Keluarga · Kesehatan · Penyakit

10 Cara Menghilangkan Panu, Kadas, Kutu Air, Ketombe dan Kandidiasis – Mengatasi Penyakit Kulit Secara Alami, Murah dan Mudah Dilakukan

 Cara Menghilangkan Panu, Kadas-Kurap, Kutu Air, Ketombe dan Kandida yang menginfeksi kulit

Di luar tubuh anda, ada ribuan, jutaan bahkan miliaran mikroorganisme yang terpapar dengan tubuh ini selama hidup di dunia. Semuanya itu berpotensi merusak dan menggorogoti anda sampai membusuk dan menjadi garam kembali. Mereka kecil, tidak kasat mata, hadir tanpa disadari, menyerang tanpa memberi tanda hingga membuat anda terbaring lemas ditempat tidur yang membosankan. Sebelum ini terjadi baiklah semuanya dipersiapkan untuk menjadi lebih kuat sehingga mampu menghadapi segala kemungkinan yang akan datang.

Sebenarnya, mikroorganisme bukan apa-apa dibandingkankan manusia sendiri. Serendah apapun posisi yang pernah dilihat dengan mata kepala sendiri namun lebih rendah lagi yang namanya mikroorganisme. Lihat orang-orang disekitar anda maka tentukanlah siapa yang paling lemah namun ketahuilah bahwa kuman lebih lemah dari orang tersebut. Jadi, jangan khawatir dan terlalu takut dengan bakteri, virus & jamur sebab ketakutan anda akan berujung pada aksi berlebihan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Memang kenyataannya bahwa mata tidak dapat melihat kuman. Bahkan ketika ia telah menimbulkan penyakit sekalipun. Ingatlah bahwa ada komponen dalam tubuh anda yang selalu mengawasi aktivitas mereka. Ini lebih dikenal dengan sistem imun. Jadi daripada berusaha melihat kuman secara langsung, lebih baik bagi anda untuk memperkuat tim pengawas yang sudah ada secara default dalam diri anda.

Sekarang, marilah kita membahas sesuatu yang lebih spesifik tentang penyakit kulit yang disebabkan oleh jamur diantaranya panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis. Sejenak, coba perhatikan gambar di atas. Itu adalah jenis jamur yang hidup pada kayu yang telah ditebang lama sebelumnya. Mari kita analogikan bahwa jamur tersebut sama jenisnya dengan fungi yang menyebabkan penyakit pada manusia. Apakah ada keanehan yang anda temukan?

Satu kenyataan yang dapat kami petik dari keadaan tersebut bahwa jamur hanya bisa hidup pada badan organ bekas/ sisa mahkluk hidup lain yang sudah mati. Jadi ketika kulit anda jamuran maka dapat kami katakan bahwa masa sel epitelium disana  terlalu cepat menua dan mati. Sehingga di saat yang sama dengan didukung oleh situasi lingkungan yang lembab. Secara tidak langsung turut mengundang dan mengaktifkan fungi yang ada disana.

Jika pernah mengalami infeksi jamur, itu artinya anda harus memperbaiki asupan nutrisi dan kebiasaan dalam menjalani hidup kedepannya. Tidak masalah jika menggunakan obat anti panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis yang dijual bebas dipasaran. Obat farmasi ini juga dapat membantu anda untuk menyembuhkan infeksi dan gejala yang ditimbulkan. Tapi untuk mencegah infeksi yang berulang kembali lagi kedasarnya, “mengapa kulit anda lebih cepat menua dan mati hingga jamuran?“.

Macam-macam penyakit jamuran pada kulit

Dunia kedokteran modern telah mengenal berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur. Pada dasarnya keadaan ini diawali dengan luka kecil atau abrasi pada kulit, misalnya golongan dermatofitosis, kromoblastomikosis. Bisa juga infeksi dimulai melalui saluran pernafasan, dengan menghisap elemen-elemen jamur, seperti pada histoplasmosis. Namun tidak jarang juga hal ini terjadi lewat kontak langsung yang tidak memerlukan luka terbuka atau abrasi kulit, seperti golongan dermatofitosis.

Berikut beberapa jenis penyakit yang dikenal secara luas oleh masyarakat dimana yang menjadi aktor utama sekaligus sebagai agen infeksius adalah jamur.

a. Panu

Disebut juga Pityriasis versicolor. Gejala yang ditimbulkannya yakni bercak putih, merah atau hitam. Penyakit yang dapat di derita oleh siapa saja di seluruh daerah Indonesia. Salah satu jenis infeksi jamur yang dapat ditemukan di seluruh tubuh termasuk leher dan lengan. Biasanya, dapat juga menyerang ketiak, lipatan paha, lengan, tungkai atas, muka dan kulit kepala yang berambut.

b. Kadas

Disebut juga kurap atau Tinea corporis yang merupkan suatu infeksi jamur pada kulit yang ditemukan pada kulit kepala, kuku, lipatan lengan, lipatan paha atau kaki. Gejala yang timbul yakni lesi berbentuk bulat dengan pinggir meninggi dan bersisik dimana bagian tengah agak cekung dan sering bebas dari peradangan. Bagian ini sangat gatal, terutama saat berkeringat.

Peradangan kulit yang terjadi biasanya timbul akibat garukan. Sering timbul di bagian-bagian tubuh tertentu, antara lain pada kepala yang di tandai dengan lesi berupa bercak-bercak kebotakan yang kadang terlihat dengan jelas tapi dalam beberapa kondisi kadang juga tidak meradang. Terdapat pula pada bagian kuku yang ditandai dengan penebalan kuku/jaringan dibawah kuku sehingga lama-kelamaan kuku akan rusak dan lepas. Dapat ditularkan melalui kontak langsung yang terjadi terus menerus sehingga butuh waktu yang lama.

c. Kutu air

Gejala yang timbul seperti munculnya bercak putih pada kulit dengan batas tegas, bersisik halus. Menimbulkan kesan gatal terutama saat anda mengeluarkan keringat. Infeksi kulit pada sela jari kaki dan telapak kaki yang disebabkan oleh jamur atau yang lebih dikenal sebagai Tinea pedis atau ringworm of the foot. Tinea pedis disebabkan oleh Trichophyton rubrum yang menunjukkan kelainan menahun.

d. Ketombe (Pitiriasis Sika).

Merupakan jamuran pada kulit kepala dengan ciri khas putih, bersisik yang berada di antara sela-sela pangkal rambut.

e. Infeksi Kandida (kandidosis)

Dapat terjadi pada lipatan kulit, sela jari, sela paha, ketiak, bagian bawah payudara, mulut (sariawan) dan genetalia. Infeksi kandida lebih sering diderita oleh perempuan yang menginfeksi organ genital (vagina), menyebabkan peradangan yang gatal, mengeluarkan cairan seperti krim keju putih dan berbau tidak sedap.  Bahkan keadaan ini dapat berjung pada timbulnya kista dan kanker rahim.

Infeksi kandida bisa saja terjadi di tempat lain di seluruh tubuh bahkan dalam rongga mulut. Ini biasanya terjadi pada pasien ODHA yang mengalami defisiensi daya tahan tubuh.

Faktor pemicu

Perlu anda ketahui bahwa jamur lebih lemah dari bakteri. Sebab bakteri berani melawan jaringan/ sel yang hidup sedangkan jamur hanya berani sama sisa-sisanya yang sudah tidak bernyawa. Jadi jika anda terinfeksi jamur merupakan salah satu bukti bahwa terlalu banyak hal yang salah dalam kesehatan anda sehingga hal-hal sepele seperti infeksi jamur dapat menyerang tanpa disadari sebelumnya.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kulit anda jamuran sehingga mengalami gejala panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis:

  1. Faktor trauma (dimana kulit yang utuh tanpa lesi-lesi kecil, lebih susah untuk terserang jamur). Kulit dengan life span yang singkat lebih cepat mati sehingga mau tidak mau bahan-bahan ini mengalami pembusukan oleh jamur.
  2. Malnutrisi. Keadaan ini turut mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bertahan dari serangan penyakit. Asupan nutrisi yang tidak mencukupi membuat seseorang rentan berpenyakit.
  3. Keseimbangan flora normal tubuh terganggu (antara lain karena pemakaian antibiotik, atau hormonal dalam jangka panjang),
  4. Pakaian ketat dan yang tidak menyerap keringat. Keringat berlebihan setelah berolahraga akan mengkondisikan tubuh anda mengalami jamuran.
  5. Sistem imun yang terlalu lemah karena penyakit kronis. Penyakit tertentu, misalnya HIV/AIDS, hepatitis dan diabetes.
  6. Kehamilan dan menstruasi (kedua kondisi ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh sehingga rentan terhadap jamur).
  7. Faktor suhu dan kelembaban yang sangat berpengaruh terhadap infeksi jamur. Kondisi lembab dan panas dari lingkungan akan mempermudah pertumbuhannya dipermukaan kulit.
  8. Kurangnya kebersihan diri maupun kebersihan lingkungan memegang peranan yang penting pada infeksi jamur
  9. Bahan kimia. Beberapa bahan kimia yang penggunaannya dekat dengan kehidupan manusia dapat juga memicu hal ini. Contohnya adalah detergen, asam, basa, oli, semen.

Cara mengobati dan menghilangkan panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis

Sumber masalah dari penyakit ini bukan dari kulit atau lingkungan di luar diri anda. Melainkan keadaan ini disebabkan oleh kondisi kulit dari dalam. Kulit yang tidak terpenuhi kebutuhannya lebih mudah mengalami degradasi dan kematian. Sel-sel kulit mati inilah yang secara tidak langsung menjadi sumber nutrisi bagi fungi untuk bertahan hidup.

Intinya adalah, jangan sampai ada sel-sel epidermis yang masa hidupnya singkat sehingga lebih cepat mati namun masih menempel dengan sel-sel yang lainnya. Ingatlah bahwa sehebat-hebatnya jamur, ia hanya berani melawan dan menggerogoti sel anda yang sudah mati. Tidak pernah ada cerita fungi aktif pada organ yang masih aktif. Oleh karena itu hal pertama yang harus dicari tahu adalah bagaimana caranya membuat sel tubuh anda panjang umur.

Berikut beberapa tips dari kami untuk menghilangkan panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis.

  1. Konsumsi makanan yang seimbang.

    Tidak sehat jika anda hanya mengkonsumsi karbohidrat (nasi) setiap hari. Alangkah baiknya jika selain itu anda mengkonsumsi juga buah dan sayur. Kedua komponen ini mengandung vitamin dan mineral yang baik bagi kesehatan tubuh termasuk organ kulit anda. Salah satu buah yang baik, murah dan mudah untuk didapatkan adalah jeruk nipis.

  2. Ikutkan herbal ajaib dalam setiap masakan anda.

    Tiga bumbu dapur yang harus selalu ada dalam masakan anda adalah bawang putih, bawang merah dan jahe. Semua bahan ini mengandung antioksidan yang tinggi untuk kesehatan anda. Lagipula masing-masing itu dapat menjaga keremajaan kulit sehingga mencegah penuaan dini.

  3. Penuhi asupan mineral ajaib anda.

    NaCl adalah mineral yang sangat penting dengan jumlahnya yang terbanyak dalam tubuh. Sayang mineral ini larut dalam air sehingga terus saja dibuang melalui keringat dan urine yang dikeluarkan. Oleh karena itu menggantikan kehilangannya adalah penting untuk hidup yang lebih sehat. Banyak orang yang telah membuktikan bahwa mineral ini sangat baik untuk merawat kesehatan kulit sehingga tetap cerah, kencang dan awet muda.

  4. Perhatikan kebersihan diri dan kebersihan lingkungan rumah.

    Bersih itu sehat. Adalah baik bagi anda untuk senantiasa memperhatikan hal ini sebab badan yang bersih membuat anda lebih luwes dalam beraktivitas. Lingkungan rumah yang bersih juga turut mempengaruhi suasana hati anda sehingga senantiasa enak dilihat. Sebenarnya tidak susah untuk hidup bersih, yaitu dengan (a) selalu membersihkan debu dan pasir yang menempel di lantai dan (b) mencuci segala sesuatu yang terlihat kotor termasuk dalam hal ini mencuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan tanah dan (c) jangan biarkan air menggenangi permukaan apapun di dalam rumah.

  5. Mencuci pakaian secara teratur.

    Ini adalah kebiasaan yang baik. Butuh orang-orang yang rajin dan tekun dalam menjaga kebersihan pakaiannya. Ada pakaian tertentu yang hanya sekali pakai – dicuci (misalnya pakaian dalam), ada pula beberapa jenis pakaian yang dapat digunakan selama 2 – 3 kali – baru setelah itu dicuci.

  6. Hindari menggunakan pakaian yang basah.

    Pakaian yang masih belum kering (setengah basah) sebaiknya jangan digunakan. Sebab biar bagaimanapun hal ini akan mempermudah tumbuhnya jamur dan bakteri di permukaan kulit anda. Lingkungan yang lembab adalah suasana yang sangat diidolakan oleh kuman ini. Seharnya kenakanlah pakaian yang sudah kering total.

  7. Gunakan pakaian dengan bahan yang menyerap keringat saat beraktivitas tinggi.

    Beberapa pekerjaan yang dilakukan membutuhkan tenaga dan konsentrasi tinggi diantaranya adalah menyapu lantai, menyuci piring dan merapikan seluruh ruangan dan lingkungan sekitar rumah. Seperti mereka para pekerja lapangan seperti petani, pekerja bangunan, pekerja proyek, supir bus/ ojek dan lain sebagainya. Selain itu jika anda juga berencena untuk berolahraga, senam, jogging dan olah gerakan tubuh lainnya, sebaiknya menggunakan pakaian dari bahan yang mudah menyerap pakaian (seperti katun).

  8. Mandilah secara rutin.

    Setidaknya sekali sehari saat udara/ cuaca sedang dingin dan dua kali sehari jika anda sudah cukup berkeringat karena aktivitas sehari-hari. Keadaan ini bermanfaat pula untuk membuat tubuh anda segar kembali dan pikiranpun fresh. Lagipula aktivitas ini turut membuang segala potensi kuman (termasuk jamur) yang telah anda koleksi selama bekerja dan beraktvitas seharian.

  9. Rutin memotong kuku kaki dan tangan.

    Tangan adalah salah satu organ infeksius yang sudah dibuktikan lewat beberapa penelitian. Ini mungkin karena keaktifannya dalam melakukan kontak dan sentuhan dengan lingkungan sekitar. Oleh karena itu rutin menggunting kuku jari tangan adalah salah satu cara untuk membersihkan bagian ini. Demikian halnya juga dengan kuku jari kaki. Jika bagian ini tidak dibersihkan niscaya akan memudahnya bagi mikroorganisme untuk bersarang dan tumbuh dibagian bawah kuku yang memanjang.

  10. Rajin merawat rambut.

    Kami tidak menganjurkan anda untuk sering kesalon melakukan berbagai macam perawatan mahal. Tidak butuh sesuatu yang terlalu besar agar anda bebas dari ketombe. Bagi laki-laki keramaslah setiap hari dan selalu memotong rambut yang panjang agar lebih rapi dan sehat. Bagi perempuan lebih baik anda merawat rambut dengan cara rutin melakukan keramas sebanyak 2 atau 3 kali dalam seminggu. Rutinitas ini akan membantu membersihkan kulit kepala anda dan menjauhkannya dari ketombe.

Kami berpikir bahwa itu sajalah pengetahuan yang ada untuk saat ini dalam hal mengantisipasi, mencegah, mengatasi dan menjauhkan kehidupan anda dari panu, kadas/ kurap, kutu air, ketombe dan kandidiasis.

Salam hidup yang lebih sehat!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s