9 Cara menyikapi saat orang bertanya tentang kelemahan kita – Menanggapi ejekan, bully dan komentar panas secara terbuka

Cara-menanggapi-saat-ada-orang-lain-yang-ingin-tahu-kelemahan-kita

Setiap orang memiliki kelemahan dan kelebihan. Tidak ada manusia yang benar-benar sempurna, dahulu tidak, sekarangpun tidak, esok haripun juga tidak. Kelebihan tanpa menyadari adanya kelemahan adalah awal kesombongan. Bagus juga kalau kita punya kelemahan. Agar bias mengimbangi kelebihan yang dimiliki sehingga tidak sampai timbul rasa tinggi hati di dalam dada. Jangan pernah mengeluh karena anda lemah melainkan jadilah orang yang cerdik dan bijak untuk mengantisipasi hal tersebut dalam menjalani hidup di dunia ini. Benci itu tidak baik untuk perkembangan moral anda, lepaskan kebencian lalu cintai dan nikmati kelemahanmu teman.

Sadari bahwa kita memiliki kelemahan

Kita berjalan di dunia yang tidak biasa dimana kerikil, gelombang dan gejolak itu selalu hadir. Jangan terlena oleh pesona trend yang sedang berkembang. Mengubah hidup lalu menjadi orang lain adalah awal dari kemunduran kepribadian. Setiap dari kita memiliki mental yang berbeda-beda. Kuat dan lemah itu hal biasa. Pentingnya kita bisa membawa diri dimanapun berada. Jangan biarkan kelemahan mendestruksi mental. Jika bisa diatasi dan diantisipasi lakukanlah sesegera mungkin agar kehidupan menjadi lebih baik. Inilah yang disebut dengan persiapan. Semakin besar kelemahan anda maka semakin besar pula sumber daya yang anda gunakan untuk perencanaan yang bersifat antisipatif.

Kekurangan tidak sama dengan kesalahan

Untuk diketahui bersama bahwa kekurangan tidak sama dengan kesalahan. Kelemahan diri timbul secara otomatis seperti takdir yang tidak dapat diubah sedangkan kesalahan timbul akibat tidak dapat menahan hawa nafsu. Jadi, tidak perlu merasa bersalah atau menyalahkan diri sendiri atas kurangnya diri ini. Sebab ini tidak bisa dihindari. Yang dapat dilakukan hanyalah tindakan antisipasi. Misalnya jika anda lemah dari segi fisik, antisipasinya dengan tidak mengikuti perlombaan olehraga. Sedangkan untuk mengatasi kesalah adalah dengan mengenal Sang Pencipta dan bentuk-bentuk hawa nafsu itu sendiri.

Komentar orang lain terhadap kelemahan yang kita miliki

Beraneka ragam tanggapan orang lain terhadap kekurangan yang ada. Mereka dilahirkan berbeda oleh karena itu sudut pandang yang disorot berbeda pula.

  • Orang yang juga sadar bahwa dirinya punya kelemahan niscaya akan bersikap biasa saja.
  • Seseorang yang belum pernah menyaksikan kejadian itu mungkin akan berbelas kasihan.
  • Sedang beberapa orang yang merasa diri sudah sempurna banget akan merendahkan, mengejek, membully, mengerjain/ jahil dan menghina anda.
  • Beberapa orang cerdas mungkin akan memberikan pendapat yang agak menyakitkan (semacam koreksi panas) namun sebenarnya ada makna positif dibalik kata-kata yang blak-blakan itu.

Terlebih dahulu berdamai dengan kelemahan sendiri

Sikap kita yang positif menanggapi diri sendiri dan segala sesuatu yang timbul dari dalamnya adalah sebuah permulaan yang menyatakan bahwa ada damai. Berdamai dengan diri sendiri adalah pintu kepada perdamaian kepada orang lain juga. Apabila kita bisa menerima diri apa adanya maka apapun tanggapan orang lain kekita (baik positif, walaupun negatif) dapat di terima dengan senang hati. Mungkin awalnya tidak mudah memahami tanggapan mereka yang berbeda-beda tentang itu. Ya dinikmati aja rasa jengkel itu lalu disyukuri kemudian biarkan berlalu begitu saja.

Cara kita menanggapi komentar panas yang bersifat koreksi dari sesama

Betapa mengerikan ketika seseorang menilai sesamanya dari apa yang tampak di luar saja. Ini adalah tindakan yang sangat tidak dewasa. Sebab apa yang tampak dari luar tidak bisa menjamin dan tidak ada hubungannya dengan kualitas kepribadian seseorang. Menilai seseorang tidak hanya butuh 1, 2 hari saja melainkan butuh waktu lama dimana kita bisa mengamati konsistensinya dalam bersikap. Tidak cerdaslah yang memandang rendah orang lain terlalu dini. Baca juga Cara mengukur/ menakar orang lain

Setiap penilaian yang diberikan orang lain terhadap kekurangan kita menjadi referensi untuk lebih baik kedepannya. Mari kita pilah-pilah. Beberapa orang cerdas memberi argument yang yang mengandung koreksi. Kedengarannya memang tidak enak di dengar. Koreksi ini berupa teguran yang mungkin bisa diperbaiki namun mungkin juga tidak. Bagaimana jawaban anda? silahkan disimak.

  • Selagi masih dapat diperbaiki, silahkan diperbaiki.
  • Namun jika bersifat permanen, ya apa boleh buat, tentu dibiarkan saja.
  • Beberapa kelemahan dapat dikaburkan, seperti saya karena kelemahannya di wajah maka berusaha lebih banyak diam dan tidak perlu menyampaikan hal-hal yang tidak penting sehingga garis wajah tidak begitu ekspresif (kelemahan dikaburkan). Ingat teman, hanya hal yang tidak penting saja, apa yang benar harus diungkapkan pada moment yang tepat.

Tidak dapat dipungkiri terkadang orang menegur kekurangan kita merasa sakit. Ini sudah saya alami teman. Saya terima dan nikmati semuanya itu lalu setelah beberapa kali menjadi tidak terasa sakit lagi. Istilah kerennya “Bekas luka yang terluka lagi, sakitnya berkurang dari sebelumnya”.

Mengungkapkan kekurangan diri saat ditanya oleh orang lain

Jangan pernah mengatakan secara spontan bahwa anda lemah melainkan biarkan orang lain mencaritahu hal tersebut. Kita tidak mengumbar kelemahan agar orang berbelas kasihan kecuali dalam keadaan terdesak. Sebab terkadang kekurangan kita dapat menjadi tameng untuk bertahan dari sesuatu yang lebih buruk. Bahkan jika kita pintar-pintar itu bisa jadi kekuatan tersembunyi yang tidak disadari oleh orang lain. Jadi manfaatkan situasi yang anda alami tapi jangan terlalu mengeksploitasinya secara berlebihan/ lebay agar orang lain tidak muak melihat anda.

Cara menanggapi saat ada orang yang bertanya seputar kekurangan kita

Kemudian bagaimana pendapat anda ketika ada seseorang yang menyinggung borok/ kekurangan/ lemahnya diri anda? Bagaimana cara anda menjawabnya? Haruskah anda jujur atau mengungkapkan kenyataan yang sesungguhnya? Berikut ini level tanggapan kita dimulai dari yang paling sederhana sampai yang paling elegant. Saya sendiri sudah mengalaminya lalu berharap anda dapat mengelola perasaan dengan lebih baik saat menghadapi situasi ini. Setiap keputusan yang anda ambil baik secara spontan maupun berpikir terlebih dahulu tergantung dari tingkat kedewasaan setiap manusia. Mereka yang belum dewasa sudah tentu berada di level bawah (seperti tidak nyaman dan suka marah-marah) namun mereka yang sudah mencapai level kedewasaan yang matang mendekati level puncak. Selengkapnya, Cara melatih kedewasaan

  1. Tidak nyaman.

    Pertama-tama ini mungkin yang pernah terjadi dalam kehidupan saya. Saat ada yang ingin tahu lebih jelas tentang penyakit yang diderita. Seperti rasa gelisah yang tidak menentu arahnya dan ingin segera meninggalkan tempat itu.

  2. Benci.

    Rasa jengkel karena koreksi yang disampaikan orang lain pernah bersarang dalam hati namun segera berlalu seiring berjalannya waktu.

  3. Dendam.

    Mungkin beberapa orang pernah mengalaminya dan membuat hubungannya dengan orang lain meregang.

  4. Marah-marah.

    Emosional yang tidak stabil mungkin saja akan diekspresikan bersama dengan amarah yang dipicu oleh pertanyaan yang kurang berterima di hati.

  5. Bersikap lebay.

    Sikap ini adalah ekspresi yang berlebihan dimana sebenarnya tidak dibutuhkan namun dengan sengaja diumbar begitu saja sehingga lawan bicara tidak nyaman.

  6. Tetap tenang, sabar dan kuatkan hati. Tindakan ini ini adalah situasi yang membuat anda dapat tetap berpikir jernih ditengah tekanan pertanyaan yang menghimpit anda. Baca juga, Cara agar hati tetap kuat menjalani hidup
  7. Memanfaatkan situasi.

    Cerdik itu memang baik. Kekurangan juga bisa kita manfaatkan untuk tujuan positif yang melindungi diri. Misalnya saja “Beberapa binatang pura-pura mati saat musuh-musuhnya hendak mencakar dan menerkamnya”.

  8. Diam saja.

    Ini adalah solusi yang diekspresikan oleh kebanyakan orang. Daripada salah tingkah mendingan diam saja.

  9. Tersenyum dan tetap positif.

    Inilah level penyesuaian diri yang paling elegant. Hal ini baru dapat diungkapkan apabila hati anda bersih dari segala kecongkakan dan kejahatan. Baca juga, Tips dan trik mengatasi kelemahan diri

Intinya

Kita bukan manusia super bahkan superman saja punya kelemahan. Tidak ada seorangpun yang murni super sekali sebab kekurangan yang kita miliki adalah kekuatan untuk menekan ego dan kesombangan dalam hati. Terima semuanya itu apa adanya, Lalu bersyukurlah bahwa anda masih diberikan kesempatan untuk bernafas. Persiapkan segala rencana yang dibutuhkan untuk mengantisipasinya kelemahan sendiri bukan untuk menyembunyikannya dari dunia ini.

Salam santun!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s