10 Stres Yang Dialami Blogger Terhadap SEO & Adsense

Blogger stres
Blogger stres

Salam hangat penulis muda berbakat!

Berkarya di dunia Internet terbuka luas bagi setiap orang yang ingin memulainya. Baik itu karena sekedar coba-coba, ikut kontes SEO, berburu adsense, atau memang hanya sekedar ingin menyalurkan bakat. Jaman sekarang, internet dapat dijangkau oleh siapa saja, terlebih saat jaringan komunikasi di tempat sudah 4G. Selain internetnya cepat juga harnganya yang lumayan murah dengan kuota yang lebih banyak. Sayang rasanya jika semua itu disia-siakan hanya untuk mencari dan mendownload hal-hal yang tidak berfaedah. Lebih baik sebagian diarahkan untuk menyalurkan bakat dan potensi yang dimiliki.

Awalnya, menjadi seorang blogger biasa saja. Mungkin karena baru hadir sebagai seorang pemula dan masih buta tentang segala sesuatu. Lama kelamaan, bergabung di beberapa forum dan komunitas Blogger Indonesia menuntun anda pada hal-hal khusus, yaitu aturan ini dan itu. Selain harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Penulis online juga dituntut untuk mematuhi aturan SEO agar karyanya lebih diperhatikan oleh search engine google khususnya.

SEO kepanjangan dari search engine optimization adalah serangkaian upaya yang dilakukan oleh seorang webmaster pada sebuah website yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas sebuah halaman website menjadi lebih baik di mesin pencari, terutama Google (maxmanroe.com).

Menurut kami, ini sebuah teknik yang mempetak-petakkan kreativitas setiap blogger. Seperti mengatur keahlian anda dan mengarahkannya pada hal-hal tertentu saja. Dengan batasan-batasan yang diberikannya kita seperti disetir oleh kekuatan search engine yang asalnya entah berantah dan beredar luas di Internet. Kami sebagai pemula melihat ini sebagai sebuah tantangan yang beresiko melemahkan atau malah memacu kreativitas. Silahkan pilih sendiri teman.

Tenik SEO itu rumit, bahkan seorang masterpun tidak serta merta ahli dalam melakukannya dibandingkan dengan para beginner. Inilah yang membuat kami tidak begitu peduli tapi tetap memantau perkembangannya melalui beberapa forum. Salah satu tempat langganan kami adalah bersosial.com yang dapat memberi masukan seputar hal ini. Cara kami menanggapi aturan Google ini : “lakukan apa yang bisa, bila tidak mampu jangan dipaksakan“.

Bila anda bisa berpikiran positif menanggapi hal ini, maka ada makna tersendiri yang dapat dituai. Cobalah untuk melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang berbeda sebab Google tidak mengeluarkan aturan tanpa dasar yang pasti. Itu seperti teknik marketing yang tidak lebay. Seperti “Semakin banyak anda bertemu orang maka semakin tinggi kemungkinan produk anda laku“. Artinya semakin banyak anda mengunjungi website orang lain maka semakin tinggi kemungkinan blog anda dikunjungi oleh orang baru. Mungkin itulah makna dari blog walking.

Blog yang tetap update merupakan salah satu syarat untuk tetap tampil di halaman pertama mesin pencari. Bila ini ditanggapi secara berlebihan maka kita sendiri yang ribet. Bagaimana menemukan ide yang terus-menerus mengalir seperti air? Ini jelas sebagai sesuatu hal yang agak lebay sebab ada saatnya dimana otak anda benar-benar blank. Ini menandakan bahwa izin untuk liburan dan refreshing harus segera diambil. Otak manusia bukan komputer yang bisa bekerja 24 jam nonstop.

Berhati-hatilah menanggapi aturan dari teknik SEO. Menanggapinya secara berlebihan merupakan sesuatu yang salah yang berujung pada beban kerja yang tinggi dan akhirnya stres. Menurut kami, stres adalah suasana hati yang kacau balau karena tekanan dari dalam dan desakan dari luar. Banyak dari angka kejadian dalam peristiwa ini disebabkan oleh tekanan mental dan fisik yang terlalu berat, melebihi ambang batas kemampuan sendiri. Oleh karena itu, baik bagi anda untuk memahami betul apa yang mereka maksud.

Jenis stres yang biasanya dialami oleh seorang blogger

Setelah bergabung di dunia online, hidup kami bergejolak. Ada sesuatu yang simpang siur dalam benak ini. Secara tidak langsung aktivitas online dan menulis blog memberi tekanan dan merangsang stres yang beresiko merusak kesehatan fisik dan mental. Berikut beberapa resiko stres yang mungkin anda alami sebagai blogger pemula.

  1. Stres akibat lupa makan.

    Ini pernah kami alami karena terlalu asyik menikmati konten dan mencari ini-itu di internet. Kesibukan di media sosial seperti tidak ada habisnya. Ada-ada saja yang melakukan update dengan status yang menimbulkan rasa “sayang kalau tidak dikomentari“. Ditambah lagi dengan banyaknya jenis dan macam media sosial yang beredar saat ini. Pilih saja sesuai kebutuhan maka mungkin saja dapat memberi sedikit masukan buat masalah anda. Diatas semuanya itu, jangan pernah lupa makan sebab menunda aktivitas ini dapat mengganggu kesehatan dan menimbulkan penyakit.

  2. Sakit karena lupa tidur.

    Seorang blogger yang tidak mampu memanage waktu sendiri alhasil ia akan terjebak dalam pengabaian waktu untuk diri sendiri. Terlalu fokus dan mementingkan urusan/ pekerjaan di dunia maya cenderung membuatnya bekerja terus-menerus tanpa henti sampai-sampai lupa tidur.

    Mengelola blog sangat riskan terhadap kebiasaan begadang, terlebih saat hal itu dilakukan secara personal (bukan bersifat kelompok/ korporasi yang lebih ketat aturan untuk menjaga stamina karyawannya). Perusahaan biasanya menetapkan jam kerja dan bila membutuhkan waktu pelayanan 24 jam maka diadakanlah sistem kerja shif. Saat seorang blogger memiliki jadwal dinas pada shift malam maka ia harus menjaga kesehatan dan staminanya.

    Selanjutnya, Cara tetap melek saat dinas malam

    Sesibuk apapun seorang blogger jangan sampai mengabaikan kesehatan. Apalah gunanya semua pencapaian anda kelak tanpa tubuh yang sehat? Oleh karena itu gunakanlah sebagian waktu anda untuk beristirahat agar dapat me-recharger diri untuk tampil lebih energik dan berkualitas diwaktu berikutnya.

  3. Stres karena link buliding.

    Mencari backlink itu tidak mudah teman, butuh perjuangan yang tidak sedikit. Apalagi saat ada aturan untuk mencari backlink di situasnya pemerintah dan universitas di seluruh dunia. Usaha ini sering sekali membuat kami untuk menjadi spamer yang akhirnya di tendang oleh adminnya. 😀 Kami tidak sabar bagaimana caranya agar tulisan ini dan itu bisa cepat-cepat masuk di page one-nya Google. Semakin keras kami berusaha maka semakin pusing kepala karena memikirkan dan memperjuangkannya terus menerus.

    Sayang usahanya tidak kunjung membuahkan hasil. Dari pada makin stres memikirkannya lebih baik dibiarkan saja. Beberapa bulan kemudian, tanpa dinyana dan tanpa disangka tiba-tiba artikel tersebut mulai bersinar dengan sendirinya. Aneh ya….. 😀

  4. Stres karena keyword anchor.

    Ini menjadi salah satu hal yang berpotensi meredupkan kreativitas anda. Ide meneulis biasanya mengalir begitu saja tapi kalau ini harus begini, ini harus begitu. Rasanya tidak alami dan jauh dari “menjadi diri sendiri“. Kami sendiri tidak begitu peduli dengan aturan ini. Hanya satu yang dapat kami pelajari, yaitu jangan terlalu bertele-tele. Terlalu banyak membicarakan hal-hal yang sebenarnya tidak penting merupakan sesuatu yang menimbulkan kebosanan. Padahal Google sangat peduli dengan kepuasan konsumennya (para pembaca).

  5. Stres karena sosial bookmarking.

    Jenis ini pernah kami alami teman. Ditengah puluhan bahkan ratusan sosial bookmarking, sudahkah disubmit semuanya? Ini pekerjaan yang sangat ribet dan sulit untuk dipenuhi semuanya. Sementara aktivitas di dunia nyata juga cukup melelahkan. Kalau ditambah lagi dengan pekerjaan ini, bisa-bisa tidak tidur sampai larut malam. Bukan Google yang mengendalikan otak kita melainkan hawa nafsu akan target pribadilah yang menghancurkan hidup ini.

    Sampai pada suatu saat, kami memutuskan untuk tidak lagi melakukan kegiatan yang cukup melelahkan ini. Saat ini malah lebih fokus untuk mengembangkan blog dummy sendiri sebagai salah satu usaha untuk mencari dukungan dari Web 2.0

  6. Stres akibat blog dummy

    Blog dummy yang kami miliki cukup menarik karena visitornya lumayan stabil. Lalu hati berpikir untuk terus meningkatkan performanya dengan terus di update dan update lagi. Otomatis keadaan ini membuat konsentrasi pecah antara mengembangkan blog utama dengan mengembangkan kecebong liar. Hati sempat berkehendak untuk menggenjot diri sendiri untuk dapat menghendel kedua hal ini. Tapi pada akhirnya pusing kepala memikirkannya. Sejak saat itu kami memutuskan untuk mengembangkan satu saja kecebong dan satu blog utama sehingga beban kerja lebih ringan.

  7. Stres akibat adsense

    Sebagai pendatang baru di dunia online, mata kami berbinar-binar melihat beberapa kesaksian para blogger mendapat uang tunai dari Google Adsense. Kamipun mencoba mendaftar diri. Kepala pusing dan bingung sendiri mengenai hal ini sebab terlalu banyak referensi yang memberikan rekomendasi yang tidak sesuai dengan kenyataan (tidak sesuai dengan keinginan Google). Sayang, beberapa kali ditolak tanpa alasan dan baru saja kemarin Adsense mengirimkan keberatannya terhadap website yang kami bangun dari nol. Jika terlalu menginginkan sikawan ini pasti kecewanya besar. Oleh karena itu, kami memutuskan untuk pasrah ajalah, diterima Yes, gak diterima juga Gak apalah. 🙂

  8. Stres akibat perintah upadate.

    Seperti yang sudah kami katakan sebelumnya bahwa otak manusia bukan komputer yang dapat menghasilkan karya terus menerus. Anjuran beberapa teman-teman untuk meningkatkan update artikel yang bertujuan agar posisi website bagus di mesin pencari menimbulkan tekanan dari luar. Update blog tiap hari adalah kebiasaan yang sangat tidak bisa diterima oleh akal sehat. Saat kami mensugesti diri untuk mematuhi aturan ini, pikiran benar-benar tertekan dan ide-ide cemerlang justru menguap di telan stres yang berkepanjangan.

  9. Stres karena ditendang sama admin.

    Kami harus mengakui bahwa salah satu hobi saat blog walking dan bergabung di forum adalah menjadi spamer sejati. wkwkwk…. Ini membuat kami beberapa kali di close bahkan dibanned oleh admin pada forum yang bersangkutan.
    Pelajaran yang dapat kami peroleh adalah “lihat dan baca aturannya lalu patuhi itu“. Setiap forum memiliki aturan sendiri yang mau tidak mau harus dipatuhi oleh siapun termasuk oleh seorang newbie.

  10. Stres karena visitor yang naik dan turun drastis.

    Jika hati ini terlalu terpaut dengan jumlah pengunjung web maka anda akan cepat galau karenanya. Saya sendiri bisa melihat betapa fluktuatifnya statistik pengunjung. Jika anda menyamakan itu dengan kepuasan dalam hati niscaya kebahagiaan andapun fluktuatif. Kadang di atas, kadang anjlok bahkan kadang terjun bebas. Oleh karena itu jangan gantungkan kepuasan terhadap hal tersebut. Visitor tidak penting melainkan teruslah berkarya.

  11. Tekanan karena followers, likers yang tidak kunjung bertambah.

    Apabila dari awal kita jadi blogger dengan tujuan untuk menjadi orang yang populer. Indikator dari popularitas di dunia maya adalah jumlah likers dan followers yang semakin hari semakin banyak. Dari sejumlah recehan, belasan, puluhan, ribuan dan seterusnya. Apabila anda sangat menginginkan (lebay) ketenaran niscaya keinginan itu (hawa nafsu) akan menekan dan memaksa anda untuk keluar dari batas-batas kewajaran manusia.

    Simak pula, Dampak buruk memiliki akun sosial media yang terlalu banyak untuk populer

  12. Stres karena berbagai macam tools SEO di internet.

    Ada banyak sekali tools SEO diluar sana, kami bahkan lupa dimana-mana saja tempat yang sudah pernah dikunjungi, bahkan yang sudah pernah mendaftar saja lupa. Kami melihat bahwa hasil yang mereka tampilkan juga fluktuatif dan mencemaskan. Bila terlalu diperhatikan padahal modal dikantong tipis niscaya rasa cemasnya akan berujung pada stres yang berpotensi melemahkan kreativitas anda.

Pada dasarnya semua jenis stres

Dari semua keterangan di atas, ada satu kesamaan prinsip yaitu, jangan terlalu berlebihan menanggapi segala sesuatu melainkan cobalah untuk menjadi diri sendiri sambil melirik beberapa aturan yang ada. Jika bisa dipenuhi maka wujudkan itu akan tetapi jika tidak, diabaikan saja teman.

Baca juga, Cara menghadapi stres

Salam blogger cerdas!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s