9 Makanan Hati – Bukan Cuma perut, pikiran juga butuh makan – Hindari informasi sampah

Makanan hati - Otak juga butuh makanan

Makanan adalah kebutuhan pokok yang mutlak harus dipenuhi oleh siapapun juga. Tanpanya manusia akan terkena penyakit 5L (letih, lesu, lelah, lemah dan loyo). Tidak cukup sampai disitu, kurang gizi juga membuat kita kehilangan daya tahan tubuh sehingga mudah terserang penyakit yang disebabkan oleh kuman nakal. Demikianlah juga otak manusia, butuh makanan khusus agar pikiran tetap sehat dan kuat siap melewati dunia yang penuh dengan persoalan hidup.

Segala sesuatu berasal dari dalam pikiran

Harus rutin memberi makanan hati. Bila pikiran ini lemah niscaya segala sesuatu dalam hidup ini akan melemah pula. Jangan biarkan kosong dalam waktu yang lama. Bisa jadi nanti “tong kosong nyaring bunyinya keroncongan” akhirnya sakit-sakitan. Hubungan dengan Tuhan terganggu lalu hubungan dengan manusia juga terganggu. Pada akhirnya hidup menjadi tidak karuan dan berantakan tak tentu arah. Segala yang baik, segala yang jahat asalnya dari pikiran. Kendalikan pikiran maka kita dapat mengendalikan diri.

Miliki standar kehidupan untuk menyeleksi informasi

Sesungguhnya, semua informasi yang dapat dicitrakan oleh indra merupakan makanan hati ini. Apa saja hal-hal yang dapat dilihat, didengar, dikecap, diraba dan dibaui adalah kumpulan informasi yang menjadi sumber referensi untuk mengisi pikiran. Mau mengisinya dengan hal-hal yang baik atau buruk semuanya tergantung dari pilihan masing-masing. Lagi pula jika sudah dewasa seseorang memiliki standar kehidupan yang dipegang teguh sebagai prinsip hidup untuk memilah-milah, menyeleksi dan memisahkan mana informasi yang baik dan yang tidak.

Miliki suara hati yang selalu mengingatkanmu tentang berbagai hal

Anda harus memiliki keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jangan biarkan dirimu berjalan sendiri ditengah dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini. Mohonkan tuntunan Rohul Kudus dalam setiap jalan hidupmu. Selalu fokuskan pikiran kepada Tuhan dalam Firman dan pujian kepada-Nya. Sehingga suara hati anda selalu waspada ketika terpapar dengan berbagai informasi. Pekalah mendengarkan kata hatimu kawan!

Pikiran menjadi puas menjalani hidup dalam rasa bersyukur

Jika hati sudah kenyang maka hidup lebih mudah puas dalam rasa bersyukur yang penuh kepada Sang Pencipta Segala Masa. Dari sinilah terpancar kedamaian yang membuat hidup lebih tentram. Pikiran yang terpuaskan membuat sudut pandang kita lebih minimalis artinya hal-hal yang sederhana dapat membuat diri ini tersenyum dan bahagia. Akan tetapi ketika pikiran masih kosong dan terasa hampa, apapun yang kita miliki, sebesar apapun itu, semewah apapun itu tidak ada artinya (rasanya sia-sia belaka). Selengkapnya, Bersyukur adalah menerima segala sesuatu apa adanya

Kebenaran adalah makanan hati

Mari kita ingat kembali bahwa kebenaran adalah kebutuhan hati. Tanpa itu tidak ada kepuasan yang penuh. Materi memang bisa menyenangkan namun efeknya terbatas, 5 detik (rasa dilidah), 5 menit (Indahnya pemandangan), 5 jam, 5 hari (senangnya memiliki barang baru), 5 bulan (falling in love) atau 5 tahun saja. Setelah itu, tidak ada apa-apanya. Ingin menikmati kepuasan akan materi, harus beli lagi dan lagi. Memuaskan hidup dengan materi butuh uang padahal uang yang dimiliki terbatas. Emang uang bisa tumbuh sendiri, seperti otomatis tanpa usaha. Padahal kekuatan fisik & kepintaran terbatas. Sehebat-hebatnya seseorang paling gajiannya sekali sebulan. Lagipula manusia di dunia ini makin pintar bukan makin bodoh. Suatu saat bakalan muncul orang-orang yang lebih hebat dari diri ini. Akan tetapi kebenaran itu sudah terlebih dahulu tertanam dalam diri ini. Tinggal diekspresikan saja lewat perkataan dan perbuatan sehari-hari. Tidak susah toh…. Selengkapnya, Kebenaran adalah makanan hati

Daftar makanan hati yang baik untuk kehidupan

Segala sesuatu yang dapat dicitrakan oleh ke lima indra menjadi informasi yang baik yang biasanya diperoleh dari lingkungan sekitar untuk diolah dalam pikiran ini. Semakin berkualitas informasi yang anda lihat dan dengarkan maka suasana hati menjadi lebih baik pula.Pada hakekatnya pikiran yang terpuaskan membawa kita pada hidup yang lebih positif. Lalu apa sajakah itu makanan hati, berikut selengkapnya :

  1. Firman yang berasal dari Kitab Suci.

    Merupakan informasi yang sangat berkualitas dan sudah teruji dari masa ke masa. Kami tidak tahu persis bagaimana teman-teman mengkonsumsinya. Prinsip kami “sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit”. Kami percaya rutinitas ini dapat mengubah kehidupan menjadi lebih baik dari hari ke hari.

  2. Berdoa.

    Suatu komunikasi yang intens dengan Yang Maha Kuasa. Tidak harus berlutut dan menutup mata melainkan saat hati ini terus terhubung dengan Yang Maha Kuasa niscaya hidup lebih positif

  3. Selalu hadir dalam persekutuan orang beriman.

    Kita harus memiliki komunitas sendiri agar setiap orang didalamnya saling menguatkan sehingga tidak ada yang lemah hatinya saat menghadapi masalah.

  4. Berpikir positif.

    Lebih baik bagi kita jika senantiasa berpikir sebelum bertindak. Bahkan kami menyatakan bahwa aktivitas ini adalah yang paling banyak dilakukan ketimbang semua komunikasi (berbincang dengan orang lain) dan dalam pekerjaan yang dilakukan sehari-hari. Pikirkanlah hal-hal yang bernuansa Firman sebab itulah standar kehidupan yang membuat kita menjadi lebih manusiawi. Bagi anda yang duduk dibangku sekolah maka pikirkanlah hal-hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

  5. Amal perbuatan yang baik.

    Setelah mempelajari isi Kitab Suci, sia-sia rasanya jika itu tidak dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbuatan baik itu seperti memberi, rela berkorban, adil, jujur, sabar, memaafkan dan lain sebagainya. Sadarilah bahwa dalam hidup ini berlaku “efek bola karet”, artinya apa yang dilakukan pasti kembali kepada anda, cepat atau lambat.

  6. Perkataan sopan yang terucap.

    Sadarilah bahwa antara pikiran, perkataan dan perbuatan terhubung satu sama lain dalam korelasi yang positif. Kata-kata yang diucapkan dengan jujur dan ikhlas akan mendatangkan berkat bagi orang lain.

    Mengapa perkataan dan perbuatan sendiri adalah makanan hati? Ini karena segala sesuatu yang kita perbuat akan kembali ke kita juga. Jadi ketika kita mengeluarkan dari perbendaharaan sendiri sesuatu yang baik maka suatu saat perbendaharaan kita terisi lagi oleh sesuatu yang baik dari orang lain juga.

  7. Bakat dan potensi yang dimiliki.

    Talenta yang kita miliki adalah salah satu cara untuk berkarya dan membuat dunia ini menjadi lebih baik. Bukan hanya untuk saat ini saja melainkan juga demi masa depan yang lebih baik sebab secara tidak langsung hal ini merupakan ibadah. Memiliki potensi mendorong kita untuk terus melatih diri agar bermanfaat bagi orang lain.

  8. Masalah dan pergumulan hidup.

    Jangan menyangka bahwa hidup tanpa masalah adalah baik. Sebab sadar atau tidak persoalan membuat hati ini lebih kuat dan lebih sabar dalam menjalani kehidupan. Masalah membuat pikiran ini menjadi terlatih dan diasah terus untuk menghasilkan solusi yang lebih baik. Semakin banyak tantangan membuat anda semakin cerdas.

    Pergumulan hidup  adalah makanan hati yang paling besar. Persoalah yang mendera anda dapat membuat otak anda lebih cerdas lagi bijak jika mampu menyelesaikannya sampai tuntas.

  9. Informasi yang lainnya.

    Ada banyak informasi yang baik yang dapat anda peroleh dari dunia ini. Anda bisa belajar untuk mulai mempelajarinya satu per satu. Tidak perlu terburu-buru untuk menyerap semua informasi itu melainkan ikutilah secara perlahan saja agar otak anda mampu menyerap dan menyeleksi semuanya itu.

    Informasi yang berasal dari luar tidak semuanya benar. Oleh karena itu anda harus selektif dan kritis dalam memilah-milah makanan tersebut. Hindari sikap sembarangan menyerap informasi agar pikiran anda menghasilkan ide-ide yang murni benar dan baiknya. Informasi yang anda serap sangat menentukan suasana hati, semakin baik info yang diterima maka semakin baik suasana hati. Akan tetapi, bila info yang anda terima terus-menerus buruk niscaya hatipun akan menjadi gundah gulana dibuatnya.

    Berikut beberapa makanan hati yang berasala dari luar diri anda.
    – Buku mata pelajaran. Baik di sekolah maupun kuliah.
    – Buku yang ditulis oleh orang lain.
    – Hasil karya orang lain. Misalnya seni musik, seni rupa, seni peran dll.
    – Televisi dan radio dengan acara yang berkualitas.
    – Media online, berita online, blog dan forum online.

    Selengkapnya, Tekanan kehidupan menuntun anda untuk lebih cerdas

Jauhi informasi yang tidak bermutu

Kenyangkan hati dengan semua itu teman maka rasa gundah gulana pergi, kekuatiran lewat sehingga kita dapat memaknai hidup ini secara lebih baik hari lepas hari. Selalu waspada pada kemungkinan diserapnya informasi sampah oleh indra. Informasi ini dapat mendatangkan bias pengetahuan, bias keyakinan dan pada akhirnya mendorong kita untuk melakukan tindakan menyimpang. Semakin berkualitas informasi yang dimiliki maka semakin baik kehidupan kita. Hal ini berhubungan erat dengan kemampuan untuk berkonsentrasi ketika mengerjakan sesuatu agar menghasilkan sesuatu untuk kebaikan bersama. Berikut beberapa contoh informasi sampah yang harus dihindari.

  1. Pornografi.
  2. Eksploitasi smartphone/ PC yang berlebihan. Terlalu lama (berjam-jam/ maraton) bermain game dan sosial media tidak baik untuk pikiran sendiri. Ini dapat membius otak (menyebabkan candu) sehingga kreativitas memudar.
  3. Berita bohong yang berisi penipuan.
  4. Acara televisi yang tidak bermutu (tidak semua acara televisi baik untuk ditonton).
  5. Gangguan-gangguan kecil harus dimaafkan sebab dendam menurunkan konsentrasi. Selengkapnya, Macam-macam peristiwa sampah dalam hidup ini

Sekalipun demikian, terkadang informasi sampah tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, kita harus memiliki standar kehidupan. Sehingga apapun informasi yang diserap dapat diseleksi dengan baik oleh pikiran sendiri sehingga semuanya itu menjadi proses pembelajaran untuk masa depan yang lebih baik. Sekali lagi saya tegaskan, beri hatimu makanan yang layak maka hidup menjadi lebih baik!

Berikan hatimu makanan yang baik maka sikap: perbuatan dan perkataanmu akan sama baiknya dengan isi pikiranmu. Mengisi pikiran dengan hal-hal yang positif dapat membantu menghindarkan dari pikiran kotor sehingga perilaku dan perkataan yang jorok tidak membayangi setiap langkah kaki dan aktivitas bersosial dengan sesama.

Salam kreativitas

Iklan

4 comments

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s