Industri VS Lingkungan – Konspirasi Ekonomi

Industri-Vs-Lingkungan

Industri dan Lingkungan. Kita tidak dapat menghambat laju pertumbuhan Industri. Semenjak revolusi industri, manusia mulai fokus ke bidang-bidang teknik yang lebih rumit dan kompleks yang disebut mesin. Teknologi industri membawa angin segar bagi kemajuan seantero negeri. Semua pihak diuntungkan, hanya lingkungan saja yang mengalami degradasi akibat sisa buangan industri.

Teknologi dan Industri itu penting

Inovasi dibidang industri menghasilkan sesuatu yang “waw“. Mulai dari barang yang sederhana, plastik sampai kepada barang yang ekstra canggih, gadget. Fokus manusia tidak ada lagi pada hal-hal yang sederhana karena itu tidak menarik hati. Sebaliknya, semua teknologi, semua yang canggih, semua industri menjadi semakin tambun dan merambat pesat hingga ke pelosok.

Jangan lupa asal-usul dan darimana kehidupan kita

Manusia mulai lupa diri, lupa sejarah atau lebih tepatnya lupa akan asal-usulnya. Manusia hampir lupa akan Penciptanya, lupa akan hari-hari penciptaan pada zaman dahulu kala. Dalam banyak kepercayaan dan Kitab Suci, ada 6 hari penciptaan. Lima hari diperuntukkan untuk membangun lingkungan sedangkan 1 hari terakhir ditujukan untuk kita manusia. Kita tidak membahas masalah spiritual di sini. Mari melihat urutan penciptaan. Lima hari pertama dipersiapkan oleh Sang Pencipta untuk menopang kehidupan mahkluk yang diciptakan dihari terakhir, manusia. Sebagai ciptaan yang sempurna, kehadiran kita harusnya melengkapi bumi ini, bukan memunahkan ciptaan lainnya (alam sekitar).

Kehidupan manusia dan lingkungan hidup menyatu dan tidak terpisahkan

Dari jaman dahulu kala manusia terus bertahan dan lingkunganlah yang menopang kehidupan kita. Hingga manusia benar-benar bisa mengaktualisasikan diri dan memandang sesuatu yang lebih dari lingkungan sekitarnya. Fokus manusia tidak lagi tertuju pada alam seadanya melainkan mulai berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang baru yang disebut teknologi. Tanpa disadari, teknologi yang membawa pada kemudahan demi kemudahan itu membuat manusia lupa akan alam sekitarnya.

Sadarilah teman bahwa lingkungan adalah kita. Dari sanalah segala kebutuhan dan keperluan kita berasal. Disana jugalah segala keindahan nan eksotik dapat kita nikmati bersama. Dari sana jugalah terhubung matapencaharian kita. APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN JIKA LINGKUNGAN TERDEGRADASI. APA YANG DAPAT KITA PERBUAT KALAU ALAM SEKITAR KITA TERELIMINASI.

Dampak buruk dari sisa pembuangan teknologi

Semakin hebat suatu teknologi semakin banyak sisa hasil prpduksi dan semakin tinggi efek buruknya terhadap lingkungan. Teknologi demi teknologi sudah dihasilkan mungkin ada miliaran bahkan triliunan hasil teknologi yang bertebaran di seluruh dunia.

  1. Coba bayangkan sisa hasil produksi pembuatan teknologi (industri).
  2. Caba bayangkan berapa banyak kerusakan yang ditimbulkan oleh teknologi selama ia beroperasi.
  3. Coba bayangkan berapa banyak hasil teknologi yang telah tua, rusak dan terbuang dimana-mana.

Kemerosotan lingkungan alam digantikan oleh teknologi industri – konspirasi ekonomi

Sadar atau tidak, teknologi telah merusak lingkungan yang selama ini telah menopang hidup kita. Kerusakan itu telah mendorong perubahan iklim yang pesat (pemanasan global) yang dimanfaatkan pihak Industri. Tampillah teknologi (industri) memberi solusi gantung, padahal sebenarnya peran tersebut dilakukan oleh lingkungan secara alami:

  1. Mulai dari air. Mata air telah mengering, sumur-sumur semakin dalam, sungai-sungat telah tercemar. Bahkan kini air cuci sempak harus dibeli apalagi air untuk dikonsumsi ada harganya.
  2. Kipas angin. Angin sepoi-sepoi tidak ada lagi karena pohon kebanyakan sudah di tebang.
  3. Air Conditioner. Baru pagi-pagi sudah panas malamnya apalagi. Kesejukan sudah tidak ada lagi, hutan disekitar rumah telah alih fungsi.menjadi pemukiman.
  4. Hujan buatan. Kekeringan berbulan-bulan meyebabkan paceklik dimana-mana. Hutan-hutan telah diubah selurahnya menjadi pertanian. Suatu wilayah tidak lagi memiliki paru-paru hijau untuk menarik hujan.
  5. Belum lagi bencana demi bencana yang timbul karena pembalakan liar, ilegal logging, pembakaran hutan. Kita harus mengeluarkan uang yang lebih untuk teknologi (hasil industri) agar bisa mengatasi dan menanggulangi bencana yang seharusnya tidak terjadi ini.
  6. dan masih banyak lagi barang-barang hasil industri yang sebenarnya sudah disediakan oleh alam secara alami

Mari kita berpikir jernih, kebutuhan yang sebenarnya sudah disediakan oleh alam kini harus kita beli dengan harga mahal. Mengapa kita tidak sadar-sadar juga, karena kebringasan terhadap lingkungan membuat kita merogok tabungan lebih dalam untuk di bayar ke negara lain yang katanya “hebat berteknologi” (industri).

Pengusaha yang bijak – Industri bertanggungjawab – lingkungan lestari

Saya tidak bertujuan untuk menjadikan industri sebagai musuh kita. Tapi yang saya ingin sampaikan adalah “Kita manusia sebagai ciptaan yang sempurna harusnya menjadi pelengkap (penyempurna) bagi lingkungan sekitar. Pikiran kita yang tersistematis harusnya membuat kita mampu untuk memanage/mengatur lingkungan tetap eksis sembari mengembangkan teknologi untuk kehidupan yang lebih baik.

Pengusaha yang bijak harus menjaga lingkungan. Eksploitasi terhadap sumber daya alam harus dikontrol agar tidak sampai merusak kehidupan hayati dan biota yang ada didalamnya. Eksplorasi yang bertanggungjawab akan menjaga ketersediaan sumber daya untuk kehidupan anak cucu kita. Jangan sampai Indonesia yang dikenal sebagai negeri yang “gemah ripah loh jinawi” hanya menjadi cerita dongeng yang indah untuk generasi berikutnya. Ayo selamatkan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Simak juga, Uang, kekayaan dan kemewahan mempercepat kiamat

Hijaukan terus untuk Indonesia yang lebih baik….


Gagasan yang mungkin bisa menyelamatkan lingkungan

AMDAL sebagai syarat mutlak berdirinya sebuah Industri.

Setiap wilayah harus memiliki blok hijau yang terdiri dari daerah mata air, pinggir pantai (hutan manggrove), pinggir sungai (hutan bambu) dan lereng gunung.

Seluas-luasnya wilayah pertanian/perkebunan harus selalu memiliki blok hijau.

Mungkin ada Ilmuan kita yang bisa mewujudkannya:
Alat pembersih polutan
Seperti tanaman dengan proses fotosintesisnya yang mampu membersihkan udara.
Layaknya gelombang laut yang mampu membersihkan udara.
Seperti polutan yang menempel di dinding knalpot
Intinnya ditemukannya sebuah zat dengan permukaannya yang dapat beradhesi (tarik-menarik) dengan polutan. Zat yang hanya bisa beradhesi dengan polutan yang masa jenis dan permukaannya lebih besar dari udara (O2).
Diletakkan disetiap jalur udara
Disetiap gedung bertingkat (pencakar langit)
Pada knalpot kendaraan
Disetiap cerobong asap pabrik

Iklan

5 comments

  1. […] Ketika manusia terlalu fokus pada materi maka segala usahanya akan diberdayakan untuk mencari materi. Materi dan materi, uang dan uang semuanya ini dicari entah untuk siapa ? entah demi siapa ? Padahal umur sudah tidak muda lagi, yang sudah adapun belum tentu bisa dihabiskan. Mencari dan mencari materi (Simak, Lebih penting materi atau kebenaran). Eksplorasi terhadap sumberdaya yang ada terkesan berlebihan dan dipaksakan. Tidak sadar juga dianya bahwa aktivitas yang ia lakukan telah merusak lingkungan dan menindas manusia lainnya. Pelajari, Konspirasi dibalik kerusakan lingkungan […]

    Suka

  2. […] Kita tidak sadar, hadir dengan berbagai style bersama kreatifitas yang melibatkan bahan kimia berbahaya, teknologi dan mesin. Semua ini telah menimbulkan polusi dan pencemaran lingkungan sehingga terjadi gangguan keseimbangan alam. Perilaku industri yang semena-mena mengekspoitasi alam secara berlebihan seperti menggali kuburan bagi rakyat jelata yang tidak tahu apa-apa. Lihatlah, mereka hidup senang atas semua itu sedang penduduk yang tinggal di daerah rawan dan labil (seperti di dataran rendah, pinggiran sungai dan lereng gunung) terkena bencana alam yang meregang tidak sedikit nyawa. (Selengkapnya, Persekongkolan untuk membersihkan populasi melalui bencana alam) Ini dapat masuk konspirasi pembunuhan masal yang sengaja dirancang oleh Koorporasi dan swasta untuk mengurangi dan mengendalikan jumlah penduduk. Baca juga Persekongkolan ekonomi dibalik kerusakan lingkungan. […]

    Suka

  3. […] Pengusaha seolah tidak peduli dan pemerintahpun mengabaikannya. Kerusakan alam dimanfaatkan oleh perusahaan licik untuk menjual/ mengkomersialisasikan kenyamanan yang dulunya diperoleh dari alam. Udara menjadi panas, kipas angin laku keras. Saat suhu udara di rumah bagaikan di gudang maka AC laris manis. Bahkan oksigenpun dijual kepada publik. Bukankah ini bagian dari konspirasi ekonomi terbesar? ( Mudah-mudahan kami salah, ini karena terlalu banyak menonton film 😀 ) Selengkapnya, Konspirasi industri menekan lingkungan demi ekonomi […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s