Mata Pelajaran Berdiam Diri (YOGA) Di Sekolah

Mata pelajaran berdiam diri - YOGA

Dalam setiap hari yang dilalui selalu ada saat tertentu dimana kami berdiam diri. Entah itu di rumah, di tempat kerja, di perjalanan, di kampus/ sekolah atau dimanapun berada selalu ada moment untuk berdiam diri. Aktivitas ini tidak pernah tidak diketahui karena selalu dilakukan oleh siapapun. Diam itu wajar selama membawa dampak yang baik bagi kehidupan anda dan orang-orang disekitarmu.

Saatnya menutup indra dan menyelami diri sendiri

Tidak setiap saat kaki ini berjalan, tidak selamanya tangan bekerja, tidak selamanya mulut berbicara dan tidak selamanya tatapan mata berarti. Ada waktu dimana fokus ke luar diri ditutup/ dihilangkan lalu mulai berkonsentrasi untuk tetap tenang dalam pikiran sendiri yang bermain dalam pola tertentu. Inilah yang kami maksud dengan berdiam diri tanpa kekosongan/ kehampaan.

Bahaya diam saat pikiran kosong

Berdiam diri dalam kekosongan berpikir adalah kebiasaan yang tidak tepat. Sebab pikiran yang kosong mudah terbakar oleh (1) hawa nafsu (termasuk nafsu seksual, makan, merokok dan keinginan lainnya). Selain itu, (2) keadaan pikiran yang hampa akan membuat anda mudah dihasut/ dikompori/ diperalat oleh orang lain. Oleh karena itu perilaku diam sama sekali bukanlah sesuatu yang kami rekomendasikan untuk dipelajari oleh siapapun.

Tidak hanya mengembangkan intelektual melainkan emosional juga

Alangkah lebih baik jika mata pelajaran di sekolah tidak hanya melatih siswa untuk cerdas secara intelektual. Aspek kecerdasan lain juga harus diperhatikan. Salah satunya adalah sisi kecerdasan emosional. Cerdas tidaknya seseorang saat mengendalikan emosinya akan sangat menentukan kesehatan mentalnya. Mereka yang sehat mentalnya biasanya lebih sabar, tenang dan mampu bertindak sesuai moment yang sedang berlangsung.

Apabila seseorang hanya unggul dibidang intelektual saja alhasil akan membuatnya tidak mahir bersosialisasi dan cenderung memiliki sifat yang manipulatif. Oleh karena itu harus ada keseimbangan antara ilmu pengetahuan/ sains dan kepedulian dengan sesama manusia dan lingkungan hidup.

Salah satu aspek kecerdasan emosional adalah kemampuan untuk mengenal dan menyelami diri sendiri. Seorang anak yang mengenal siapa dirinya akan dituntun dalam jalur yang sesuai/ tidak jauh-jauh dari tujuannya tersebut. Kemampuan menyelami diri adalah kesempatan untuk (a) menikmati diri sendiri dan (b) mengetahui kemauan pribadi.

Materi membuat anda lupa diri – lupa akhirat – sombong

Tidak sedikit orang kami kenal yang baru merasa senang saat ada orang lain yang menemani mereka, itu normal. Berberapa yang lain baru merasa senang saat sedang mendengarkan radio & televisi. Ada lagi yang baru merasa senang saat di depan komputer PC/ gadget/ smartphone/ tablet dan barang-barang IT lainnya. Kebiasaan itu memang tidak salah akan tetapi tahukah anda bahwa semua yang ada diluar sana membuat kita lupa diri.

Cara berdiam diri yang bermakna

Seseorang yang mampu menikmati diri sendiri adalah mereka yang bisa berbahagia walau hanya seorang diri saja. Keadaan ini dimulai dari suasana hati yang pasrah dan menerima segala sesuatu apa adanya. Sehingga apapun yang terjadi dan sedang bergejolak disekitar anda memberi rasa puas dalam hati. Jadi masalahnya sekarang adalah kepada siapa anda pasrah dan bersyukur dalam keadaan diam?

Fokus pada diri sendiri dalam diam tidak mudah untuk dilakukan. Anda harus berada dalam posisi yang santai lalu mengabaikan beberapa gangguan indra kemudian mulai fokus kepada seseorang yang lebih kuat dari anda. Dengan berpikir sambil berdiam diri lalu berkomunikasi kepada Yang Maha Kuasa niscaya diamnya anda tidak sia-sia (hampa).

Manfaatnya

Selalu mengaktifkan pikiran sekalipun dalam keadaan diam adalah salah satu cara untuk melatih pola pikir anda. Saat pikiran  terus bergerak maka itu seperti “gerinda yang sedang mengasah pisau“. Jadi lama kelamaan pikiran yang selalu aktif walau sedang berdiam diri akan membuat otak anda lebih tajam/ lebih cerdas dalam bidang yang ditekuni masing-masing.

Diam di sekolah

Tantangan yang harus ditaklukkan pelajar

Satu-satunya hambatan konsentrasi saat berdiam diri adalah gangguan dari lingkungan sekitar dan orang lain. Tidak mudah untuk tetap diam dalam suasana yang gaduh/ rium. Terlebih bagi anak didik yang masih duduk di bangku sekolah sebab mereka memiliki indra yang lebih peka. Sensitivitas alat indra pada anak dan remaja sampai muda masih sangat kentara/ sangat jelas. Lain halnya dengan orang dewasa/ orang yang sudah tua dimana biasanya mereka tidak mudah terguncang oleh gangguan sosial.

Oleh sebab itu, alangkah lebih baik jika mata pelajaran berdiam diri diajarkan di sekolah-sekolah. Sebab hal ini tidak terwujud secara otomatis melainkan butuh latihan yang terus menerus hingga suatu saat anak didik tidak mudah buyar konsentrasinya saat ada gangguan yang tidak sengaja dari lingkungan atau sikap teman yang hanya sekedar iseng. Kebiasaan ini juga akan melatih siswa-siswi untuk tidak mudah terusik oleh hingar bingar gangguan sosial yang negatif disekitarnya.

Maksud dan tujuan berdiam diri

Jika ini terus dilatih maka seorang anak memiliki opsi lain saat sedang menghadapi waktu luang yang panjang. Waktu senggang jangan diisi dengan tidur-tiduran, main game terus, sosial media seharian, nonton televisi lagi dan lagi dan aktivitas lainnya yang dilakukan secara nanstop. Melainkan ada saat dimana para siswa berdiam diri lalu fokus kepada diri sendiri dan merasakan kebahagiaan dari ketenangan pikiran.

Kami tidak bermaksud untuk mengajak anak didik bermalas-malasan. Kalau ada PR dari guru, pekerjaan rumah dari orang tua, kelas kursus di sore hari atau aktivitas positif lainnya silahkan di dahulukan itu kawan. Jangan juga berdiam diri padahal sedang melakukan aktivitas positif itu tidak benar. Yang kami maksudkan disini adalah (1) saat ada waktu luang yang cukup panjang atau (2) sedang bosan dengan aktivitas yang dilakukan atau (3) sedang menunggu sesuatu maka teknik bediam diri ini dapat diterapkan oleh anak didik.

Tetap konsentrasikan pikiran pada satu hal

Intinya adalah buat pikiran anak tetap fokus pada sesuatu saat sedang diam. Rekomendasikan mereka untuk tidak mengosongkan pikiran lalu angan melayang-layang entah kemana. Sadarilah bahwa pikiran yang kosong sangat mudah dimasuki oleh hal-hal yang negatif. Saat otak aktif berputar maka jalan pikirannya ditentukan oleh pada siapa dia berfokus.

Ada beberapa pilihan yang baik untuk melakukan fokus. Beberapa diantaranya adalah berkonsentrasi sambil bercakap-cakap (berkomunikasi dengan Tuhan), memuji memuliakan Tuhan, senantiasa berpikir tentang firman-Nya dan memikirkan ilmu pengetahuan yang sedang digeluti dalam bidang masing-masing. Silahkan pilih teman dimana yang paling sesuai dan paling membuat anda nyaman.

Baca juga, Otak yang bernyanyi kepada Tuhan

Berbahagia dalam diam = Yoga

Kemi juga menyebut aktivitas ini sebagai yoga yang merupakan aktivitas olah tubuh dan pikiran yang berfokus pada kekuatan, fleksibilitas dan pernapasan untuk meningkatkan kualitas mental dan fisik pelakunya. Berdiam diri sambil fokus pada sesuatu juga dapat dilakukan saat melakukan aktivitas biasa. Anak bisa mengembangkan kemampuan ini yaitu tidak hanya dilakukan saat badan, tangan, kaki, mata dan mulut diam saja melainkan juga sambil melakukan aktivitas yang ringan.

Jika seseorang sudah sampai pada tingkat mahir, yoga tidak hanya bisa dilakukan saat duduk dan menutup mata saja. Melainkan aktivitas ini juga dapat anda lakukan dimana saja berada bahkan ditengah kerumunan sekalipun. Intinya dari yoga adalah menutup beberapa indra yang mengganggu sambil mengkonsentrasikan pikiran pada suatu hal. Coba banyangkan betapa luar biasanya hidup ini jika anda dapat beryoga dimana saja?

Baca juga, Cara berbahagia saat diam

DIbalik semuanya itu, tidak baik kalau hidup ini hanya dilalui dengan berdiam diri. Ada juga waktunya untuk melakukan interaksi dan berbaur dengan orang lain. Mata pelajaran ini harus diimbangi dengan ilmu komunikasi agar anak didik tidak hanya mampu menyendiri melainkan juga menyatu dengan lingkungan sekitar. Sebab manusia sudah ditakdirkan menjadi makluk sosial yang hidup bergaul karib dengan orang lain. Tanpa sosialisasi kita sudah sama seperti binatang di alam belantara.

Demikian saja teman. Salam santai!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s