10 Manfaat Larutan Garam Untuk Membersihkan Lingkungan – Sodium Klorida Adalah Pembersih Lingkungan Yang Alami

Manfaat Larutan Garam Sebagai Pembersih Lingkungan - Sodium Klorida Adalah Pembersih Lingkungan Yang Alami

Muncul ide dalam otak kami, “apakah lautan steril?”. Mengapa lautan tetap bersih? Padahal semua sampah bahkan kotoran manusia dan binatang di buang ke sana. Ini fenomena yang aneh bagi kami. Jika suatu daerah lautnya tercemar maka cemaran tersebut tidak terlalu jauh menjangkau daerah lain. Hal ini mungkin disebabkan karena volume air di lautan yang luar biasa banyaknya. Bahkan jika dihitung dari permukaannya saja, wilayah laut lebih luas dari daratan. Inilah yang mungkin membuatnya memiliki toleransi yang tinggi terhadap pencemaran.

Garam merangsang aktivitas kuman pembusuk yang menguntungkan

Satu yang kami pahami dari kemampuan air laut adalah sifatnya sebagai bio aktivator yang membuat fitoplankton aktif menguraikan berbagai zat pengotor di dalamnya. Fitoplankton adalah sebuah keajaiban lingkungan yang menjadi solusi jitu dalam usaha pelestarian.  Kemampuannya menetralkan bahan-bahan yang sangat kompleks & reaktif sudah terbukti. Mungkin yang ia butuhkan adalah waktu yang berbeda untuk setiap jenis sampah. Yang organik dan berasal dari makhluk hidup tentu saja membutuhkan waktu lebih cepat untuk diuraikan dibandingkan dengan sampah yang dihasilkan oleh bahan kimia.

pH yang tinggi mengusik keberadaan ikan

Tapi ini bukan berarti bahwa kita bebas buang sampah sembarangan di laut. Sebab sampah yang kita hasilkan jika sudah terurai akan menjadi mineral yang menambah kesadahan (pH) perairan. Sehingga keadaan ini secara tidak langsung mengusik biota air. Perairan yang memiliki pH tinggi biasanya tidak disukai oleh ikan, mereka cenderung menjauh dari sana. Hanya beberapa jenis yang mau tinggal di lingkungan ektrim tersebut.

Pencemaran lautan yang terus menerus terjadi akan semakin menyulitkan nelayan untuk mencari ikan. Mereka butuh bahan bakar lebih untuk menemukan daerah yang bebas dari kandungan mineral yang tinggi. Jadi dapat dikatakan bahwa pH adalah salah satu indikator keberadaan ikan.

Mendaur ulang sampah agar tidak menjadi limbah

Sebenarnya jika kita lebih peduli dengan lingkungan maka diusahakan untuk meminimalisir terbentuknya limbah. Apabila ada sampah yang masih dapat dimanfaatkan maka silahkan di daur ulang. Akan tetapi khusus untuk sampah organik sebaikanya didekomposer dengan memanfaatkan garam sebagai bio-aktivator alami.  Apabila semua sampah di buang ke lautan maka yang paling dirugikan adalah nelayan. Pantai yang kotor dan keruh juga akan mengurangi nilai estetika baik dimata penduduk lokal terlebih lagi dimata wisatawan  luar.

Manfaat garam sebagai pembersih (sterilisasi – membersihkan) lingkungan secara alami, murah dan mudah dilakukan

Pemanfaatan limbah menjadi bahan kebutuhan yang memberikan nilai manfaat & estetika tersendiri. Disamping pro lingkungan dapat membantu taraf perekonomian masyarakat. Berikut ini beberapa manfaat garam untuk membersihkan lingkungan.

  1. Sterilisasi tangan (larutan pencuci tangan).

    Larutan ini sangat cocok untuk membuat tangan bebas dari kuman yang patogen. Cuci tangan secara teratur adalah salah satu indikator penting untuk menghentikan infeksi nosokomial di Instalasi kesehatan.

  2. Membersihkan lantai yang kotor.

    Saat anda sedang mengepel lantai silahkan tambahkan garam dengan konsentrasi 1 % (10 gram dalam 1 Liter air) untuk mendesinfeksi permukaan lantai.

  3. Pupuk organik.

    Untuk membuat pupuk kompos dari bahan buangan/ limbah/ sampah rumah tangga. Biasanya yang digunakan adalah sampah organik rumah tangga lalu kemudian digarami untuk mengaktifkan bakteri pembusuk di dalamnya.

  4. Menetralkan limbah rumah sakit

    Rumah sakit sebagai gudang penyakit biasanya sangat aktif menghasilkan kuman infeksius sehingga dibutuhkan garam dengan konsentrasi dibawah 3,5%. Usaha ini dilakukan untuk membunuh kuman patogen sedangkan kuman pengurai diperkaya. Selengkapnya, Cara mengolah limbah rumah tangga, industri dan rumah sakit

  5. Mengurai limbah industri.

    Industri biasanya menghasilkan bahan kimia yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan manusia itu sendiri. Selain mengaktifkan bakteri pembusuk garam memiliki pH yang netral dan berpotensi untuk menetralkan limbah pabrik yang sifatnya asam ataupun basa.

  6. Membersihkan lingkungan abiotik air tawar.

    Kemampuan air tawar, salah satunya adalah sungai untuk membersihkan diri sendiri sangat lemah dibandingkan dengan kemampuan lautan. Ini mungkin karena salinitas air sungai yang sangat rendah dibandingkan dengan samudra. Menaburkan garam di atas air sungai/ danau yang tawar sekali sebulan atau sekali tiga bulan juga dapat menyehatkan biota air (ikan & udang di dalamnya) dan mengurai (menetralkan) limbah beracun yang biasanya berada di dasar perairan.

    Bila anda memelihara ikan di air tawar yang tenang maka anda perlu menaburkan garam sesekali kedalamnya agar sisa limbah pelet dan kotoran ikan tidak menumpuk terus lalu menjadi racun. Penambahan sodium klolrida  akan mengaktifkan kemampuan mikroorganisme  yang akan demineralisasi oleh larutan ini menjadi bahan-bahan anorganik yang tidak bercun.

  7. Pengomposan.

    Mempercepat pembusukan sampah dedaunan dan rumput disekitar lingkungan pertanian untuk kemudian dijadikan pupuk kompos.

  8. Mengurangi kesadahan air hujan,

    yang biasanya licin menjadi lebih kesat. Juga dapat digunakan sebagai alternatif untuk mensterilkan air dari kuman patogen (dalam konsentrasi 1%).

  9. Menyehatkan pencernaan.

    Bahkan di dalam saluran pencernaan manusiapun garam berperan melisiskan dan menghambat mikroorganisme yang patogen sedangkan kuman pembusuk yang non patogen diperkaya. Garam adalah bioaktivator penting yang merangsang kerja flora normal (pembusuk).

  10. Menjadi salah satu bahan penyusun sabun dan pembersih kolam.

    Daripada membeli sabun komersial mendingat buat sendiri sabunmu kawan. Dengan memadukan garam dan santan kelapa/ minyak kelapa. Andapun dapat membersihkan kolam dengan menggunakan NaCL sebab penggunakan kaporit yang berlebihan dapat menyebabkan resiko kesehatan.

Air laut adalah salah satu tempat yang steril di bumi ini. Jika manusia di daratan suka melakukan hal-hal yang mengotori lingkungan sekitarnya, misalnya menghasilkan kotoran, sampah, limbah dan polusi. Maka lautan adalah tempat dimana semua hal-hal yang kotor itu dibersihkan, dihancurkan bahkan didemineralisasi hingga semuanya itu menjadi bahan anorganik yang sangat sederhana. Dimana semuanya itu membutuhkan waktu yang berbeda-beda tergantung dari bahan dasar yang digunakan.Jadi, garam adalah komoditas yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Salam hijau

Iklan

3 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s