Kesehatan · Pernah Muda

8 Dampak Negatif Diet Ketat – Akibat menguruskan badan – Praktek melangsingkan tubuh yang tidak sehat

Bahaya terlalu cepat menguruskan badan

Makanan adalah alat pemuas kehidupan. Sebenarnya bukan hanya makanan yang dapat dinikmati di dunia ini. Melainkan kita telah diberikan 5 indra, ehhh maaf tapi 6 indra sehingga lewat ke enam hal itulah kita dapat menikmati hidup. Salah satunya adalah lidah. Kesenangan di mulut adalah cara yang cukup mudah untuk dilakukan terlebih lagi rasa tersebut dapat mendatangkan manfaat untuk kesehatan secara fisik. Namun belakangan ini diet makanan beberapa orang terkesan berlebihan oleh karena beberapa faktor, yaitu sebagai berikut.

  1. Alasan fisiologis. Misalnya setelah melahirkan.
  2. Motivasi diet sehat yang kurang. Jika komitmen kita kecil untuk menekuni sesuatu niscaya hal itu seperti hilang-timbul, hidup-mati alias tidak konsisten untuk menekuninya.
  3. Tidak ada dukungan dari keluarga atau orang terdekat untuk diet lebih ketat.
  4. Masih labil dan tidak mampu mengendalikan diri terhadap makanan.
  5. Jumlah yang masuk lebih banyak daripada jumlah yang keluar.
  6. Beban tugas dan aktivitas sehari-hari kurang.
  7. Stres menimbulkan naiknya berat badan. Seorang yang stres biasanya melampiaskannya dengan makan sebanyak-banyaknya.
  8. Tidak ada/ tidak banyak kesempatan untuk menyalurkan bakat sehingga tidak ada kerjaan. Setiap orang memiliki potensi dan potensi itulah yang membuat kita sibuk. Seperti kami sendiri, bakatnya menulis maka menyibukkan diri dengan menulis daripada waktu di buang-buang untuk hal-hal yang tidak berfaedah.

Nikmat di lidah yang tidak bisa tertahankan terkadang membuat orang memiliki kebiasaan diet yang tidak teratur yang ditandai dengan porsi makan yang berlebih atau terlalu sering ngemil. Kebiasaan ini jelas mengganggu penampilan anda kelak. Tapi tidak di sangka ada juga kebalikan dari sikap ini, yakni mereka yang mengatur dietnya terlalu ketat sehingga makan & minum terlupakan begitu saja dalam satu hari hingga membawa penyakit. Inilah yang disebut dengan diet yang kelebihan salah dan miskin asupan juga tidak benar.

Anak & remaja tidak diperkenankan untuk melakukan diet ketat

Saat masih kecil, nafsu makan tinggi dan diet yang pas menjadi sesuatu yang tidak begitu diambil pusing. Ini sangat normal, sekali lagi kami tegaskan bahwa hal ini sangat normal sebab seorang anak masih berada dalam masa pertumbuhan sehingga penerapan diet yang terlalu ketat akan mengganggu tumbuh-kembangnya. Pemberian asupan makanan sehari-hari diusakahan senormal mungkin tanpa ada yang dikurang-kurangi. Mungkin yang harus di batasi adalah kebiasaan jajan dan ngemil terutama makanan bergenre gorengan.

Praktek melangsingkan tubuh yang dilarang

Kemampuan garam untuk menahan rasa lapar tidak diragukan lagi sehingga mereka yang rutin menguruskan badan dimudahkan untuk berpuasa. Dalam penalaran kami, diet yang terlalu ketat adalah aktivitas yang berhubungan dengan puasa dimana hanya makan sekali sehari bahkan ada juga yang tidak makan sama sekali selama seharian penuh. Pada beberapa kondisi menguruskan badan menjadi sebuah keputusan kurang tepat karena dilakukan pada waktu dan dengan cara yang salah.

Selengkapnya, Cara menguruskan badan yang benar

a. Waktu yang tidak tepat

Berikut waktu-waktu khusus dimana diet ketat tidak dianjurkan.

  • Seseorang dalam masa pertumbuhan. Saat masih anak-anak dan remaja.
  • Saat sedang menderita penyakit tertentu. Misalnya, batuk, TBC, asma, maag dan lain-lain.
  • Berbadan dua alias ibu hamil.
  • Perempuan yang sedang M.
  • Pasutri yang merindukan anak (aktif & rutin berhubungan badan).
  • Pekerja lapangan dengan aktivitas & mobilitas tinggi.
  • Atlet yang sedang mengikuti pertandingan.

b. Cara yang salah

Seseorang yang ingin langsing dengan cara cepat cenderung menghalalkan segala cara. Padahal segala sesuatu yang terburu-buru tidak bertahan lama. Sebab, lebih baik lambat tapi pasti.

  • Mengurangi asupan sayur dan buah padahal vitamin dan mineral yang berlebihan selalu dikeluarkan. Berat badan kita didominasi oleh karbohidrat, kolesterol dan protein yang dapat disimpan dalam bentuk lemak sedangkan vitamin dan mineral dicadangkan dalam jumlah sedikit dimana kelebihannya dibuang bersama urin & feses.
  • Berpuasa tanpa mengkonsumsi makanan selama satu harian penuh. Kebiasaan ini tidak baik untuk dipelihara terkecuali jika seharian pekerjaannya hanya duduk-tidur saja.
  • Puasa tidak makan berhari-hari demi memenuhi target berat badan yang ideal dengan cepat. Segala sesuatu yang ditempuh dalam ketidaksabaran kelak akan menuai kerugian besar.

Bahaya aktivitas diet yang terlalu ketat

Tidak ada yang dapat menahan lidah selain dari pikiran sendiri. Sepak terjangnya yang syarat dengan hawa nafsu dapat menjemrumuskan anda. Memotongnya juga sama sekali tidak baik buat hidup bersama. Oleh karena itu penting bagi kita untuk menjaganya senormal mungkin. Sebab abnormalitas yang terlalu tinggi dan terlalu rendah dapat menimbulkan bahaya. Berikut ini dampak negatif dari kebiasaan diet yang terlalu rendah.

  1. Busung lapar. Keadaan ini disebut juga sebagai kekurangan gizi.
  2. 5 L (lemah, lesu, lunglai, letih dan loyo). Pasien tidak dapat menjalani aktivitas seperti biasanya dan cenderung bawaannya tidur terus.
  3. Ditandai dengan daya tangkap lemah dan proses berpikir kurang (atau disebut juga lemaot).
  4. Terhambatnya pertumbuhan organ tertentu. Bahkan organ vitalpun dapat menyusut apabila asupan nutrisi berkurang. Ukuran beberapa organ menjadi lebih kecil/ kerdil daripada ukuran kebanyakan orang biasanya.
  5. Rendahnya daya tahan tubuh. Resistensi terhadap penyakit berkurang sehingga membuat kita lebih cepat sakit saat terpapar dengan bahan yang sakit atau tertular lewat udara, air dan sentuhan.
  6. Tingginya minat yang tinggi pada kebutuhan tertentu. Saat kita menahan hawa nafsu di lidah maka keinginan disana akan ditransformasi ke tempat lain. Misalnya, ingin jalan-jalan, belanja, membeli perhiasan dan lain sebagainya.
  7. Kekosongan lambung dalam waktu lama yang ditambah dengan aktivitas kuman patogen di sana niscaya akan menimbulkan gejala penyakit maag. Yaitu perut kembung dan asam lambung tinggi.
  8. Kebiasaan tidak mengkonsumsi makanan selama berhari-hari membuat lambung terus bergesekan tanpa terisi sama sekali. Jejas yang timbul akibat gesekan yang terjadi ditambah dengan aktivitas bakteri jahat akan menghancurkan permukaan organ pencernaan. Sehingga keadaan ini menghambat proses penyerapan sari-sari makanan dalam lambung dan usus.

Kebiasaan yang dilakukan oleh orang tua tidak selalu cocok diperbuat oleh anak di rumah. Sebelum kesehatannya terganggu lebih baik kembalikan semuanya pada jalur normal. Sebab setiap kebiasaan buruk selalu menyisakan kesedihan!

Salam santai

Iklan

Satu tanggapan untuk “8 Dampak Negatif Diet Ketat – Akibat menguruskan badan – Praktek melangsingkan tubuh yang tidak sehat

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s