Kebenaran adalah Tuhan sendiri – Sikap yang benar adalah penghiburan sekaligus menguatkan hati untuk lebih sabar menjalani kehidupan

Kebenaran adalah Tuhan sendiri – Sikap yang benar adalah penghiburan sekaligus menguatkan hati untuk lebih sabar menjalani kehidupan

Kebenaran adalah sebuah hakekat kepercayaan yang berisi aturan hidup yang mengajari manusia untuk lebih dekat kepada pencipta-Nya dan juga kepada sesama makhluk hidup lainnya (bukan hanya manusia). Ini berhubungan erat dengan apa yang anda yakini terjadi dalam hidup kita pribadi lepas pribadi. Hampir semua manusia tahu apa yang dianggap benar namun masih jarang yang melakukannya secara rutin dan terus menerus. Tidak sedikit yang lebih suka berada di posisi abu-abu, tidak juga benar penuh dan tidak juga salah total. Mereka tidak menyadari bahwa hal ini telah menjadi jerat dalam kehidupannya. Baik sekarang maupun di masa yang akan dating bagi keturunannya.

Cara hidup orang surgawi

Kebenaran adalah cara hidup orang-orang Surga. Jadi ketika kita menerapkan sikap yang benar dalam hidup sehari-hari berarti kita membawa Surga datang ke dalam dunia ini. Sebelum kita melangkah jauh, harus terlebih dahulu mengenal bagaimana cara hidup disana. Banyak sekali pandangan dari para ahli agama dan filsafat tentang gaya hidup disana namun saya mensarikan beberapa diantaranya adalah.

  1. Sadar diri. Mereka tahu siapa dirinya dan untuk apa dia hidup.
  2. Bersabar itu mampu menahan diri untuk tidak marah-marah.
  3. Kasih itu luas, intinya adalah pengorbanan yang saling memaafkan.
  4. Keadilan itu tidak pilih-pilih kasih.
  5. Kejujuran itu tidak ada perbedaan antara isi hati perkataan dan perbuatan.
  6. Damai itu ketenangan dan kelegaan hati karena tekun melakukan kebenaran.
  7. Bahagia itu merasa hidup dalam kelimpahan yang dimulai dengan merasa hidup dalam kecukupan (puas karena kebutuhan sudah terpenuhi).
  8. Tekun dengan passion (panggilan hatinya). Setiap orang memiliki potensi dan kemampuan inilah yang membuat dia bermanfaat bagi orang lain.
  9. Rendah hati. Tidak ada yang merasa hebat sebab yang pantas ditinggikan adalah Tuhan saja.

Itulah semua yang terjadi di dalam Surga. Apabila hal-hal ini telah terjadi dalam kehidupanmu artinya anda telah membawanya masuk surge kedalam keseharianmu. Namun jika salah satu hal di atas belum terlaksana niscaya rasa tenang dan penuh kelegaan sama sekali tidak akan di rasakan.

Materi terbatas, tidak menghiburkan selamanya

Sekali lagi saya tegaskan bahwa mereka yang hidup di nirwana tidak dihiburkan oleh materi melainkan ketika mereka melakukan kebenaran itulah yang menghiburkan hatinya. Sadarilah teman bahwa materi terbatas sedangkan kebenaran itu selalu/ senantiasa kita lakukan dalam setiap langkah kaki. Siapakah orang yang memiliki materi yang tak terbatas? Yang jumlahnya tidak terhitung sehingga jika dinikmati (dibelanjakan) tiap hari tidak akan pernah habis? Bukankah kita bekerja seumur hidup untuk mencari materi? Tidak ada orang yang mengatakan, “saya hendak duduk dan bersantai saja menikmati hidup ini dan menunggu materi jatuh dari langit”! Tidak ada ketenangan dan kelegaan di dalam materi melainkan kegelisahan yang memaksa kita untuk terus bertekun dalam displin dan kerja keras. Sedangkan tindakan dan perkataan yang benar dapat kita terapkan dalam setiap detik yang kita lalui di bumi ini.

Ada Tuhan dalam setiap perbuatan yang anda lakukan

Sadarilah bahwa KEBENARAN ITU ADALAH TUHAN SENDIRI. Anda salah jika mengatakan “sertai hamba ya Allah hari lepas hari”, padahal langkah kaki anda syarat dengan kejahatan dan tipu muslihat. Lakukan yang benar maka Ia yang hebat dan dahsyat itu sudah otomatis menyertaimu hari lepas hari. Sadarilah bahwa Tuhan diam dalam setiap perkataan, perbuatan, pikiran bahkan tulisan-tulisan kita jika diekspresikan dan mengandung nilai yang benar. Oleh karena itu, ubahlah prinsip anda yang mengatakan bahwa “kita tidak bisa melihat Tuhan”. Malah sebaliknya, melalui perbuatan orang lain yang benar, kita melihat hadirat Tuhan nyata dalam hidup ini.

Lubang di hati dikhususkan untuk kebenaran

Di dalam dunia ini tidak ada yang dapat membuat kita kepenuhan selain dari kebenaran. Ada lubang di dalam hati ini yang selalu bisa membuat hidup terasa hampa. Ingatlah bahwa nafas kita dari Allah. Bukankah Dia adalah benar adanya? Itu jugalah yang menuntut kita untuk berbuat yang benar. Kebenaranlah yang mengisi kekosongan dalam lubang di hati ini. Dengan melakukan segala sesuatu yang nilainya benar, hari-hari kita lebih terisi dan segala sesuatu dilakukan dengan tenang dan tetap ada sukacita. Selengkapnya, Cara melengkapi lubang di hati

Masalah yang kemudian muncul

Melakukan yang benar bukan tanpa masalah, ada rintangan dari hawa nafsu dan kepentingan pribadi (egoisme) juga dengan kepentingan orang lain terutama orang-orang munafik. Sebelum kita mampu mengendalikan dan meredam hawa nafsu maka tidak ada kebenaran murni. Selagi kita masih memilih mengutamakan kepentingan pribadi di  atas kebenaran maka sikap ini tidak dilakukan dengan sempurna. Mereka yang munafik, terlihat alim dan benar dihadapan khalayak ramai padahal setelah kerumunan bubar mereka melakukan kejahatan di jalan-jalan yang sempit yang tidak diketahui oleh banyak orang. Saat kita berkomitmen untuk memperjuangkan yang benar maka sadar atau tidak sadar ujian kehidupan akan datang menyapa kita sampai bosan. Kita dilatih dan ditempa lewat semuanya itu agar menjadi pribadi yang lebih kuat, panjang sabar dan sepenuhnya mengandalkan Tuhan.

Kesulitan menempa dan memurnikan

Kita dimurnikan oleh ujian kehidupan yang datang dari luar. Latihan ini tidak mampu kita selesaikan sebelum hambatan dalam diri sendiri terselesaikan (hawa nafsu dan egoisme). Lewat persoalan ketulusan kita diuji. Lewat tantangan yang bertubi-tubi, konsistensi kita berkembang. Lewat rintangan yang terjadi kehidupan kita ditempa. Penderitaan dan tekanan yang menguatkan hati akan memantapkan prinsip untuk lebih sabar dalam menjalani kehidupan.

Tekun melakukan yang benar membawa pada batas kemampuan manusia

Saat kita bertekun pada sikap yang benar hari lepas hari maka saat itu kebenaranlah yang menjadi kota benteng – kubu pertahanan kita. Dikuatkan dan dihiburkan oleh kebenaran dan menjalani hari dengan tenang – penuh sukacita. Sekalipun sekeliling kita menekan dan mencoba menjatuhkan niscaya Ia akan menyokong kehidupan kita dari delapan penjuru mata angin. Mereka akan menyerang dengan segenap kekuatannya namun tidak dapat menjatuhkan kita. Mereka akan datang dengan senjata, pasukan dan teknologi yang lebih canggih namun tidak dapat mengalahkan kita. Sebab semua tindakan kita benar adanya. Di dalam kebenaranlah Tuhan bertahta sampai selama-lamanya.

Jangan sombong, jika ingin tetap dibenarkan

Hanya saja, biarkan Tuhan yang ditinggikan atas semua keajaiban itu. Jangan mengambil kemuliaan-Nya dengan berlaku sombong dan tinggi hati. Jangan meninggikan diri atas semua keberuntungan anda melainkan Pujilah Tuhan yang telah melayakkanmu untuk menerima janji-janjinya. Sadarilah bahwa kita dengan segala semarak dan kegemilangannya tidak sempurna melainkan oleh Dia kita telah dibenarkan. Baca juga, Sisi gelap dibalik keangkuhan

Salam revolusi mental!

Iklan

2 comments

  1. […] Sebenarnya apa yang diucapkan hanya sebatas kata saja, tidak lebih. Tetapi ada beberapa yang menganggap itu sebagai sesuatu yang lebih mahal nilainya dari semua rasa yang dapat dicitrakan oleh indra bahkan dari pada materi sekalipun. Mereka menganggap ucapan lebih berharga daripada uang padahal melupakan bahwa yang pantas diperjuangkan dalam hidup ini adalah kebenaran. Mungkin ada dari kita yang begitu merindukan pengakuan dan pujian dari orang lain. Kita begitu memperjuangkannya mati-matian bahkan sampai berkorban lebih deminya. Padahal itu adalah pekerjaan yang sia-sia saja. Baca juga, Nilai yang benar adalah penghiburan dan kekuatan kita […]

    Suka

  2. […] Hati yang menginginkan pengakuan dari orang lain sangat riskan dengan sikap yang gila popularitas. Padahal itu (kata-kata) terlalu singkat untuk dikenangkan. Oleh karena itu jangan membiasakan diri dan jangan pernah menuntut (memaksa) orang lain untuk mengakui anda. Sibukkan diri dengan bekerja lalu tegakkan kebenaran dalam setiap sikap dan keputusan anda. Simak juga, Melakukan yang benar adalah kekuatan dan penghiburan.  […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s