9 Cara membuat hati lebih lega dan tenang – Faktor Yang Mempengaruhi Ketenangan dan Kelegaan Hati

Cara mencapai kesempurnaan hati dan membuat hati tenang penuh kelegaan

Hati yang tenang dan penuh dengan kelegaan, siapa yang tidak ingin? Saat duduk enak rasanya, berjalan aman sentosa, berbaring tenang dan bekerjapun dilakukan dengan penuh kelegaan. Saat hati ini merasa nyaman dalam segala situasi, itulah yang dinamakan dengan kesempurnaan hati. Baik dalam duka, baik dalam suka, baik tawa, baik dalam tangis, baik dalam kesendirian, baik dalam keramaian, ada rasa tentram. Inilah rasa yang di cari oleh banyak orang namun beberapa diantaranya menempuh jalan yang sesat untuk meraihnya.

Cara yang salah untuk meraih kesempurnaan hati yang tenang dan merasa lega

Rasa nyaman dengan diri sendiri dimana dalam setiap aktivitas sehari-hari ada kelegaan dan ketenangan hati sekalipun suasana di luar diri kita tidak memberi kenyamanan malah cenderung menekan dan menindas diri ini. Berikut ini beberapa jalan yang salah yang di tempuh oleh beberapa orang untuk meraih kesempurnaan hati.

  1. Melakukan perbuatan menyimpang. Masih ada beberapa diantara kita yang merasa senang setelah melakukan perbuatan yang salah dan jahat. Mereka berpikir ada kedamaian setelah itu padahal yang muncul kemudian adalah kekhawatiran dan ketakutan.
  2. Mengejar kemulian duniawi, jabatan dan harta. Mengejar semuanya ini dengan susah payah dan cenderung melegalkan cara-cara kotor.Mereka pikir ada ketentraman disana namun mereka justru jatuh dalam jurang kehampaan.
  3. Meraih kesenangan duniawi, free seks, narkoba, mabuk-mabukan, rokok, pornografi dan lain sebagainya. Mereka berpikir untuk bersenang-senang namun yang ada justru mereka jatuh dalam jurang kehancuran.
  4. Berprestasi tapi dengan cara-cara yang curang. Baca juga, Penyebab pikiran kacau dan hidup berantakan

Manfaat kesempurnaan hati

Sekalipun suasana di luar diri ini begitu menyenangkan namun apabila hati tidak meng-acc-kannya berarti ada sesuatu yang tidak benar yang telah kita perbuat. Koreksilah perilaku sehari-hari dengan begitu hati semakin mantap untuk melaju terus mengarungi hari demi hari tanpa terbeban sedikitpun. Berikut ini manfaat yang kita peroleh karena hati lebih lega dan lebih tenang dalam melakukan segala sesuatu.

  1. Sikap kita lebih luwes (fleksibel) terhadap orang lain.
  2. Bebas dari rasa takut
  3. Bebas dari kekuatiran
  4. Perilaku dan tutur kata lebih konsisten dan berkualitas
  5. Lebih mudah untuk bersyukur – kebahagiaannya lebih sederhana
  6. Menghadapi masalah dengan kepala dingin
  7. Selalu terhubung dengan Sang Pencipta (persekutuan yang indah dengan Tuhan)

Cara mencapai kesempurnaan hati yang tenang dan penuh kelegaan

Berikut ini akan kita bahas faktor perilaku apa saja yang membuat hati lebih tenang dan lega? Faktor ini saling terkait dan terhubung satu sama lain hingga membentuk kesan yang sempurna. Namun harus juga kita pahami bahwa tidak ada manusia yang benar-benar sempurna di bumi ini. Hanya Tuhan sajalah yang empunya kesempurnaan itu. Mintalah dari Dia maka ia akan menunjukkan kepadamu cara untuk menjadi lebih baik hari lepas hari. Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi ketenangan dan kelegaan hati berdasarkan sikap yang diekspresikan.

  1. Pengorbanan.

    Tahukah anda bahwa inti dari kehidupan manusia adalah pengorbanan. Hidup kita di dunia ini hanya ditujukan untuk kemuliaan nama Tuhan dan untuk menjadi bermanfaat bagi orang lain. Pikiran yang senantiasa fokus kepada Tuhan membuat diri ini selalu terhubungan/ terkoneksi dengan-Nya, apapun dan dimanapun anda berada. Banyak hal dan banyak kepentingan yang harus dikorbankan saat beribadah, memuji dan memuliakan nama-Nya. Demikian pula saat hendak melakukan kebaikan kepada orang lain, ada hal-hal yang kita korbankan di dalam semuanya itu.

  2. Kesabaran.

    Hidup di dunia ini yang paling dibutuhkan adalah kesabaran. Sabar tidak bisa dipisahkan dengan aktivitas sehari-hari. Ia diibaratkan sebagai atmosfer kehidupan. Saat kita mampu untuk lebih bersabar artinya kita dimampukan untuk melakukan hal-hal yang lebih baik hari lepas hari.

  3. Kejujuran.

    Jujur adalah prinsip keterbukaan yang menunjukkan bahwa apa yang ada di dalam hati itulah yang keluar lewat perkataan dan perbuatan kita sehari-hari. Kejujuran tidak berniat menyembunyikan sesuatu dari orang lain. Ini adalah sikap yang sangat mempengaruhi kualitas kepribadian kita. Saat kita berlaku jujur maka pintu menuju kebaikan lain akan dibukakan.

  4. Keadilan.

    Ketika kita mau hidup transparan dengan orang lain, keputusan yang kita ambilpun cenderung tidak berat sebelah. Tidak ada yang berasa lebih dirugikan atau lebih diuntungkan karena sikap kita yang adil dalam segala waktu.

  5. Kebenaran.

    Dimana ada keadilan disitu ada kebenaran. Karena kebenaranlah yang memerdekakan kita dari berbagai aksi kejahatan. Ada banyak persepsi tentang kebenaran salah satunya yang mengatakan bahwa ketika perkataan/ lisan kita baik namun maksud hatinya jahat maka itu tidak benar. Demikian juga sekalipun perbuatan yang kita ekspresikan baik di mata orang lain namun jika tujuaannya aneh-aneh, demi kepentingan pribadi dan sesat maka itu juga tidak benar.

  6. Kedamaian.

    Jika kebenaran ada di dalam kita maka hati kita tenang, bebas dari rasa takut dan khawatir. Hidup sehari-haripun menjadi lebih damai. Disini kami tidak berbicara tentang suasana lingkungan yang bebas dari keributan sebab mustahil kita dapat mengontrol lingkungan sepenuhnya. Melainkan yang kami maksudkan disini adalah sekalipun di tengah riuh gempita dan sorak-sorai disekitar anda tetapi hati tetap damai.

  7. Kebahagiaan.

    Di dalam damai sejahtera, kita bisa merasakan kebahagiaan sekecil apapun itu bahkan di dalam dukacitapun kita bisa bersyukur dan merasa cukup dengan semua yang dimiliki.

  8. Kecukupan menghasilkan inovasi, kreasi dan kolaborasi.

    Saat kita merasa cukup dengan kehidupan ini, pikiran lebih tenang dan beban hidup hilang sudah. Inilah yang membuat otak kita yang free space semakin besar untuk memikirkan hal-hal yang lebih luas sembari melakukan inovasi, kreasi dan kolaborasi dalam setiap pekerjaan/ keahlian yang kita miliki.

  9. Kesetaraan.

    Sadar ataupun tidak, kesetaraan itu sangatlah penting bagi kehidupan manusia di dunia ini. Saat orang yang satu dan yang lain setara maka tidak ada lagi yang pantas diperebutkan dan pantas disaingi secara diam-diam. Misalnya saja antara buruh dan kaum profesional, apakah ada perbedaan antara petani dan anggota dewan? Atau bisakah anggota dewan hidup tanpa petani? Mungkinkah seorang pengusaha bisa bekerja efektif tanpa nelayan?

    Sadarilah bahwa hidup kita di dunia ini setara satu sama lain. Hukum di negeri kita telah menjamin hal itu. Tuhan yang Disorgapun menginginkan agar setiap gunung diratakan dan lembah ditimbun agar kemuliaan-Nya nyata dalam kehidupan kita.

Kesemua level ini harus dicapai dari yang terluar (teratas) sehingga terus kedalam. Seperti kesabaran yang merupakan nilai yang sangat penting dimana mustahil bersikap jujur tanpa kesabaran. Mustahil berlaku adil tanpa kejujuran. Tidak mungkin melakukan hal yang benar padahal tidak ada keadilan. Dimana ada kebenaran disitu ada damai sejahtera yang mempermudah kita untuk berbahagia. Pada akhirnya kebahagiaanlah yang membuat kita mampu berinovasi dan berkreasi bahkan berkolaborasi dalam bidang masing-masing.

Syarat dan ketentuan untuk meraih kesempurnaan hati adalah

  • Usahakan untuk senantiasa fokus kepada Tuhan di segala situasi dan kondisi untuk menjernihkan hati ini.
  • Harus mau tertekan (gejolak sosial membuat hidup kita berkembang)
  • Perjuangan harus lebih gigih yang disertai dengan kerja keras dan ketekunan.
  • Harus semakin banyak mengabaikan hal-hal kecil yang tidak penting dan mengganggu pikiran.
  • Mulailah melakukannya dari hal-hal yang kecil dan sederhana. Sadar atau tidak perkara-perkara kecil yang kita tekuni akan mempertemukan dan membawamu kepada sesuatu yang besar.
  • Dan yang terakhir adalah semakin lama kita meraihnya, semakin tinggi levelnya maka semakin rendah hati ini. Selengkapnya, Syarat dan ketentuan untuk meraih kesempurnaan hati

Kesemuanya ini harus di bangun dari hal-hal yang kecil, keputusan kecil dan tindakan yang kecil sebab hal-hal yang kecil inilah yang mempersiapkan kita untuk melakukan sesuatu yang lebih besar kelak. Di atas semua proses panjang yang terjadi, lewatilah dengan penuh rasa syukur dan nikmati setiap tahap kehidupan anda.

Salam revolusi mental

Iklan

10 comments

  1. […] Pahamilah bahwa kekuasaan hanyalah milik Tuhan seorang. Jikalau anda yakin bahwa anda adalah tuhan maka silahkan saja pegang itu erat-erat. Maka rasakanlah hawa deg-deg-kan yang timbul bersamanya. Sebuah rasa yang mengganggu pikiran yang disebut dengan kegelisahan. Apakah anda sudah siap menanggung akibat dari semua keputusan yang telah diambil? Ingat, semakin banyak orang yang dirugikan maka semakin tinggi pula kuantitas dosa/ kesalahan anda. Bisa jadi hal ini kelak yang akan menarik anda ke dalam neraka yang tidak pernah berakhir. Oleh karena itu serahkan kekuasaan di tangan rakyat (pemungutan suara – voting) dan di tangan Tuhan (undian – keberuntungan) dengan demikian hati anda penuh dengan kelegaan. […]

    Suka

  2. […] Kita butuh pegangan hidup di dunia ini. Namanya saja pegangan, so pasti harus lebih kuat dari diri ini. Jika orang-orang dunia ini pegangan hidupnya pada banyaknya harta dan relasinya yang kuat dengan orang-orang penting. Tidak salah memang. Hanya, kita butuh seorang backingan yang lebih dahsyat lagi. Dia yang Maha Hadir dan Maha Mengetahui. Kita memerlukan seseorang yang memberi diri ini pilihan terbaik saat berada di persimpangan jalan kehidupan. Mengapa kita tidak mengembalikan semua tantangan yang di hadapi kepada Sang Pencipta? Bukankah Ia yang mengetahui seluk beluk dalam diri ini, kemampuan, kelemahan dan lain sebagainya. Ia juga pasti menunjukkan jalan terbaik saat melewati persoalan hidup sehingga tidak ada kebimbangan dan pikiran tidak mudah galau. Apakah anda pernah merasakan petunjuk-Nya? Simak juga, Cara agar hati tenang, hidup penuh kelegaan. […]

    Suka

  3. […] Tapi tunggu dulu teman…. Sebelum anda mengalami gejolak sosial yang sumbernya berasal dari luar, sudahkah anda menyelesaikan gejolak yang asalnya dari dalam diri sendiri. Apabila persoalan kita dengan diri sendiri saja belum beres (selesai), bagaimana mungkin kita tetap tenang saat menghadapi hal-hal yang menjengkelkan dari luar sana? Kalau pikiran lagi keruh, bagaimana bisakah anda menghadapi situasi buruk dengan sabar? Berikut ini beragam masalah hati yang harus segera dibersihkan dan ditinggalkan agar hidup kita lebih tenang. Simak juga, Cara membuat hati tenang penuh kelegaan […]

    Suka

  4. […] Namanya juga nilai, kebenaran itu tidak berwujud. Pergerakan nilai ini tidak mungkin diamati/ dilakukan dalam satu waktu (satu hari) saja melainkan harus terus menerus. Inilah yang disebut dengan konsisten bertindak benar. Keberlanjutan tindakan ini membuat hati lebih tenang dan dan lega rasanya. Manfaatnya tidak dapat kita rasakan jika diekspresikan setengah-setengah. Lagi pula tidak ada kelagaan hati yang rasanya tanggung melainkan hanya ada dua pilihan : ya dan tidak. Selanjutnya, Tips & trik membuat hati tenang penuh kelegaan […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s