7 Manfaat dan Kerugian Berbagi Ilmu dengan Orang Lain – Hikmat, Pengetahuan dan Penghiburan Adalah Roh Kudus

Manfaat dan kerugian berbagi ilmu dengan orang lain

Ilmu pengetahuan adalah pemberian Allah. Masih ingat dengan kejadian di Taman Eden saat manusia mencuri buah pengetahuan akan yang benar dan yang jahat? Ada makna yang terbesar dibalik kejadian di Taman Eden. Ia ingin kita belajar dari itu dengan menunjukkan sesuatu yang menjadi penghambat terbesar antara hubungan Allah dan manusia. Sebenarnya Tuhan sudah tahu nenek moyang kita akan melakukan hal itu. Ia seolah-olah menggambarkan apa & bagaimana dosa yang paling mendasar dan paling merusak di bumi ini.

Ada banyak yang belum sadar tentang sejarah di masa lalu. Sampai sekarang dosa itu terus mengiringi kehidupan kita. Kisah itu seolah menyiratkan (a) sifat dasar yang cenderung tidak taat aturan (a) betapa tingginya hawa nafsu manusia untuk menjadi seorang yang berkuasa, dipuja, dihormati dan disembah. Kami bandingkan lagi dan menemukan sifat (b) ketidakjujuran (berbohong) dimana lebih senang mengkambing hitamkan orang lain atas perbuatannya sendiri.

Buah pengetahuan yang baik dan yang jahat yang dikonsumsi hanyalah awal saja untuk membuka pikiran manusia tentang yang baik dan yang jahat. Sedangkan untuk untuk memaksimalkan penggunaannya kita butuh tuntunan dari Allah. Tanpa petunjuknya tidak ada yang mampu membuka rahasia antara yang baik dan yang jahat. Oleh karena itulah Dia mengutus Roh Kudus yang adalah hikmat dan pengetahuan Allah sendiri.

Kami beranggapan bahwa Roh Allah adalah hikmat Allah sendiri yang diutusnya untuk memberi pengetahuan, kebijaksanaan dan penghiburan kepada manusia. Saat anda sudah memiliki Roh Kudus dalam hati niscaya hikmat, pengetahuan dan penghiburan akan berbagai hal yang baik dan yang jahat menjadi milik anda. Ingatlah untuk menggunakan semuanya itu bukan untuk kepentingan pribadi saja melainkan untuk meninggikan nama-Nya Yang Kudus dan demi kepentingan bersama.

Kebijaksanaan akan berbagai bagai hal tidak patut jika disembunyikan  dari orang lain. Seperti yang kami katakan sebelumnya dimana ada hikmat dan penghiburan disitu ada Roh Kudus. Jadi jika seseorang menguasai ilmu pengetahuan dalam bidang tertentu niscaya iapun secara otomatis mengenal perbedaan antara yang baik dan yang jahat. Pengenalan ini menunjukkan bahwa ada sebuah dorongan pengertian yang kuat dari dalam hati untuk menggiatkan kebaikan dan menjauhi kejahatan.

Keuntungan berbagi  ilmu

Pelit ilmu tidak ada faedahnya. Sebab Yang Maha Kuasa memberikannya kepada kita untuk kebaikan bersama. Dari hal ini saja mengajarkan kita untuk tidak bersikap egois/ arogan terhadap wawasan yang dimiliki. Berikut ini, beberapa manfaat berbagi ilmu kepada orang lain yang mungkin selama ini belum anda ketahui.

  1. Memperkuat Roh Allah dalam hidup seseorang.

    Apabila anda hendak berbagi hikmat, pengetahuan dan penghiburan kepada orang lain maka itu sama saja dengan memperkuat Roh Kudus dalam kehidupannya. Sebab Roh Kudus adalah hikmat Allah sendiri.

  2. Mengoreksi apakah ilmu yang kita miliki sudah baik dan benar.

    Beberapa orang menganggap bahwa ia berhikmat dan memiliki pengetahuan tentang sesuatu padahal ilmunya tersebut tidak baik untuk dilakukan alias ketika dilakukan lebih dekat kepada kejahatan. Jadi ketika berbagi dengan orang lain secara tidak langsung ia akan melihat bagaimana reaksi dan apa kritik dan saran dari orang tersebut sehingga ilmunya yang sudah adapun diperbaharui menjadi lebih baik.

  3. Menuntunya untuk mengenal & melakukan yang baik dan menjauhi yang jahat.

    Saat Roh Kudus semakin kuat dalam hati seseorang maka nilai yang baik dan pengetahuan akan kejahatan berkembang. Pengenalan akan kedua hal ini secara tidak langsung membuat orang lain turut mengusahakan yang baik itu tapi menjauhi setiap yang jahatnya.

  4. Menunjukkan jalan keluar dari pergumulan hidup yang sedang dihadapi.

    Ilmu yang dimiliki seseorang adalah pengertian tentang sesuatu dalam bidangnya masing-masing dimana ia dimudahkan saat menghadapi masalah dibidang tersebut. Persoalan hidup yang sudah terselesaikan, membuat beban dalam hati lebih ringan dan mulai digantikan oleh rasa damai penuh ketentraman.

  5. Melanggengkan hubungan dengan sesama.

    Berbagi ilmu dengan orang lain sama halnya dengan memberi dan menjalin hubungan baik (silahturahmi) dengan orang lain. Secara tidak langsung hal ini akan mendekatkan orang yang jauh dan mempererat hubungan yang sudah terjalin sebelumnya.

  6. Mendamaikan dan memberi kelegaan dalam hati.

    Seseorang dalam hidupnya mencari sesuatu, ini tidak saja berbicara tentang nafkah sehari-hari melainkan ini juga berperkara tentang hikmat dan penghiburan akan ilmu pengetahuan yang baik dan yang jahat. Saat seseorang sudah mendalami dan melakukan kesemua hal itu niscaya sikap yang benar akan menuntunnya kepada kedamaaian dan kelagaan dalam hati.

  7. Menjadi bermanfaat bagi orang lain adalah kebenaran.

    Apabila hidup kita mampu bermanfaat bagi sesama ada rasa puas dalam hati sekalipun anda tidak dipuji dan diberi apresiasi apapun. Sebab menjadi bermanfaat bagi orang lain adalah kebutuhan hati dan juga menunjukkan bahwa kita sedang di jalan yang benar.

Berbahayakah jika membagikan ilmu kepada orang lain?

Harap diketahui bahwa hikmat, pengetahuan dan penghiburan itu luas. Dasar-dasarnya memang sama tapi perekembangannya berbeda untuk setiap orang. Masing-masing dari kita memiliki sudut pandang yang berbeda saat dipaparkan dengan sesuatu hal. Perbedaan inilah yang memperkaya khasanah ilmu yang dimiliki. Saat anda membagikan sesuatu kepada yang lain itu artinya anda mengisi wadah yang kosong dikepalanya yang mungkin selama ini kosong. Maka  Yang Diataspun akan kembali mengisi ember dalam pikiran anda dengan sesuatu yang baru dan begitu seterusnya. Artinya berikan yang sudah ada kepada orang lain maka anda akan menemukan sesuatu yang baru.

Berbagi itu indah teman, terutama saat hal tersebut dilakukan dengan orang yang tepat. Tidak ada salahnya berbagi dengan orang yang jahat tapi utamakanlah untuk berbagi dahulu dengan mereka yang dikenal baik di masyarakat. lalu adakah dampak buruk dari berbagi ilmu dengan orang lain? Kami sendiri menganggap bahwa tidak ada akibat saat membagi hikmat, pengetahuan dan penghiburan kepada orang lain. Justru dengan demikian ilmu anda berkembang dan Yang Maha Kuasa juga tidak menahannya untuk tetap mengalir seumur hidup.

Beberapa orang menganggap bahwa dampak terburuk saat berbagi dengan orang lain adalah ia mampu menyaingi anda. Ini adalah kekhawatiran utama bagi orang-orang yang baik hatinya. Akan tetapi kami hendak menegaskan bahwa hikmat, pengetahuan dan penghiburan sifatnya mengalir saat anda membuka tutupnya dan mengalirkannya kepada orang lain maka saat itu juga Yang maha kuasa membuka pintu air ilmu pengetahuan ke dalam hidup anda. Jadi apa yang dimiliki tidak berkurang melainkan tetap tetapi telah mengalami diferensiasi. Artinya hikmat anda sekarang terus berbeda (mengalami diferensiasi) dengan sebelumnya karena terus dibagikan.

Perkembangan hikmat kebijaksanaan dan penghiburan mengalami diferensiasi antara satu orang dengan orang lain. Inilah yang disebut dengan kemampuan yang sama tapi warna yang berbeda-beda. Seseorang yang dicerdaskan oleh kita pasti juga melakukan inovasi terhadap hal tersebut sehingga sekalipun tingkatan pengetahuan kita sama akan tetapi ada perbedaan dari sisi tertentu. Sebab manusia adalah inovator sejati. Saat menemukan sesuatu dari orang lain maka ia mencoba untuk menginovasi hal tersebut sesuai dengan pengalaman dan wawasan yang dimiliki. Inovasi yang berbeda-beda inilah yang memperkaya khasanah keanekaragaman dalam hidup kita.

Orang yang cerdas lebih manusiawi sedangkan orang yang bodoh dekat kepada kebinatangan.

Salam santun.

Iklan

2 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s