8 Alasan Mencintai Masalah – Persoalan hidup adalah awal keberuntungan

alasan-mengapa-mencintai-masalah-untuk-keberuntungan

Masalah adalah ketidaksesuaian antara suasana diluar diri (lingkungan) dengan suasana di dalam hati. Tidak ada manusia yang tidak pernah berpaparan dengannya. Tidak ada situasi yang dapat mendukung anda saat melalui sebuah tantangan kehidpan. Mulai sendiri, hadapi sendiri maka selsaikan sendiri. Terkecuali untuk persoalan yang dikerjakan bersama orang lain.

Apapun di dunia ini akan menjadi masalah jika anda tidak memiliki usaha untuk menetralisirnya lalu ditanggapi atau diabaikan. Tidak ada yang dapat dilakukan selain itu. Sebab jika anda melakukan aksi yang agresif justru akan dipersalahkan oleh kebanyakan orang. Sebab disanalah kepribadian anda dinilai orang lain, termasuk ampas atau sari-sari yang berkualitas.

Sayang penilaian orang itu kejam. Saat berada di jalur yang baik, mereka santai-santai aja. Akan tetapi saat berada di jalur yang salah, kita akan dipojokkan, dibully, direndahkan habis-habisan. Oleh karena itu jangan berharap dipuji orang saat melakukan kebaikan. Sebab resiko kecewanya tinggi. Berpuas dirilah karena perbuatan sendiri sebab dengan melakukan hal yang benar saja kita dihiburkan.

Alasan mengapa persoalan dapat menghampiri anda

Mengapa masalah bisa timbul? Sepertinya ini terjadi begitu saja. Sebagian orang mengatakan karena salah sendiri, yang lain mengatakan karena kesalahan orang lain. Berikut pembahasan kami selengkapnya.

  • Misalnya perbedaan jenis kelamin, umur, pengetahuan, keyakinan, IQ, opini (pandangan) kepentingan dan lain sebagainya. Ini adalah pemicu dari kebanyakan problematika kehidupan. Sebelum anda menerima orang lain apa adanya niscaya tidak ada hari tanpa masalah. Bila manusia tidak berbeda maka bukan Tuhan yang menciptakannya melainkan pabrik tektil di muara baru.
  • Rasa hati menanggapi. Bagaimana menanggapi kejadian di sekeliling anda? Ini sangat menentukan sikap ke depannya. Apakah down, normal atau up? Kembali lagi pada pengendalian diri masing-masing orang. Kemampuan untuk mengerti, memahami dan mencermati situasi sangat menentukan suasana hati.

Dari uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa masalah terjadi 50% karena diri sendiri dan 50% disebabkan oleh lingkungan. Jadi selama anda dapat mengendalikan diri sepenuhnya berarti kurang lebih separuh/ setengah dari total pergumulan hidup anda dapat dicegah atau diantisipasi dari awal.

Mengendalikan emosi agar suasana di luar tidak mengotori hati ini

Jadi pengendalian diri itu sangatlah penting teman. Mengendalikan diri sama dengan mengendalikan masalah sebelum tantangan itu menguasai kehidupan anda. Beberapa orang berada dalam posisi dimana situasi mengendalikan mereka. Saat situasi tidak kondusif, hati gundah gulana; saat situasi merugikan timbul sungut-sungut; ketika kondisi dalam tekanan, terus menggerutu; saat keadaan kacau-balau, perbuatannya turut menyimpang. Jika situasi dapat mengendalikan hatimu maka anda akan sangat mudah dipermainkan oleh situasi maupun oleh orang lain.

Perasaan seseorang saat menghadapi persoalan

Perasaan yang tidak konsisten saat menanggapi situasi adalah awal yang dapat menjadi lebih buruk. Misalnya saja, suatu “aksi” dipertontonkan. Apa tanggapanmu? Bagaimana perasaanmu? Apa status emosionalmu? Marah, sedih, biasa saja, santai, atau disenyumin dan katakan terimakasih. Berikut Suasana hati seseorang saat diperhadapkan dengan persoalan kehidupan.

  1. Melawan lalu melakukan kekerasan. Ini sikap yang benar-benar tidak terkendali.
  2. Marah-marah kepada orang-orang yang dirasanya jadi penyebab.
  3. Sedih karena gundah gulananya hati semakin menyusahkan saja.
  4. Tetap diam dan memendam kebencian dalam hati untuk kelak hendak balas dendam.
  5. Berdiam diri dan cuek dengan tidak peduli dan masa bodoh dengan apa yang sedang terjadi.
  6. Santai dengan tetap diam dan merasa bersyukur sambil menebar senyuman yang tulus.

Pada intinya ada tiga suasana hati

Kondisi hati seseorang memang berbeda-beda sobat. Semuanya ini tergantung dari penerimaan seseorang terhadap apa yang terjadi di luar sana. Ada yang menanggapinya dengan benci, cuek dan welcome.

  • Mereka yang masih menyimpan kebencian berarti masih belum bisa berdamai dengan diri sendiri sehingga mustahil dimampukan untuk mengendalikan emosional sendiri. Sepertinya, ia memiliki cukup banyak referensi rasa yang tidak disukai sehingga membuatnya penuh dengan kebencian.
  • Orang yang cuek lebih memilih untuk tidak mau tahu dan tidak peduli dengan segala sesuatu yang terjadi. Tidak ada alasan baginya untuk menyukai atau membenci sikon yang sedang berlangsung.
  • Mereka yang siap dan welcome menyambut masalah. Merasa senang karena orang lain mengujinya. Ini semacam perasaan beruntung karena pergumulan hidup mendatangkan pembaharuan dan pembentukan kepribadian untuk menjadi lebih baik.

Bagaimana menganggap masalah sebagai sebuah keberuntungan?

Anda harus yakin dengan diri sendiri dengan tetap merendahkan hati sebagai bukti bahwa Tuhan yang berjalan didepanmu. Sebab semakin banyak masalah maka semakin nyata pula penyertaan-Nya disetiap langkah kaki ini. Dari yang kami pahami, pergumulan hidup merupakan pintu masuk ke dalam hadirat-Nya. Artinya semakin banyak anda bergumul dalam keseharianmu maka semakin luar biasa dahsyat, terbukti dengan jelas muzizat-Nya.

  1. Menekan dan merendahkan hatimu. Kerendahan hati adalah kunci utama untuk menemukan Tuhan.
  2. Masalah membuat anda semakin dekat dan mengenal Tuhan lebih dalam lagi.
  3. Lewat tantangan yang dihadapi, anda akan melihat penyertaan-Nya yang luar biasa.
  4. Memiliki pengalaman pribadi dengan Sang Pencipta membuat kita semakin percaya pada karya-Nya dalam kehidupan ini.
  5. Membawa pikiran untuk tetap fokus kepada-Nya: memuji dan menyembah selalu untuk selamanya.
  6. Belajar pasrah dan berserah penuh kepada-Nya.
  7. Menjadi orang yang dewasa secara mental (psikhis).
  8. Menuntun anda dalam pencerahan hidup untuk menemukan bakat dan mengembangkannya dalam inovasi, kreativitas dan kolaborasi.

Jadi, mengapa anda harus melampiaskan kebencian dan tidak peduli dengan tekanan yang terus mendatangi dan menghampirimu? Padahal semuanya itu untuk mendatangkan kebaikan dan menyatakan kemurahan hati-Nya dalam jalan-jalan yang anda lalui. Sehingga ada rasa syukur dalam hati yang diekspresikan dengan senyuman yang tulus.

Cintai masalahmu kawan sebab itu adalah permulaan dari keberuntungan anda atau tidak sama sekali.

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s