9 Manfaat dan Cara Memelihara Kucing, Anjing & Peliharaan Lainnya Agar Tetap Liar

Manfaat dan Cara memelihara hewan peliharaan agar tetap liar

Kedudukan hewan peliharaan dalam kehidupan manusia

Memelihara hewan sangat membantu kehidupan manusia. Keberadaan mereka di sekitar kita disamping menghibur hati juga memiliki banyak keuntungan. Sekalipun demikian beberapa orang sangat risih dengan makhluk-makhluk kecil yang imut ini dan beberapa yang lainnya (khususnya orang-orang kota) memperlakukan mereka dengan begitu spesial. Disiapkan makanan khusus, dimandikan, diberi tempat tidur, dicarikan kutunya bahkan direbonding juga 🙂

Hewan yang dipelihara menunjukkan kekayaan majikannya

Makhluk imut (kucing) dan galak (anjing) ini terdapat di lingkungan rumah diseluruh Indonesia. Mungkin perbedaannya hanya pada rasnya saja. Ras yang berasal dari luar negeri sepertinya lebih dominan di rumah saja dan butuh perhatian khusus untuk merawatnya. Beberapa trend juga menyebutkan bahwa memelihara  hewan dengan ras murni yang unik menunjukkan tingkat kekayaan majikannya. Semakin bagus rasnya semakin mahal harganya dan semakin kaya orang yang memilikinya. Peliharaan seperti ini biasanya lebih diekploitasi sisi keindahannya daripada keliarannya.

Kondisi perut sangat mempengaruhi keliaran binatang

Bila saya perhatikan keberadaan hewan peliharaan ini dibeberapa tempat cukup  sejahtera, sangat diperhatikan dan jauh dari penindasan. Ini memang pantas mereka dapatkan sebagaimana mereka sebagai sahabat manusia. Namun beberapa pemiliknya terkesan terlalu perhatian. Inilah yang sekaligus menjadi batu sandungan yang membuat mereka manja dan cenderung bermalas-malasan bahkan tidak mau memakan serangga dan binatang melata yang terdapat dilingkungan sekitar dan di dalam ruangan. Salah satu kunci utama untuk membuatnya tetap liar adalah membuatnya tetap lapar. Harap hati-hati memahami kata-kata lapar yang saya maksud bukan kelaparan (tidak ada makanan sama sekali). Oleh karena itu kalau anda makan jangan dilahap semua sampai tak bersisa sama sekali. Cobalah untuk berbagi dan meninggalkan sedikit sisa untuk hewan peliharaan anda.

Manusia dalam rantai makanan

Manusia terikat dalam rantai makanan di sekitarnya. Sebagai yang terkuat dan cerdas, kita berada dipuncak rantai makanan namun mahkluk hidup yang terdapat dibawah kita begitu banyak bahkan lebih banyak dari jumlah manusia itu sendiri. Sekalipun manusia omnivora (pemakan daging dan tumbuhan), sayang kita bukanlah tipe makhluk pemakan segalanya. Sebab ada suatu rasa dalam diri ini yang menjauhkan kita dari semua itu yakni “jijik” dan “jorok” juga kadang “beracun”. Mustahil bisa memakan semua serangga dan tumbuhan.  Oleh karena itu kita butuh teman sekaligus sebagai partner untuk mengendalikan jumlah serangga dan binatang melata lainnya yaitu hewan peliharaan yang lebih peka dan lebih liar salah satunya adalah anjing dan kucing.

Keuntungan memiliki hewan peliharaan

Sebenarnya binatang jinak ini sangat bermanfaat bagi manusia apabila sifat liarnya masih bisa dipertahankan. Sebab kucing dan anjing adalah bagian dari rantai makanan yang sifatnya omnifora (pemakan segalanya) dan kedudukannya dibawah manusia. Berikut ini beberapa manfaat memiliki binatang peliharaan di rumah.

  1. Makanan sisa tidak terbuang sia-sia bahkan tulang dan duripun di bawa lari oleh mereka.
  2. Waktu luang lebih bermanfaat dengan mengisinya untuk memberi mereka makan atau bisa juga dengan bermain bersama.
  3. Mengajari kita untuk lebih sabar. Saat mereka bertndak aneh-anah dan membuat bising disekitar kita apalagi saat musim berkelamin memberi kesan seolah hewan ini adalah pengganggu yang menjengkelkan. Coba nikimati saja suasananya dan bersabarlah menyaksikan semuanya itu.
  4. Mengajari kita untuk berbaik hati. Memberi makan hewan-hewan terlantar diluar sana juga merupakan bagian dari kebaikan hati. Bila sama binatang aja baik harusnya lebih baik lagi apabila pada manusia.
  5. Mengajari kita untuk berbagi. Kita kalau makan jangan memikirkan diri sendiri sisakan sedikit untuh hewan peliharaan. Jangan suka makan meninggalkan sisa nasi (mubazir) namun kebiasaan selama ini adalah berbagi pada lauknya. Tidak perlu memberi mereka separuh lauk anda, cukup tinggalkan beberapa bagian daging yang masih menempel pada duri/tulang (jangan mengisapnya).
  6. Menjaga kita dari orang-orang jahat. Mereka ini memiliki indra yang lebih peka daripada indra manusia. Maling dan penjahat pasti digertak sama mereka (terutama anjing – Btw yang suka menggertak itu adalah…. ).
  7. Menjaga kita dari binatang melata (khususnya ular dan hewan buas lainnya). Sadar atau tidak mereka ini suka menggertak ular bahkan bila mereka “liar” akan memakannya (namanya juga rantai makanan).
  8. Menjaga kita dari serangga berbisa, serangga pengganggu (kecoak, lipan, kalajengking, kupu-kupu dan lain-lain) dan binatang pengerat lainnya (misalnya tikus). Dengan indra penglihatan dan pendengarannya yang lebih peka. Mereka bisa menemukan serangga bahkan disudut-sudut rumah anda. Ya tentu saja kalau mereka masih “LIAR”.
  9. Kucing dan anjing liar ini juga bisa membantu meringankan stress lho tapi tentu saja hal ini baru terjadi jika anda menikmati kehadiran dan merasakan manfaat keberadaan mereka secara langsung. Apabila anda risih, justru yang terjadi adalah stres berlipat ganda.

Ternyata banyak juga manfaatnya teman 🙂 Bagi kita yang tinggal dipinggir hutan alangkah baiknya jika kita memiliki salah satu hewan peliharaan ini (anjing atau kucing) untuk menjaga lingkungan sekitar kita dari serangga berbisa dan hewan melata lainnya.

Cara membuat hewan peliharaan tetap liar

Anda merawat hewan seperti apa di rumah? Yang berbulu nan lucu atau yang berbulu nan galak? Percayalah teman bahwa setiap hewan dilahirkan “liar”. Kecuali untuk ras tertentu yang memang di khususkan untuk hewan yang dipangku dan digendong. Jadi yang kita lakukan adalah bagaimana membuat hewan ini tetap liar dan aktiv mencari mangsanya disekitar kita (termask binatang melata dan serangga).

  1. Jangan diikat/ dikandang. Liar itu bebas. Membebaskan hewan peliharaan sama artinya dengan membiarkan mereka tetap menggunakan instingnya
  2. Jangan dimanja. Anda bisa saja merawat mereka, memandikan dan mengelus. Memandikan tidaklah salah bila dilakukan setiap hari tetapi jangan mengelus mereka terlalu sering.
  3. Teknik memberi makannya adalah “kenyang tanggung” sebab lapar membuat mereka tetap “liar“. Memberi mereka makan 3 kali sehari itu terlalu pengasihan dan cenderung menjinakkannya. Bahkan memberi mereka makan sekali sehari juga terlalu manja. Sebab secara alamiah mereka bisa mencari makanan sendiri seperti binatang melata (ular dan lain-lain), hewan pengerat (tikus) dan serangga lainnya (kecoak, lipan, kalajengking dan lain-lain) dan mampu mendeteksi kehadiran hewan-hewan tersebut sebelum mereka masuk kedalam rumah.
  4. Memberi mereka makan sisa setiap hari (tidak untuk kenyang biasanya hanya duri dan tulang saja). Hindari membersihkan (mengisap) tulang dan duri pada santapan anda. Tinggalkanlah sedikit daging-daging kecil yang masih menempel pada duri dan tulang tersebut agar peliharaan anda yang membersihakannya.
  5. Lalu memberi mereka makan sampai kenyang sekali atau dua kali seminggu saja. Makan sampai kenyang yang saya maksudkan disini adalah porsi makanannya lengkap dan sepadan. Ada nasi, ada lauk, ada sambel, ada kecap (mereka juga suka makanan dikecapin) dan yang lainnya seolah mereka adalah seorang manusia. Memanjakan mereka sekali seminggu itu penting dan menandakan bahwa kitalah pemiliknya sekaligus mengajari mereka untuk patuh ke kita.
  6. Perhatikan kesehatan mereka agar bebas dari penyakit dan kutu busuk. Salah satu cara untuk menyehatkan hewan peliharaan anda adalah dengan menambahkan garam dalam setiap makanan yang diberikan. Sodium klorida sebagai salah satu senyawa elektrolit yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Selain menjauhkan kucin dan anjing dari berbagai penyakit termasuk penyakit kulit, ia dapat pula mencegah peliharaan anda menderita kutuan. Tidak hanya itu saja, dalam takaran yang pas garam dapat menambah nafsu makan hewan kesayangan anda. Selengkapnya, Peran garam untuk menambah citarasa makanan & minuman
  7. Biarkan mereka berpatroli dalam rumah. Jika kita risih dengan keberadaan mereka dan membiarkannya terus di luar rumah bagaimana mungkin mereka bisa melahap serangga dan binatang melata yang ada disudut-sudut ruangan dan dibawah kolong.

Dampak buruk memelihara hewan

Sekalipun hewan ini memberi manfaat banyak namun jangan senang dulu sebab ada beberapa hal yang harus membuat kita tetap waspada. Pada dasarnya, jika kita menerapkan pola hidup sehat maka akan dijauhkan dari bahaya kesehatan yang ditimbulkan oleh binatang ini. Berikut beberapa kerugian yang mungkin dirasakan akibat memiliki hewan peliharaan dirumah.

  1. Penyakit kucing atau anjing yang disebabkan oleh bakteri dan virus tidak pindah ke manusia namun yang pindah adalah parasit. Parasi ini terdiri dari kutu (kutu busuk, clamidia dan lain-lain) dan cacing. Parasit ini bisa berpindah-pindah tergantung dari pola hidup dan makanan yang dikonsumsi.
  2. Terus masalah yang berikutnya terjadi adalah kebiasaan hidup binatang peliharaan yang kita miliki. Seperti buang air (besar, kecil) dimana, tidur dimana dan lain sebagainya.
  3. Sikap binatang itu sendiri terhadap manusia, seperti kepatuhan, kesetiaan terhadap kita sebagai pemiliknya dan kepada orang lain juga.

Cara mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan karena memelhara hewan di rumah

Cara mengatasi masalah yang sering timbul karena memelihara anjing dan kucing sebagai partner untuk menekan kehidupan serangga adalah sebagai berikut.

  1. Terapkan pola hidup bersih pada diri anda seperti :
    – Mencuci tangan dan kaki dengan sabun sebelum tidur.
    – Mencuci tangan dengan sabun sebelum dan setelah makan.
    – Mencuci tangan dengan sabun setelah buang air besar.
  2. Jangan biarkan mereka tiduran dikasur, kursi, meja dan tempat-tempat penting lainnya kecuali anda rajin merawat dan memandikan binatang ini.
  3. Yang memiliki kebiasaan buruk saat buang air sebaiknya di jual atau disembelih saja sebab binatang juga mengalami sindrom dari lahir (seperti sindrom klinefelter pada manusia) yang membuat mereka kurang tanggap, kurang mengerti dan cenderung anti bersosialisasi dan menyerang orang lain (galaknya keterlaluan).

Kendala yang kemudiaan muncul saat kita berniat merawat hewan peliharaan adalah sampai berapa jumlah anjing dan kucing yang bisa kita miliki? Pada dasarnya berapapun jumlahnya tidak ada yang melarang asalkan kita sanggup memberi mereka makan sehari-hari. Namun apabila tujuan kita hanya sekedar menjaga lingkungan rumah dari serangga dan ular saya rasa satu saja sudah cukup. Kitapun tidak perlu membeli peliharaan baru apabila kucing tetangga setiap hari berpatroli kedalam rumah.

Demikian saja teman. Salam damai

Iklan

3 comments

  1. […] Memelihara kucing atau anjing itu baik. Tidak ada salahnya jika mengadopsi salah satu dari kedua peliharaan ini sebagai teman penjaga rumah anda dari hal-hal yang tidak di inginkan. Penciuman mereka yang tajam akan menuntunnya untuk menemukan binatang lain disekitar rumah. Mereka bisa membancu membersihkan rumah dari serangga pengganggu dan bisa juga melawan atau setidaknya memberi peringatan dengan suaranya bahwa ada hewan liar yang bebahaya di sekitar rumah anda. Baca juga, Tips merawat anjing dan kucing agar tetap liar. […]

    Suka

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s