Gejolak Sosial · Kristen Sejati

Perbedaan Adalah Kodrat Manusia, Manfaat & Dampak Negatif – Kemampuan menyesuaikan diri adalah wujud kedewasaan

Perbedaan Adalah Kodrat Manusia

Parcaya atau tidak, manusia sudah ditakdirkan berbeda satu sama lain. Dari wajahnya saja sudah kelihatan nyata. Bahkan sekalipun ada orang yang sama bentuk wajahnya, tapi karakternya pasti memiliki perbedaan dari sudut pandang tertentu. Itulah dunia ini, kenyataan yang mau tidak mau harus di telan bulat-bulat secara besama-sama.

Perbedaan adalah fenomena alamiah yang membuat sesuatu menjadi berlainan dengan yang lainnya baik dari luar maupun dari dalam. Ini dapat terjadi baik secara fisik maupun mental (psikhis). Tidak ada sesuatu yang sama persis di dunia ini. Sekalipun secara fisik kelihatan sama oleh mata kepada akan tetapi secara mental (jalan pikirannya) pasti berbeda satu sama lain. Jadi dapat dikatakan bahwa perbedaan adalah kodrat manusia.

Dari awal semua ciptaan Tuhan berbeda satu sama lain. Bila alam semesta diciptakan demikian, mengapakah kita harus menolak perbedaan dengan sesama? Bukankah ini sama saja dengan menolak ciptaan-Nya yang artinya menolak Dia yang juga sebagai Sang Pencipta yang sempurna. Jika anda ingin semuanya sama berarti harusnya dari awal memilih untuk dicetak dipabrik-pabrik sintetis di Muara Baru.

Apa tujuan Tuhan membuat manusia berbeda satu sama lain?

Baiklah, mari kita cari tahu, apa motif Sang Khalik saat menetapkan adanya perbedaan antara makhluk hidup yang lain dengan makhluk hidup yang satu. Pada awal kehidupan mungkin anda dan saya sama saja. Yakni hanya sebuah sperma dan ovum yang berdifusi dan menyatu menjadi zigot. Keadaan ini semakin nyata, terutama setelah organisme tersebut menjadi dewasa.

a. Alasan mengapa kita berbeda

Bisa dikatakan bahwa saat masih kecil, secara fisik boleh saja ada kesamaan. Tetapi seiring waktu berlalu secara kepribadian mulai timbul perbedaan karena masalah pola pikir dan pengalaman yang tidak sama. Pemahaman masing-masing orang terhadap sesuatu adalah dasarnya. Berikut beberapa alasan mengapa hidup ini berbeda satu-sama lain.

  1. Memang sudah berbeda saat keluar dari rahim ibu. Harus diakui bahwa ada beberapa orang yang mirip saat masih bayi dari segi ciri-ciri fisiknya. Akan tetapi setelah mereka dewasa pasti ada sisi kepribadian yang diekspresikan tidak sama.
  2. Kelemahan diri. Setiap manusia memiliki kelemahan diri yang dapat dilihat dengan jelas atau mungkin belum diketahui orang lain. Salah satunya tentang lesung pipi, belakangan diketahui bahwa keadaan ini adalah sebuah kecacatan yang indah.
  3. Beberapa kecelakaan (besar maupun kecil) yang tidak terduga membuat manusia mengalami kelainan sehingga memiliki perbedaan tertentu dari yang lain.
  4. Pengetahuan & wawasan. Setiap orang memiliki pengetahuan dan wawasan yang berbeda. Hal ini turut mempengaruhi sikap, perilaku dan tutur katanya.
  5. Merupakan bagian dari masa lalu yang mengandung pesan-pesan moral dan intelektual yang sangat mempengaruhi kehidupan seseorang.
  6. Tingkat IQ. Mereka yang memiliki daya pikir tinggi mengedepankan penalaran yang logis sebelum bertindak dibandingkan mereka yang IQ-nya rendah yang mengedepankan insting.

b. Tujuan Tuhan menciptakan perbedaan

Lalu apa tujuan Sang Pencipta dari semuanya ini? Bisa dibilang bahwa semua ciptaan-Nya adalah beragam, unik dan saling mendukung. Tuhan tidak menciptakan manusia untuk saling berperang satu sama lain. Ini hanyalah sepenggal certa dari keserakahan manusia di masa lalu dan beberapa cerita di film-film. Sama seperti alam ini yang saling melengkapi satu sama lain. Dimana kekuatan yang satu ditahan oleh kekuatan yang lain hingga tidak menimbulkan bencana alam yang merugikan bumi. Itulah yang namanya dengan keseimbangan alam.

Baca juga, Kebiasaan masyarakat primitif yang harus ditinggalkan

Tuhan membuat kita berbeda untuk saling melengkapi dan saling membantu satu sama lain. Sebab saat kita mampu memberi manfaat bagi orang lain disanalah makna hidup ini lebih mengena di Hati. Jika masing-masing memiliki sesuatu yang sama, alhasil tidak ada rasa saling membutuhkan diantara mereka sehingga yang muncul justru saling cuek dan tidak peduli satu sama lain. Jadi kita berbeda untuk membawa kedamaian di dunia ini dalam rasa saling membutuhkan. Berikut beberapa maksud Tuhan itu.

  1. Untuk memberi rasa dan sensasi yang indah. Dalam perbedaan disanalah kita menyadari bahwa hidup ini indah.
  2. Agar sadar betul bahwa memiliki kelemahan.
  3. Ada rasa saling membutuhkan.
  4. Menciptakan sebuah suasana yang saling ketergantung satu sama lain.
  5. Memberi manfaat satu sama lain.
  6. Mengadakan ujian kehidupan lewat semuanya itu.
  7. Mengajar umat-Nya untuk saling mengerti dan lebih sabar menghadapi hidup ini.

Batas-batas perbedaan

 Harap diingat bahwa kesalahan bukanlah perbedaan. Hal yang salah tetaplah salah. Ini adalah perbedaan yang seharusnya dapat diminimalisir bahkan ditiadakan. Semuanya tergantung dari kemampuan seseorang untuk mengendalikan diri. Suatu sikap yang merugikan orang lain tidak disebut sebagai tindakan yang berbeda. Anda tidak harus menyakiti sesama untuk tampil mencolok. Tampil beda dalam hal ini hanyalah sebatas pada kaidah tertentu yang tidak bertentangan dengan standar kehidupan yang diyakini.

Jika yang dilakukan sudah membawa kerugian bagi orang lain maka bukan tidak mungkin anda akan diseret dan dituntut. Melakukan sesuatu yang sifatnya tindakan yang berhubungan langsung dengan orang lain harus sesuai dengan kaidahnya. Ada aturan yang menetapkan batas-batas yang melindungi hak setiap manusia. Jadi apapun sikap anda yang berbeda, jangan biarkan itu menyentuh orang lain.

Sesuatu yang berada dalam kekuasaan anda adalah hak anda akan tetapi saat berada dalam suatu lembaga atau organisasi tertentu maka yang menjadi panduannya adalah peraturan yang disahkan disana. Selama masih dalam wilayah kekuasaan pribadi maka selama itulah anda bebas melakukan apa saja. Tapi saat menjalin hubungan dengan orang lain maka jangan lagi membawa perbedaan anda masuk sehingga menimbulkan kerugian materi bagi orang lain.

Kemampuan menyesuaikan diri memperkecil perbedaan

Itulah gunanya manusia belajar menyesuaikan diri. Kemampuan ini adalah sebuah potensi menyatu dengan alam dan lingkungan sekitar termasuk orang-orang didalamnya. Tanpa berkamuflase orang lain akan sulit untuk menerima anda dan diri sendiripun akan mengalami kesusahan saat berbaur dengan mereka. Jika perbedaan di bawa sejak lahir maka kemampuan beradaptasi tidak melainkan dipelajari. Semakin baik adaptasi anda maka semakin mudah bergaul dengan banyak orang.

Adaptasi adalah ujian hidup

Manusia bukan kayu yang tidak dapat berubah. Sebesar apapun anda dan sedewasa apapun anda pasti bisa menyesuaikan diri dengan situasi yang sedang berlangsung. Sebelum memaksa orang lain untuk berubah lebih baik bagi kita untuk mengubah diri sendiri terlebih dahulu. Lagipula yang dapat memaksa manusia hanyalah hukum & peraturan yang telah disepakati bersama.

Bagaimana sikap anda saat ada seseorang atau beberapa orang yang tidak mampu menyesuaikan diri? Dalam posisi inilah ada yang namanya saling menguji satu sama lain. Keadaan yang menimbulkan gejolak sosial yang mungkin dapat menambah tingkat kedewasaan atau malah membuat nama baik anda menjadi lebih buruk. Perlu kami ulas lagi beberapa manfaat dari proses saling menguji antar sesama.

  1. Mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  2. Meningkatkan kesabaran. Belajar menerima semuanya apa adanya.
  3. Melatih diri untuk memiliki pikiran yang tetap positif ditengah keruhnya situasi.
  4. Menambah pengertian di dalam hati.
  5. Belajar mengalihkan konsentrasi.
  6. Melatih diri untuk mandiri untuk menyelesaikan masalah sendiri.
  7. Menambah kedewasaan anda.

Harap diingat juga bahwa selain manfaatnya ada pula akibatnya.

  1. Membuat sedih, galau dan menangis.
  2. Beresiko membuat anda stres.
  3. Hubungan dengan orang lain menjadi tegang dan saling jauh-jauhan.
  4. Pekerjaan terhambat bahkan terbengkalai.
  5. Kebencian berujung pada dendam.
  6. Dendam berujung pada konflik yang menimbulkan kekerasan antara pihak-pihak yang berselisih.
  7. Kekacauan dan hilangnya ketenangan dan damai dilingkungan tersebut.

Jadi, intinya adalah jangan korbankan orang lain untuk menerima perbedaan dalam hidup anda. Selama perbedaan itu tidak menyalahi aturan bermasyarakat dan tidak mengganggu bahkan tidak merugikan orang lain maka selama itu pulalah anda menjadi orang yang bisa tampil beda. Berilah toleransi jika ada orang-orang disekitar anda yang kesehariannya sedikit lain dengan anda. Akan tetapi jangan sungkan untuk menegur secara baik-baik apabila hal tersebut mendatangkan kerugian yang besar dalam hidup anda.

Salam, hidup di bawa santai aja bro….

Iklan

5 tanggapan untuk “Perbedaan Adalah Kodrat Manusia, Manfaat & Dampak Negatif – Kemampuan menyesuaikan diri adalah wujud kedewasaan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s