9 Sumber Daya Terbarukan Yang Membuat Rakyat Tidak Kekurangan – Semua Kehidupan Berawal & Kembali ke Laut

Teknik membuat rakyat tidak pernah kekurangan dengan sumber daya terbarukan

Sejak dari awal penciptaan, Tuhan telah mempersiapkan bumi beserta seluruh isinya agar tidak pernah kekurangan akan sesuatu hal. Sistem yang Ia gunakan sangat handal yakni sistem yang berputar sehingga membentuk rantai yang tidak pernah berakhir. Manusia dicanangkan-Nya untuk menemukan rahasia sistem tersebut melalui kuat kuasa Roh Kudus, kita dituntun-Nya untuk membuat dunia yang tidak pernah kekurangan. Sebab Roh Kudus adalah hikmat dan pengetahuan yang benar, yang membawa manusia dalam pembaharuan hidup. Satu-satunya hal yang menggagalkan efektifitas & efisiensi sistem yang berputar adalah keserakahan manusia.

Saat ini, segala sesuatu yang kami ungkapkan disini bukan berarti melawan kekuasaan-Nya dengan meniadakan peran-Nya yang nyata ditengah-tengah manusia. Tulisan ini justru melengkapi dukungan terhadap keterangan betapa Maha Kuasa Allah yang kita puja. Sebab rencana-Nya dari awal tidak pernah terselami oleh orang-orang fasik tetapi mereka yang takut kepada-Nya diberikan petunjuk untuk tetap hidup makmur ditengah bertambah banyaknya jumlah umat manusia yang memenuhi bumi ini.

Secara tidak langsung kita memakan kotoran sendiri

Lautan adalah awal dan akhir kehidupan. Segala kekayaan sumber daya alam di darat akan tergerus, terkikis, membusuk dan habis sebagai mineral menuju ke laut. Oleh karena itu untuk mempertahankan kualitas sumber daya alam di daratan, manusia butuh garam dan semua mineral dari laut untuk di bawa kembali ke daratan lalu diaplikasikan sebagai pupuk untuk menyuburkan tanah pertanian. Semua bahan hidup, sisa makhluk hidup, bangkai, kotoran (maaf, bahkan feses & urin) akan melalui tahapan mineralisasi di laut. Kemudian manusia mengeringkan airnya sehingga jadilah garam yang digunakan sebagai pupuk tanaman dan sebagian sebagai penyedap rasa dan masih banyak lagi fungsinya dalam kehidupan.

Jadi, pelajaran dari semuanya ini adalah, kita tidak boleh sombong sebab makanan yang dikonsumsi adalah murni berasal dari kotoran, bangkai dan sisa-sisa segala sesuatu yang dibuang ke laut. Hanya saja hal itu telah melalui beberapa tahapan pemurnian yaitu :

  • Dimurnikan saat pengeringan air laut menjadi garam.
  • Diolah oleh tumbuhan menjadi umbi-umbian, buah-buahan, sayuran, santan dan lain sebagainya.
  • Dicerna oleh hewan menjadi daging, susu, kulit dan kebutuhan manusia lainnya.
  • Kemudiaan semua bahan yang sudah dipersiapkan oleh alam diolah lagi oleh pabrik-pabri perusahaan menjadi minyak goreng, gula, tepung terigu, tepung kanji dan masih banyak lagi.

Sekalipun demikian, harus menyadari bahwa dasarnya tetap yakni “manusia memakan kotorannya sendiri sekalipun hal ini terjadi secara tidak langsung”. Oleh karena itu jangan sombong walau sehebat apapun anda hari ini. Toh matinya juga nanti jadi pupuk yang kembali menjadi sumber bahan pangan sehari-hari. Ckckckckkkkk

Air laut sebagai media tanam dan media hidroponik

Lautan seolah sebagai sumber kehidupan bagi semua makhluk yang ada dimuka bumi ini. Bahkan jika seandainya anda bisa mengambil air laut lalu menyiramkannya ke tanaman niscaya itu akan tumbuh subur dengan catatan konsentrasinya diturunkan/ diencerkan. Demikian pula saat anda hendak berencana untuk membuat media tanam hidroponik dari air yang bernutrisi. Laut adalah pilihan terbaik untuk media hidroponik dengan catatan konsentrasinya diturunkan/ diminimalisir/ diencerkan terlebih dahulu untuk disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dimaksud. Selanjutnya, Teknik bercocok tanam yang baik

Bahkan anda dapat bercocok tanam di padang gurun

Sama seperti terangnya cahaya matahari yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia demikian pulalah dengan garam sangat dibutuhkan dimanapun anda berada dibelahan bumi ini. Bahkan saat anda berada dan memutuskan untuk hidup di padang gurun maka senyawa NaCl adalah sangat dibutuhkan. Diantaranya agar anda tidak mudah dehidrasi, jauh dari serangan hewan buas, serangga pengganggu dan tentu saja untuk bercocok tanam juga. Bagi anda yang awam pasti merasa tidak mungkin untuk bercocok tanam di padang gurun akan tetapi tanaman apapun akan tumbuh subur disana dengan bantuan garam ditambah beberapa sisa makhluk hidup atau kotoran.

Mau ke Mars-pun “JANGAN LUPA BAWA GARAM”

Pantaslah bagi kita untuk mengatakan bahwa garam adalah mineral ajaib yang sangat penting perannya dalam kehidupan manusia. Kemanapun anda berpindah untuk menuju tempat apapun maka jangan lupa membawa mineral ini. Bahkan jika anda hendak berpergian ke Mars seperti yang diimpikan oleh NASA untuk tinggal hidup di sana niscaya anda tetap harus membawa sodium klorida untuk menyambung hidup. Vitalitasnya bagi kehidupan manusia sungguh tidak bisa tergantikan oleh apapun juga.

Proses mengolah tanah yang baik

Peran garam yang tidak dapat diwakili oleh sesuatu yang lain adalah kemampuannya sebagai bioaktivator bagi mikroorganisme. Kuman butuh semacam energi dalam kadar tertentu agar proses pembusukan berlangsung cepat sehingga berbagai bahan organik dapat didemineralisasi menjadi pupuk untuk kembali dimanfaatkan oleh makhluk hidup berklorofil menjadi bahan pangan yang dikonsumsi oleh makhluk hidup lainnya.

Demikian juga dengan tambuhan di padang ada beraneka macam. Tidak hanya berfungsi sebagai bahan pangan melainkan tumbuhan dapat pula dimanfaatkan sebagai bahan bakar, bahan bangunan, dekorasi, karya seni, pakaian dan lain sebagainya. Pokok penting untuk membuat negara ini tidak pernah kekurangan adalah dengan memaksimalkan penggunaan sumber daya yang terbarukan yakni tumbuhan hijau.

Daftar sumber daya yang dapat diperbaharui

Tanaman adalah makhluk hidup multi fungsi yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan berbagai-bagai produk kebutuhan manusia. Pertanian adalah ujung tombak kehidupan yang berputar dan tidak pernah kekurangan. Kami tidak ilfil dengan teknologi (mesin) dan BBM (bahan bakar minyak) dari minyak bumi akan tetapi kesemua sumber daya tersebut cenderung tidak terbarukan bahkan sekalipun itu dapat di didaur ulang niscaya membutuhkan waktu lama & biaya operasional yang mahal. Lalu inilah menurut kami beberapa sumber daya yang dapat terbarukan dan selalu ada (tidak pernah hilang) asalkan dipelihara secara baik-baik oleh manusia.

Jumlah Energi Di Alam Semesta Tidak Bertambah dan Tidak Berkurang

  1. Tumbuhan hijau. Sumber daya tanaman (SDT) misalnya pemanfaatan minyak kelapa sawit sebagai bahan bakar.
  2. Sumber daya manusia (SDM). Baik tenaga dalam bentuk fisik maupun kekuatan intelektual dan emosional.
  3. Sumber daya hewan (SDH). Pemanfaatkan kemampuan hewan sangat familiar di masyarakat diantaranya sebagai sumber tenaga (menambah energi – makanan) dan pengangkutan (transportasi – membajak).
  4. Sumber daya mikroorganisme/ kuman (SDK). Kuman digunakan untuk membuat alkohol, gas dan minyak alami.
  5. Tenaga aliran air/ sungai/ air terjun. Dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.
  6. Kekuatan angin. Demikianlah juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
  7. Radiasi sinar matahari. Panas membuat anda dapat menghidupkan lampu dan memasak di dapur.
  8. Tenaga panas bumi (di daerah gunung berapi). Sering dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik untuk berbagai keperluan seperti hiburan keluarga (radio & televisi).
  9. Kekuatan gelombang laut/ arus air laut. Aliran di pinggir laut atau aliran samudra sangat cocok untuk dijadikan tenaga pembangkit generator.

Cara membuat rakyat tidak pernah kekurangan

Persoalannya sekarang adalah bagaimana memanfaatkan sumber daya di atas untuk kepentingan bersama. Kami rasa dalam hal ini kita butuh sarjana teknik untuk mengubah bahan-bahan organik ini menjadi tenaga dan bahan baku lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia agar tidak lagi hidup dalam kekurangan, kelaparan dan ancaman kemiskinan. Berikut cara membuat negara yang tidak pernah kekurangan sesuatu apapun juga.

  1. Kembangkan pengetahuan dan wawasan dalam pemanfaatan sumber daya yang melibatkan teknologi hijau (organik).
  2. Minimalisir penggunaan mesin dan tingkatkan pemanfaatakan bahan hidup – organik. Sebagai sumber energi (tenaga) yang terbarukan dan selalu ada saat dibutuhkan. Misalnya dengan memanfaatkan tenaga manusia dalam berbagai urusan yang produktif untuk menghasilkan sesuatu yang baik.
  3. Maksimalkan pemanfaatkan tumbuhan sebagai bahan pangan (baik untuk manusia dan hewan), pakaian (kapas – serat tanaman), perhiasan, bahan bangunan, karya seni dan lain sebagainya.
  4. Tingkatkan pemanfaatan hewan. Selain sebagai sumber bahan pangan, tenaga – transportasi, wol – sutra (pakaian), karya seni dan lain sebagainya.
  5. Maksimalkan pemanfaatkan kuman. Misalnya adalah dapat menghasilkan bahan bakar dari metanol dan solar.
  6. Minimalisir pemanfaatan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui (misalnya minyak bumi).
  7. Persiapkan sumber daya (SDT, SDH, SDK) 125% – 150% dari kebutuhan masyarakat. Misalnya pangan, pakaian, bahan bangunan, karya seni dan lain sebagainya. Sebab lebih baik lebih daripada kurang.
  8. Mengembangkan kebutuhan masyarakat yang berorientasi pada bahan organik yang terbarukan. Misalnya kebutuhan akan pariwisata dan pengalaman yang melibatkan alam sekitar, mengembangkan karya seni & keindahan lainnya yang asalnya dari alam (wisata alam), mengembangkan kuliner (makanan & minuman) yang dihasilkan oleh lingkungan alami, mengembangkan hiburan yang hijau (musik – lagu – komedi – film) dan masih banyak lagi.
  9. Pada intinya adalah memanfaatkan kekuatan fisik dan intelektual manusia untuk menghasilkan kebutuhan yang baru dan mendorong masyarakat untuk mau membeli dengan fasilitas gaji yang mencukupi. Sehingga permintaan = penawaran.
  10. Sumber daya yang asalnya dari luar sebaiknya diadakan dinegeri sendiri sehingga uang masyarakat tidak di bawa lari ke luar negeri.
  11. Membina sikap cinta tanah air dan cinta produk-produk hijau yang ramah lingkungan.

Cara memutar sumber daya tetap terbarukan negara adalah sistem yang berputar

Intinya adalah mengorientasikan seluruh kebutuhan masyarakat 75% – 90% pada bahan organik yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Sebab mengembangkan dan mendaur ulang bahan organik tidak sulit melainkan hanya butuh cahaya matahari dan garam dalam kurun waktu tertentu hingga semuanya kembali dibentuk. Selanjutnya, Negara adalah sistem yang berputar

Salam pembangunan hijau!

Iklan

2 comments

  1. […] Jadi, bisa dikatakan bahwa di dalam dunia ini segala sesuatu sifatnya berputar-putar. Dimana semua garam dengan bantuan sinar matahari akan menjadi benda dan semua benda akan mampu diubah kembali menjadi garam yang turut melepas energi (gas metana) baik melalui proses-proses lingkungan alamiah maupun secara buatan. Yang perlu kita lakukan adalah menjaga keseimbangan sehingga kecepatan konsumsi dapat sebanding dengan kemampuan alam mendaur ulang dan menyusun semuanya itu kembali dari awal (yang jelas ini tidak instan). Apabila pada kenyataannya tingkat konsumsi lebih tinggi dari kecepatan alam membuat hal tersebut maka manusia perlu membuatnya sendiri dengan bantuan teknologi yang lebih efisien dalam hal waktu. Sumber daya terbarukan […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s