Perjalanan hidup yang menyakitkan

Sembuhkan diri dalam perjalanan hidup yang menyakitkan

Hidup ini ibarat sebuah cerita yang tidak ada matinya. Berikut cerita pendek tentang kehidupan yang diasimilasikan kedalam tulisan. Semua yang tertulis tidak selalu nyata namun perasaan kita akan selalu terbang kepada kenyataan yang sebenarnya. Selamat menikmati.

Seorang bocah bernama dungu menimba ilmu dinegeri orang. Negeri yang kata penduduknya dekat dihati, enak dipandang dan juga didengar. Menjadi seorang pendatang dinegeri orang itu tidak mudah. Terus doi punya teman yang dianggapnya best friend, teman yang senasib juga dengannya dari kampuang yang sama. Sayang, si dido malah lebih senang melihat si dungu ini disingkirkan. Si do selalu tidak ingin melihat du, perasaanya seperti dicabik-cabik setiap kali mereka berpapasan. Do bahkan melakukan teknik-teknik yang tidak halal untuk membuat si du ini gagal studinya. Tapi pertolongan Tuhan tidak pernah berlalu dari kehidupan si do. Hari lepas hari ia terus diselamatkan bahkan setiap langkah kakinya juga diberkati.

Du selalu hidup dalam tekanan. Dimana-mana ditekan, entah apa yang terjadi dengan si do ini sehingga ia selalu merasa ditolak oleh banyak orang. Sekalipun rasa penasarannya begitu besar, ia tidak pernah menanyakannya langsung sama yang bersangkutan. Hatinya seolah telah menebal sehingga sakitnya diperlakukan tidak baik itu tidak terasa lagi. Rasanya yang kebal seperti tembok tidak lantas membuat dia sombong dan membalas semua orang-orang itu. Malah ia mengabaikan semuanya itu lalu memilih untuk mengembangkan potensi yang ia miliki.

Dari dulu si du selalu melampiaskan perasaannya diatas kertas lalu kertas-kertas itu dibiarkan saja terbuang atau tertinggal ditempat dimana ia menulisnya. Hobinya membaca Alkitab. Alhasil ia terkadang bisa memotivasi teman-teman facebooknya yang lagi down. Setelah beberapa lama menggunakan media sosial, secara tiba-tiba ia berjodoh dengan kaskus yang membuka wawasannya menjadi lebih luas didunia internet. Kemudian dari kaskus ia belajar membuat blog sendiri dengan menggunakan domain blogspot. Beberapa tulisannya di-upluad-nya kesana.

Setelah kuliahnya kelar, du mencoba mengadu nasib dinegeri orang. Melamar dibeberapa perusahaan besar namun ia masih kurang beruntung. Syukurlah seorang maneger marketing memperhatikan penderitaannya dan menjadi sales di perusahaan tersebut.

Banyak ilmu yang ia timba selama bekerja disana. Satu ilmu yang sangat mumpuni adalah komunikasi persuasif. Terus ilmu berikutnya yang ia selami adalah cara membuat pelanggan percaya padanya dan ilmu yang yang paling tinggi ia serap adalah kemampuan ramah tamah tingkat dewa. Tiga ilmu ini saja telah membuat hidupnya benar-benar berubah drastis. Kenyataan dilapangan memang tidak selalu menyenangkan. Menjadi marketing itu teramat sulit namun tetap dijalani juga.

Selang beberapa bulan menjadi sales, datanglah panggilan emak dari kampung. Sontak saja ia tidak pake rem lagi, setelah mengurus surat lamaran kerja dari manager, ia langsung balik ke tanah kelahirannya.

Ada banyak kejadian setelah ia kembali. Namun satu yang sangat berkesan dalam relung hatinya adalah ketika ia pertama kali bertemu dengan neneng (k’k’k). Seorang teman dari SMA-nya dulu. Berhubung karena ia masih jones banget dari dulu. Langsung saja ia menembak si neng. Walau begitu, apesnya dia malah ditolak mentah-mentah. Si neng katanya sudah punya pacar sebelumnya. Baca : Pacaran Tidak Ada Artinya

Sontak saja ia terkejut! Karena dulu ia pernah mendengar tentang si neng ini dari si dido. Do dengan teman-temannya selalu membicarakan yang jelek-jelek tentang si neng ini. Apalagi trend jaman sekarang (2013) yang namanya pacaran itu nggak seru kalau nggak “in the hoey”. Selama di negeri orang si do selalu saja mengedukasi si du ini dengan hal-hal yang berbau “free seks”. Beruntunglah du bisa mengendalikan diri dan tidak membuang keperjakaannya seperti bungkus plastik disana.

Kebetulan si du ini suka menghubung-hubungkan kejadian dalam hidupnya hingga akhirnya ia menyimpulkan sekaligus memfitnah si neng tidak perawan lagi. Berdasarkan cerita-cerita si do dulu. Si neng ini sombong abiz, munafik 100% dan sudah terlibat skandal dengan seorang mantan pacarnya hingga membuat dia jatuh sakit. Dari sinilah si du menyimpulkan bahwa si neng sudah tidak virgin lagi.

Walau sudah tau tidak virgin. Saking cintanya, si du tetap berusaha mencoba menerima si neng apa adanya. Sekalipun demikian, ia tetap mendapat penghinaan dan direndahkan oleh si neng. Akhirnya du menyerah setelah mencoba 3 kali mendekati si neng.

Selang beberapa waktu si neng mencoba mendekati si du namun si du sudah tidak punya rasa lagi saking pahitnya penderitaan yang dialaminya. Lagi pula setelah ia analisis baik-baik, ia menemukan ada kekuatan besar dibalik si neng yang sengaja mengendakikan dia. Seperti kata pepatah “Ada udang dibalik batu, dibalik udangnya masih ada ikan dan udang lain lagi”. INI JELAS KONSPIRASI

Analisis membuktikan bahwa si neng ini sengaja dijadikan umpan untuk menjatuhkan si du. Seperti mata pancing yang diberi umpan ikan bercahaya untuk memancing ikan besar. Melihat kenyataan ini, si du benar-benar gak nyangka si neng tega melakukan itu kepadanya. Selama ini ternyata rasa sukanya ke du hanya bagian dari skenario orang-orang yang mengendalikannya dari belakang.

Akhirnya ia memutuskan untuk meninggalkan si neng dan kembali pada seorang gadis yang masih belia dan suka tersenyum yang ia temui dulu ditahun 2013. Ketika ia mengarahkan pikrannya pada si lili lalu memajang foto mereka di dekstop-nya membuat hari-harinya lebih hidup. Seakan dia menjadi lebih muda 1000 tahun dari yang sebelumnya. Lili bukan siapa-siapa, dia sepupu du.

Lili tidak diijinkan oleh orang tua du karena masih kerabat namun ia tetap memilih untuk menunggu sampai orang tuanya benar-benar mengijinkan percintaan ini terjadi. Ia juga bertekad untuk tidak lagi memandang pada perempuan lain hingga orang tua merestui.

Itulah perjalanan hidup teman, yang tidak selalu baik namun harus tetap disyukuri dan dijalani juga sambil berharap ada masa depan yang lebih baik.

Salam sukses mulia!

Iklan

One comment

Mohon Kritik & Saran, ini hanya blog pribadi tanpa editor: Anda mengoreksi tulisan ini artinya lebih cerdas dari kami, Selamat!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s