hati.

Hubungan antara iri dengki dan hawa nafsu

Satu fenomena yang terjadi disemua kalangan dibelahan dunia manapun adalah “Persaingan”. Lingkaran kehidupan dimana kita berada syarat dengan perbedaan rasa. Perbedaan inilah yang terus mendorong keinginan untuk saling bersaing agar bisa mencicipi rasa yang lebih. Namanya juga keinginan, ini adalah hawa nafsu yang jika dipenuhi akan terus bertambah dan membesar.

Kita harus melawan hawa nafsu yang ada dalam hati ini. Jangan terus ikuti dan jangan terus penuhi teman …. Karena hawa nafsu kalau dipelihara akan terus membengkak dan meminta korban lagi dan lagi. Demikian jugalah dengan iri hati. Ini bukan penyakit tapi inilah hasrat manusiawi yang akan terus berapi-api jika dikompori oleh ego (ke-aku-an).

Menekan hawa nafsu adalah awal untuk menghilangkan iri hati

Seperti di jelaskan sebelumnya bahwa iri hati itu semakin melebar dan membesar karena terbakar oleh ego ke-akuan. Oleh karena itu jalan pertama untuk menurunkan/ menetralisir rasa iri adalah dengan mengendalikan dan menekan ego sendiri.

Ketika kita menelisik dalam diri sendiri, ke-aku-an itu sangat kentara. Aku ingin begini, aku ingin begitu, mau ingin ini itu banyak sekali dan puncaknya adalah aku ingin menjadi segalanya…. Inilah yang berbahaya ketika kita menurut sama ego teman.

Cara paling ampuh menekan egoisme adalah mengakui keberadaan dan kehebatan orang lain sekecil apapun itu. pengakuan ini harus diikrarkan dalam hati dan diresapi dengan penuh ketulusan.  Ketika kita mampu menekan ego sendiri dan mengizinkan dan merestui orang lain untuk sukses maka inilah yang menjadi tiket bagi kita untuk menurunkan dan meringankan rasa iri hati.

Ketika kita melihat orang lain “setitik” lebih unggul dari diri ini. Katakanlah dalam hatimu, “Orang ini memang hebat”, “semoga dia bisa sukses”. Kalau boleh dan ini selalu saya lakukan dalam hati setiap melihat seseorang yang keunggulannya “secuil” dari diri ini dengan mengatakan “Orang ini lebih hebat dariku, tolong dia Tuhan“. Kata-kata ini otomatis merajam ulu hati sendiri, walau sedikit sakit akan tetapi lama-lama juga nanti terbiasa kok dan tidak sakit lagi. Ini disebut juga sebagai sifat menghancurkan arogansi berlebihan dari dalam hati. Lagi pula bukankah kita juga direstui dan diberkati kembali (hukum tabur tuai) ketika kita mendoakan kebaikan orang lain?

Lalu lihat efeknya teman. Pastilah ketika bertemu dengan orang itu lagi, hati kita lebih damai dan lebih tenang.

Akibat jika tidak bisa mengendalikan ego : “Orang yang tidak bisa mengakui kehebatan orang lain cenderung lebih mudah diseret dalam persaingan sesat”.

Ciri-Ciri Iri Hati

Semua orang pernah merasakannya, sensasi menjengkelkan yang munculnya tak terduga. Ayo kita bahas apa ciri-ciri ketika kita iri dan dengki dengan seseorang :

  1. Jika kamu melihat sesamamu unggul, hatimu seolah tersakiti
  2. Ketika kamu menyaksikan saudaramu berlebih, kamu jadi sewot/risih
  3. Jika kamu mendengar sainganmu ditinggikan, hatimu perih teriris-iris.
  4. Ketika tidak mau mengakui kehebatan orang lain.
  5. Saat enggan menerima kekalahan sendiri.
  6. Enggan mengucapkan selamat atas keberhasilan rekan kerja.
  7. Suka mencari-cari musuh untuk di bawa dalam persaingan sempit.

Akibat iri hati yang berlebihan

Segala sesuatu yang berlebihan tidak baik untuk diri ini. Iri hati yang dilampiaskan tanpa kendali membuat hidup lebih sulit. Berikut ini dampak buruk dari kebiasaan iri yang terus dilampiaskan :

  1. Hati tidak tenang, damaipun pergi.
  2. Cenderung berprasangka buruk terhadap orang lain.
  3. Fokus hilang, aktivitas (studi atau pekerjaan) terganggu bahkan terbengkalai.
  4. Kebaikan hati tertahan karena hilangnya ketulusan.
  5. Kelihatan baik diluar akan tetapi dalamnya penuh rampasan (musang berbulu domba)
  6. Orang lain menjauh, cenderung ilfil – musuhpun bertambah.
  7. Hidup tertekan oleh ego sendiri, berkatpun menjauh sudah.
  8. Selain merugikan diri sendiri, rasa inipun merugikan orang lain.

Solusi menghilangkan iri hati

Sama seperti hawa nafsu, kedengkian juga manusiawi. Rasa ini sepenuhnya berada di bawah kendali anda. Akan tetapi diawal-awal kehidupan saat masih kecil dulu rasa ini begitu kentara. Disini kami akan memberikan beberapa teknik untuk meredam rasa dengki yang sudah menyatu dengan daging kita dari semula. Jika anda terus menerus melakukannya niscaya rasa ini tidak sampai menyakiti diri sendiri apalagi orang lain.

Iri hati itu biasa, Kemampuan untuk memanajemen pikiran adalah kunci untuk mengantisipasi dampaknya. Bagaimana mengendalikan, mengatasi bahkan menghilangkannya? berikut penjelasan selengkapnya :

  1. Komitmen yang kuat

    Jika anda memiliki komitmen yang kuat dalam menjalani hidup maka kecemburuan bukanlah rutinitas yang diambil. Melainkan hati tetap berpegang teguh untuk mengejar komitmen itu dan bukannya malah sibuk iri hati atas keberhasilan orang lain. Biasanya komitmen yang baik selalu ada hubungannya dengan kebenaran. Sedangkan nilai benar itu tidak jauh-jauh dari mengasihi Tuhan dan mengasihi sesama manusia. Jika anda berkomitmen kuat untuk hal-hal yang benar niscaya tidak akan membiarkan pikiran dikuasai oleh pikiran negatif melainkan cenderung berusah memusatkan pikiran kepada Tuhan sembari mengabdikan diri untuk kebaikan hati/ kebermanfaatan bagi seluas-luasnya kehidupan.

  2. Tujukan hatimu kepada Tuhan.

    Berfokus kepada Tuhan dalam segala sesuatu adalah baik. Pikiran yang selalu terisi dijauhkan dari nafsu dengki. Sebab pikiran yang kosong adalah sasaran empuk bagi hawa nafsu sendiri dan hasutan jahat (penyesat) dari orang lain. Bila pikiran anda selalu diisi oleh Doa, Firman Tuhan, puji-pujian untuk kemuliaan-Nya dan ilmu pengetahuan yang baik & benar niscaya iri dengki akan semakin menjauh dari kehidupan anda. Saksikan, Belajar fokus kepada Tuhan.

    Jika anda sudah mencapai tahapan yang terbiasa bahkan lebih tinggi lagi menjadikan kebiasaan fokus kepada Tuhan sebagai budaya, niscaya akan membuat anda puas dan bahagia selalu. Kami biasanya senantiasa bersyukur sambil bernyanyi memuliakan Allah sehingga ada rasa senang-sukacita yang terkendali, tenang dan damai lalu meluap dalam bentuk senyuman mungil di bibir masing-masing. Hanya dengan terbiasa memusatkan pikiran kepada Tuhan saja, anda akan merasakan kebahagiaan, kedamaian dan ketenteraman di dalam hati masing-masing

  3. Menyegarkan pikiran untuk menghempaskan iri hati

    Pikiran manusia memiliki sistem default untuk mengarahkan hati ini kembali kepada Sang Khalik. Saat anda merasa hati sudah mulai menyimpang dari jalur yang sesungguhnya maka segarkanlah otak dalam doa dengan kembali kepada-Nya. Masalahnya sekarang apakah anda mengetahui kapan hati ini berjalan di dalam kebenaran dan kapan ia menyimpang? Jika anda tidak peka terhadap suasana hati sendiri maka mustahil penyimpangan itu dapat disadari. Oleh karena itu anda harus memiliki tingkat kesadaran yang tinggi agar selalu waspada : bila rasa itu muncul, langsung segarkan dan kembali kepadanya dalam doa-doa yang penuh dengan kerendahan hati.

  4. Jujur

    Jujurlah Terhadap diri sendiri. Terbukalah dan sadarilah bahwa setiap manusia punya kelemahan dan kelebihan. Jika seseorang lebih pada posisi/bagian tertentu terbukalah menerima kelebihannya itu. Jangan malah memungkirinya dan berprasangka buruk soal kelebihannya itu.

    Tuluslah dalam membina hubungan dengan orang lain. Membangun hubungan dengan orang lain bukan karena maksud-maksud tertentu bahkan terkesan memiliki maksud-maksud sempit (negatif). Ketulusan membuat kita lebih fleksibel ketika menyaksikan teman-teman kita berlebih

  5. Berhenti membanding-bandingkan kehidupan sesama dengan diri sendiri

    Membanding-bandingkan kondisi yang anda alami saat ini dengan keadaan teman satu kompleks jelaslah sebuah usaha yang cenderung membuat dengki di dalam hati semakin kentara. Sadarilah kehidupan setiap manusia itu berbeda dan unik satu sama lain. Berhentilah membandingkan diri sendiri dengan orang lain sebab masing-masing memiliki kelebihan dan perbedaan. Daripada menyibukkan otak dengan melakukan analisis perbandingkan, adalah lebih baik jikalau anda menghabiskan waktu dengan cara senantiasa fokus kepada Tuhan (doa, firman, nyanyian pujian), menyelesaikan pekerjaan positif dan mempelajari hal-hal yang baik.

  6. Menghancurkan sifat arogan yang syarat dengan keangkuhan

    Ini bukanlah sifat-sifat yang baik untuk dipertahankan. Berhentilah melakukan tindakan yang berlebihan demi tujuan untuk mendapatkan sesuatu. Melainkan lemahkan, tekan bahkan hancurkanlah arogansi di dalam hati dengan mengatakan “Saya hanyalah debu-tanah, sampah yang tak berguna. Hinakan kami di bawah kaki-Mu ya Tuhan.” Terkadang sifat egosentris yang tinggi membuat seseorang lebih mudah cemburu kemudian ingin menjadi seperti orang tersebut bahkan menginginkan yang lebih lagi.

  7. Menerima sambil mengakui kelebihan orang lain

    • Ikhlas dalam menerima segala sesuatu dengan demikian diri ini lebih bisa menerima keunggulan orang lain.
    • Iklaslah memberi pujian kepada sesama yang berhasil (paling tidak ucapkan selamat), sekecil apapun keberhasilan itu.
    • Belajarlah untuk menjadi orang yang selalu senang melihat orang lain terangkat/berhasil.menjadi
    • Mulai belajar untuk menerima kelebihan orang lain dimulai dari dalam hati sendiri.
    • Bila perlu berkati. Misalnya dengan mengatakan “Berkati kami semua yang ada disini ya Bapa
    • Bahkan ketika rasa iri itu meraung-raung di dalam hati: lantas hancurkan saja dengan mengatakan, “dia akan semakin tinggi namun saya akan semakin rendah. Kuatkan Saya menghadapi semuanya ini ya Tuhan.”
  8. Terima ujian kehidupan – berhenti membanding-bandingkan

    Sadarilah bahwa setiap orang punya perbedaan yang khas satu sama lain. Jika kita selalu membanding-bandingkan lebihnya kita atau lebihnya orang lain lama-kelamaan rasa iri hati itu akan muncul dan semakin kentara dalam hidup ini. Oleh karena itu daripada anda membanding-bandingkan diri sendiri kepada kehidupan orang lain, lebih baik anda menyibukkan diri untuk berfikus pada Tuhan, Firman-Nya dan memuliakan nama-Nya di dalam hati sendiri.

    Tidak dapat dipungkiri, sekalipun kita berusaha untuk tidak hidup dalam perbandingan namun selalu saja ada teman yang sengaja ataupun tidak sengaja membandingkan keberadaanmu dengan orang lain. Inilah yang namanya ujian kehidupan kawan. Lewat sikap teman yang khilaf/ salah hati anda dimurnikan dari rasa yang jahat salah satunya iri hati.

    Alangkah lebih baik jika ujian dari orang lain ditanggapi dengan santai dan berusahalah rendah hati lalu mengakui keberadaan orang lain yang dimaksud. Anda juga bisa memilih untuk tidak meladeni tali pancing dari orang lain sehingga hasutan darinya segera berhenti disitu.

  9. Ketahuilah iri hati tidak ada faedahnya

    Tanamkan dalam diri anda bahwa sikap iri hati tidak ada untungnya. Jika seseorang sukses gak usah dibahas dalam hati terlalu dalam untuk dicari tahu atau ditebak-tebak mengapa dia bisa sukses (dalam arti negatif). Ini hanya akan mendorong kita semakin iri dengan semua yang ia telah capai. Kalau mau tau rahasia sukses, tuh ada banyak motivator diluar sana untuk didengarkan.

  10. Jangan pernah merendahkan

    Jangan menganggap rendah siapapun : mungkin suatu saat nanti dia beruntung dan malah lebih hebat darimu, dipastikan bakal makan hati deh kamu. Lagipula saat merendahkan seseorang otomatis terbentuk mental yang penuh arogansi dan angkuh. Keadaan inilah yang senantiasa meneguhkan kepribadian seseoorang.

  11. Bersyukur

    • Bersyukur selalu buat apa yang telah dimiliki dan dicapai.
    • Belajarlah bersyukur kepada Sang Pencipta dalam warna-warni kehidupan dimana tinggi rendah itu biasa dan pada akhirnya kita semua mengambil peran yang tidak kalah penting untuk membuat dunia ini jauh lebih indah.
    • Sekecil apapun pencapaian ini harus senantisa disyukuri karena itulah awal kebahagiaan.
    • Bersyukurlah dari sudut pandang Tuhan, hindari bersyukur dengan membandingkan diri dengan orang lain.
    • Raih terus rasa syukurmu dengan cara meyakini bahwa semua yang terjadi adalah pemberian terbaik yang terjadi atas seizin Tehinan seizin Tuhan.
  12. Mencintai pekerjaan & menikmati hidup

    Selalu puas dengan pekerjaan kita karena kepuasan membahagiakan dan kebahagiaan membatasi kita untuk tidak iri hati saat orang lain mendapat kesempatan/ pekerjaan yang lebih baik dari pencapaian yang terlalu . Aktivitas,

    Tidak lupa juga untuk menikmati hidup apa adanya. Tidak baik bila kita hanya bekerja terus menerus teman melainkan alangkah lebih baik bila sebagian dari penghasilan itu (gaji) dimanfaatkan untuk menjaga kedekatan, bersilahturahmi, refreshing dan bersenang-senang bersama keluarga tercinta. Bagi yang tidak memiliki siapa-siapa (misalnya seorang perantauan di negeri orang), anda dapat menikmatinya dengan para sahabat.

  13. Bekerja keras dan tetap semangat

    Bekerja keraslah dengan penuh kesabaran dan ketekunan sebab usahamu tidak sia-sia. Kelak apa yang ditabur pastilah akan dituai pula. Senantiasa bersemangat dan penuh kesungguhan disetiap kesempatan dan/atau pekerjaan yang dipercayakan kepada kita karena kerja keras menyibukkan bahkan lama-kelamaan membuat kita lupa untuk iri hati lagi.

    Kesibukan andalah yang mendorongmu untuk semakin jauh dari rasa dengki itu. Pastikan untuk melakukan hal-hal yang positif untuk menyibukkan diri sendiri. Pekerjaan yang ditekuni adalah salah satu cara untuk mengisi hari-hari anda. Apabila masih ada waktu luang maka hal itu dapat diisi dengan kesibukan kecil lainnya seperti membersihkan rumah, pekarangan, menyuci piring, membersihkan bagasi, senam, permainan olahraga (tenis meja, badminton dan lain sebagainya) dan masih banyak lagi.

    Terkadang juga saat menghabiskan waktu luang anda tidak perlu melakukan apa-apa. Melainkan setelah semua pekerjaan selesai maka yang dibutuhkan hanyalah berdiam diri sambil bersyukur buat semua nikmat yang diberikan dalam doa-doa yang tertuju kepada Tuhan. Dengan demikian dalam diampun anda tetap berbahagia.

  14. Jaga komunikasi & Jangan berhenti berbuat baik

    Percaya atau tidak, komunikasi membuat kita lebih dekat dengan seseorang. Kedekatan inilah yang mengikis rasa iri hati di antara kita. Sebab tidak ada orang yang menginginkan sesuatu yang buruk (senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang) terjadi kepada teman dekatnya (sahabatnya) sendiri.

    Karena perbuatan baik itu positif sedang irihati itu negatif. Jadi, jika kita melakukan hal positif lebih banyak ketimbang hal negatif maka lama-kelamaan yang negatif itu tertekan lalu menyusus akhirnya terkikis dan lama kelamaan hilang (termasuk iri hati) seiring waktu berjalan.

Bagaimana mengubah iri hati menjadi kekuatan?

Dalam kadar yang terkendali, iri hati itu sangat bermanfaat untuk membuat kita lebih semangat dalam berinovasi dan berkreasi pada bidang masing-masing. Berikut cara kita mengarahkan iri hati agar menjadi “mesin jet” yang membuat kita lebih semangat.

  1. Jika rasa iri hati muncul dalam diri anda, tanyakan : “Siapa saya ?” Apakah anda seorang yang gak ada kerjaan ? Tidak adakah hal yang lebih positif yang bisa anda lakukan untuk hari esok atau netnya untuk Sorga? Inilah namanya manajemen pola pikir.
  2. Bagian ini, dapat efektif jika kita mampu menerima kelebihan orang lain dengan lapang dada.
  3. Jadikan teman yang lebih sukses sebagai pedoman/idola yang perjuangannya patut dicontoh bukan sebagai saingan.
  4. Setelah itu kita mengelolanya dan mengubahnya menjadi penyemangat untuk berkarya lebih lagi di bidang yang ditekuni dan juga untuk menggapai cita-cita.
  5. Apabila rasa iri itu muncul, Silahkan alihkan konsentrasi & fokus anda pada hal-hal yang lebih bermakna sehingga hidup tetap positif

Cara simple dan praktis bahagia

Sadarilah bahwa semakin sedikit sifat cemburu di dalam hati maka semakin mudah untuk menjadi pribadi yang berbahagia.

Manusia dipenuhi dengan kedengkian. Sebelum anda mampu mengatasi rasa ini maka sifat-sifat yang buruk cenderung menguasai diri sendiri. Mulailah mengatasinya dengan menghancurkan sifat egois yang mau menang sendiri (arogansi). Lalu puji dan ucapkanlah selamat kepada sesama yang pantas menerimanya. Dengan demikian rasa iri itu akan terkikis dari dalam hati. Tetapi untuk menghilangkan kedengkian itu dari dalam hati, hanya dengan senantiasa mengaktifkan pikiran sadar dengan memusatkan pikiran kepada Tuhan (doa, firman, nyanyian pujian), bekerja dan belajar. Favorit kami yaitu dengan senantiasa bersyukur sambil menyanyi memuji Allah sampai ada rasa senang-sukacita yang terkendali, tenang dan damai lalu meluap dalam senyuman mungil di bibir masing-masing.

Demikian saja teman, salam dahsyat!

Iklan

14 comments

  1. […] KEBENCIAN dan IRI HATI, dapat menyebabkan : · Tekanan darah tinggi · Sakit kepala migran · Penyakit jantung · Tukak […]

    Suka

  2. […] KEBENCIAN dan IRI HATI, dapat menyebabkan : · Tekanan darah tinggi · Sakit kepala migran · Penyakit jantung · Tukak […]

    Suka

  3. […] Cara Mengatasi iRi HaTi dan mengubahnya menjadi kekuatan […]

    Suka

  4. 10 Mental Koruptor – Hati-hati 10 hal ini beresiko mengubah anda menjadi pelaku korupsi pendatang baru - menang BERSAMA - Indonesia Strong From Village berkata:

    […] Iri hati adalah pemicu […]

    Suka

  5. […] Yang paling parah adalah : Senang melihat orang lain susah dan susah melihat orang lain senang. Ini adalah penyakit klasik dari kebanyakan orang. Ketika indranya merasakan sesuatu yang … Ia juga menginginkannya sekaligus membenci orang yang waw itu. Oleh karena itu bersikaplah biasa saja dan jangan lebay ketika sedang beruntung. Baca juga, Cara mengatasi iri hati. […]

    Suka

  6. […] Tanpa kebersamaan dan gotong royong maka manusia terus-menerus bersaing satu sama lain untuk memperebutkan uang dan kekuasaan. Tanpa disadari iri hati akan menjadi motor penggerak yang membuat kancah persaingan itu semakin seru saja dan bisa jadi tidak terkendali hingga mengorbankan orang lain. Apa yang dimulai dalam keburukan akan selalu berakhir dengan kejahatan. Baca juga, Tips Menghilangkan sifat iri/ dengki […]

    Suka

  7. […] Sikap hati seperti ini menunjukkan bahwa telah terjadi bias yang sangat kontras dilingkungan anda dimana yang kaya semakin kaya sedangkan yang miskin tetap miskin sehingga terjadilah kesenjangan sosial yang nyata. Tidak ada yang bisa menjamin orang lain tidak iri dengan kehidupan anda bahkan bisa saja kedengkiang ini berujung pada kekerasan. Simak, Tips menghilangkan dengki. […]

    Suka

  8. […] Harap dipahami bahwa iri hati adalah keadaan yang manusiawi. Ia bisa saja mucul sewaktu-waktu dari dalam hati anda. Kemampuan menjaga fokus kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian adalah salah satu cara terbaik untuk mengabaikan sikap cemburu. Tetapi satu-satunya cara jitu untuk mengatasi hal ini adalah dengan merendahkan hati lalu menekan diri sendiri. Bila kedengkian muncul di dalam pikiran, mulailah berkata “Biarkan orang ini semakin tinggi Tuhan, semoga di lebih sukses lagi!” Bahkan ketika rasa dengki tidak berhenti meraung-raung dalam hati, lebih baik katakan “orang ini akan semakin tinggi sedangkan saya akan terus menurun, kuatkan hati menghadapi semua ini Tuhan!” Simak juga, Tips menghilangkan kedengkian. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s