7 Alasan & Dampak Negatif Amarah Dalam Kehidupan – ANTARA MARAH DAN SABAR

Cara meredakan amarah yang berlebihan dengan segera

Dalam semua ketidaknyamanan yang menghampiri anda, tidak salah untuk marah. Akan tetapi, ingatlah untuk berhenti.

 

Jika anda masih muda. Belajarlah berhenti marah. Bila saat ini, kemarahan anda baru bisa surut setelah satu minggu kejadian berlalu. Maka belajarlah untuk mulai mengsegerakan menghentikan kemarahan itu. Buat jadi 6 hari, 5 hari, 4 hari, dan terus berkurang sampai 24 jam setelah kemarahan itu muncul, sehingga suatu saat nanti anda bisa menghentikan kemarahan itu segera sesudah ia muncul. Untuk yang terakhir ini, Mencapainya adalah indikator kedewasaan. Anda sudah matang secara emosional. Selamat mencoba kawula muda!

Sekali Lagi ! Pertimbangan untuk marah kawan [Tambahan dari teman-teman kaskus]:

  1. “Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu.” (Benjamin Franklin)
  2. “Sabar itu tak ada batasnya hanya manusia saja yang membuat batasnya.”
  3. “Panjangnya kesabaran tergantung dari pengalaman anda. Orang yang sudah sering tertekan pasti lebih sabar dari pada orang yang baru 1, 2 kali tertekan. Tekanan membuat anda semakin sabar.”
  4. “Kapan kita bisa marah? Karena kalau sabar terus malah disepelekan orang.”Saat marah, ingat ini :
  • Sesaat sebelum marah tanyakan pada diri sendiri : “Siapa aku?” Apakah anda seorang preman atau tante-tante rempong di YKS ? Atau siapa ?
  • Perhatikan dengan seksama apa yang terjadi. Pertimbangkanlah kata-kata yang mampu membuat orang tersebut menyadari kesalahannya. Marah kepada orang yang tidak tau kesalahannya membuat kita terlihat lebih bodoh dari orang tersebut.
  • Dalam hidup ini selalu positif thingking. Kedepankan toleransi dan pengertian dalam setiap gejolak yang anda alami.
  • Marahlah dengan suara pelan, santun dan tatapan kuat. Marah yang baik lebih kepada menegur. Teguran yang tegas mendatangkan perubahan
  • Hindari marah untuk hal-hal yang tidak penting.
  • Hindari marah pada hal-hal yang bukan kewenangan anda
  • Hindari marah yang ceplas-ceplos, bertele-tele plus kata-kata kotor/hinaan
  • Hindari marah dengan berteriak. Hindari marah yang emosional.Bila anda terpercik gangguang sosial : selama masih bisa di toleransi ; mengertilah banyak.
  • Bila kita diganggu/diusilin berulang-ulang : pastikan untuk menyampaikan sinyal-sinyal peringatan tanpa suara dan tanpa emosi. Dapat berupa : batuk kecil, mata melotot atau mini action lainnya yang menunjukkan bahwa anda tidak menyukai perlakuan tersebut.  Jika mereka sadar, baguslah. Jika tidak, biarkan saja, nanti pasti sadar juga.
  • Bila gangguan itu terjadi “disengaja” lagi dan lagi : kedepankan kesabaran. Biarkan mereka mengulangi keusilan yang sama. Sampai pada suatu waktu : tanpa mereka sadari >> “tunjukkan taring” tanpa emosional.
  • Jika anda mengalami fatalitic error : Pelankan suara dan tegur dengan santun. Biarkan dia menyadarinya dan memperbaiki kesalahannya. Jika memang harus mendapat sangksi, biarkan yang berwenang melakukan tugasnya jangan main hakim sendiri.
  • Mengapa marah ? Karena kita menginginkan perubahan. Sabarlah menanti perubahan itu karena yang bisa mengubah hati manusia hanyalah Tuhan saja.
  • Manusia bukan “alat” perubahan (dengan marah-marah) : peraturanlah yang menjadi alat perubahan dan pengawasnya telah di tentukan. Panggil pengawasnya agar dia bisa menunjukkan kelihaiannya. Jangan kotori tangan juga jangan kotori bibirmu : biarkan pihak berwenang bekerja.

Kemarahan jelas saja tidak berguna sebab manusia bukanlah peraturan berjalan. Terkadang amarah meluap karena apa yang kita inginkan tidak sesuai dengan kenyataan yang semakin diperparah dengan sikap angkuh. Adalah lebih baik bagi anda untuk menghancurkan sifat arogan yang sombong dengan mengatakan dalam hati: “kami hanyalah debu-tanah, manusia sampah yang tidak berguna. Itu sudah seharusnya terjadi, kuatkan kami ya Tuhan.” Hindari sikap main hakim sendiri termasuk dalam hal kata-kata kasar yang tidak sepantasnya. Melainkan serahkanlah semua itu kepada pihak yang berwenang. Tetapi, jika anda seorang yang kuat, sanggup bertahan di tengah situasi sulit maka hadapilah situasi itu dengan tabah: anggaplah bahwa itu ujian bagi diri sendiri sebagai pelajaran pengendalian diri.

Demikianlah pengalaman kami…..


Sebelumnya :


 

20 comments

  1. […] Bersabar. Sabar itu kekuatan yang sangat AMPUH. Ini adalah perisai pertama dan utama dalam menghadapi fitnah. Selengkapnya lihat (Sabar itu indah) […]

    Suka

  2. Konsentrasi dan Fokus - Bebaskan Pikiran dan Jadilah Hebat - menang BERSAMA - Indonesia Strong From Village berkata:

    […] sabaran itu buruk sekali teman. Hidup di dunia ini butuh proses. Kalau orang lain, doanya cepat dijawab, jangan berkecil hati. Setiap orang berbeda rejekinya, […]

    Suka

  3. Menangis itu penting, Jangan pendam tangisanmu / menahan tangisan siapapun - menang BERSAMA - Indonesia Strong From Village berkata:

    […] mata mengajari kita untuk lebih sabar dan rendah hati. Menanggung penderitaan itu tidak mudah, secara tidak langsung kita diajari untuk […]

    Suka

  4. […] kita: Kedepankan kesabaran dan Santai wae gan….. Ntar juga kita terbiasa dengan sikapnya tuh dan lama kelamaan juga […]

    Suka

  5. 10 Mental Koruptor – Hati-hati 10 hal ini beresiko membuat anda menjadi pelaku korupsi pendatang baru - menang BERSAMA - Indonesia Strong From Village berkata:

    […] 1.     Sadar atau tidak koruptor adalah orang yang tidak sabar […]

    Suka

  6. 16 Bahaya pacaran! Kerugian berpacaran bagi kehidupan anak muda - Awalnya Manas-manasin Hawa Nafsu ujung-ujungnya Terbakar Nafsu Setan - menang BERSAMA - Indonesia Strong From Village berkata:

    […] pada terburu-buru punya pacar lebih baik bersabar dan tetap kuat mengendalikan hawa […]

    Suka

  7. […] Apabila mereka terus menerus tidak mendengar, tidak perlu berteriak melainkan cobalah untuk mendekatinya lalu berada tepat disampingnya sambil menegur dengan suara pelan namun tatapan tegas kearahnya sambil menunjukkan raut muka yang tidak senang. Pasti dia lebih mendengarkannya dan berhenti berbuat kesalahan. Silahkan dalami, Akibat dari setiap kemarahan kita […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya perumpamaan tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.