Perempuan adalah kunci pengendalian seks bebas dimasyarakat

Perempuan adalah kunci pengendalian seks bebas di masyarakat

Seks bebas adalah perilaku yang begitu menggoda jika dibicarakan diantara kalangan muda-mudi. Khususnya bagi mereka yamg minim kasih sayang dalam keluarga hingga merindukan perhatian dari orang lain seperti pacar. Mereka tidak menyadari bahwa memiliki pacar itu syarat dengan hawa nafsu yang bisa berujung pada hubungan seks diluar nikah. Harus disadari bahwa pacaran adalah lolipop-nya orang dewasa yang segera menikah.

Uniknya, saya menemukan beberapa pemuda dapat bertahan dalam pengabaian dimana orang tua jauh disisi dan hidup sebatang kara diperantauan. Ini baru luar biasa karena mereka tidak memfokuskan diri pada “bagaimana caranya memperoleh perhatian melainkan lebih memfokuskan diri dan memberi perhatian lebih banyak pada pekerjaan Tuhan (misalnya ibadah, bedah kitab suci dan kegiatan keagamaan lainnya) dan kepada studi yang sedang ia tempuh.

Free seks adalah wujud penyimpangan sosial yang sumbernya dari hawa nafsu dan ketidak mampuan untuk mengendalikan diri yang dilengkapi dengan istilah kebebasan. Seandainya setiap pemuda mampu mengendalikan diri agar tidak jatuh dalam dosa ini pastilah mereka lebih memfokuskan diri untuk mengasah potensinya dan menjadi agen perubahan dimanapun ia dipekerjakan kelak.

Bersoal tentang pengendalian diri, perempuan lebih terampil melakukannya ketimbang laki-laki. Mengapa demikian? Sebab sejak dari awal perempuan sudah diajarkan untuk bekerja dan bertanggungjawab oleh ibu dirumah. Tanpa disadari banyak orang tanggung jawab ini telah mengajari mereka untuk lebih terampil dan mandiri. Inilah yang membuat mereka lebih cepat dewasa dan lebih lihai mengendalikan diri dari pada laki-laki.

Mendidik anak perempuan untuk menjauhkan diri dari seks bebas akan berdampak besar untuk mengurangi pergaulan bebas di dalam kehidupan pemuda. Sebab partner dari perilaku ini telah dibatasi sehingga angka kejadian free seks berkurang sebanyak 50%. Terlebih lagi karena jumlah perempuan lebih banyak dari laki-laki disekitar kita.

Mengendalikan perilaku seks wanita sangat dimungkinkan karena masih kentalnya budaya yang mengharuskan mereka untuk tetap perawan sampai menikah kelak. Budaya ini jangan dibiarkan terkikis oleh perkembangan zaman apalagi kemajuan dibidang teknologi medis yang sangat canggih berusaha mengambil untung dan mengaburkan budaya ini dari tengah rakyat Indonesia. Selaput dara palsu hasil otak-atik teknologi berpotensi mengikis budaya ini sehingga wanitapun menjadi liar.

Jangan khawatir teman ini pasti anda butuhkan : Cara membedakan selaput dara asli dan palsu

Perawan bagi perempuan yang masih gadis adalah mutlak. Status ini memang bukan segalanya karena banyak aspek kehidupan yang kita pertimbangkan untuk memilih seorang perempuan menjadi pesangan seumur hidup. Sadar atau tidak, Keperawanan bertalian erat dengan moralitas seorang cewek. Kesucian yang sudah hilang sebelum menikah menunjukkan moralitas yang terbelakang bahkan cenderung jongkok sama-sekali.

Perempuan dalam hal ini sebagai agent kontrol sosial. Oleh karena itu, mereka harus berbangga karena hal tersebut. Ketika kehidupan laki-laki tidak bisa dikontrol sepenuhnya maka yang harus dikendalikan adalah partnernya ketika melakukan perbuatan mesum ini, yakni perempuan. Artinya kebiasaan melegalkan seks diluar nikah dibatasi dengan mengendalikan perempuan.

Alhasil dapat disimpulkan bahwa, Semakin tinggi jumlah perempuan yang masih virgin semakin sedikit pula laki-laki yang terlibat dengan seks bebas. Begitu juga, semakin tinggi jumlah wanita yang sudah diperawani maka semakin banyak pula laki-laki yang gemar melakukan hubungan seks diluar nikah.

Wanita jangan mau dibodoh-bodohi hingga akhirnya jadi korban dalam suatu hubungan. Ada baiknya setiap perempuan muda memiliki prinsip, sabar dan kuat sebab anda bukan sekedar objek melainkan agent yang menentukan perubahan dilingkungan anda.

Biasakan sentuhan dalam keluarga agar tidak mudah terpancing hawa nafsu. Salam perempuan hebat!

Iklan

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s