17 Manfaat & Cara Fokus Kepada Tuhan Dalam Otak yang Bernyanyi

Manfaat dan cara berfokus kepada Tuhan

Kristen sejati – Pada dasarnya otak manusia tidak dapat fokus kepada lebih dari satu hal dalam satu waktu. Ini menunjukkan bahwa kita tidak dapat memikirkan dua hal sekaligus. Yang lainnya harus disisihkan terlebih dahulu lalu pikiran berkonsentrasi pada satu hal yang terutama. Kemampuan memilah-milah dan mendahulukan prioritas merupakan bagian dari manajemen berpikir kreatif.

Setiap orang memiliki prioritas yang diutamakan dalam hidup ini. Itu semacam sistem default dalam otak yang sudah ada semenjak manusia di rancang oleh Penciptanya. Fokus pada sistem ini membuat otak lebih waras dan tertuju kepada kebaikan hati. Jika anda mengarahkan pikiran pada hal-hal yang lain niscaya arah pikiran inipun berubah drastis sehingga sering mengalami bias. Bias berpikir menghasilkan tindakan menyimpang, tidak baik bahkan keluar dari jalur kebenaran.

Apabila fokus lari dari sistem default niscaya bibir ini sering mengumbar kebohongan, hati membenci dan tangan melakukan kekerasan. Jadi, apapun yang anda lakukan, baik itu aktivitas fisik dan berpikir atau yang lainnya, tetap fokuskan pikiran untuk senantiasa melalui sistem default itu. Ini adalah awal yang baik untuk membuat hati tetap konsisten pada sesuatu yang baik.

Dunia dengan segala gemerlapnya juga memiliki sistem sendiri. Jika dunia ini berhasil mengarahkan hati anda untuk fokus kepadanya maka siap-siaplah potensi dan sumber daya anda dikontrol olehnya. Dimana hati anda terpaut maka disanalah kehidupan terarah. Dimana hatimu berada, disitulah hartamu berada. Itulah yang dikejar dan di giatkan hari demi hari.

Fokus manusia yang berubah-ubah juga tidak baik dalam hidup ini. Tidak konsisten melakukannya membuat nikmatnyapun tidak benar-benar dirasakan. Hari ini berkonsentrasi pada si A, besok pada si B, lusa entah kepada siapa lagi. Tanpa disadari, kebiasaan ini bakal membuat hidup anda lama kelamaan mengalami kemunduran. Kepribadian yang plin-plan selain tidak disukai oleh orang lain dapat pula berakibat fatal, yakni menjadi orang yang tidak dapat dipercayai oleh dunia, terlebih lagi sorga.

Bila anda hanya memandang pada diri sendiri saat menghadapi persoalan hidup niscaya sisi egois dan aroganlah yang mencolok. Ini karena keinginan sendiri (hawa nafsu) yang tidak stabil dan tidak menentu.  Mengikat diri pada kehendak sendiri menunjukkan betapa rapuhnya hidup ini. Terlebih lagi ketika apa yang diharapkan tidak terwujud. Rasa kecewanya tidak dapat di bayangkan.

Dengan memiliki fokus default kepada sesuatu yang lain, artinya keinginan pribadi dilebur dalam kehendak default. Tujuan hidup menyatu kepada sistem tersebut. Aktivitas tidak jauh-jauh, apalagi melanggar peraturan sistem. Oleh karena itu berhati-hatilah menentukan dasar kehidupan anda. Sistem default yang benar adalah pelindung utama yang sangat efektif dan efisien dalam menangkal berbagai kebiasaan buruk manusia. Simak pula, Macam-macam landasan berpikir manusia

Tidak ada yang dapat membuat hati ini tetap tenang dan penuh kelegaan selain daripada tetap fokus kepada Sang Perancang Yang Agung. Berfokus kepada-Nya saja dalam bersikap membuat hidup ini lebih terisi. Sebab ia mengenal apa yang kita butuhkan (bukan keinginan tapi kebutuhan). Bersabarlah dalam kerendahan hati menunggu itu dinyatakan dalam hidup anda.

Saat berpikir anda harus berfokus pada sudut pandang Tuhan. Ini seperti melewati jalan pikiran-Nya saat menilai sesuatu keadaan. Melakukan hal ini sangat memberi kepuasan dalam hati. Tapi bagaimana anda dapat berpikir tentang Dia jika belum pernah membaca firman. Mengetahui dan bergerak dalam jalan pikiran itu merupakan sebuah awal yang membuat otak lebih positif.

Salah satu syarat utama untuk menemukan jalan Tuhan adalah pasrah kepada kehendak-Nya. Rencana Tuhan tidak sama dengan rencana manusia. Perbedaannya terkadang sangat kontras. Jika tidak diterima apa adanya dapat memicu kebencian bahkan kemarahan anda. Oleh karena itu, saran kami adalah berusaha sebaik-baiknya sedangkan apapun hasilnya pasrahkan semuanya kepada kehendak-Nya dalam rasa bersyukur yang penuh.

Manfaat fokus kepada Tuhan

Perumpamaan tentang betapa buruknya mengosongkan pikiran.

(Matius 12:43-45) “Apabila roh jahat keluar dari manusia, ia pun mengembara ke tempat-tempat yang tandus mencari perhentian. Tetapi ia tidak mendapatnya. Lalu ia berkata: Aku akan kembali ke rumah yang telah kutinggalkan itu. Maka pergilah ia dan mendapati rumah itu kosong, bersih tersapu dan rapi teratur. Lalu ia keluar dan mengajak tujuh roh lain yang lebih jahat dari padanya dan mereka masuk dan berdiam di situ. Maka akhirnya keadaan orang itu lebih buruk dari pada keadaannya semula. Demikian juga akan berlaku atas angkatan yang jahat ini.”

Bahkan orang Israel pada zaman dahulu, bernyanyi dan bersorak-sorak sambil berperang.

[Mazmur 149:6-9] Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka, untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa, untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi, untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya!

Dasar Alkitab tentang memusatkan perhatian kepada Tuhan.

[Kisah Para Rasul 6:4] dan supaya kami sendiri dapat memusatkan pikiran dalam doa dan pelayanan Firman.”

[I Korintus 7:32] Aku ingin, supaya kamu hidup tanpa kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan, bagaimana Tuhan berkenan kepadanya.

Berikut beberapa manfaat apabila pikiran melewati jalan Tuhan.

  1. Selalu terhubung dengan Sang Pencipta.

    Pikiran adalah satu-satunya cara paling simple dan mudah dilakukan agar selalu terhubung dengan Sang Pencipta. Apabila jiwa ini selalu terkoneksi dengan-Nya niscaya sikap tetap ditujukan untuk memuliakan nama-Nya dan menjadi bermanfaat bagi orang lain. Kebiasaan ini juga menjadi cara efektif untuk membuat pikiran lebih waras dan lebih manusiawi.

  2. Mengeliminasi keinginan sendiri yang kadang tidak jelas.

    Hidup ini kacau balau kalau anda berpatokan pada keinginan hati. Sebab apa yang diinginkan belum tentu baik untuk diri sendiri dan belum tentu juga baik untuk orang lain. Ini hanya membuat hidup berujung kepada rasa kecewa lagi dan lagi.

  3. Hidup lebih bermakna.

    Memaknai hidup ini tidak mudah. Terlebih saat diri ini memiliki kekurangan dan kenyataan bahwa masih banyak yang lebih baik di luar sana. Tapi dengan berpikir bahwa “Semua yang terjadi adalah bagian dari kehendak dan kemurahan hati-Nya” yang dimulai dengan rasa bersyukur. Membuat pikiran lebih mampu menerima semua apa adanya.

  4. Sikap lebih terarah kepada hal yang positif.

    Fokus kepada Tuhan adalah awal untuk memperbaiki mental manusiawi yang telah rusak/ dinodai oleh sikap buruk dari lingkungan. Dalam sistem default yang kita yakini ada satu titik fokusnya. Berkonsentrasi pada titik tersebut sama artinya dengan membawa seluruh firman dalam hidup anda. Yesus Kristus adalah firman dan di dalam dirinya sudah tercakup seluruh isi Alkitab. Fokus kepadanya berarti mengarahkan perkataan dan perbuatan anda sesuai dengan standar kehidupan.

  5. Ada kelegaaan dan ketentraman dalam hati.

    Ini adalah efek nyata bila anda mengisi hati dengan kehadiran-Nya. Semuanya seperti sudah terpenuhi dan terasa mencukupi. Walau orang lain memandang dan menilai secara negatif tapi dapat diabaikan sebab standar hidup ini adalah firman bukan “kata orang“.

  6. Menjadi waspada dan selalu hati-hati.

    Saat pikiran kosong, indrapun cenderung kurang waspada. Ini membuat gangguan kecil saja sudah dapat menggoyahkan anda. Hal-hal sepele dapat membuat anda marah, membenci dan melakukan kekerasan. Ruangan yang kosong lebih mudah diisi dengan apa saja oleh lingkungan sedangkan ruangan yang terisi baik sulit ditembus dan diisi oleh kejahatan dari luar.

  7. Siap menghadapi segala situasi & tidak lebay.

    Situasi yang akan dihadapi kedepannya tidak dapat dipastikan alias tidak terjamin baik atau buruknya. Saat hal itu tiba-tiba menyambar, apa yang anda lakukan? Terkejut berlebihan, menangis, marah atau malah terlalu senang sehingga tidak sedap dilihat orang. Sikap yang berlebihan boros energi. Artinya, ada hal-hal yang menyerap sumber daya terlalu tinggi. Padahal sumber daya tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan lain yang lebih bermanfaat.

  8. Menemukan tujuan hidup dan passion sendiri.

    Setiap orang memiliki tujuan akhir dalam hidup ini. Disamping tujuan akhir tersebut ada yang namanya tujuan di dalam perjalanan dan dipertengahan jalan. Ini berhubungan dalam pencapaian hidup pada sesuatu yang berdasarkan pada bakat yang dimiliki. Saat bakat anda dapat dirasakan manfaatnya oleh orang lain, rasa puasnya pasti mantap. Sekalipun tidak ada apresiasi atau reward dari tindakan tersebut. Bahagia rasanya berada di jalan Tuhan dan menjadi orang yang berguna bagi yang lainnya.

  9. Pikiran tetap waras bebas dari hawa nafsu sesat

    Apabila pikiran anda kosong dan sering melayang kemana-mana (ngeyel – mengkhayal) alhasil keadaan ini memiliki kecenderungan yang buruk. Sebab ini membuat kepala anda mudah dirasuki oleh hal-hal yang tidak sepantasnya, salah satunya adalah keinginan yang jahat. Ingatlah teman, jangan biarkan pikiran berlama-lama dalam keadaan hampa karena kondisi ini sangat berbahaya bagi kehidupan anda.

  10. Hati dijauhkan dari rasa benci, dendam, amarah, iri hati, kesombongan dan penyakit hati lainnya.

    Mengapa ada orang-orang tertentu yang dikuasai oleh rasa benci, dendam, amarah, dengki, sombong dan berbagai penyakit hati? Karena mereka terus memikirkan hal-hal tersebut dalam kesehariannya. Artinya, fokus mereka membahas hal-hal yang jahat maka demikianlah juga yang diekspresikan keluar melalui mulut dan tindakan yang menyimpang.

  11. Menaikkan level kecerdasan.

    Ketika otak terus menerus digunakan itu artinya ia diasah agar lewat proses berpikir. Kebiasaan semacam inilah yang terus melatih dan meningkatkan level kecerdasan anda.

  12. Menumbuh-kembangkan kedewasaan hingga menjadi bijak.

    Tidak mudah untuk menjadi dewasa. Kita harus terpapar dengan masalah demi masalah baik yang ditimbulkan oleh kesalahan sendiri, kesalahan orang lain hingga ketidaksengajaan. Pergumulan hidup yang dijalani dengan penuh kesabaran, tekun dan kerja keras akan menggiringmu untuk meraih level kedewasaan yang lebih baik lagi.

  13. Mampu menciptakan kebahagiaan sendiri.

    Bahagia itu ada di dalam hati. Jika anda mampu senantiasa fokus kepada Tuhan dengan bernyanyi lagu-lagu pujian di dalam hati niscaya ada rasa puas tersendiri. Rasa inilah yang secara tidak langsung membuatmu bahagia sebab “hati yang gembira adalah obat yang manjur“. Anda bisa mengaktifkan kebahagiaan itu sendiri sehingga beban hidup lebih ringan dan hatipun penuh kelegaan.

  14. Tidak terlalu ketergantungan dengan materi dan gemerlapan dunia.

    Sikap manusia di zaman sekarang adalah khas dengan materialistik. Jika ada masalah larinya ke materi dan sangat konsumtif. Keadaan ini cenderung disebabkan oleh kebiasaan seseorang mengosongkan pikirannya terlalu lama. Ketika kita senantiasa memusatkan pikiran kepada Tuhan dalam doa, firman dan pujian niscaya akan timbul sensasi yang khas dan membawa kedamaian di dalam hati. Jika hati anda sudah terpuaskan maka kebutuhan indra menjadi lebih minimalis dan sederhana apa adanya.

  15. Sanggup menjadi pribadi yang tahan uji

    Ujian kehidupan yang anda hadapi setara dengan kemampuan yang dimiliki. Biasanya jika tidak berhati-hati melewati semuanya itu maka kita akan terjebak dalam perangkap orang lain atau setidak-tidaknya jatuh karena perbuatan sendiri. Oleh karena itu, setiap orang butuh kecerdasan emosional dan intelektual yang mumpuni sehingga dapat melalui ujian itu dengan penuh hikmat, penuh damai dan tetap tenang tanpa harus mengorbankan orang lain/ merugikan orang lain.

  16. Menghilangkan stres.

    Ketika kita terlalu fokus pada betapa besar dan beratnya masalah yang dihadapi maka ada kecenderungan situasi yang dihadapi cenderung menekan diri ini secara mental. Tekanan mental yang dirasakan kuat bisa saja membuatmu stres dan kehilangan kendali sehingga rasa galau memenuhi hatimu. Oleh sebab itu, daripada berkonsentrasi memikirkan masalah malah tambah susah maka lebih baik memfokuskan pikiran kepada Tuhan sambil membawa beban itu dalam doa yang penuh kesungguhan dan kerendahan hati. Alhasil pikiran yang sedang strespun pergi sudah.

  17. Menepis kepikunan dini maupun di masa depan.

    Saat otak tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama maka ada kecenderungan hubungan antar sel otak kembali rapuh. Ini seperti “pedang yang tidak digunakan dan tidak diasah selama beberapa waktu, kelak akan menjadi tumpul dan berkarat”. Demikian jugalah dengan otak ini, ketika tidak digunakan maka ada kecenderungan untuk menjadi tumpul sehingga tidak dapat digunakan untuk menghafal, menganalisis dan menyelesaikan masalah. Oleh karena itu, senantiasa mengaktifkan otak dalam doa, firman dan puji-pujian merupakan cara utama untuk senantiasa mengasah otak ini agar bebas dari gejala lupa-ingat.

Hambatan fokus kepada Tuhan

Salah satunya hambatan terbesar untuk fokus kepada Sang Pencipta adalah gemerlapan dunia ini. Saat hidup berada dalam posisi nyaman, hati merasa bersukacita, semuanya sudah tercukupi maka di saat seperti inilah konsentrasi pikiran kepada-Nya berangsur-angsur melemah bahkan hilang sama sekali. Terus menerus menikmati hidup memang tidak baik bagi kesehatan mental sendiri. Oleh karena itulah kita butuh sedikit masalah untuk merendahkan hati ini kembali dan mengingat namanya.

Hambatan keduanya adalah kesombongan. Tinggi hati tidak layak dihadapan Tuhan. Bercerminlah setiap hari agar anda semakin jeli dan peka apabila ada sifat/ perilaku/ perkataan/ pikiran yang mencerminkan kesombongan. Mulai belajar untuk merendahkan hati bahkan merendahkan diri sebab orang yang rendah disertai dan dilayakkan untuk beroleh kemurahan hati dan kasih karunia-Nya.

Sikap hati yang fokus kepada Tuhan seharusnya diiringi dengan perkataan dan perbuatan yang baik dihadapan sesama. Apalah artinya pikiran tanpa sikap yang nyata? Harus ada hubungan yang konsisten dalam garis lurus antara pikiran, perkataan dan perbuatan. Saat ketiga dimensi kehidupan ini berjalan beriringan niscaya hidup semakin bermakna.

Cara mengarahkan fokus kepada-Nya

Tidak mudah untuk melakukan ini ditengah aktivitas dan kesibukan sehari-hari. Seorang penatua geraja kami pernah berkata : “Dalam segala waktu luang yang tersisa ada sempatkan diri untuk membaca firman-Nya sejenak kemudian lanjutkan kembali pekerjaan anda“. Ini memang ide yang sangat bagus saat kita terus berada di rumah. Lain halnya saat berada di luar ruangan, tempat kerja, bus, motor dan lain sebagainya. Kami sendiri menetapkan cara seperti ini untuk selalu mengat Tuhan dalam segala waktu.

  1. Untuk berfokus kepada Tuhan dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu dalam (1) doa, (2) firman, dan (3) pujian. Jika anda memilih opsi untuk bernyanyi maka andapun dapat melakukannya (a) dalam hati, (b) lewat bibir, (c) sambil menggunakan alat musik, (d) sambil menari.
  2. Lakukan semuanya itu, seolah-olah anda sedang bercakap-cakap dengan Tuhan dimana Dia tepat ada di dekatmu, di dalam hatimu.
  3. Sebelum melakukannya bebaskan diri anda dari segala rasa bersalah. Lebih baik minta maaf terlebih dahulu kepada Tuhan dan juga kepada siapa anda melakukan kesalahan.
  4. Perhatikan sikap hati dan perbuatan anda. Sikap hati dan perbuatan harus bebas dari rasa benci, dendam, amarah, dengki, sombong, nafsu sesat dan kejahatan lainnya.
  5. Budayakan untuk membaca firman dalam segala kesempatan.
  6. Sering-sering bahkan biasakan untuk mendengar lagu-lagu rohani baik dari CD/DVD dan gadget atau PC/ Laptop yang dimiliki.
  7. Rajin ke gereja dan persekutuan orang Kristen sebab disana juga kita dapat belajar firman dan lagu-lagu baru lainnya (termasuk bisa saling tukaran lagu).
  8. Selalu menyempatkan diri untuk menyebut nama-Nya saat memulai dan mengakhiri sesuatu. [Lakukan di dalam hati]
  9. Jika memang ada kesempatan dalam setiap waktu luang yang anda miliki, buka dan bacalah Firman.
  10. Tidak lupa juga menggunakan Firman-Nya saat memandang dan menilai sesuatu.
  11. Dalam setiap waktu luang selalu mengingat dan berterima kasih atas perbuatan yang telah Ia kerjakan dalam hidup ini. [Lakukan di dalam hati]
  12. Dalam setiap masalah dan pergumulan hidup selalu pandang kepada-Nya. Minta pentunjuk-Nya dan berpikirlah seperti Tuhan Yesus dengan mengatakan “Saat Yesus menghadapi ini, apa yang Ia lakukan?“.
  13. Otak yang selalu bernyanyi. Dalam segala waktu luang hati selalu bernyanyi, merendahkan hati dan memuji-muji namanya. Baik dengan lagu-lagu yang sudah ada maupun dengan membuat lagu-lagu sendiri yang timbul secara otomatis dari hati ini.
  14. Jika anda bisa maka bernyanyilah dalam hati saat melakukan pekerjaan apapun. Terkecuali untuk pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi tinggi, misalnya belajar dan menyelesaikan masalah.

    Teknik memuji Tuhan sambil bekerja

    Ini butuh latihan teman sebab mengerjakan 2 hal sekaligus adalah sesuatu yang tidak biasa. Mungkin pertama-tama agak sedikit rumit tapi setelah terbiasa tingkat kecerdasan anda dapat meningkat karenanya. Bernyanyi sambil bekerja, itu ada pilihannya, berikut :

  15. Bernyanyi sambil memutar lagu rohani dengan kaset/MP3/CD/VCD/DVD
  16. Menyanyikan lagu sambil memaninkan alat musik tertenu.
  17. Hanya bernyanyi dengan suara yang merdu.
  18. Bernyanyi dalam hati sambil bersiul/ tepuk tangan/ goyangkan anggota tubuh lain.
  19. Memuji-muji Tuhan di dalam hati.

    Lihat juga, Teknik menyegarkan pikiran agar tetap waras bebas dari kelaliman.

Dari semua pilihan yang ada, kami anjurkan kepada anda untuk melakukan puji-pujian ini sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Lalu dengarkan kata hati anda teman : “nyamannya dimana?“. Pujilah Tuhan maka ada rasa nikmat dan puas di dalam hati. Apabila anda memuji dan memuliakan nama-Nya namun tidak ada rasa nyaman di hati berarti apa yang anda lakukan tidak mendatangkan berkat. Lakukanlah segala sesuatu yang membuat hati nyaman bukan yang menimbulkan kegelisahan.

Otak yang bernyanyi

Saat anda membiasakan untuk selalu bernyanyi sambil melakukan segala sesuatu. Kebiasaan ini secara otomatis akan merangsang otak anda untuk selalu memutarkan lagu-lagu tertentu secara acak. Biasanya lagu yang diputarkan oleh kepala anda adalah (1) lagu-lagu yang pernah disukai dahulu dan (2) lagu lain dengan irama yang baru.

Dari semua lagu yang diputarkan itu pasti ada lagu-lagu pop and soft rock yang dahulu sangat anda sukai. BIASANYA KITA SULIT MENGUBAH IRAMA OTAK YANG TIMBUL OTOMATIS. Oleh karena itu pilihan terbaiknya adalah tetap mengikuti iramanya (musiknya) namun syairnya diubah menjadi lagu rohani. Ini juga melatih anda untuk menggubah dan mengimprovisasi semua nada yang ada dikepala anda.

Diingatkan oleh Pendata kami bahwa di sorga nanti, pekerjaan kita hanyalah memuji dan memuliakan Tuhan. Jadi saat otak anda terus bernyanyi dan meninggikan namanya rasa bahagia dihati ini menjadi penuh. Baca juga, Cara berbahagia dalam diam

Salam puji-pujian hanya bagi Dia….

Iklan

18 comments

  1. […] yang berbeda-beda. Cara menggali potensi ini diawali dengan tetap memusatkan pikiran seolah-olah bercakap-cakap dalam firman dan puji-pujian kepada Tuhan. Kemudian, silahkan pusatkan pikiran, perhatian, kekuatan dan sumber daya yang anda miliki pada […]

    Suka

  2. […] Dekatkan diri dengan Yang Maha Kuasa. Kedekatan dengan Tuhan dibuktikan dengan firman dan puji-pujian bagi nama-Nya yang dilakukan setiap waktu. Bukan hanya 2 kali atau 5 kali sehari melainkan setiap saat kapanpun ada kesempatan yang baik. Pikiran adalah jalan untuk membuat anda selalu terhubung 100% dengan Yang Maha Kuasa. Bahaslah firman dan pujilah Dia senantiasa di dalam hati anda. […]

    Suka

  3. […] bagi hawa nafsu dan hasutan negatif dari orang lain. Salah satu pilihan terbaik adalah dengan selalu fokus kepada Tuhan dalam semua keadaan dalam Firman-Nya dan puji-pujian untuk kemuliaan nama-…. Hanya dengan fokus kepada Yang Maha Mulia pikiran dijernihkan, diwaraskan bahkan anda akan […]

    Suka

  4. […] Irama ini juga berhubungan dengan nyanyian dalam otak anda. Setiap orang yang cerdas otaknya seperti memutar lagu secara otomatis. Bergeraklah berdasarkan irama yang sedang berlangsung atau bisa juga dengan mengikuti irama situasi disekeliling anda. Pikiran yang selalu bernyanyi lagu rohani adalah otak yang fokus kepada Tuhan. […]

    Suka

  5. […] Usahakan untuk senantiasa fokus kepada Tuhan di segala situasi dan kondisi untuk menjernihkan hati ini. Pikran yang selalu kosong akan mempengaruhi rasa sempurna di hati. Oleh karena itu beberapa orang meyakini bahwa “manusia memiliki lubang di hati” dimana kehampaan itu hanya bisa disempurnakan oleh kehadiran Tuhan di dalamnya. Dengan senantiasa memusatkan pikiran kepada Tuhan dalam doa, firman dan nyanyian pujian maka hatimu akan dipenuhi dengan sukacita yang tidak akan pernah berakhir. […]

    Suka

  6. […] Manfaat fokus kepada Tuhan manfaatnya luas bagi kehidupan manusia. Mulai dari mencerdaskan otak, memperbaiki suasana hati, meredakan kesedihan dan kegalauan, mengurangi stres, menurunkan resiko pikun dan lain sebagainya (lihat pada link yang kami sertakan). Untuk kebutuhan materi biasanya manfaat yang diberikan tergantung dari jenis dan produk yang digunakan. Artinya, setiap satu produk hanya ada satu (dua atau tiga) manfaat yang diberikannya. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s