10 Cara Menghilangkan Jerawat & 15 Faktor Yang Menyebabkannya

Cara Menghilangkan Jerawat & Faktor Yang Menyebabkannya

Jerawat adalah penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya kelenjar minyak pada folikel rambut dan pori-pori akibat penurunan fungsi kulit secara keseluruhan sehingga menimbulkan komedo yang berujung pada peradangan akut bahkan kronis. Ini merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang remaja dan kawula muda sampai membuat mereka merasa malu-malu sendiri karena penampilannya sedikit terganggu. Padahal sebenarnya ini bisa diatasi dengan mudah, alami dan praktis. Lagipula segala sesuatu akan membaik jika pikiran bisa menerimanya dengan terbuka. Oleh karena itu santai saja teman sebab semuanya ada solusinya.

Cairan elektrolit adalah komponen logam yang lunak sehingga tidak berbahaya bagi makhluk hidup jika dikonsumsi pada takaran yang pas. Ion-ion ini berperan penting dalam proses netralisasi di dalam tubuh, termasuk dalam hal netralisasi racun dan juga membunuh bakteri, virus dan jamur. Apabila komponen elektrolit kurang di dalam darah maka hal ini sekaligus memotong/ menghambat perannya dalam melisiskan kuman dan melakukan detoksifikasi terhadap tubuh anda.

Banyak penelitian yang membuktikan hubungan jerawat dengan rasa percaya diri seorang pemuda. Terbukti bahwa kedua hal ini sering bertalian. Keadaan ini terjadi bukan tanpa alasan sebab jerawat di masa muda lebih sering “ngetem” di wajah dibandingkan pada bagian tubuh lainnya (misalnya pada punggung, bagian dada dan lengan atas). Tapi sekarang anda tidak perlu kuatir lagi sebab tubuh sudah memiliki kekuatan yang dibawa sejak dari dalam kandungan untuk melawan dan melindungi (self protection).

Jenis jerawat

Dermatitis jenis ini biasanya muncul di wajah, leher, bahu, dada, punggung dan bahu, dan maaf ada juga di daerah pantat. Wajah yang berjerawat tidak sama jenisnya dengan jerawat di bagian lainnya (termasuk di daerah bokong). Penyakit ini pada dasarnya digolongkan dalam dua tipe:

  • Jerawat tanpa nanah merupakan serangkaian penyakit kulit dengan banyak komedo tanpa penanahan. Ada indikasi tubuh mamiliki tingkat imunitas yang tinggi sehingga infeksi mikroorganisme tidak berkembang. Komedo adalah gumpalan sebum yang tersumbat di dalam saluran. Keadaan ini dikenal dua macam yaitu

    Whitehead massa sebum terlihat putih kekuning-kuningan di bawah permukaan kulit.  Permukaannya tertutup lapisan epitel kulit.

    Blackhead terlihat sebagai titik-titik hitam di permukaan kulit.  Permukaannya tidak tertutup oleh epitel kulit.

  • Jerawat yang disertai dengan Nanah. Termasuk di dalamnya adalah pustules, kista abses dll.

Berdasarkan tingkat keparahannya penyakit ini dapat dibedakan dalam beberapa jenis. Perbedaan itu mencakup jumlah, ukuran dan tingkat peradangan yang terjadi. Berikut selengkapnya.

  1. Jerawat pada bayi (tipe I) yang baru lahir (newborn acne). Jenis ini menyerang sekitar 20 persen bayi yang baru lahir dan tergolong tipe yang ringan.
  2. Jerawat pada bayi, tipe II (infantile acne). Bayi berumur 3–6 bulan juga ditumbuhi jerawat, dan akan tumbuh kembali pada saat ia beranjak remaja.
  3. Jerawat vulgaris (Acne vulgaris). Merupakan yang paling umum terjadi pada remaja dan kaum muda yang beranjak dewasa, sekitar 12 – 24 tahun.
  4. Jerawat konglobata (Cystic acne). Jenis ini terjadi pada kaum pria muda, tergolong serius namun jarang terjadi.

Tahapan Patogenesis Penyakit

Proses timbulnya jerawat terdiri dari beberapa fase. Kemampuan tubuh untuk bertahan hingga tidak terjadi fase lanjutan yang lebih parah adalah kunci penyembuhannya. Tahapan terjadinya penyakit berdasarkan peradangan yang terjadi, yaitu sebagai berikut.

  • Kelenjar minyak menjadi besar yaitu hipertropi dengan peningkatan penghasilan sebum.
  • Hiperkeratosis (kulit menjadi tebal) menyebabkan pertumbuhan sel-sel yang cepat dan mengisi ruang folikel polisebaceous dan membentuk plug (epitelium folikular).
  • Pertumbuhan kuman, propionibacterium acnes yang cepat (folikel polisebaceous) yang tersumbat akan memerangkap nutrient dan sebum serta menggalakkan pertumbuhan kuman.
  • Inflamasi (radang) akibat hasil sampingan kuman propionibacterium acne.

Berikutnya, tahapan terjadinya penyakit berdasarkan gejala yang ditunjukkannya yaitu, sebagai berikut.

  • Komedo (whitehead) adalah komedo yang tertutup akibat tersumbatnya pori-pori oleh sebum dan sel-sel kulit mati. Whitehead berukuran kecil, berwarna putih yang muncul di bawah permukaan kulit. Komedo yang terbuka disebut sebagai blackhead, terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Warna hitam yang muncul merupakan sebum dan sel-sel kulit mati yang teroksidasi dengan udara.
  • Papul. Kelihatan seperti benjolan-benjolan lunak, berwana merah muda di permukaan kulit disertai peradangan yang nyata. Papul disebabkan oleh dinding folikel rambut yang rusak sehingga sel darah putih keluar dan menyebabkan inflamasi.
  • Pustul merupakan papul yang berkembang menjadi benjolan berwarna merah dengan nanah di bagian atas. Nanah ini berisi sel-sel darah putih yang muncul ke permukaan. Sembilan puluh persen kasus penderita jerawat mengalami papul dan pustul.
  • Jerawat batu (cystic acne). Ciri-cirnya berukuran besar, berisi nanah, dan disertai inflamasi. Apabila gejala peradangan ini dibiarkan terus menerus maka dapat menyerang jaringan kulit bagian dalam sehingga menimbulkan bekas luka/ jaringan parut.

Akibat fatal

Daya tahan tubuh yang lemah yang diiringi dengan berkurangnya kadar elektrolit dalam tubuh akan memperparah keadaan. Sistem imun tidak dapat menahan aktivitas mikroorganisme dimana penyakit terus berkembang. Dampak terburuk jika penyakit ini terus berkembang hingga menjadi jerawat batu adalah timbulnya jaringan parut sebagai bekas dari proses penyembuhan yang berlangsung lambat.

Sebenarnya, jaman sekarang anda tidak perlu terlalu khawatir jika hal ini sudah menimpa anda sebab sudah ada kosmetik. Jika wajah anda kurang sor kelihatannya maka anda dapat memanfaatkan beberapa jenis teknik make over. Alhasil wajah anda bakal kembali kinclong. Tapi jangan terlalu sering digunakan teman, pada acara penting saja. Make-up yang terlalu sering tidak sehat lho….

Penyebab

Kulit yang berjerawat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor fisik, faktor kimia, faktor biologis dan lingkungan. Kesemua hal ini berpadu dan memberikan dampak yang nyata. Jika hubungan antar faktor positif yang diiringi dengan kebiasaan buruk maka derajat keparahannyapun akan semakin besar. Oleh karena itu penting bagi anda untuk mengetahui hal-hal ini sehingga dapat mengantisipasinya sedini mungkin. Berikut selengkapnya.

Faktor biologis

  1. Genetik.
    Faktor herediter yang cukup berpengaruh pada besar dan aktivitas kelenjar glandula sebasea. Apabila kedua orang tua mempunyai parut bekas akne, kemungkinan besar setidaknya salah satu dari anaknya akan menderita akne.
  2. Hormonal. Hormon testosteron (androgen) yang berlebih akan memacu sekresi kelenjar sebasea secara hiperaktif. Akibatnya, akan timbul jerawat pada wajah, dada, dan punggung. Pada wanita, selain hormon androgen, produksi lipida dari kelenjar sebasea dipacu oleh Luteinizing hormone (LH) yang meningkat saat menjelang menstruasi.
  3. Androgen. Konsentrasi testosteron dalam plasma penderita pria tidak berbeda dengan yang tidak menderita akne. Pada wanita perbedaan ini sangat jelas dimana pada testosteron plasma sangat meningkat pada penderita dibandingkan dengan orang normal.
  4. Estrogen. Pada keadaan fisiologi, estrogen tidak berpengaruh terhadap produksi sebum. Estrogen dapat menurunkan kadar gonadotropin yang berasal dari kelenjar hipofisis. Hormon gonadotropin mempunyai efek menurunkan produksi sebum.
  5. Progesteron. Progesteron, dalam jumlah fisiologis tidak mempunyai efek terhadap efektivitas terhadap kelenjar lemak. Produksi sebum tetap selama siklus menstruasi, akan tetapi kadang-kadang progesteron dapat menyebabkan akne premenstrual (Suyono, 2002).
  6. Hiperkeratosis (kulit menebal). Keadaan yang kurang menguntungkan ini akan menyebabkan lapisan sel tanduk menjadi lebih tebal sehingga menyumbat folikel rambut dan membentuk komedo. Folikel rambut yang tersumbat akan menutup sebum. Pengeluaran sebum yang tidak normal ini akan merangsang bakteri penyebab jerawat dan menimbulkan peradangan.
  7. Reaksi alergi. Beberapa jenis makanan dengan protein tinggi dapat menimbulkan reaksi yang berlebihan oleh tubuh. Keadaan ini sering diiringi dengan kulit yang kemerahan, sangat gatal dan bahkan sampai menimbulkan peradangan. Keadaan ini justru akan semakin memperparah penyakit anda.

    Faktor mental

  8. Psikis. Pada beberapa penderita, stres dan gangguan emosi dapat menyebabkan eksaserbasi akne. Kecemasan menyebabkan penderita memanipulasi aknenya secara mekanis, sehingga terjadi kerusakan pada dinding folikel dan timbul lesi yang baru meradang.

    Faktor fisik

  9. Jenis kelamin. Kulit yang berjerawat berhubungan pula dengan kebersihan dan kebiasaan hidup. Perempuan biasanya lebih lihat menjaga tubuhnya dengan memperhatikan kebersihan dan mengendalikan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang berminyak dibandingkan dengan laki-laki.
  10. Usia. Umumnya insiden terjadi pada umur sekitar 14 – 17 tahun pada wanita, 16 – 19 tahun pada pria dimana pada masa itu lesi yang dominan adalah komedo dan papul. Pada usia muda seperti ini juga jarang ditemukan terjadinya peradangan yang kronis hingga menimbulkan bekas.
  11. Perilaku yang tidak baik. Terlalu sering mencuci muka adalah tidak baik bagi kesehatan kulit anda. Sebab wajah bukan porselin, apabila terus digosok akan semakin mengkilap. Melainkan wajah seumpama batu kapur, semakin digosok semakin menipis. Tindakan sering memegang-megang atau memencet jerawat dapat memperburuk keadaan.

    Faktor Lingkungan

  12. Infeksi bakteri. Beberapa aktivitas bakteri yang memicu keadaan ini seperti Propionibacterium acne, Staphylococcus epidermidis, dan Staphylococcus aureus. Akumulasi sebum oleh adanya kelebihan sekresi dan hiperkeratosis pada infundibulum rambut menjadi sumber nutrisi yang disukai oleh P. acne. Enzim lipase yang dihasilkannya menguraikan trigliserida pada sebum menjadi asam lemak bebas yang menyebabkan inflamasi dan akhirnya terbentuk jerawat.  S. epidermidis dan S. aureus dapat menimbulkan infeksi sekunder yang turut memperparah kondisi pasien.
  13. Makanan. Menurut para peneliti di Colorado State University Department of  Health and Exercise, makanan yang mengandung kadar gula dan kadar karbohidrat yang tinggi memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap keadaan ini. Konsumsi gula berlebih akan meningkatkan kadar insulin dalam darah yang memicu produksi hormon androgen. Hormon androgen akan memicu timbulnya produksi minyak berlebih pada wajah sehingga menyebabkan jerawat.
  14. Iklim. Di daerah yang mempunyai empat musim, biasanya akne bertambah hebat pada musim dingin, sebaliknya kebanyakan membaik pada musim panas. Bertambah hebatnya akne pada musim panas tidak disebabkan oleh sinar UV melainkan oleh banyaknya keringat pada keadaan yang sangat lembab dan panas tersebut.

    Faktor kimiawi

  15. Kosmetika dan obat farmasi tertentu. Pemakaian bahan-bahan kosmetika tertentu yang tidak sehat seperti, bedak dasar (faundation), pelembab (moisturiser), krem penahan sinar matahari (sunscreen) dan krim malam secara terus menerus dalam waktu lama dapat menyebabkan suatu bentuk akne ringan yang terutama terdiri dari komedo tertutup dan beberapa lesi papulopustular pada pipi dan dagu.

Cara mengantisipasi dan menghilangkan jerawat

Seperti yang kami katakan di awal tulisan ini bahwa kunci dari setiap penyakit adalah daya tahan tubuh seseorang. Dimana kemampuan ini sangat dipengaruhi oleh kandungan elektrolit dalam tubuh anda. Ion-ion logam lunak yang positif lebih banyak diperoleh dari tumbuh-tumbuhan hijau disekitar anda. Berikut selengkapnya cara mengantisipasi, mencegah, menyembuhkan dan menghilangkan jerawat yang membandel.

  1. Perhatikan makanan yang dikonsumsi harus seimbang.

    Memasukkan lemak dan minyak terlalu banyak ke dalam tubuh membuat kelebihannya turut diekskresikan melalui kulit, termasuk di wajah. Konsumsilah makanan yang pas sesuai dengan umur dan beratnya aktivitas yang dilakukan.

  2. Konsumsi sayur dan buah-buahan dalam menu diet anda.

    Kedua komponen lingkungan ini membantun meningkatkan sistem imun anda. Kandungan antioksidan di dalamnya sangat baik untuk melawan aktivitas kuman. Jika dikonsumsi secara rutin dan terus menerus niscaya akan menekan pertumbuhan patogen jahat di dalam maupun di luar tubuh anda. Salah satu buah yang murah dan mudah di dapatkan adalah jeruk nipis yang tersedia di pasaran. Anda dapat mengkonsumsi buah jenis ini satu atau dua butir per hari setelah makan yang diperas di dalam gelas berisi air putih.

  3. Tambahkan herbal alami.

    Tidak boleh terlalu pelit untuk kesehatan anda sendiri. Memang harus diakui bahwa bumbu dapur ini harganya agak mahal di pasaran. Tapi tetap harus dibeli juga sebab sangat besar pengaruhnya untuk memperbaiki sel dan jaringan yang rusak (regenerasi sel). Termasuk juga dalam hal melisiskan mikroorganisme pengganggu. Bumbu dapur ini yaitu bawang putih, bawang merah dan jahe. Selalu dan jangan lupa tambahkan ketiga herbal ajaib ini dalam setiap masakan anda sehari-hari.

  4. Konsumsi garam setiap hari.

    Sodium adalah komponen elektrolit yang paling tinggi jumlahnya dalam tubuh manusia. Keberadaannya sangat mempengaruhi proses netralisasi dan kemampuan tubuh untuk mengeliminasi aktivitas kuman.

    Manusia membutuhkan garam setidaknya 9 gram perhari untuk ukuran orang dewasa. Harap di ingat bahwa 9 gram itu bukan dalam artian langsung di konsumsi melainkan telah tergabung dalam masakan setiap hari. Bila anda merasa masih belum memenuhi angka yang sembilan maka dapat melarutkan garam dalam air pada kadar isotonis (0,9%-1% setara dengan satu setengah sendok teh) perliternya. Kadar isotonis ini berasa ada manis-manisnya dimana penambahan garam dimaksudkan tidak terlalu sedikit (airnya terasa tawar) dan juga tidak terlalu banyak (airnya terasa asin) melainkan berasa layaknya air garam manis.

  5. Manfaatkan vacum cleaner nabati.

    Makanan berserat adalah pembersih alami yang dapat mendetoksifikasi permukaan organ penecernaan anda. Lemak/ kolesterol yang berlebihan juga dapat ikut bersamanya untuk dibuang lewat kotoran ke jamban. Ini berupa umbi-umbian, ubi kayu, talas, ubi jalar, sagu dan lain sebagainya.

  6. Konsumsi air yang cukup.

    Beberapa orang tidak memperhatikan kebutuhan air harian sebab ini dianggap sepele. Padahal proses detoksifikasi dalam tubuh tidak berjalan dengan lancar tanpa kehadiran H2O. Kebutuhannya 2 liter perhari (8 – 10 gelas) untuk orang dewasa. Ingatlah bahwa itu semua tidak dikonsumsi sekaligus melainkan secara bertahap.

  7. Rutin berolahraga.

    Aktivitas fisik yang jarang mengharuskan anda untuk mengikuti les senam yang diadakan oleh teman-teman yang lain. Melakukannya bersama-sama lebih asyik daripada hanya sendiri saja. Sisihkan waktu anda sejenak untuk menekuninya setidaknya 30 menit dalam seminggu. Aktivitas ini dapat membantu mendetoksifikasi berbagai racun dalam tubuh.

  8. Tidak dianjurkan terlalu sering mencuci wajah.

    Dianjurkan maksimal 2 kali sehari melakukan hal ini. Ada kuman baik yang bisa tereliminasi dari wajah anda. Lagipula keasaman kulit pada bagian ini harus dibiarkan alami. Terlalu sering mencuci justru membuatnya rapuh dan mengalami kerusakan akibat rentan dengan perubahan cuaca.

  9. Hati-hati menggunakan kosmetik.

    Cerdaslah memanfaatkan kosmetik teman. Bahan kimia ini dapat menjadi pedang bermata dua yang berpotensi merusak wajah anda sendiri. Gunakanlah itu pada moment-moment penting saja artinya jangan menggunakannya setiap hari. Ingatlah bahwa diwajah anda terdapat sel epidermis yang kehidupannya sangat tergantung padatingkat keasaman pada permukaannya. Kosmetik yang merusak akan mengurangi elastisitas dan kekencangan disana. Oleh karena itu gunakanlah dengan bijak!

  10. Jangan terlalu berlebihan memperlakukan wajah anda.

    Biasanya hal-hal yang kelewat batas justru akan merusak. Lagipula kondisi mental yang terganggu akibat kekuatiran yang berlebihan beresiko menimbulkan stres sehingga mempengaruhi kesehatan anda. Apapun yang terjadi biarkanlah itu sembuh sendiri dengan memperhatikan asupan makanan yang mendukung aktivitas elektroli dalam tubuh. Seperti yang kami sampaikan pada point sebelumnya.

Jerawat dipicu oleh perlakuan kita yang berlebihan karena terlalu khawatir dengan bentuk wajah yang dimiliki. Ini semacam perasaan tidak percaya diri yang disempurnakan oleh keadaan yang sedang tidak ada kerjaan sehingga hal-hal yang tidak penting turut dipusingkan. Dari kebanyakan kasus, penyakit ini muncul disertai dengan tingginya kekuatiran seorang remaja terhadap penampilannya setiap hari di hadapan teman-teman (khususnya lawan jenis). Ini adalah hal yang biasa pada masa puber tetapi bila anda terlalu agresif maka bintik-bintik kecil yang awalnya begitu halus akan menjadi ganas dan bertransformasi menjadi jerawat batu. Oleh karena itu, jagalah asupan makanan, minuman dan berolahraga secara teratur. Tidak lupa juga untuk mengkonsumsi makanan yang turut meningkatkan daya tahan tubuh, salah satunya garam.

Demikian saja dari kami teman. Semoga jerawa anda cepat sembuh.

Salam sehat alami

Iklan

One comment

  1. […] Tidak hanya manusia melainkan buah-buahan yang anda konsumsipun dapat mengekskresikan minyak pada permukaannya untuk menjauhkannya dari aktivitas bakteri dan jamur pembusuk. Inilah yang membuat buah-buahan yang anda konsumsi tidak segera mengalami proses pembusukan. Minyak yang dieksresikan oleh kulit anda merupakan salah satu jenis cairan tubuh yang mengandung elektrolit dan komponen imunologis lainnya. Kulit wajah yang berminyak dapat menjaga dan melindungi wajah anda dari aktivitas bakteri perusak termasuk aktivitas kuman penyebab jerawat. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s