8 Cara Mengatasi Keringat yang Berlebihan – 8 Faktor penyebab – 8 Manfaat berkeringat

Cara mengatasi keringat berlebihan, faktor yang menyebabkan dan manfaat berkeringat

Keringat adalah cairang biologis hasil metabolisme yang dikeluarkan melalui pori-pori dipermukaan kulit. Keringat dihasilkan oleh kelenjar di bawahnya dengan komposisi 99 % air dan sisanya merupakan larutan yang mirip dengan larutan yang terdapat di dalam plasma yakni garam dan urea. Natrium (Na+) dan klorida (Cl-) merupakan komponen terbanyak didalamnya. Jumlahnya perhari dapat mencapai 2.000 ml, tergantung pada kebutuhan dan pengaturan suhu tubuh.

Kelenjar keringat dalam kulit

Keringat diekresikan oleh kelenjarnya yang terletak di bawah kulit. Kulit adalah organ terbesar (lebih kurang 15% dari berat badan total yang menyelubungi seluruh permukaan tubuh baik bagian dalam maupun bagian luar. Terdapat dua lapisan utama disitu, yakni epidermis dan dermis. Lapisan epidermis terdiri atas sel-sel epitel yang tidak memiliki pembuluh darah maupun pembuluh limf. Sedangkan lapisan dermis terdiri dari jaringan lemak, kelenjar keringat & sebasea, folikel rambut serta badan vater paccinni.

Kulit dibantu oleh kelenjar keringat dan pembuluh darah untuk menjaga keseimbangan antara kapan waktunya memproduksi dan kehilangan panas. Kelenjar keringat berbentuk tabung tunggal yang berjalan secara spiral. Berperan dalam pengaturan suhu tubuh dan tempat persyarafan simpatis. Pengaturan ini bersifat relatif konstan (stabil) namun akan sedikit meningkat pada petang hari, saat berolahraga dan menjelang masa ovulasi (pada perempuan dewasa).

Mekanisme pengaturan suhu tubuh oleh kulit

Pada suhu lingkungan ekstrim (suhu panas tinggi), kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh kapiler akan memudahkan proses pembuangan air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar ini mengakibatkan keluarnya keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan. Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah, kelenjar tersebut tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan. Keluarnya keringat dikontrol oleh hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid dan glukokortikoid, glukosa dan suhu. Berikut beberapa mekanisme yang digunakan untuk mengatur suhu badan.

  • Penurunan suhu tubuh dilaksanakan dg pelepasan panas melalui kulit secara radiasi, konveksi, dan panas melalui kulit secara radiasi, konveksi, dan penguapan
  • Saat kepanasan terjadi vasodilatasi pembuluh darah pada lapisan dermis yang disusul oleh radiasi panas ke permukaan tdk tertutup pakaian, penyerapan panas oleh pakaian, dan aliran udara di sekitar permukaan tubuh.
  • Tubuh juga didinginkan dengan melepaskan panas saat proses penguapan keringat
  • Saat suhu tubuh menurun karena terpapar cuaca dingin akan terjadi kontraksi otot (menggigil)kemudian terjadi vasokonstriksi pembuluh darah dermis dimana aliran darah di permukaan tubuh berkurang sehingga menurunkan resiko kehilangan panas yang berlebihan.

Faktor yang menyebabkan anda berkeringat

Jangan menyangka bahwa proses berkeringat hanya ditandai dengan basahnya pemukaan tubuh karena dalam keadaan normal selalu terjadi penguapan keringat dimana butiran air yang dihasilkannya tidak sampai membuat baju anda basah. Banyak-tidaknya keringat berhubungan erat dengan tinggi-rendahnya metabolisme tubuh. Berikut selengkapnya.

  1. Suhu di luar yang lebih tinggi daripada di dalam tubuh.
  2. Jumlah asupan cairan harian.
  3. Rasa takut (ketakutan) dan grogi (Aktivitas otak atau disebut juga sebagai suasana hati – mental).
  4. Aktivitas yang dilakukan (fisik). Kebiasaan beban aktivitas harian.
  5. Beban organ pencernaan (misalnya sesaat setelah makan dan minum).
  6. Zat-zat tertentu dalam makanan, misalnya cabai, merica, andaliman dan lain sebagainya.
  7. Setelah mengkonsumsi obat tertentu baik secara oral maupun injeksi.
  8. Asupan garam harian.

Manfaat ekskresi keringat

Jangan menyangka bahwa keringat tidak ada gunanya. Pada dasarnya proses berkeringat memiliki tujuan yang positif yaitu.

  1. Mengatur suhu tubuh.
  2. Sebagai salah satu ekspresi perasaan (faktor psikhis).
  3. Untuk mengeluarkan asupan zat gizi yang berlebih.
  4. Bermanfaat mengeluarkan racun sisa hasil metabolisme.
  5. Keasaman kulit terbentuk dari hasil ekskresi keringat dan sebum yang menyebabkan pH kulit berkisar 5 – 6,5. Hal tersebut menjadi perlindungan kimiawi kulit terhadap infeksi bakteri maupun jamur.
  6. Sebagai asupan nutrisi bagi bakteri baik.
  7. NaCl yang terkandung di dalamnya berfaedah untuk menghambat dan membunuh bakteri patogen.
  8. Menjauhkan anda dari jangkauan serangga dan binatang liar. Serangga dan kebanyakan hewan buas tidak menyukai garam dan rasa asin yang ikut dalam keringat. Ini menjauhkan anda dari hal-hal yang mungkin tidak diinginkan.

Cara alami dan praktis untuk mengatasi keringat berlebih.

Tidak nyaman juga rasanya saat melakukan sedikit aktivitas bahkan tidak melakukan apa-apa tapi keringat mulai berkucuran keluar. Selain tidak enak dilihat oleh orang lain, keadaan ini juga dapat memancing bau badan setelah kering sehingga lengkap sudah ketidaknyamanan itu. Lagipula berkeringat menandakan metabolisme tubuh yang tinggi (seperti disebukan sebelumnya) yang pada akhirnya membuat anda cepat kelelahan. Berikut beberapa tips dari kami untuk menghilangkan keringat yang timbul secara berlebihan.

  1. Minum air jangan sekaligus.

    Tekanan cairan tubuh yang terjadi tiba-tiba dalam jumlah yang tinggi menyebabkan beban yang cukup berat dalam organ pencernaan. Junjot lambung dan usus bekerja ekstra dimana pembuluh darah yang membawa sari-sari makanan semakin aktif melakukan transport membawanya ke organ ginjal. Alangkah lebih baik jika anda menkonsumsi air secara perlahan-lahan.

  2. Mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang sesuai.

    Setiap orang memiliki asupan makanan standar yang bias dikonsumsi sehari-hari. Ketika asupan yang normal diubah sehingga berada diluar batas niscaya keadaan ini akan memperberat kerja organ-organ pencernaan. Otomatis ini menyebabkan metabolisme yang tinggi sehingga keringatpun mulai bercucuran. Oleh karena itu hindari kebiasaan makan yang berlebihan.

  3. Masakan jangan terlalu pedas.

    Perlu diketahui bahwa minyak etheris pada cabai dan sejenisnya memancing metabolisme tubuh. Oleh karena itu hindari menambahkannya dalam jumlah yang tidak wajar pada masakan. Atau anda harus bersiap-siap untuk banjir keringat. Lagipula keringat itu bermanfaat lho….

  4. Lakukan aktivitas secara bertahap.

    Pekerjaan juga jika dilakukan sekaligus akan menyebabkan keringat bercucuran. Lebih baik bagi anda untuk menjalaninya dengan sabar yakni tahap demi tahap. Apabila tubuh dibebankan dengan sesuatu yang tidak biasa dan lebih besar secara tidak langsung keadaan ini akan menyebabkan tubuh terkejut dan sistem syaraf pusat terdesak sehingga mulailah berkeringat.

  5. Biasakan untuk beraktivitas tinggi.

    Bagi anda yang melakukan pekerjaan yang berat, misalnya olahragawan, pekerja lapangan, pekerja bangunan, pekerja proyek dan lain sebagainya agar membiasakan diri  pada rutinitas dengan beban fisik yang tinggi. Tubuh manusia jika dilatih secara konstan dan terus menerus untuk bekerja berat akan terbiasa sehingga tidak mudah berkeringat.

  6. Bersikap santai dalam segala sesuatu.

    Apabila anda tegang saat menghadapi sesuatu niscaya tubuhpun akan mulai bercucuran dengan keringat. Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya bahwa saat otot menjadi tegang metabolisme turut meningkat sehingga membuat berkeringat. Sebelum hal ini terjadi alangkah baiknya jika anda selalu santai dalam menghadapi segala sesuatu.

  7. Konsumsi garam harus mencukupi.

    NaCL sangat berperan untuk menahan stabilitas pengeluaran keringat. Sebab, jika kadar garam tubuh berkurang maka air akan ber-osmosis dari dalam cairan intravaskuler yang didorong dengan sengaja untuk dibuang keluar salah satunya dengan cara berkeringat.

    Berikutnya, Jumlah kebutuhan garam sehari-hari.

  8. Menyesuaikan bahan pakaian yang digunakan dengan cuaca.

    Beberapa bahan pakaian memiliki fungsi yang berbeda-beda, misalnya jeket saat cuaca dingin & hujan, pakaian dari bahan cotton yang tipis saat cuaca panas dimana matahari terik bersinar tegas. Anda bisa merasakan kulit sendiri saat berkeringat lalu hubungkan situasi tersebut dengan pakaian yang digunakan. Gunakan pakaian yang sopan & tepat di waktu yang pas.

Sebatas itu saja yang kami ketahui teman. Semoga hari-hari anda lebih menyenangkan dan bebas dari tubuh yang keringatan secara berlebihan.

Salam sahabat pena!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s