8 Bahaya Laten Pengangguran Di Indonesia

 

Pengangguran

Pengangguran adalah masalah kasik di Indonesia. Ini adalah beban kita bersama. Dari tahun ke tahun jumlah pengangguran teruslah bertambah. Kami turut prihatin karena hal ini. Saatnya manusia Indonesia dibina untuk menjadi pengusaha kecil dan menengah (UMK). Dimana setiap orang di arahkan pada kreativitasnya dan bakat yang ia miliki itulah yang seharusnya menjadi tempat dimana ia bekerja dan menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Jangan menunggu-nunggu investor asing menanamkan modalnya di negeri ini melainkan pemerintah harus berinvestasi sendiri di negaranya. Sebaiknya pemerintah menguasai produk hulu yang berkaitan langsung dengan hasil bumi dan pangan. Istilah kerennya adalah, “Jika pemerintah sudah punya sumbernya, dibagi-bagi gratispun sama rakyat tidak masalah“. Yang menjadi masalah adalah jika sumbernya di beli dan dikasih ke masyarakat juga gratis. Bukankah ini namanya pemerintah nombok (ruginya doble).

Mengapa pengangguran terus bertambah dan tetap ada?

Seperti yang kami katakan sebelumnya bahwa tenaga kerja yang berperan dalam perusahaan yang memenuhi kebutuhan manusia sudah mencukupi. Satu-satunya peluang adalah dengan cara kerja sama pemerintah dengan pihak ke tiga untuk mencari dan menemukan bakat setiap orang. Dengan potensi itulah setiap orang bekerja dan menghasilkan uang. Dimana semuanya harus tersistem, tidak ada yang tampil sendiri-sendiri melainkan bersama.

Berikut beberapa alasan, mengapa pengangguran ada dan terus bertambah di Indonesia:

  1. Penyebab utama pengangguran adalah “gengsi”.
  2. Tidak sabar menjalani proses.
  3. Enggan untuk menerima, mengakui dan merubah kekurangannya, refleksi diri minim.
  4. Kemandirian yang rendah.
  5. Pilih-pilih pekerjaan.
  6. Mental-mental pengemis (tangan dibawah, kerja sedikit, sing penting perut kenyang).
  7. Cakar (calon pekerja) belum benar-benar siap (secara fisik, intelektual dan mental) menghadapi dunia kerja.
  8. Sudah terbiasa disuapin.
  9. Hidup dalam khayalan/angan-angan terus.
  10. Soft skill rendah (EQ).
  11. Pergaulan yang buruk
  12. Penyebab sistemik pengangguran : Kecepatan pertumbuhan perusahaan tidak secepat pertumbuhan lulusan baru di Indonesia.

Masalah yang timbul akibat pengangguran

Pengangguran menimbulkan masalah kemudian : yang jika berlangsung lama menyebabkan seseorang mudah untuk negatif, diantaranya sebagai berikut:

  1. Fokus pada banyak hal yang sebenarnya tidak penting.
  2. Mudah tersulut emosi – emosional. Temperamen labil – buruk. Jadi tidak sabaran.

    Selanjutnya, Cara menghilangkan kemarahan

  3. Cenderung gila hormat. Suka mencari-cari sensasi agar lebih dihargai oleh orang lain.

    Berikutnya, Harga diri dan kehormatan tidak ada

  4. Menjadi pelaku kriminalitas : Ada dorongan untuk menjadi preman (Laki-laki) dan (perempuan) menjual diri.
  5. Menjadi pribadi-pribadi pengganggu yang suka mengusik ketenangan orang lain.
  6. Stress yang dapat berujung pada depresi dan mengakhiri hidup.

    Solusinya, Cara mengatasi stres

  7. Mudah dihasut dan di manfaatkan pihak ke tiga. Sehingga bertingkah di luar batas norma.
  8. Menjadi pengguna, kurir bahkan pengedar NARKOBA

Pengangguran adalah masalah kita bersama. Oleh karena itu, mari berikan ide-ide positif anda untuk mengatasinya.

Terimakasih

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s