+10 Dampak Negatif Konspirasi Teori Evolusi – Siapa Yang Diuntungkan Dan Siapa Yang Dirugikan? Hancurnya Negara Karena Tidak Ada Agama

Konspirasi dibalik teori evolusi yang dapat merusak mental dan moral suatu bangsa hingga kacau balau

Dari awal, sejak teori evolusi digulirkan, sebenarnya banyak ilmuan yang sudah memperkirakan bahwa ini hanyalah teori yang mandul dimana pangkal dan ujungnya tidak ada hubungannya dengan kehidupan di dunia nyata. Manun kebanyakan diam seribu bahasa. Mengapa demikian? Karena ingin memanfaatkan teori ini untuk mendatangkan pengaruh buruk ditengah-tengah dunia ini. Mereka membiarkan kesalah ini bertahan selama bertahun-tahun bahkan ilmuan lain justru turut membeberkan bukti-bukti baru untuk memperkuatnya.

Ada tujuan sempit dibalik teori evolusi. Saya sendiri hanya meresa kasihan kepada Charles Darwin sebab penelitian dan imajinasinya telah dianulir oleh beberapa pihak menjadi propaganda miring  yang mendatangkan kekacauan dalam hati setiap orang yang pernah mempelajarinya. Padahal semua ilmuan yang berteori pasti menginginkan penemuannya itu untuk kemaslahatan hidup orang banyak. Teori evolusi sengaja di gembar-gemborkan untuk mengguncang dan menekan kepercayaan seseorang lalu mengarahkannya pada ketakutan dan kekuatiran akan jaminan masa depan. Baca juga, Cara menentang teori evolusi charles darwin

Dampak buruk teori evolusi – Hancurnya negara akibat tidak ada agama

Konspirasi teori evolusi telah merambah kemana-mana. Sasaran orang-orang ini adalah keyakinan setiap manusia. Jika manusia tidak yakin dengan dirinya sendiri maka akan memicu krisis kepercayaan sekaligus keraguan dan usaha-usaha untuk mengamankan kehidupannya. Sadarilah bahwa mereka yang berada dalam kekuatiran tidak bisa berkembang dan cenderung melakukan tindakan menyimpang untuk menjamin kehidupannya. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai kerugian yang mungkin di alami karena teori CD terhadap kehidupan di bumi ini.

  1. Bersama teori evolusi manusia digiring untuk percaya pada cerita takhayul yang syarat dengan kepalsuan imajinatif.
  2. Pengkaburan terhadap asal-usulnya menciptakan kebimbangan dalam hati dan pikiran setiap orang yang pernah membaca teori ini.
  3. Ditengah keraguannya, manusia diperhadapkan dengan pilihan tetap mempertahankan kebenaran atau menyimpang lalu menjadi jahat untuk memperoleh keuntungan duniawi.
  4. Berangsur-angsur, manusia mulai kehilangan jati dirinya sampai ia menyadari bahwa materi itu segalanya. Ia pikir dengan memiliki materi adalah titik aman untuk tidak tersingkir dari jalur perkembangan zaman.
  5. Orang-orang menjadi gila materi. Mulai dari uang, harta, jabatan, kedudukan dan semua kekayaan duniawi dicari secara berlebih-lebihan sampai menghalalkan segala cara.
  6. Esensi keyakinmn kepada Sang Pencipta mulai memudar hingga akhirnya menghilang dimana yang tertinggal hanya kulitnya saja (kepercayaan KTP).
  7. Tuhan sudah tidak ada lagi dalam hati dan hidupnya tapi ia menggunakan kata-kata tuhan untuk mencari uang, jabatan, kedudukan, kehormatan popularitas, pujian dan kemewahan duniawi lainnya.
  8. Tidak ada lagi “kehendak Tuhan” yang ada adalah keinginan daging dimana manusia menjadi egois dan cenderung memuaskan dirinya dengan hawa nafsu yang tidak pernah berakhir.
  9. Mereka yang terus mengikuti hawa nafsunya cenderung menyimpang dan melegalkan perbuatan-perbuatan amoral untuk kepuasan sesaat.
  10. Maunya menang sendiri sedang orang lain ditekan di bawahnya. Akhirnya iapun tertindas di atas sana sebab di luar sana masih banyak orang yang beberapa tingkat lebih hebat darinya.
  11. Tidak ada damai, terjadi kekacauan internal (mulai dari dalam keluarga), sesama saudara cek-cok, orang tua dan anak tidak lagi rukun, organisasi terpecah belah. Terjadi kekacauan internal yang tak ada akhirnya.

Puncak dari kebobrokan moral dan sosial suatu bangsa adalah Agresi Militer

  • Disaat seperti ini, mudah sekali untuk memerangi (Melakukan Operasi Militer/ Agresi Militer) terhadap suatu bangsa yang dipenuhi oleh hawa nafsu dan angkara murka TANPA RASA BERSALAH. Waktu kekacauan seperti inilah yang ditunggu oleh negara ini …..
  • Ini akan menjadi alasan bagi negara dengan kekuatan militer untuk menjadi hakim atas negara yang dilumuri dosa. Peran ini dilakoni layaknya Asyur dan Babel tempo dulu yang menjadi alat Tuhan untuk membasmi angkara murka. Sekalipun kita sadari kelak bahwa semua negara ini pasti diperhadapkan juga pada kehancuran itu sendiri.

Akibat sistemik dari teori evolusi Charles Darwin

Berikut ini akibat sistemik yang dialami oleh suatu bangsa karena kehilangan agamanya (atheis) hingga menimbulkan kerusakan dan kekacauan yang berdampak luas bagi kehidupan.

  1. Manusia kehilangan jati diri dan kepercayaannya.
  2. Hidup dalam kebimbangan dan diombang-ambingkan oleh arus zaman.
  3. Hidup tanpa keyakinan/ agama membuat manusia hanya memikirkan diri sendiri. Manusia mengandalkan kekuatannya sendiri dan mengedepankan kepentingan pribadi di atas segalanya. Keadaan inilah yang menyebabkan minusnya moralitas suatu bangsa.
  4. Kebaikan yang penuh ketulusan menjadi barang langka.
  5. Hidup dikuasai oleh hawa nafsu yang sesat (berlebihan), kebinatangan (kebencian, amarah, dendam, kekerasan) dan kejahatan lainnya.
  6. Kecenderungan menganggap bahwa materi adalah segalanya. Uang adalah segalanya.
  7. Hidup dipenuhi dengan kekuatiran sehingga lahirlah sikap yang cenderung serakah menimbun segala sesuatu secara berlebihan. Ketamakan adalah awal dari kerakusan yang harus dibendung oleh semua orang. Ini adalah sifat yang terus-menerus merasa kurang sekalipun memiliki banyak karunia dan berkat Tuhan.
  8. Korupsi, kolusi dan nepotisme menyentuh hampir semua lini kehidupan. Hawa nafsu yang tinggi seputar uang menjadi salah satu cara untuk bahagia. Sehingga orang-orang ini cenderung menghalalkan segala cara untuk meraih untuk yang banyak.
  9. Trend hidup bermewah-mewahan berkembang di antara para pejabat, pemimpin, kapitalis dan konglomerat lainnya. Orang-orang kaya akan membangun fasilitas pribadi yang mewah demi nama, trend dan popularitas.
  10. Kerusakan lingkungan dimana-mana. Hawa nafsu yang tinggi akan materi membuat manusia mengeksploitasi secara besar-besaran segala yang ada di atas dan di dalam bumi.
  11. Manusia mengesampingkan moralitas dan berlomba-lomba memperkuat diri karena menganggap bahwa kekuatan adalah yang utama. Bagi mereka kekuatan otot lebih penting daripada kekuatan otak, senjata lebih jaya daripada negosiasi.
  12. Tidak ada lagi saling mengerti yang ada malah saling bullying, melemahkan, menindas dan menjatuhkan satu-sama lain dalam keluarga, kelompok kecil dan organisasi. Baik secara intern maupun secara ekstern.
  13. Hidup disitu-situ aja/ begitu-begitu aja tidak ada perkembangan yang signifikan apalagi kemajuan. Negara tidak berkembang sebab para petinggi, pemimpin dan pejabatnya terlena memperkaya diri sendiri.
  14. Habisnya sumber daya dan tipisnya cadangan energi. Ini adalah masalah yang sangat krusial ketika tanah-tanah tak lagi memberikan hasilnya bahkan rumputpun enggan tumbuh disana. Para pemimpin, ilmuan dan pihak militer kehabisan akal untuk menghasilkan energi alternatif. Satu-satunya pilihan adalah merebut sumber daya dari negara lain dengan cara-cara yang keras.
  15. ATHG (ancaman, tantangan, halangan dan gangguan) dari dalam (perang saudara) & luar (agresi militer) tidak dapat dibendung. Peperangan akan pecah dimana-mana karena dorongan untuk menjadi penguasa tertinggi. Inilah bencana kemanusiaan yang banyak memakan korban jiwa.
  16. Bencana alam maha dahsyat akan terjadi. Keseimbangan alam yang kurang terpelihara membuat alam menetralkan diri sendiri sehingga terjadilah bencana alam yang amat dahsyat menelan ribuan jiwa dan menghancurkan seluruh infrastruktur yang dibangun bertahun-tahun lamanya.
  17. Jurang kehancuran sudah dekat alias kiamat akan meluluh-lantakkan bumi ini beserta semua orang yang ada didalamnya.

Keuntungan yang diperoleh ditengah konspirasi teori evolusi

Banyak negara yang diuntungkan dibalik anomali asal-usul kehidupan. Mereka meraup keuntungan yang sebesar-besarnya saat orang lain mengalami krisis kepercayaan. Inilah pepatah itu yang berkata “memancing di air keruh”, so pasti buruaannya melimpah ruah. Berikut manfaat yang diperoleh negara lain dibalik munusnya moralitas suatu negara.

  1. Orang-orang yang mengerti kesalahan ini malah lebih mengedepankan kehidupannya untuk pembinaan kepercayaan Tuhan dan percaya kepada diri sendiri, moralitas, dan kebersamaan.
  2. Dimana ada damai dan kesejahteraan disana orang-orang dapat melakukan pengembangan dan eksplorasi terhadap ilmu pengetahuan yang lebih tinggi.
  3. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang laku keras. Padahal siapa yang menduga bahwa terdapat kesalahan yang disisipkan diantara semua ilmu pengetahuan yang diberikan.
  4. Keuntungan hak patent yang tidak sedikit.
  5. Orang-orang semakin tertarik untuk menyaksikan film tentang evolusi, asal usul kehidupan dan perkembangan kekuatan itu sendiri (superhero).
  6. Omset penjualan peralatan militer yang naik dari tahun ke tahun.
  7. Menunggu dan mendorong kehancurn moral suatu bangsa. Salah satunya dengan pornografi.
  8. Pada akhirnya kehancuran suatu sistem akan membuat orang lain dapat melakukan Eksploitasi terhadap sumber daya alam yang dikeruk tanpa pajak dan kontrol dari penguasa setempat.

Kuatkan hati menjalani hidup ini teman. sebab kepercayaan yang mampu menyelamatkan bukan kekuatan kita. Kedepankan kesabaran dan moralitas untuk Indonesia yang lebih baik.

Salam perdamaian!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s