10 Cara Menahan Lapar dan Haus Saat Puasa Agar Lebih Tahan Lama

 Cara puasa menahan lapar dan haus agar lebih tahan lama

Rasa haus dan lapar adalah keinginan biologis yang tidak dapat ditunda-tunda. Ini adalah hawa nafsu yang sangat manusiawi. Tidak ada nikmat yang lebih tahan lama selain rasa di lidah. Manfaatnya sampai pagi dimana semua yang ditelan dibuang begitu saja di jamban (pup). Tidak sedikit orang yang tergila-gila dengan nikmatnya lidah, termasuk kami juga. Misalnya saja saat berkunjung ke suatu daerah pasti ada satu moment yang dikhususkan untuk berburu kuliner atau setidaknya mencari jajanan untuk di bawa pulang sebagai oleh-oleh.

Lidah sebagai salah satu indra pengecap selalu digunakan dan dimanfaatkan untuk makan, minum, berbicara, bernyanyi dan lain sebagainya. Tapi ada satu moment dalam kehidupan kita dimana penggunaan organ ini sangat dibatasi untuk tujuan tertentu. Salah satunya adalah sat berpuasa. Secara umum ada banyak jenis puasa, diantaranya adalah puasa Ramadhan, menahan lapar dan/atau haus, menahan untuk tidak berbicara, tidak melakukan hubungan intim, membatasi penglihatan dari hal-hal tertentu dan lain sebagainya. Keadaan ini dikarenakan oleh  perbedaan kepercayaan, budaya, maksud & tujuan.

Tidak mudah untuk menahan lidah terlebih ketika selama ini kenikmatannya selalu diekpose dengan rutin membeli cemilan, gorengan atau makanan ringan di gerai & toko terdekat. Melakukannya sekaligus adalah hal yang mustahil akan tetapi bila dilakukan secara perlahan-lahan (step by step) niscaya manfaatnya kentara sangat. Sebab segala sesuatu yang sudah dibiasakan susah untuk ditinggalkan. Tapi kembali lagi kepada komitmen untuk menekuninya, ada atau tidak. Seperti kata pepatah, dimana ada niat maka disitu ada jalan.

Manfaat rutinitas puasa

Berpuasa mengandung segudang manfaat. Selain sebagai salah satu kewajiban (khususnya bagi yang beragama Islam) bahkan dapat kami katakan bahwa semua agama menganjurkan umatnya untuk berpuasa, baik Kristen, Hindu, Budha dan lain sebagainya. Aktivitas ini juga turut membantu menyehatkan pencernaan dengan mengistirahatkannya. Peran lain yang tidak kalah penting adalah sebagai salah satu cara untuk mengendalikan keinginan indra. Dimana, indra yang dapat dibebaskan dari hawa nafsu berlebihan adalah salah satu indikator untuk mengendalikan diri dari hal-hal tertentu dan tidak baik. Belajar berpuasa adalah belajar mengendalikan diri.

Garam asupan penunjang yang sangat berfaedah

Tidak mudah menahan haus dan lapar lebih lama. Rata-rata orang dapat melakukannya selama 8 – 15 jam saja. Tapi zaman sekarang melakukannya tidak begitu sulit. Dengan banyak mencoba dan belajar dari pengalaman orang lain berpuasa dapat lebih tahan lama. Salah satu resep terbaiknya adalah dengan mengkonsumsi garam. Kemampuan bumbu dapur inilah yang membuat kita lebih kuat menahan haus dan lapar. NaCl sanggup menjaga jumlah cairan tubuh tetap stabil dalam tubuh sehingga tidak mudah dehidrasi (karena kekurangan air).

Maaf, ini bukan untuk anak-anak

Sebagai peringatan awal, kami menghimbau buat para pembaca sekalian untuk tidak melakukan puasa dalam jangka panjang (berbulan-bulan) bagi anak yang masih dalam masa pertumbuhan (20 tahun kebawah). Jika anda memaksakan anak untuk terus menerus melakukannya niscaya tubuh mereka akan mengalami penyusutan dan lebih kecil daripada orang sebayanya (seusianya). Mungkin itu organ tangan, kaki, leher bahkan (maaf kata) payudar@. Oleh sebab itu sebaiknya selagi anak masih dalam masa pertumbuhan senantiasa diberikan asupan makanan yang cukup sehingga mendukung masa-masa itu.

Cara menahan lapar dan haus agar lebih tahan lama

Baiklah, berikut dari kami beberapa tips & trik untuk berpuasa lebih tahan lama agar dapat dilakukan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti. Yaitu :

  1. Rumuskan komitmen untuk melakukannya. Ambil prinsip untuk konsisten melakukannya. Tanpa sebuah tekad yang bulat apapun yang ditekuni akan kandas di tengah jalan.
  2. Ketahui terlebih dahulu manfaatnya. Jika mengenal manfaatnya niscaya kita lebih termotivasi.
  3. Tidak lupa untuk mengucap syukur dan berdoa sesaat sebelum, ditengah dan setelah puasa selesai sehingga aktivitas yang anda tekuni direstui sama Yang Di Atas.
  4. Jika sedang dalam puasa makan pastikan anda tidak melakukan aktivitas fisik yang berat di hari itu .
  5. Apabila sedang puasa minum. Alangkah baiknya jika anda tidak terlalu banyak bicara dan bercanda gurau dengan yang lainnya.
  6. Hindari membuang ludah (air liur) terlalu sering. Daripada dibuang lebih baik di telan untuk menjaga stok cairan tubuh.
  7. Jagalah asupan cairan anda (kira-kira 8-10 gelas perhari) terpenuhi sesaat sebelum dan setelah berpuasa.
  8. Pastikan asupan buah dan sayur sesudah dan setelah puasa selesai mencukupi. Anda dapat juga memilih untuk mengkonsumsi jeruk nipis sebagai salah satu buah termurah dan mudah di dapatkan.
  9. Selalu sertakan herbal alami dalam setiapa masakan anda, yakni bawang putih, bawang merah dan jahe. Herbal ini bermanfaat untuk menjaga aliran darah tetap lancar dan daya tahan tubuh tetap bekerja maksimal.
  10. Konsumsi larutan air garam ½ – 1 sendok teh dalam 200 mL air hangat sesaat sebelum memulai puasa. Ini dilakukan untuk menjaga jumlah cairan tetap stabil dalam tubuh anda. Air garam memang telah terbukti dahsyat mencegah dehidrasi sehingga dapat menahan rasa haus dan lapar anda lebih lama.

Apapun yang dilakukan, giatkanlah itu dengan niat yang tulus untuk memberikan hasil yang maksimal. Seperti yang kami sampaikan sebelumnya yaitu dibiasakan, kegagalan diawal-awal adalah pelajaran untuk lebih baik kedepannya.

Salam hidup terpimpin!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s