Makhluk Hidup Terkuat Di bumi – Melindungi sang produsen yang membuat manusia mampu tetap hidup

Makhluk Hidup Terkuat Di bumi – Melindungi sang produsen yang membuat manusia mampu tetap hidup

Kita menyangka bahwa manusia adalah makhluk hidup terkuat di bumi ini padahal sesungguhnya bukan apa-apa bila tidak ada ciptaan yang lainnya. Hanya mau mengingatkan saja bahwa dasar-dasar dunia telah diciptakan (hari pertama – kelima) untuk menopang kehidupan jauh sebelum manusia hadir (hari ke-6). Manusia lemah, hanya bagian dari suatu rantai makanan yang kompleks. Tanpa tumbuhan dan hewan, hidup kita tidak lama. Bahkan ketika tidak ada tumbuhan sama sekali membuat umur lebih singkat (pendek). Selengkapnya, Cara agar berumur panjang belajar dari lingkungan alam sekitar.

Manusia 100% konsumen – Tumbuhan adalah pabriknya

Manusia hanyalah pemakai yang bergantung dengan makhluk hidup lainnya. Seorang konsumen yang candu dan terus menerus membutuhkan sesuatu yang dihasilkan oleh bumi ini. Kita harus tau diri, jangan mau hidup sendiri (egois) sebab bila makhluk hidup lainnya disisihkan (punah) niscaya hidup kitapun terancam punah. Sebab kita adalah makhluk sosial yang tidak mampu bertahan tanpa makhluk hidup lainnya. Satu-satunya mahkluk yang dapat hidup soliter (mandiri) adalah pohon.

Bumi ini adalah perusahaan terbesar, aset paling berharga sepanjang waktu (selama masih belum kiamat). Terkadang kami bertanya-tanya, siapa yang terkuat di bumi ini? Yang mandiri, umurnya paling panjang, paling tahan terhadap proses penuaan dan pembusukan? Ada tiga golongan besar makhluk hidup secara kasat mata yaitu manusia, hewan dan tumbuhan. Memang masih banyak jenis makhluk hidup lainnya yang ada bahkan lebih banyak dari jumlah manusia sendiri, yaitu kuman (bakteri, jamur dan virus).

Siapakah yang terkuat? Tanaman sebagai sumber kehidupan

Siapakah makhluk hidup yang paling mandiri dan mampu hidup soliter tanpa bantuan makhluk hidup yang lainnya? Mereka tidak pernah meminta dari siapapun juga melainkan mereka hanya memberi dengan ikhlas tanpa pamrih. Bahkan keberadaannya telah menopang kehidupan dengan memberi makan hewan-hewan di darat dan burung-burung di udara bersarang di atasnya. Sadar atau tidak, percaya atau tidak, tanaman adalah sumber kehidupan semua makhluk di bumi ini. Kemampuannya untuk untuk mengolah dan mengubah bahan-bahan anorganik menjadi dari dalam tanah, udara dan sinar matahari membuktikan bahwa pemilik klorofil adalah sumber yang pantas dihargai dimana salah satunya adalah pohon.

Produsen yang tidak pernah menghasilkan limbah

Pohon adalah makhluk hidup produsen yang menebar lebih banyak kebaikan di dunia ini. Tidak hanya memberikan kita udara segar melainkan juga melindungi manusia dari angin kencang, memberi kita sehat dari buahnya, memperkokoh rumah yang kita bangun lewat batangnya. Jika ditanya siapakah produsen yang tidak pernah menghasilkan limbah maka jawabannya adalah tanaman. Tidak ada makhluk hidup yang tidak membutuhkan tumbuh-tumbuhan bahkan manusia tetap bertahan hidup sampai sekarang itu semua karenanya.

Pohon si umur panjang

Kami melihat diantara ketiga jenis makhluk hidup itu yang paling lama bertahan di bumi ini (berumur panjang) adalah pohon. Mampu hidup sampai puluhan tahun bahkan ratusan tahun. Ini fakta yang tidak terbantahkan. Pohon yang dulunya ditanam oleh kakek kami masih hidup sampai sekarang padahal beliau telah tiada. Jika kita ingin belajar bagaimana caranya agar berumur panjang maka makhluk hidup ysang satu ini adalah rahasianya.

Makhluk hidup paling tahan dari proses penuaan & pembusukan

Apakah jenis makhluk hidup yang paling tahan dari proses pembusukan? Jawabannya adalah tanaman. Ketika bagian tubuh manusia dan hewan lepas dan mati. Dalam beberapa jam saja sudah mulai terlihat mengalami pembusukan dengan ciri khas mengeluarkan bau yang tidak sedap. Sedangkan tumbuhan, bagian tubuhnya yang paling kecil saja, yakni daun tidak laungsung membusuk begitu jatuh dari tangkainya melainkan menjadi kering di atas tanah. Satu-satunya yang dapat melapukkannya setelah berminggu-minggu lamanya adalah hujan yang turun terus menerus.

Jika daunnya saja demikian terlebih lagi batangnya yang keras dan kokok. Butuh bertahun-tahun bahkan puluhan tahun hingga batang pohon menjadi lapuk dan membusuk. Terlebih lagi ketika batang pohon tersebut disimpan dan dijauhkan dari lingkungan yang kedap air niscaya umur ratusan tahun tidak kemana. Daya tahan makhluk hidup jenis ini dari proses kemunduran fungsi sudah teruji. Hingga ia dijadikan sebagai salah satu komponen penting dalam pembuatan rumah.

Tidak pernah bersedih, galau apalagi bersungut-sungut

Tidak hanya itu, mereka juga paling tahan terhadap luka di luar tubuh dan penyakit yang ditimbulkan oleh kuman (virus, jamur dan bakteri). Saya tidak pernah melihat makhluk hidup ini mati dan layu daunnya dipertengahan usianya kecuali karena rekayasa manusia. Paling net-net kemampuan penyakit yaitu menghambat pertumbuhannya sehingga menjadi lebih kerdil dari yang lainnya. Resistensinya terhadap penyakit bukan buah bibir yang omong kosong.

Hewan dan manusia adalah makhluk hidup paling lemah di bumi ini. Dilukai sedikit sudah teriak sana-sini menangis entah kenapa, mengadu entah kemana, galau tingkat nasional, bersungut-sungut gak karuan. Belajarlah dari tumbuhan, dipetik, dilukai, dipotong bahkan sekalipun akar-akarnya dicabut. Ia tidak pernah berkeluh kesah atau mengadu betapa buruk nasibnya. Semuanya ia hadapi dengan tegar. Oleh karena itu, banyak orang yang mengatakan “milikilah kesabaran pohon“. Bahkan di akhir-akhir masa hidupnya masih berpikir untuk melanjutkan generasi berikutnya. Sisa akarnya bahkan batangnyapun yang masih melekat di atas tanah menumbuhkan tunas-tunas baru. Ini baru namanya makhluk hidup yang tidak mempersoalkan masalah melainkan menemukan solusi agar hidup tetap berlanjut sekalipun di tengah kesesakan. Baca juga, Hindari terlalu berlebihan memikirkan masalah melainkan fokuslah kepada Tuhan dan temukan solusinya

Manusia dengan segala keserakahannya tidak dapat menggantikan fungsi pohon

Manusia jangan sombong. Mentang-mentang kita punya uang, memiliki kecerdasan, punya teknologi, bahkan otot dan senjata yang hebat sehingga berlaku semena-mena terhadap makhluk hidup terhebat, terkuat dan paling mandiri di bumi ini, yakni pohon. Mungkin beberapa belum tahu kemampuan pohon atau memang tidak mau tahu. Jika sikap seperti ini terus pelihara niscaya hidup kita bahkan bumi ini bakalan hancur lebur karena datangnya kiamat lebih cepat lewat bencana alam yang bertubi-tubi.

Tidak ada yang mampu menggantikan kekuatan pohon. Makhluk hidup pemilik klorofil adalah produsen utama di bumi ini. Kekuatan yang dimilikinya ia dedikasikan untuk menopang, menyangga, memelihara, memperkuat dan menjaga bumi ini dari kehancuran oleh bencana alam. Jika kita menyingkirkan pepohonan dari lingkungan sekitar lalu siapa yang akan melindungi dunia ini dari kehancuran? Kami mau bersaksi bahwa sekalipun kita memohon-mohon kepada Tuhan namun ia tetap tidak akan membebaskan kita dari bencana yang akan datang karena ulah keserakahan manusia itu sendiri.

Saatnya melindungi sang pelindung

Kepercayaan kita yang sesungguhnya memang ada pada Tuhan. Dialah pelindung yang ajaib dan sumber segala sesuatu yang baik sampai selama-lamanya. Itulah sebabnya Ia menganugrahkan kita pengetahuan akan berbagai hal sehingga mampu mencari, menemukan dan mengubah diri sendiri dari perilaku yang merusak lingkungan. Tuhan telah menitipkan tumbuhan hijau dan pepohonan disekitar anda. Jika masih kekurangan atau terus mengalami hari sial dan bencana alam, itu artinya kita kurang memperhatikan keberlangsungan hidup tumbuhan hijau yang telah dititipkan-Nya untuk melindungi umat manusia dari dekat. Pohon telah melindungi kita maka saatnya kita peduli dan mau melindungi pohon dari keserakahan umat manusia. Ada yang menarik, Fungsi hutan bagi kehidupan umat manusia.

Gunakanlah sumber daya alam dengan bijak sekaligus berpikirlah tentang keberlangsungannya untuk generasi berikutnya.

Salam hijau!

Iklan

4 comments

  1. […] Isu lingkungan sangat menarik untuk dibahas.  Ini adalah masalah kita bersama. Bumi adalah tempat kita hidup-berpijak, tumbuh, berkembang dan berkarya. Dasar-dasarnya yang kokoh dan tidak goyah membuat hidup terasa aman. Seolah idak ada yang dapat menggoyahkan kita di tempat yang nyaman dan tentram ini. Akan tetapi sesungguhnya banyak yang tidak kita sadari. Beberapa dari sikap yang kita ambil telah menciderai fungsi lingkungan. Alam terabaikan saat manusia bergelimangan harta. Kita egois lalu menyingkirkan sang penjaga (The guardian) dari bumi ini. Akibatnya bencana alam dimana-mana. Selengkapnya, Ciptaan paling tangguh sepanjang masa – The guardian […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s