9 Tipe Manusia Pencari Sensasi – Cara Menanggapi Sikap Berlebihan Mencari Sensasi

Tipe Manusia Pencari Sensasi - Cara Menanggapi Sikap Berlebihan Mencari Sensasi

Sensasi adalah sesuatu (1) yg membuat perasaan terharu; yg merangsang emosi; (2) yg merusuhkan (menggemparkan); kegemparan; keonaran (KBBI). Kehidupan manusia tidak pernah lepas dari hal-hal yang sensasional. Selama masih ada indra, rasa dan hawa nafsu maka selama itupula setiap orang menginginkan sesuatu yang berbeda dalam hidupnya.

Apabila sama saja dengan yang lain, beberapa orang menganggapnya tidak seru, terlebih kalangan muda-mudi remaja dan dewasa muda. Mereka malah lebih ekstrim dan menetapkan sebuah istilah yang cenderung gila yaitu, “Gak berdarah, Gak seru!“. Entah dari mana kawula muda mendapatkan kosa kata ini. Terkesan lebay (berlebihan) dan terlalu berani. Tindakan seperti ini sebenarnya sebuah pemborosan yang sama sekali merugikan.

Alasan seseorang mencari sesasi yang lebay

Mengapa banyak orang yang mencari sensasi? Fenomena sosial ini adalah sebuah polemik yang menimbulkan pro dan kontra. Kami akan mengulasnya secara terperinci. Berikut selengkapnya.

  • Hanya sekedar ingin tampil beda. Sepertinya mereka kehabisan ide dan kurang memiliki kreativitas yang memadai (bagus) sehingga diwujudkan dengan cara yang nyeleneh. Aneh memang beda padahal kadang juga yang aneh adalah sebuah kesalahan yang dibumbui menjadi sesuatu yang kelihatan baik.
  • Hendak mencolok untuk populer. Demi sebuah popularitas, beberapa orang melakukan sesuatu yang diluar batas. Tidak masalah asalkan itu adalah prestasi. Akan tetapi menjadi masalah jika perbuatan itu menyimpang dari norma yang berlaku di masyarakat.
  • Murni sebuah akibat karena tingkat stres yang tinggi. Saat seseorang merasa tertekan, logikanya tidak lagi berjalan dengan baik. Ada keinginan untuk melakukan tindakan di luar kewajaran dengan dalil menghibur diri sendiri lewat semuanya itu.

Tipe manusia pencari sensasi

Selama hidup didunia ini, ada-ada saja kelakuan manusia agar mereka diperhatikan dan dikenal oleh masyarakat sekitar. Melakukan hal yang aneh-aneh hanya demi popularitas atau hormat sesaat adalah kebiasaan yang membuat banyak orang ilfil. Lebih baik sebuah batu besar di ikatkan ke leher anda, kemudian anda di lempar ke dalam laut.

Inilah daftar orang-orang yang terbiasa mencari sensasi yang TS temui selama berjalan di dunia yang indah ini:
  1. Artis.

    Bila artis cari sensasi, banyak orang justru senang dan akhirnya doi dapat banyak pesanan. Yang keterlaluan adalah jika mereka cari sensasi sampai mengorbankan perasaan orang lain bahkan perasaan sendiri, menghina, menjelekkan dan bertindak kasar di depan umum.

  2. Media yang Ditunggangi.

    Jika media masa sudah di tunggangi oleh politik kepentingan maka berita-berita “sampah” akan diangkat untuk menutupi atau menonjolkan pihak tertentu. Lihat saja media masa tetangga sebelah, ketika mereka berspekulasi soal jatuhnya maskapai penerbangannya. Padahal itu hanyalah usaha untuk menutupi konspirasi dibalik kejadian tersebut.

  3. Marketing.

    Orang-orang marketing harus pandai cari sensasi : biar produknya semakin populer. Sayang, terkadang hal-hal itu terkesan berlebihan dan tidak sesuai dengan kenyataan. Impian untuk menarik lebih banyak costomer (pelanggan) menjadi sebuah jerat yang merugikan diri sendiri. Padahal produk yang bagus dan berkualitas akan populer sendiri seiring dengan manfaatnya yang luar biasa.

  4. Politikus Kacangan.

    Seperti namanya, politikus jenis ini hanya garing dimulut saja akan tetapi kerja minus. Hanya bisa memanfaatkan media yang memberikan pendidikan moral negatif bagi para pendengarnya. Orang seperti ini tidak dapat dijadikan panutan sehingga tidak pantas ditiru oleh masyarakat.

  5. Preman.

    Kalau ini, jangan ditanya lagi. Lihat aja tuh di pasar dan di terminal sana! Pakaian dan lengan yang tersobek-sobek, tumit dan kaki celana yang terkoyak-koyak. Lewat didepan anda dengan muka sangar dan mata melotot berharap anda menundukkan kepala. Kalau saya: Ogah!
    Kami sendiri menduga bahwa sikap seperti ini termasuk dari bagian masyarakat primitif. Ini bukan profesi, sudah ada TNI/Polri yang siap menjaga dan menjamin keamanan negara.

  6. Seseorang yang Kurang Diperhatikan.

    Sudah bukan rahasia umum lagi, orang-orang yang kurang diperhatikan, apalagi oleh orang terdekat mereka (keluarga) akan cenderung melakukan aktivitas berlebihan untuk mendapat perhatian yang hilang itu.
    Cabe-cabean, terong-terongan adalah sensasi yang sengaja diciptakan oleh kaum remaja agar mereka lebih diperhatikan oleh orang lain di sekitar lingkungannya.
    Oleh sebab itu, alangkah baiknya jika orang tua lebih memperhatikan putra-putrinya untuk menjauhkan mereka dari pergaulan yang buruk.

  7. Seseorang yang Kurang Kerjaan.

    Mungkin si kawan ini kurang disibukkan dengan aktifitasnya sehari-hari sehingga dia cenderung cari-cari perhatian dengan anda. Menggertak dan marah tanpa alasan yang kuat. Mereka ini seperti orang-orang psikopat yang mengganggu orang lain tanpa alasan.

  8. Seseorang yang Ingin Dihormati, Sayang Tidak Kesampaian alias Orang SOmbong.

    Selama saya berjalan dan berjalan, tidak sedikit orang yang seperti ini saya temukan. Saya mengkategorikan mereka dalam posisi “Gila Hormat”. Mereka seperti kutu yang sulit ditemukan. Ingin rasanya mereka di jepit dengan kedua belah kuku ini sehingga terdengan bunyi “Klik” yang menandatan mereka sudah tak ada lagi.

  9. Seseorang yang sedang tidak puas menjalani hidup.

    Mereka yang tidak puas sehingga hatinya terasa hampa, biasanya memiliki keinginan yang tergolong unik/ lain dari yang lain. Dia sudah mencapai sesuatu tetapi yang diinginkannya lain dari yang telah terjadi itu. Mereka tidak pernah berpuas diri dan cenderung menginginkan sesuatu yang kemungkinan besar tidak bisa dicapainya. Melainkan ia hanya terbius saja dengan hawa nafsu itu karena salah satu hobinya adalah menonton televisi yang mempopulerkan trend tersebut.

Orang-orang yang mencari sensasi hanyalah artis dan media masa. Itu memang pekerjaan mereka dan mereka dibayar untuk itu. Lha….. Kalau orang-orang seperti kita ini, cari sensasi…. Siapa yang bayar? Yang ada malah beberapa orang ilfil melihat kita.

Orang-orang yang hebat akan terangkat karena kebaikan dan ketegaran hatinya lalu bersinar.

(mendingan lakukan kebaikan dan jadilah orang yang bermanfaat juga selalu siap menghadapi ujian kehidupan)

Namun

Orang-orang yang pandai cari sensasi kelak akan meredup dan terjun bebas.

(pasti rugi sendiri dah, parahnya kalau orang lain juga dirugikan)

Cara menanggapi orang yang keterlaluan mencari sensasi

Lalu bagaimana kita menanggapi orang yang suka mencari sensasi dengan melakukan tindakan berlebihan? Saran kami, jangan digubris dan jangan juga diejek teman. Sebab kedua hal ini beresiko membuat mereka semakin nekat. Oleh karena itu lebih baik diabaikan saja, ntar juga berhenti sendiri & sadar sendiri.

Mengapa manusia suka cari sensasi? Bukankah semuanya itu agar dia bahagia, damai dan tenteram menjalani hidup ini? Sadarilah bahwa pencarian anda yang berlebihan beresiko tinggi terhadap diri sendiri, keluarga dan orang-orang terdekat lainnya (ke arah yang negatif). Bahkan bisa jadi lingkungan sekitar rusak hanya karena usaha semacam ini. Pada dasarnya anda bisa saja melakukannya asalkan pada batas-batas kewajaran dan tidak mengorbankan kepentingan orang lain tentunya.

Salam mental kuat & tetap santai!

Iklan

2 comments

  1. […] Jangan kosentrasikan kehidupan anda pada “untuk mendapatkan perhatian” melainkan fokuskan diri ini untuk melakukan kebaikan kepada semua orang. Kebaikan yang kita lakukanlah yang secara tidak langsung akan membawa hidup kita untuk diperhatikan oleh orang lain. Revolusi pola pikir seperti ini harus kita lakukan agar kelak tidak terjebak dalam perbuatan-perbuatan sempit untuk mencari sensasi negatif. Mau tau lebih lanjut tentang : Siapa saja orang yang gemar mencari sensasi negatif. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s