8 Informasi Sampah – Kurangi/ Minimalisir Masuknya Informasi Sampah Dalam Otak Anda

Hindari masuknya informasi sampah ke dalam pikiranmu

Setiap orang memiliki kapasitas otak yang berbeda-beda dalam menyimpan informasi. Kemampuan ini berhubungan erat dalam proseses menghafal sesuatu. Ada orang yang sekali baca saja sudah dapat mengingat apa yang barusan ia baca, namun ada pula orang yang butuh berulang kali membaca sesuatu barulah setelah itu dapat dihafal (termasuk kami:D ). Sekalipun terjadi perbedaan kapasitas akan tetapi kinerjanya tidak selalu sebanding dengan itu. Kinerja berpikir tergantung dari kebebasan hati dari beban hidup. Apabila hidup masih terasa berat karena segala kemelut persoalan yang ada disekitar, pikiran diluar kendali karena keinginan yang bermacam-macam niscaya ide, inovasi dan kreativitas tidak akan pernah muncul ke permukaan.

Informasi yang sering dikonsumsi akan dibayang-bayangkan

Ingatlah selalu bahwa tidak semua informasi yang didapatkan, dibutuhkan pula. Terkadang ada beberapa yang harus diabaikan. Hidup ini seperti internet, segala yang baik dan buruk sudah tersedia dihadapan kita. Nah, sekarang tergantung bagaimana memilah-milahnya, simpan yang baik lalu lupakan yang kurang berkenan. Ini dikarenakan oleh indra yang begitu luas jangkauannya, terutama mata dan telinga. Terkadang dalam hidup ini kita tidak dapat membatasinya karena informasi itu tiba-tiba muncul. Seolah itu seperti iklan yang otomatis terpampang sehingga indra terlanjur mencitrakannya. Hal-hal seperti ini akan terus terngiang dalam otak kecuali anda dapat memusatkan konsentrasi pada sesuatu yang lebih berharga (pada Kitab Suci atau ilmu pengetahuan).

Dampak buruk hal-hal sampah

 Informasi sampah (junk) adalah rangkaian data (baik berupa tulisan, gambar, suara dan video) yang tidak pantas disimpan dalam otak. Apabila hal ini terlanjur dikopi (disimpan), baik sengaja maupun tidak, beresiko menimbulkan hal-hal berikut ini :

  1. Menimbulkan bias pengertian (pengetahuan) sehingga mengacaukan pikiran.
  2. Memperkecil ruang kosong (free space) dalam otak.
  3. Menurunkan kinerja otak.
  4. Beresiko membuat pikiran terbebani bahkan heng karena stres.

Yang kami maksud dengan free space adalah kapasitas berpikir yang lebih hemat. Pekerjaan otak adalah menghubungkan satu kejadian dengan kejadian lain sehingga menghasilkan sebuah petunjuk ilmu pengetahuan yang dapat berujung pada fakta yang sebenarnya. Apabila informasi yang kita simpan terlalu banyak sulit untuk mengidentifikasi pola setiap informasi. Akan tetapi jika diri ini berkonsentrasi pada informasi yang memang bermutu baik saja niscaya telaah pola dapat dilakukan dengan efektif. Baca juga, Tips dan trik meningkatkan level konsentrasi dan fokus

Sumber salah analisis (menghubung-hubungkan) salah pula

Itulah pekerjaan otak. Suatu peristiwa memiliki pola sedangkan pada kesempatan yang berbeda terjadi kejadian yang lain namun memiliki pola yang sama dengan sebelumnya sehingga kedua hal tersebut dihubung-hubungkan lewat proses berpikir. Jika kita terlalu banyak terpapar dengan pola yang tidak benar (salah) alhasil apa yang kita hubung-hubungkan juga tidak akurat. Akibatnya, ide yang dikeluarkan tidak memadai dan tidak menghasilkan kreativitas apapun.

Harus mampu menyeleksi dan kritis terhadap segala sesuatu yang masuk dalam otak

Diri sendiri harus mampu memastikan kebenaran dari sebuah informasi yang hendak dinikmati. Jangan sembarangan mengkonsumsi informasi sebab kita bisa secara tidak langsung mempercayai hal-hal yang salah. Pada waktunya kita harus memiliki standar sendiri agar tidak terlanjur percaya pada informasi yang salah. Ini adalah kunci yang paling mendasar agar mampu melewati dunia ini dengan baik. Tanpa standar kita mudah terombang ambingkan.

Kami sendiri saat menikmati sesuatu, jika dirasa ada yang salah atau tidak pas dengan hal tersebut maka yang dilakukan adalah langsung meninggalkannya/ di-close/ di-skipp begitu saja. Ini seperti naluri kebenaran yang muncul secara otomatis.

Sikap selektif dan kritis ditentukan oleh kesigapan suara hati nurani sesaat setelah terpapar terhadap sesuatu. Oleh karena itu pekalah terhadap suara hatimu dan jangan beraktivitas tanpa kendali. Kata hati erat kaitannya dengan Roh Kudus yang ada di dalam dirimu. Jika anda selalu terhubung dengan Yang Maha Kuasa maka Roh itu akan selalu mengingatkanmu tentang segala sesuatu.

Daftar sumber informasi sampah yang tidak penting

Berikut beberapa inforamsi sampah (junk) yang mungkin sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Pornografi. Sudah jelas.

  2. Film ber-genre Horror.

    Ini termasuk acara yang kurang bermutu karena hilangnya lama dari pikiran (terus dibayang-bayangkan selang beberapa bulan setelah di tonton).

  3. Acara televisi yang tidak bermutu.

    Tidak semua acara televisi baik untuk diri ini, tontonlah yang bermutu saja. Lagipula setiap acara televisi ada genre-nya, misalnya ada yang untuk anak-anak, remaja dan dewasa.

  4. Game & sosial media.

    Mengkonsumsi gadget atau pc/ laptop secara berlebihan terutama saat bermain game atau media sosial secara maraton (berjam-jam). Ini juga membuat pikiran terus terbayang-bayang dengan apa yang telah dilakukan sebelumnya. Pikiran jadi tidak mampu berkonsentrasi pada sesuatu.

  5. Hal-hal yang tidak cocok dengan diri ini.

    Jika anda seorang penikmat ilmu pengetahuan mengapa fokus di bidang seni. Seorang penyair untuk apa fokus ke ilmu pengetahuan abstrak (matematika). Mereka yang religius (agamawi) tidak perlu terlalu mengarahkan perhatian pada dunia komedi. Kita harus fokus pada informasi tertentu saja sesuai dengan bidang masing-masing. Dilirik sebentar tidak apa-apa tapi jangan digandrungi. Kami sendiri jujur mengatakan bahwa tidak ada satupun buku yang pernah dibaca dari awal sampai akhir selain daripada Alkitab.

  6. Informasi yang tidak jelas asal-usulnya (sumbernya).

    Harus ada sumber yang kuat sebelum mempercayai sesuatu. Bahkan anda juga dapat segera meninggalkan blog ini jika dirasa tidak dapat dipercaya. Terdapat banyak blog yang kurang berkualitas bertebaran di dunia maya yang sifatnya junk (sampah). Baca juga, Cara mengkaji kelayakan sebuah tulisan di internet

  7. Gangguan kecil jangan sampai disimpan dalam hati sehingga memunculkan kebencian hingga dendam.

    Tidak bisa semua yang kita alami berada di bawah kendali. Ada banyak hal yang tidak dapat dikendalikan di dunia ini: itu justru baik bagi perkembangan kepribadian masing-masing. Salah satu yang tidak dapat kita kendalikan adalah gangguan sosial. Oleh karena itu, berilah ruang yang cukup untuk ditolorensi sehingga dengan demikian kepribadian anda diuji sehingga lebih dewasa. Selengkapnya, Cara mengantisipasi rasa benci dalam hati.

  8. Kata orang jangan dijadikan standar.

    Hati-hati dengan istilah “kata orang” sebab bisa saja seseorang bermulut manis namun sesungguhnya berniat untuk menjatuhkan anda. Jangan jadikan kata-kata orang lain sebagai standar. Fitnah dan bully jika tidak  diabaikan niscaya dapat menyakitkan hati.

  9. Tidak menjadikan tindakan orang lain sebagai standar.

    Ini sering kami temukan dalam kehidupan sehari-hari. Mereka adalah orang dengan kepribadian meniru. Ketika seseorang melakukan sesuatu maka ia juga melakukan itu. Betapa tidak bijaknya seorang manusia yang melakukan kejahatan hanya karena temannya juga melakukannya. Tidak cerdaslah orang yang menjadikan sikap orang lain sebagai standar bagi perilakunya sehari-hari.

Semua yang dapat dicitrakan oleh indra dapat dijadikan sebagai sumber informasi. Cegah diri sendiri untuk menangkal masuknya informasi yang tidak baik dalam pikiran. Jika sudah terlanjur, gunakan standar kehidupan untuk membersihkannya dari dalam otak.

Salam bijak…

Iklan

4 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s